My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 4. Rencana Nino


__ADS_3

" Sepertinya kita gak usah pergi aja deh By . " Ucap Cyrin pada Byanca .


Sejak sore Byanca terus saja merengek meminta Cyrin bersiap untuk menghadiri undangan makan malam dari Nino .


" Yah, ayolah Rin . Kan kita diundang Rin , sungkanlah kalau sampai gak datang . " Bujuk Byanca lagi .


" Malah aku lebih sungkan lagi kalau harus makan malam sama calon bos . " Tolak Cyrin lagi .


" Tapi Pak Nino undangnya sebagai mantan senior Rin , bukan sebagai calon bos . Lagian kalau nanti kamu udah kerja di Wiguna elektronik, malah makin sungkan sama si bos karena pernah nolak undangannya . "


Byanca masih terus membujuk Cyrin .


Cyrin kemudian memikirkan jika apa yang diucapkan Byanca ada benarnya juga .


" Oke deh . Tapi hanya makan malam saja yah . Setelah itu kita pulang . " Tegas Cyrin .


" Siap Nyonya . " Jawab Byanca sambil meledek Cyrin .


Kedua gadis cantik itupun akhirnya mulai untuk bersiap .


Sebenarnya Byanca ingin pulang ke apartemennya dan bersiap disana hanya saja di cegah oleh Cyrin .


Ia meminta Byanca bersiap di apartemennya saja , mengenai pakaian Byanca bisa menggunakan miliknya 


Setelah membersihkan tubuhnya , Cyrin segera mengambil pakaiannya dari lemari dan mengenakannya .


Malam ini Ia memilih untuk mengenakan dress berwarna maroon dengan model balon di bagian atasnya sedangkan bagian bawahnya bermodel span .



( OOTD Cyrin )


Cyrin terlihat sangat mempesona malam ini . Dengan rambut yang di buat curly dan dibiarkan terurai .


Selain itu , gaun yang panjangnya berada di atas lutut itu juga memperlihatkan kaki jenjang Cyrin yang putih dan mulus  .


Cyrin tidak memerlukan waktu lama untuk berias , karena Ia memang tidak terlalu suka makeup . Cyrin sudah terlihat sangat cantik walau hanya menggunakan bedak tipis dan lipstik saja .


Tak kalah mempesona dengan Cyrin , Byanca juga sangat cantik dengan menggunakan dress mini berlengan panjang . Tapi dress itu memiliki potongan rendah di bagian dadanya memberi kesan yang sangat seksi bagai pemakainya .


Belum lagi dengan panjang dress itu yang jauh di atas lutut , sungguh bisa membuat semua mata lelaki tertuju pada sang pemakai .



(OOTD Byanca)


Setelah merasa siap dengan tampilannya  , kini kedua gadis cantik itu berjalan beriringan keluar dari apartemen menuju parkiran mobil Cyrin .


Cyrin mengemudikan mobilnya mengikuti peta lokasi yang diberikan oleh Nino lewat ponsel pintarnya .


Mobil Cyrin terus melaju hingga berhenti di depan sebuah gedung yang terlihat sangat mewah .


" Bentar , kata nino dia ngundang kita makan malam di cafenya kan ? " Tanya Cyrin .


" Iya . " Jawab Byanca singkat .


" Kalau dilihat dari tempatnya , ini lebih cocok di sebut lounge  bukan cafe . " Komentar Cyrin sambil terus melajukan mobilnya memasuki basement untuk mencari parkiran .


Sebelum turun dari mobil , mereka sempat merapihkan riasan dan pakaian kembali .


" By , kamu ingat yah jangan sampai keceplosan bilang aku ini anak dari pemilik Al Amin Garment . Apalagi sampai bilang aku adiknya Mas Bimo . " Peringat Cyrin kembali pada sahabatnya .


Setelah itu Cyrin dan Byanca keluar dari mobilnya dan berjalan menuju sebuah lift lalu menekan tombol bertuliskan ' L ' di dalam lift itu  .


Benar saja dugaan Cyrin , tempat ini adalah sebuah lounge bukan cafe . Terbukti dengan tulisan besar yang nampak saat lift baru saja terbuka setelah mereka sampai di lobby .


" Double N Lounge . " begitulah yang Cyrin baca .


" Artinya tempat ini juga menyajikan alkohol dong . " Batin Cyrin.


Bukannya Ia tak pernah mencicipi alkohol , kuliah di luar negeri selama 4 tahun lamanya membuatnya cukup kenal dengan alkohol .


Mereka lalu disambut oleh seorang pelayan .

__ADS_1


" Kami sudah janjian dengan Pak Nino . " Ucap Byanca ramah .


" Anda nona Cyrin ? " Tanya pelayan tadi .


Cyrin segera tersenyum . " Ya benar . Saya adalah Cyrin . " Jawabnya .


Mereka berdua lalu di tuntun oleh pelayan menuju sebuah meja besar di sudut ruangan.


Lounge milik Nino nampak penuh dengan kesan elegant di setiap sisi ruangannya .


Disana sudah duduk sekitar 4 atau mungkin 5 orang  jika Cyrin tak salah hitung .


Salah satunya adalah Nino .


Nino yang menyadari kehadiran Cyrin dan Byanca segera berdiri dan menyambut kedua gadis itu .


" Cyrin , Byanca , akhirnya kalian datang juga . " Sapa Nino .


Cyrin tersenyum , " maaf jika Pak Nino menunggu lama . " Ucapnya .


Nino memperhatikan penampilan Cyrin . Tidak pernah mengecewakan . Cyrin selalu tampil cantik dan mempesona sejak mereka masih SMA . Nino makin tertarik pada wanita yang dulunya pernah Ia cintai dalam diam itu .


Nino mengajak Cyrin dan Byanca bergabung ke meja yang sudah lebih dulu di huni oleh teman temanya .


" Rin .. kenalin ini Alfred dan kekasihnya Sisca . " Ucap Nino sambil menunjuk pada seorang pria berambut keriting yang merangkul pundak seorang wanita .


" Kalau yang ini Ben dan yang ini Tomi . " Lanjut Nino sambil menunjuk kepada dua pria secara bergantian .


Cyrin bisa melihat pria yang di panggil Ben itu memiliki mata sipit dengan kulit putih . Sedang Tomi berkulit coklat dengan wajah khas orang Indonesia . Hanya saja Tomi terkesan badboy , apalagi matanya yang terus menatap Cyrin dengan tatapan yang membuat Cyrin tak nyaman .


" Guys , kenalin ini Cyrinda dan  Byanca . " Kini giliran Cyrin dan Byanca yang di perkenalkan oleh Nino .


Semuanya menyambut kedua gadis itu dengan senyuman kecuai Tomi yang hanya menatap tajam pada Cyrin .


Kedua gadis itu akhirnya ikut bergabung dengan Nino dan teman- temannya . Satu persatu menu makanan di hidangkan . Dan benar dugaan Cyrin jika di tempat ini pasti menyajikan alkohol , karena kini pelayan sedang menuangkan red wine ke masing masing gelas yang ada di hadapan mereka .


Sambil menikmati hidangan mereka , Sisca bertanya pada Nino .


" Jadi yang mana kekasihmu No ? " tanya Sisca sambil melirik pada Cyrin dan  Byanca .


Seketika Cyrin dan Byanca yang tadinya sudah tegang karena pertanyaan Sisca bisa bernapas lega .


Obrolan mereka berlanjut tentang banyak hal . Apalagi tenyata Ben juga lulusan London Bussiness School , Cyrin makin merasa tak canggung .


Hanya satu hal yang membuatnya tak nyaman . Yaitu tatapan dari Tomi yang duduk di tepat  sebelahnya .


Tomi lebih jarang berbicara , Ia hanya terus memandang Cyrin membuat gadis itu menjadi tak nyaman . Apalagi saat Cyrin mendapati Tomi sedang menatap intens pada bagian bagian sensitif tubuhnya .


" Cyrin , kamu gak minum alkohol ? " tanya Tomi akhirnya .


" Aku mengemudi , jadi tak bisa minum alkohol  . " Jawab Cyrin sekenanya .


" Minum aja. Nanti aku bisa antar kamu pulang . Kalau gak pulang ke rumah kamu , kita juga bisa pulang ke hotel kok . " Goda Tomi .


Raut wajah Cyrin seketika berubah menjadi marah . Menurutnya ucapan Tomi merendahkannya .


" Terimakasih atas niat baik anda. Tapi saya bisa pulang sendiri . " Jawab Cyrin dengan nada  formal .


Nino menyadari perubahan Cyrin akhirnya segera menegur Tomi .


" Eh Tom , jangan kamu godain si Cyrin . Dia gak seperti yang kamu pikirin . " Ucap Nino .


Tomi tidak menjawab hanya tertawa saja .


" Memangnya kamu seperti apa Rin ? " tanya Tomi lagi tapi Ia mulai mendekatkan tubuhnya pada Cyrin .


Cyrin berusaha menjauhkan tubuhnya  ,  " Yang pasti tidak seperti yang ada di pikiran Anda . " Jawab Cyrin mulai ketus .


Sementara yang lain melanjutkan obrolan mereka , sesekali Cyrin ikut menimpali .


Cyrin pamit ke toilet . Tanpa Ia sadari Tomi mengikutinya dari belakang .


Saat Cyrin keluar dari toilet , tangannya segera di tarik oleh Tomi yang sudah sejak tadi menunggunya di depan toilet wanita .

__ADS_1


" Rin , gimana kalau kita pergi ke hotelnya sekarang saja . " Ajak Tomi .


" Hotel apaan ? Kamu jangan gila yah . Aku bukanlah wanita seperti yang ada dalam pikiranmu . " Ucap Cyrin dengan ketusnya .


" Tak perlu malu . Ayolah aku bisa memuaskanmu lebih dari yang kau pikirkan . " Ucap Tomi semakin berani .


Cyrin merasa tersinggung dengan Ucapan Tomi . Ia segera memberikan tamparan yang keras  di pipi Tomi dengan satu tangan yang tidak di pegang Tomi .


Tomi menjadi emosi setelah mendapat tamparan dari Cyrin .


Ia segera mencengkram kedua lengan Cyrin lalu mendorongnya sampai bersandar di dinding . Tomi lalu memaksa ingin mencium bibir Cyrin hanya sangat sulit karena Cyrin terus menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan untuk menghindari Tomi .


Belum sempat Tomi berhasil mencium bibir manis Cyrin , Ia sudah di kejutkan oleh Nino yang mendorongnya lalu memberikan pukulan tepat ke wajahnya .


Suasana seketika menjadi riuh karena mendengar teriakan Cyrin .


Nino terus menghajar wajah Tomi sampai Cyrin menghentikannya .


Tomi sendiri sudah berdiri dibantu oleh Ben , lalu Ia menghilang entah dibawa kemana .


" Kamu gak apa apa ? Si brengsek itu tidak nyakitin kamu kan ? " Tanya Nino penuh hawatir pada Cyrin .


Cyrin hanya menggeleng .


Mereka semua kecuali Tomi dan Ben akhirnya kembali ke meja mereka sebelumnya .


Byanca sangat shock melihat semua kejadian yang menimpa sahabatnya .


Ia sedari tadi terus saja mengapit lengan Cyrin , berusaha menjaga Cyrin agar terus dalam pengawasannya .


" Makasih yah Pak Nino . Untung ada Pak Nino . Kalau tidak bisa gawat . " Ucap Cyrin .


" Gak masalah. Lagian aku juga merasa bersalah, ngajakin kamu kesini malah teman aku bersikap kurang ajar ke kamu . " Ucap Pak Nino .


Cyrin hanya menggeleng , " Bukan apa apa kok Pak . Saya tetap harus berterimakasih sama Pak Nino karena sudah nolong saya tadi . "


" Sebenarnya gak perlu berterimakasih. Tapi boleh juga sih , kalau kamu mau bisa gak besok kamu temenin aku nonton ? " Ajak Nino .


Ia sangat berharap Cyrin mau menerima ajakannya .


" Besok yah ? Hemm... boleh deh. Tapi sorean yah Pak . " Jawab Cyrin .


Jawaban Cyrin membuat Nino sangat bahagia . Akhirnya impiannya sejak SMA untuk jalan berdua bersama Cyrin sebentar lagi akan terwujud .


" Ternyata rencana absurd Tomi akhirnya berhasil . Gak sia sia aku ngasih dia motor sportku , kalau hasilnya seperti ini . Gak nyangka tuh anak pintar juga bikin rencana macam gini . "


Begitulah yang ada di pikiran Nino saat ini .


Karena kenyataannya semua yang terjadi pada Cyrin adalah rencana Nino dan Tomi .


Sejak saat itu , senyum tak pernah luntur dari wajah Nino. Ia sudah tidak sabar ingin cepat cepat hari ini berlalu , sehingga Ia bisa lebih cepat bertemu kembali dengan pujaan hatinya .


.


.


.


.


.


 "Cinta itu penuh pemberian, bukan meminta untuk diberikan. Cinta itu penuh ketulusan, bukan penuh dengan paksaan."


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


**** hai readerku tersayang. Gimana nih sejauh ini pendapat kalian tentang karya baru aku yg ini ? Aku sangat harapkan kalian mau menekan like dan memberi komentar biar othor pemula ini bisa lebih semangat lagi . Stay healthy yah. Salam ❤****


__ADS_2