
Kedamaian kembali melingkupi kehidupan Farrel dan Cyrin .
Demi kebaikan bersama , Mama Anin meminta agar Cyrin tinggal di kediaman mereka dan syukurnya langsung disetujui oleh calon besannya .
Bapak dan Ibu di Solo akhirnya bisa lebih tenang mengizinkan putrinya tetap nekat tinggal di Jakarta .
Hingga tak terasa sudah sebulan Cyrin tinggal di rumah orang tua Farrel . Semua pelayan , tukang kebun , hingga petugas keamanan menyukai wanita ramah yang sebentar lagi akan menjadi nyonya muda mereka .
Kondisi mental Cyrin juga berangsur-angsur membaik . Perlahan Ia sudah bisa mengendalikan rasa cemasnya .
Acara perayaan hari jadi Jatmika Company terpaksa harus mundur sekitar sebulan .
Farrel bersikeras untuk mengumumkan pernikahan mereka yang sudah semakin dekat saat pesta nanti .
Dan hari yang dinanti akhirnya tiba .
Hari ini acara besar yang diadakan hanya sekali dalam setahun membuat sebagian besar karyawan Jatmika Company sangat sibuk .
Tak terkecuali sang CEO , Farrel Antoine Jatmika .
" Yang ... sayang .... kamu di mana ? " teriak Farrel menuruni tangga .
Cyrin tak peduli , dia tetap fokus menata satu per satu makanan hasil olahan tangan terampilnya .
Kebiasaan baru Farrel sejak Cyrin tinggal di rumahnya adalah meminta calon istrinya untuk memakaikan jas pada tubuh atletisnya .
" Yang , kalau dipanggil nyahut dong . "
Ujar Farrel dengan langkah yang semakin mengurangi jarak di antara mereka .
" Hemm.... bentar , dikit lagi selesai ," jawab Cyrin .
Farrel memajukan sedikit kepalanya melihat hal apa yang begitu menarik perhatian Cyrin .
" Jauhan dikit Mas , aku sulit geraknya nih ," protesnya pada Farrel yang menempel pada tubuhnya .
Dengan perlahan dan hati-hati Cyrin menuangkan saus mustard buatannya , lalu menambahkan mashed potato di atas saus . Terakhir Ia lengkapi dengan telur rebus yang dibelah menjadi dua .
Cyrin mengambil tissue untuk menghilangkan saus yang berceceran di bagian tepi piring .
Dengan bangga Cyrin membawa dua piring hidangan bernama senfeier ke meja makan .
Lalu Ia kembali ke dapur lagi untuk mengambil senfeier yang terakhir .
Jangan heran jika hanya tiga porsi senfeier yang terhidang , untuk Papa Jatmika , Mama Anin , dan untuk Cyrin . Tenang , Farrel tidak lagi diet kok . Farrel akan tetap setia pada sarapan khas Indonesia . Apa lagi jika bukan nasi goreng .
" Sarapan pagi ini kita ke negara mana lagi Rin ? " celetuk Papa Jatmika yang ikut bergabung di meja makan bersama Farrel dan Cyrin .
Cyrin tertawa , " hari ini aku buat senfeier dan roti panggang khas dari Jerman . "
" Wah udah sampai di Jerman aja kita yah Pa . " Mama Anin yang baru tiba di meja makan ikut menimpali obrolan suami dan calon menantunya .
Sarapan pagi hari itu dimulai . Masakan Cyrin yang memang selalu enak , sangat dinikmati oleh Mama dan Papa .
" Persiapannya nanti gimana Rel ? Udah beres ? " tanya Papa .
" Sudah 99% Pa , " jawabnya .
Farrel dengan cepat menghabiskan sarapannya.
" Yang , kamu berangkat sendiri bisa kan ? " tanya Farrel .
Cyrin mengangguk .
" Supir gak boleh lagi kamu suruh balik yah , dia akan nungguin kamu di manapun kamu pergi . " Tegasnya sekali lagi .
Saat sarapan sudah selesai , Farrel langsung bersiap untuk berangkat .
Cyrin mengantar kepergian Farrel sampai ke teras rumah , dimana mobil dan supirnya sudah siap .
Cyrin memakaikan Farrel jasnya , dan seperti biasa wanita itu akan berakhir dalam dekapan Farrel .
" Ingat janjimu sayang . Hari ini surat resign milikmu sudah harus di setujui Nino , " pesan Farrel .
" Satu lagi . Untuk acara malam nanti pakai gaun yang sudah ku pilihkan , jangan terbujuk rayuan Mama , " lanjutnya .
Setelah kecupannya mendarat sempurna di seluruh permukaan wajah Cyrin , barulah Farrel memasuki mobilnya .
Setelah memastikan mobil Farrel melewati gerbang , Cyrin kembali ke kamarnya untuk bersiap ke kantor .
Sore harinya Cyrin menyapa Alvin yang masih sibuk dengan setumpuk dokumen padahal jam kerja sebentar lagi usai .
" Masih sibuk Pak Alvin ? " ledeknya .
" Seperti yang anda lihat Nona ," balas Alvin datar seperti biasanya .
" Pak Nino dalam mood yang bagus gak yah ? Ada yang mau ku omongin ," tuturnya .
__ADS_1
" Nona jadi mengajukan resign ? " tanya Alvin .
Cyrin mengangguk dengan wajah penuh sesal .
" Tanyain Pak Farrel , kalau ada posisi kosong di sana ...... "
*Teeett.... teeeet*.....
Bunyi intercom di meja Alvin menghentikan ucapannya .
" Ya Pak ," jawab Alvin seketika berubah ke mode serius .
" Rin, langsung masuk aja . Gak usah dengerin sekertaris lucknut itu ." Suara Nino terdengar dari intercom .
" Vin , seminggu ke depan kamu lembur yah , " lanjut Nino .
Cyrin masuk ke ruangan Nino meninggalkan Alvin yang menggerutu .
" Hai Rin ... , gimana kabar kamu ? " sapanya .
" Sudah lebih baik Pak ," jawab Cyrin .
" Pak lagi , Pak lagi , " keluh Nino .
Cyrin tertawa , " Maaf Kak , masih jam kantor soalnya , " tuturnya membela diri .
" Kak Nino hebat ," puji Cyrin ditambah dengan acungan dua jempol tangannya .
" Maaf Kak , tebakan Kak Nino benar ," akunya .
" Aku sebenarnya suka dan senang bekerja disini , tapi Kak Nino pasti sudah tahu kalau Mas Farrel gak setuju , " sesalnya .
" Tak apa . Aku mengerti kenapa Farrel seperti itu . Dia hanya tidak ingin kamu kelelahan , " terang Nino pada Cyrin .
Nino sedang membaca sesuatu di ponselnya .
" A wife , completely different from a single woman . You know what I mean . "
" Maksud Kak Nino ? " tanya Cyrin tak paham .
" Tanyakan saja pada Farrel langsung . Itu hanya alasannya saja agar aku menyetujui pengunduran dirimu , hahahahaha . " Ujar Nino .
Cyrin menyipitkan matanya ,
" Tidak ada yang spesial dari ucapan tunangan posesifmu itu . Sudah sejak pagi dia menerorku untuk menyetujui pengunduran dirimu , " ujar Nino menjelaskan dari mana Ia tahu rencana resign Cyrin .
" Lalu bagaimana Kak ? " tanya Cyrin .
" Apa bisa aku menolaknya ? Ku yakin Farrel tidak hanya akan menerorku di ponsel jika aku nekat , " tebaknya .
__ADS_1
" Tapi sebelum kamu benar-benar berhenti , aku ingin kamu menyelesaikan pekerjaanmu . "
" Malam nanti , aku ingin kamu yang mewakili perusahaan kita saat peresmian produk kerja sama dengan Jatmika , " pinta Nino .
" Tapi , ku rasa aku tidak pantas Kak . Kak Nino atau Pak Angga saja , yah yah Pak ? " bujuknya .
" Rin , proyek ini adalah tugas pertama mu saat mulai bekerja . Jatmika Company sebuah perusahaan besar adalah customer pertamamu . Kamu melakukan tugasmu dengan baik , hingga akhirnya proyek ini selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan. Bahkan Jatmika Company mengakuinya . " Nino menyemangati Cyrin .
Nino ingin ada kenangan yang Cyrin akan sulit lupakan saat bekerja di perusahaannya .
Cyrin mengangguk yakin , " Baiklah Pak . " Putusnya .
" Saya akan melakukan yang terbaik malam ini ."
Setelah itu Cyrin mohon undur diri dari ruangan Nino .
" Malam ini akan ku selesaikan tugas pertamaku . Tugas pertama yang membawaku pada cinta pertamaku , " batin Cyrin juga ikut terkekeh .
" Tak ku sangka aku melupakan sosok cinta pertamaku yang dipertemukan lagi lewat proyek ini . " lanjut Cyrk memmbatin .
Membahas cinta pertama , Cyrin mengingat saat terakhir kali pulang ke rumah orang tuanya di solo . Ia merapikan lemari penyimpanan di kamarnya .
Ia menemukan buku diarinya semasa SMA . Dari yang Cyrin baca Ia selalu menangis semalaman karena menyesal setelah dengan kejamnya menolak perasaan Farrel .
" Ternyata perasaan cinta yang pertama kali ku rasakan dulu masih membekas . Buktinya aku begitu mudah mengizinkan Farrel mengisi seluruh hati dan pikiranku . " Gumamnya .
Cyrin kini dalam perjalanan menuju salon langgangan Mama Anin . Meraka akan merias wajah di sana .
" Non ... mau diantar tujuannya kemana ? " tanyanya sopan .
" Maaf Pak aku melamun . Tolong anter ke salon langganan Mama Anin yah . " Jawab Cinta tak kalah ramahnya .
Jika membahas Nino , kini hubungannya dengan Farrel dan Bimo sudah lebih baik .
Ketiganya menyelesaikan kesalah pahaman yang terjadi bertahun-tahun dulu .
Setelah mengetahui jika Cyrin adik kandung Bimo , maka Nino memahami kemarahan dan tindakan Nino saat itu .
Farrel percaya pada Nino yang sudah merelakan perasaannya ada Cyrin . Kini mereka bertiga sangat akrab dan sering menghabiskan waktu senggang bersama .
(Mari sama-sama kita doakan Nino segera dapat jodoh yah . 🙏 Amin )
.
.
.
.
.
.
.
" Cinta pertama adalah pertama kalinya kamu akan jatuh cinta. Itu akan mengubah hidupmu selamanya. Tidak peduli seberapa banyak kamu mencoba, perasaan itu tidak akan pernah hilang."
.
.
.
.
.
To be continue
__ADS_1