My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 55 . Nino kecelakaan !


__ADS_3

Setelah mengantarkan Cyrin pulang , Farrel segera melajukan mobilnya menuju apartemen miliknya .


Sepanjang perjalanan senyum tak pernah lepas dari wajah tampan pria itu . Farrel sangat senang melihat Cyrin tersenyum bahagia hanya dengan hadiah hadiah sederhana darinya . Sungguh berbeda dengan kebanyakan wanita yang Ia kenal dulu .


" Sepertinya aku harus mulai mencari momen yang tepat untuk melamarnya . "


Yah melamar . Farrel selama ini tidak lagi terpikirkan untuk menjalin hubungan sebatas pacaran dengan Cyrin . Ia sudah sangat yakin untuk menjadikan wanita itu pendamping hidupnya .


Dalam pikiran dan hatinya , dia sudah mantap untuk langsung melamar Cyrin . Farrel berpikir mereka sudah sama sama dewasa , dan Ia ingin menjalani hubungan yang lebih serius di banding hanya sekedar pacaran saja .


" Aku akan menghubungi Bimo untuk meminta sarannya , juga untuk bertemu dengan orang tua Cyrin lebih dulu . " Batin Farrel mengatur rencana kedepannya .



Sementara di sebuah rumah sakit , Tuan dan Nyonya Wiguna sedang berlari dengan paniknya setelah mendapat kabar dari kepolisian mengenai kecelakaan yang menimpa putra mereka .



Setelah mengetahui jika Nino sedang dalam penanganan dokter di UGD , kedua paruh baya itu segera menuju kesana .



Dengan cemas mereka menunggu dokter selesai memeriksa keadaan Nino . Tak lama datanglah Alvin lalu disusul Olla yang datang bersama kedua orang tuanya .



" Bagaimana keadaan Pak Nino ? " Tanya Alvin .



" Kami belum tahu , dokter masih memeriksanya . " Jawab Pak Wiguna .



Sementara Mama Nino menatap tajam pada Olla . Ia menyalahkan Olla atas kejadian yang menimpa putranya .



" Olla , kamu ikut saya . " Perintah Nyonya Wiguna .



Dengan terpaksa Olla mengikuti langkah Mama Nino menjauh dari kerumunan orang .



" Olla , kamu harus bertanggung jawab atas kecelakaan yang menimpa putraku . Aku akan melaporkan pada polisi jika kamu yang menaruh obat itu di dalam minuman Nino . "



" Tante , sebaiknya tante jangan bertindak gegabah . Menurut tante  jika polisi sampai meneruskan pemeriksaan , maka nama tante juga akan ikut terseret . Karena rencana ini awalnya adalah rencana kita berdua untuk mempermalukan Cyrin . " Ancam Olla .



" Dasar kamu wanita gila . "



" Tante baru tahu ? Aku memang wanita gila . Aku sudah gila karena terlalu mencintai putra tante . " Tantang Olla .



" Pergi kamu . Jangan coba coba mendekati Nino lagi . "



" Tante jangan macam macam denganku yah . Tante pikir aku tak tahu jika tante memiliki affair dengan sekertaris Om Wiguna ? Tante mau aku bocorkan semuanya ? " ancam Olla .



Mama Nino terlihat terkejut mendengar ancaman Olla .



" Sebaiknya tante harus tetap berada di pihakku jika tak ingin hancur . " Ancam Olla sekali lagi sebelum berlalu meninggalkan Mama Nino yang geram terhadapnya .



" Awas saja ... dasar wanita ular . Bisa bisanya aku dulu mendukungnya untuk menjadi istri Nino . " Gumam Mama Nino pada dirinya sendiri .



Setelah menunggu cukup lama , dokter yang memeriksa Nino segera menemui keluarga pasien .



" Pasien atas nama Nino sudah kami tangani semaksimal mungkin . Ada cedera pada bagian kepala , dada , dan juga kakinya . " Jelas dokter pada Tuan Wiguna .

__ADS_1



" Cedera pada kepala dan kakinya tidak terlalu parah dan sudah mendapatkan penanganan. Tapi yang cedera pada dadanya harus segera dilakukan tindakan operasi untuk menghentikan pendarahan . " Lanjut dokter .



" Tapi operasi saat ini masih belum dapat dilakukan karena ternyata dalam darah pasien terdapat kandungan obat yang bertentangan dengan obat bius yang akan diberikan . Jadi kami sedang berusaha untuk menetralkan dulu pengaruh obat tersebut . Jadi sebaiknya sambil menunggu Bapak bisa mengurus administrasi untuk persiapan operasi nanti . " Ucap Dokter menjelaskan keadaan Nino .



" Tapi apakah putra saya sudah sadar Dok ? " Tanya Pak Wiguna .



" Saat ini belum sadar . Tapi berdoa saja semoga pasien bisa segera sadar . " Ucap Dokter sebelum meninggalkan keluarga Nino .



" Alvin , tolong kamu urus semua administrasinya . Juga tolong kamu cari tahu apakah Nino memang mengonsumsi obat  ? Seingatku saat acara tadi sebelum Nino menghilang Ia memang hanya sempat meminum segelas wine . " Perintah Pak Wiguna .



" Baik Pak . Segera saya laksanakan . " Ucap Alvin kemudian berlalu untuk melaksanakan perintah Tuan Wiguna .



Setelah 1 jam menunggu dengan diliputi kecemasan , akhirnya Nino mulai sadar .



Awalnya dia terus mengigau dengan memanggil manggil nama Cyrin . Bahkan saat Ia membuka matanya yang pertama kali Ia cari adalah Cyrin .



" Nino... tenanglah Nak , kamu akan baik baik saja . " Ucap Pak Wiguna menenangkan putranya .



" Aa..ku ... i..ngin ..ber..te..mu Cyrin , Pah " Pinta Nino .



" Cyrin ? " Ulang Pak Wiguna .




Sontak saja Olla yang mendengar permintaam Nino segera keluar dari ruangan dengan menahan kesal .



" Sialan... bisa bisanya dalam keadaan seperti itu , Kak Nino masih mencari wanita sial itu . " Geram Olla .



Sementara Pak Wiguna yang mendengar permintaan putranya segera meminta Alvin bicara berdua di luar ruangan .



" Alvin , apa wanita yang dimaksud Nino adalah wanita yang datang bersama Pak Farrel saat pesta tadi ? " Tanya Pak Wiguna .



" Benar Pak . Dia adalah wanita yang dimaksud Pak Nino . "



" Ada hubungan apa Nino dengannya ? "



" Saya tidak berhak menjelaskannya Pak . Sebaiknya Bapak tanya langsung saja pada Pak Nino . " Tolak Alvin .



" Lalu bagaimana sekarang , Nino terus saja mencari wanita itu ? "



" Aku akan coba menghubunginya Pak dan memintanya untuk datang . "



" Tapi apakah itu tak akan menjadi masalah dengan Pak Farrel ? Aku hanya tak ingin bermasalah dengan orang sepertinya apalagi soal wanita , kelihatannya Pak Farrel sangat mencintai wanita itu . "


__ADS_1


" Semoga saja tidak akan menjadi masalah . Ini hanya sebatas kunjungan dari bawahan pada bos nya saja . " Ucap Alvin menenangkan Pak Wiguna .



" Baiklah , tolong kamu urus semuanya . " pinta Pak Wiguna kemudian kembali kedalam ruangan Nino .



Setelah itu Alvin segera menghubungi ponsel Cyrin , namun sayang walaupun Alvin sudah mencoba berkali kali tapi tak ada jawaban dari wanita itu .



Alvin melihat jam yang ada di ponselnya . " Wajar saja jika tak ada jawaban dari Cyrin , ini masih pukul 3 dini hari . Pasti dia masih tidur . " Batin Alvin .



Ia akhirnya memutuskan untuk mengirimkan pesan pada Cyrin untuk segera menghubunginya setelah membaca pesannya .



Setelah itu Alvin kembali kedalam kamar dan Ia semakin merasa prihatin pada bosnya yang kini terbaring lemah dan terus mengigaukan nama Cyrin 



" Semoga Cyrin cepat membaca pesanku . " Batin Alvin berharap .



Seperti biasa saat bangun pagi , Cyrin langsung mengecek ponselnya .


Ada beberapa panggilan tak terjawab dari Alvin . Ia pun juga sudah membaca pesan Alvin .


Segera wanita itu mencoba menghubungi Alvin namun ponsel pria itu tidak dapat dihubungi .


" Mungkin saja dia belum bangun . " Batin Cyrin .


" Tapi apa yah yang ingin disampaikan Pak Alvin sampai menelponku berkali kali ? "  Cyrin kembali bertanya pada dirinya sendiri .


Kemudian Cyrin segera bangun dan bergegas ke kamar mandi setelah memberikan pelukan pada boneka beruang besar pemberian Farrel juga pada bantal yang diberikan Farrel semalam .


Setelah bersiap dengan busana setelan berwarna birunya , dia segera ke dapur untuk menyiapkan sarapan .



Ia baru akan mengetikkan pesan teks pada Farrel jika Ia akan membuat sarapan untuk mereka berdua saat layar ponselnya menampilkan panggilan masuk dari Alvin .


Segera Cyrin menjawab panggilan tersebut .


" Halo, selamat pagi Pak Alvin . " Sapanya ramah .


" Pagi Cyrin . Maaf mengganggumu sejak semalam , tapi bisakah kamu ke rumah sakit XX sekarang ? "


" Rumah sakit XX ? Memangnya  ada apa dan siapa yang sakit ?  " tanya Cyrin .


" Semalam Pak Nino mengalami kecelakaan , dan sebentar lagi dia akan di operasi . Namun sejak semalam dia terus saja mencarimu . Dia ingin sekali bertemu denganmu . "


" Apa ? Pak Nino kecelakaan ? " tanya Cyrin yang masih tak percaya .


" Baiklah. Aku akan segera kesana . " Lanjut Cyrin tanpa menunggu lagi jawaban dari Alvin .


Cyrin segera bergegas ke rumah sakit dan melupakan semua bahan bahan makanan yang telah Ia keluarkan dari kulkas . Bahkan Ia juga lupa jika tadi Ia akan mengirim pesan pada Farrel .


.


.


.


.


.


.


"Semua orang pasti punya harapan. Kamu berharap padanya, tapi dia berharap pada sosok lain. Sebab jika dia berharap padamu, pasti dia bisa mencintaimu."


.


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2