My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 94 . Cinta , tugas , customer pertama


__ADS_3

Kedamaian kembali melingkupi kehidupan Farrel dan Cyrin .


Demi kebaikan bersama , Mama Anin meminta agar Cyrin tinggal di kediaman mereka dan syukurnya langsung disetujui oleh calon besannya .


Bapak dan Ibu di Solo akhirnya bisa lebih tenang mengizinkan putrinya tetap nekat tinggal di Jakarta .


Hingga tak terasa sudah sebulan Cyrin tinggal di rumah orang tua Farrel . Semua pelayan , tukang kebun , hingga petugas keamanan menyukai wanita ramah yang sebentar lagi akan menjadi nyonya muda mereka  .


Kondisi mental Cyrin juga berangsur-angsur membaik . Perlahan Ia sudah bisa mengendalikan rasa cemasnya .


Acara perayaan hari jadi Jatmika Company  terpaksa harus mundur sekitar sebulan .


Farrel bersikeras untuk mengumumkan pernikahan mereka yang sudah semakin dekat saat pesta nanti .


Dan hari yang dinanti akhirnya tiba .


Hari ini acara besar yang diadakan hanya  sekali dalam setahun membuat sebagian besar karyawan Jatmika Company sangat sibuk  .


Tak terkecuali sang CEO , Farrel Antoine Jatmika .


" Yang ... sayang .... kamu di mana ? " teriak Farrel menuruni tangga .


Cyrin tak peduli , dia tetap fokus menata satu per satu makanan hasil olahan tangan terampilnya .


Kebiasaan baru Farrel sejak Cyrin tinggal di rumahnya adalah meminta calon istrinya untuk memakaikan jas pada tubuh atletisnya .


" Yang , kalau dipanggil nyahut dong . "


Ujar Farrel dengan langkah yang semakin mengurangi jarak di antara mereka .


" Hemm.... bentar , dikit lagi selesai ,"  jawab Cyrin .


Farrel memajukan sedikit kepalanya melihat hal apa yang begitu menarik perhatian Cyrin .


" Jauhan dikit Mas , aku sulit geraknya nih ," protesnya pada Farrel yang menempel pada tubuhnya  .


Dengan perlahan dan hati-hati Cyrin menuangkan saus mustard buatannya , lalu menambahkan mashed potato di atas  saus . Terakhir Ia lengkapi dengan telur rebus yang dibelah menjadi dua .


Cyrin mengambil tissue untuk menghilangkan saus yang berceceran di bagian tepi piring  .


Dengan bangga Cyrin membawa dua piring hidangan bernama senfeier ke meja makan .



Lalu Ia kembali ke dapur lagi untuk mengambil  senfeier yang terakhir .


Jangan heran jika hanya tiga porsi senfeier yang terhidang , untuk Papa Jatmika , Mama Anin , dan untuk Cyrin . Tenang , Farrel tidak lagi diet kok . Farrel akan tetap setia pada sarapan khas Indonesia . Apa lagi jika bukan nasi goreng .


" Sarapan pagi ini kita ke negara mana lagi Rin ? " celetuk Papa Jatmika yang ikut bergabung di meja makan bersama Farrel dan Cyrin .


Cyrin tertawa , " hari ini aku buat senfeier dan roti panggang khas dari Jerman . "



" Wah udah sampai di Jerman aja kita yah Pa . " Mama Anin yang baru tiba di meja makan ikut menimpali obrolan suami dan calon menantunya .


Sarapan pagi  hari itu dimulai . Masakan Cyrin yang memang selalu enak , sangat dinikmati oleh Mama dan Papa  .


" Persiapannya nanti gimana Rel ? Udah beres ? " tanya Papa .


" Sudah 99% Pa , " jawabnya .


Farrel dengan cepat menghabiskan sarapannya.


" Yang , kamu berangkat sendiri bisa kan ? " tanya Farrel .


Cyrin mengangguk .


" Supir gak boleh lagi kamu suruh balik yah , dia akan nungguin kamu di manapun kamu pergi .  " Tegasnya sekali lagi .


 Saat sarapan sudah selesai  , Farrel langsung bersiap untuk berangkat .


Cyrin mengantar kepergian Farrel sampai ke teras rumah , dimana mobil dan supirnya sudah siap  .


Cyrin memakaikan Farrel jasnya , dan seperti biasa wanita itu akan berakhir dalam dekapan Farrel .


" Ingat janjimu sayang . Hari ini surat  resign milikmu sudah harus di setujui Nino , " pesan Farrel .


" Satu lagi .  Untuk acara malam nanti pakai gaun yang sudah ku pilihkan , jangan terbujuk rayuan Mama , " lanjutnya .


Setelah kecupannya mendarat sempurna di seluruh permukaan wajah Cyrin , barulah Farrel memasuki mobilnya .


Setelah memastikan mobil Farrel melewati gerbang  , Cyrin kembali ke kamarnya untuk bersiap ke kantor .



Sore harinya Cyrin menyapa Alvin yang masih sibuk dengan setumpuk dokumen padahal jam kerja sebentar lagi usai .



" Masih sibuk Pak Alvin ? " ledeknya .



" Seperti yang anda lihat Nona ," balas Alvin datar seperti biasanya .



" Pak Nino dalam mood yang bagus gak yah ? Ada yang mau ku omongin ," tuturnya .

__ADS_1



" Nona jadi mengajukan resign ? " tanya Alvin .



Cyrin mengangguk dengan wajah penuh sesal .



" Tanyain Pak Farrel , kalau ada posisi kosong di sana ...... "



*Teeett.... teeeet*.....


Bunyi intercom di meja Alvin menghentikan ucapannya .



" Ya Pak  ," jawab Alvin seketika berubah ke mode serius .



" Rin, langsung masuk aja . Gak usah dengerin sekertaris lucknut itu ." Suara Nino terdengar dari intercom .



" Vin , seminggu ke depan kamu lembur yah , " lanjut Nino .



Cyrin masuk ke ruangan Nino meninggalkan Alvin yang menggerutu .



" Hai Rin ... , gimana kabar kamu ? " sapanya .



" Sudah lebih baik Pak ," jawab Cyrin .



"  Pak lagi , Pak lagi , " keluh Nino .



Cyrin tertawa  , " Maaf Kak , masih jam kantor soalnya , " tuturnya membela diri .




" Kak Nino  hebat  ," puji Cyrin ditambah dengan acungan dua jempol tangannya .



" Maaf Kak , tebakan Kak Nino benar ," akunya .



" Aku sebenarnya suka dan senang bekerja disini , tapi Kak Nino pasti sudah tahu kalau Mas Farrel gak setuju , " sesalnya .



" Tak apa . Aku mengerti kenapa Farrel seperti itu . Dia hanya tidak ingin kamu kelelahan , " terang Nino pada Cyrin .



Nino sedang membaca sesuatu di ponselnya .


" A wife , completely different from a single woman . You know what I mean  . "



" Maksud Kak Nino ? " tanya Cyrin tak paham .



" Tanyakan saja pada Farrel langsung . Itu hanya alasannya saja agar aku menyetujui pengunduran dirimu , hahahahaha . " Ujar Nino .



Cyrin menyipitkan matanya ,



" Tidak ada yang spesial dari ucapan tunangan posesifmu itu .  Sudah sejak pagi dia menerorku untuk menyetujui pengunduran dirimu , " ujar Nino menjelaskan dari mana Ia tahu rencana resign Cyrin .



" Lalu bagaimana Kak ? " tanya Cyrin .



"  Apa bisa aku menolaknya ? Ku yakin Farrel tidak hanya akan menerorku di ponsel jika aku nekat , " tebaknya .


__ADS_1


" Tapi sebelum kamu benar-benar berhenti , aku ingin kamu menyelesaikan pekerjaanmu . "



" Malam nanti , aku ingin kamu yang mewakili perusahaan kita saat peresmian produk kerja sama dengan Jatmika , " pinta Nino .



" Tapi , ku rasa aku tidak pantas Kak . Kak Nino atau Pak Angga saja , yah yah Pak ? " bujuknya .



" Rin , proyek ini adalah tugas pertama mu saat mulai bekerja . Jatmika Company sebuah perusahaan besar adalah customer pertamamu . Kamu melakukan tugasmu dengan baik , hingga akhirnya proyek ini selesai  tepat waktu dengan hasil yang memuaskan. Bahkan Jatmika Company mengakuinya . " Nino menyemangati Cyrin .



Nino ingin ada kenangan yang  Cyrin akan sulit  lupakan saat bekerja di perusahaannya .



Cyrin mengangguk yakin , " Baiklah Pak . " Putusnya .



"  Saya akan melakukan yang terbaik malam ini ."


Setelah itu Cyrin mohon undur diri dari ruangan Nino .



" Malam ini akan ku selesaikan tugas pertamaku . Tugas pertama yang membawaku pada cinta pertamaku , " batin Cyrin juga ikut terkekeh  .



" Tak ku sangka aku melupakan sosok cinta pertamaku yang dipertemukan lagi lewat proyek ini . " lanjut Cyrk  memmbatin .



Membahas cinta pertama , Cyrin mengingat saat terakhir kali pulang ke rumah orang tuanya di solo .  Ia merapikan lemari penyimpanan di kamarnya .



Ia menemukan buku diarinya semasa SMA . Dari yang Cyrin baca Ia selalu menangis  semalaman karena menyesal setelah dengan kejamnya menolak perasaan Farrel .



" Ternyata perasaan cinta yang pertama kali ku rasakan dulu masih membekas . Buktinya aku begitu mudah mengizinkan Farrel mengisi seluruh hati dan pikiranku . " Gumamnya .



Cyrin kini dalam perjalanan menuju salon langgangan Mama Anin . Meraka akan merias wajah di sana .



" Non ... mau diantar tujuannya kemana ? " tanyanya sopan .



" Maaf Pak aku  melamun . Tolong anter ke salon langganan Mama Anin yah . " Jawab Cinta tak kalah ramahnya .



Jika membahas Nino , kini hubungannya dengan Farrel dan Bimo sudah lebih baik .


Ketiganya menyelesaikan kesalah pahaman yang terjadi bertahun-tahun dulu .


Setelah mengetahui jika Cyrin adik kandung  Bimo , maka Nino memahami kemarahan dan tindakan Nino saat itu .


Farrel  percaya pada Nino yang sudah merelakan perasaannya ada Cyrin . Kini mereka bertiga sangat akrab dan sering menghabiskan waktu senggang bersama .


(Mari sama-sama kita doakan Nino segera dapat jodoh yah . 🙏 Amin )


.


.


.


.


.


.


.


" Cinta pertama adalah pertama kalinya kamu akan jatuh cinta. Itu akan mengubah hidupmu selamanya. Tidak peduli seberapa banyak kamu mencoba, perasaan itu tidak akan pernah hilang."


.


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2