My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 25 . Buah tangan


__ADS_3

Cyrin menatap wajahnya pada cermin di meja riasnya .


" Oh My God.... hanya karena tidak tidur semalaman mengapa wajahku jadi seperti ini ? "


Gumamnya seraya meletakkan kedua telapak tangannya di pipi .


Semalam wanita itu tidak bisa sama sekali memejamkan matanya . Ia terus teringat raut wajah penuh penyesalan dari Farrel .


Ditambah rasa penasaran tentang apa rahasia yang akan diceritakan Mas Bimo padanya .


Cyrin membolak balikkan bungkusan masker wajah yang baru saja dipakainya .


" Huhh.... dasar pemberi harapan palsu . Katanya wajah akan segar dan cerah alami seketika , tapi buktinya tak ada pengaruh tuh ... "


Masih saja wanita itu menggerutu karena wajah cantiknya kini terhiasi mata panda .


Setelah selesai dengan urusan riasan wajah untuk menutupi mata pandanya , Cyrin segera ke dapur .


" Ya Allah , sepertinya dosaku makin banyak nih . "


Ia melihat ke arah meja makan , banyak sekali makanan yang tersisa .


Kalian masih ingatkan bagaimana jika Cyrin kesal , Ia akan masak banyak makanan . Sedang semalam kedua sahabatnya memiliki kesibukan,  sehingga makanannya tersisa banyak dan parahnya Cyrin lupa menyimpannya di lemari pendingin .


Dengan cekatan Cyrin membersihkan meja makan , membuang makanan yang tidak bisa di makan lagi , dan menyelamatkan makanan yang mungkin masih bisa Ia panaskan nanti .


Sesekali Ia memeriksa ponselnya .


" Kenapa dia tidak berusaha menghubungiku ? " batin Cyrin .


" Sepertinya ucapan Pak Nino benar adanya . " Gumam Cyrin .


Setelah dapur kembali bersih , Cyrin berniat membuat oatmeals untuk sarapannya pagi ini .


Tapi Ia harus kembali kecewa karena oatmealnya ternyata habis . Lengkap sudah penderitaannya pagi itu .


" Cyrin..... cyrin.... bukannya sudah ku peringatkan , jangan mudah jatuh hati pada pria . Tuhh kan baru begini saja kamu sudah melupakan banyak hal . "


Gerutu Cyrin pada dirinya sendiri .


Terpaksa pagi itu Cyrin harus puas hanya dengan meminum segelas susu saja .


Setelah itu , Cyrin segera keluar dari apartemen menuju mobilnya . Ia berniat berangkat ke kantor .


Di dalam mobil matanya sekilas melihat kotak yang kemarin diberikan Farrel untuknya sebagai oleh oleh dari Jepang .


Namun karena kejadian dengan Nino kotak itu hanya Ia letakkan di jok belakang mobilnya saja .


Ia membuka kotak tersebut , ternyata isinya adalah barang barang dari Jepang yang memang disukai Cyrin . Didalam kotak itu ada sebuah Yukata berwarna hitam yang cantik , satu set sumpit , sebuah hiasan mobil , dan sebuah Edo furin .






Cyrin tersenyum melihatnya , entah mengapa sepertinya Farrel tahu banyak hal tentang dirinya .


Cyrin melajukan mobilnya  menuju kantor setelah memajang hiasan mobil dari Farrel di mobilnya .

__ADS_1


Di kantor, Cyrin kembali bekerja seperti biasa namun Ia berusaha menghindari Nino .


Angga juga sudah memberi tahu dirinya jika project dengan Jatmika Company akan Ia ambil alih kembali sesuai dengan keputusan rapat .


Cyrin terus saja menatap ke arah ponselnya dan juga jam yang melingkari tangannya.


Ia berharap semoga ada panggilan dari Farrel dan waktu berlalu lebih cepat agar Ia bisa segera bertemu kakaknya .


Jam pulang kantor tiba . Ia segera melajukan mobilnya menuju restauran tempat Ia dan kakaknya janjian .


Butuh waktu sekitar 45 menit untuk tiba di sana . Cyrin segera berhambur memeluk kakak satu satunya saat mereka bertemu .


" Apa kabar kamu dek ? "


" Yah yang seperti Mas lihat . " Jawab Cyrin ambigu .


" Hemm kalau Mas lihat kabarmu kurang baik . Lagi galau yahh ??? " Ledek Mas Bimo .


Bimo Ganendra Al Amin . Kakak Cyrin satu satunya . Mereka terpaut usia 2 tahun .


Kakaknya kini yang meneruskan usaha Ayah mereka sebagai perusahaan produsen batik terbesar di Solo .


Bimo berstatus sebagai kekasih Aurora , meski mereka harus menjalankan hubungan jarak jauh .


Bimo juga adalah salah satu sahabat Farrel saat SMA .


Namun hubungannya dengan Cyrin dirahasiakan dari semua orang di sekolah . Semua karena permintaam Cyrin .


Saat SMP, Cyrin selalu merasa risih dengan guru gurunya yang selalu memperlakukannya lebih baik dibanding dengan murid lain hanya karena Ia adalah putri bungsu dari Bapak Ibrahim Al Amin , seorang donatur tetap yayasan sekolah .


Belum lagi dengan kakak kakak seniornya yang wanita saat  di SMP , mereka banyak yang mencari perhatian pada Bimo lewat Cyrin .


Cyrin menjadi tempat bagi wanita wanita itu menitipkan salam atau hadiah untuk kakaknya .


" Pesan makan dulu Dek . " Pinta Bimo .


" Kamu itu baru berapa lama di Jakarta sudah kurus begini , ketahuan Ibu di suruh pulang kamu . " Komentar Bimo .


" Yeee Mas , orang ini yang namanya body goals . Lagian masih kurusan pacar Mas dari pada Cyrin . " Balas Cyrin tak terima di katakan kurus .


" Emang kamu pernah ketemuan sama Mbakmu ? "


" Mbak Mu ? Siapa ? " Tanya Cyrin balik menekankan kata Mu .


" Aurora Dek.. pacar kesayangan Mas dong , memangnya Mbak Mu ada yang lain lagi . " Jawab Bimo .


" Yee enak aja . Siapa bilang dia Mbak Ku . Memangnya dia istri Mas . "


" Kan sebentar lagi Dek . Doain yah , kalau syuting filmnya selesai barulah dia akan fokus ke rencana pernikahan kami . " Bimo membela Aurora .


" Mudah mudahan aja yah Mas . Soanya udah dari 2 tahun lalu alasannya masih sama . Memangnya filmnya mau tayang kapan , syuting kok gak selesai selesai . "


Bimo hanya bisa menggeleng kepalanya melihat respon Cyrin .


Pria itu bingung apa yang membuat adiknya itu tidak menyukai Aurora . Sebenarnya sikap Cyrin terhadap Aurora  juga salah satu alasan baginya untuk menunda dulu rencana melamar kekasihnya .


Hanya Cyrin satu satunya adik Bimo . Bimo ingin Cyrin bisa akur dengan istrinya kelak . Tidak seperti sekarang, Cyrin selalu menganggap Aurora sebagai musuhnya .


" Jadi , kamu pernah ketemu gak ? " tanya Bimo lagi .


Cyrin mengangguk .

__ADS_1


" Pernah . Di Mall . Dia lagi bareng Om nya . " jawab Cyrin jujur .


" Oohhh.... " hanya itu respon dari Bimo .


Bimo memang sudah sering menerima laporan jika Aurora sering terlihat jalan dengan pria yang lebih dewasa . Namun saat Bimo tanyakan Aurora bilang jika pria itu adalah pamannya .


Setelah Cyrin memesan makanan , Ia mendesak Kakaknya untuk segera bercerita .


" Mas , gantian dong . Sekarang Mas yang cerita . Apa benar dulu Mas juga kenal sama Farrel dan Nino ? " Tanya Cyrin penasaran .


Bimo mengangguk .


" Kalau Nino , Mas mengenalnya tapi kami tidak dekat . Tapi kalau Farrel , mas sangat mengenalnya . Dulunya kami bersahabat . Farrel dulu juga sering kok main ke rumah . "


" Oh yah.....????? Kok aku gak pernah lihat dia yah ? Kok aku gak ingat dia ? " tanya Cyrin penasaran .


Raut wajah Bimo seketika berubah. Dari yang ceria menjadi sedih . Seperti Ia sedang berusaha mengingat kenangan buruk yang pernah terjadi dalam hidupnya .


" Mungkin sudah waktunya kamu tahu Dek . Selama ini , Ibu , Bapak , dan Mas merahasiakannya darimu . "


Ucapan Bimo terdengar serius .


" Rahasia ? " tanya Cyrin .


" Rahasia apa ? Jangan bilang kalau Cyrin bukan anak kandung seperti di sinetron sinetron . " Ucap Cyrin dengan polosnya .


Sontak saja Bimo yang tadinya sudah serius  menjadi tertawa karena ucapan adiknya itu .


" Husss.. kamu itu Dek ada ada aja pikirannya . Tadi Mas udah serius nih  , kamu malah bercanda . " Ucap Bimo masih dengan tawanya .


" Lagian apa hubungannya ingatanmu dan dugaan kamu bukan anak kandung . Dek dek.. kayaknya kamu yang kebanyakan nonton sinetron . "


" Ya elah Mas.. kan Cyrin cuma nebak aja. Ya udah ihh lanjutin ceritanya . "


" Oke oke .... Mas lanjutin . "


" Jadi dulu , saat lulus SMA kamu berangkat ke London untuk melanjutkan kuliahmu . Setahun disana semua berjalan lancar. Namun memasuki tahun ke dua kamu mengalami ........ "


.


.


.


.


.


"Istirahatlah ketika kamu merasa lelah karena hidup tak hanya tentang hari kemarin, namun juga untuk hari ini dan esok."


.


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


**** hai readers readers ku tersayang.... sebelum lanjut wajib like dan komen dulu yah ...


Tolong beri rating dan vote nya yah... ai lope lope yu all... makasih dukungannya selalu ❤ .****


__ADS_2