My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 3 . Move On


__ADS_3

Setelah makan siang , mengobrol , dan saling bertukar nomor ponsel dengan Marsha kini Cyrin melajukan mobilnya menuju sebuah kompleks apartemen mewah tempat Ia akan tinggal selama di Jakarta .


Apartemen ini adalah salah satu syarat agar Cyrin mendapat izin merantau ke Jakarta  dari satu satunya kakak yang Ia miliki .


Cyrin memiliki seorang kakak bernama Bimo Ganendra Al-Amin . Sering Ia panggil Mas Bimo .


Mereka terpaut usia 2 tahun . Kakaknya inilah yang kini menjadi penerus usaha milik ayah mereka, Bapak Ibrahim Al-Amin yang berlokasi di Solo .


Kakaknya ini juga masih lajang tapi sudah memiliki kekasih bernama Aurora Clarissa yang berprofesi sebagai seorang aktris di Ibukota .


Sebenarnya Cyrin tidak menyetujui hubungan kakaknya dengan Aurora , entah mengapa Ia merasa Aurora tidak tulus mencintai kakaknya .


Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa Mas Bimo belum menikahi Aurora , Ia ingin adiknya bisa menerima calonnya dulu baru mereka akan menikah .


Setelah memarkirkan mobilnya , segera Cyrin berjalan menuju unit apartemennya yang berada di lantai 15  .


Setelah sampai Cyrin segera membersihkan dirinya . Ia merasa sangat gerah . Sungguh Ia harus membiasakan diri dengan udara panas dan jalanan macet ibu kota .


40 menit waktu bagi Cyrin untuk memanjakan dirinya . Kini ia merebahkan dirinya di tempat tidur dan mulai memainkan ponselnya.


Ada beberapa pesan singkat dari Ayah , Ibu dan Mas nya . Segera Ia membalas pesan itu agar tak menimbulkan rasa hawatir bagi mereka .


Selain itu  Cyrin juga menerima pesan dari sahabatnya Byanca yang bertanya dimana Alamat apartemennya .


Setelah membalas semua pesan dan berseluncur sebentar di media sosial , kini Cyrin sudah siap di dapur .


Ia berencana untuk membuat spaghetti panggang yang resepnya pernah viral untuk menyambut Byanca sahabatnya .


Byanca berjanji untuk berkunjung ke apartemen Cyrin . Mereka berencana untuk mengadakan pesta piyama seperti yang sering mereka berdua lakukan dulu saat masih SMA .



Byanca datang bertepatan dengan Cyrin yang baru saja selesai dengan kegiatan memasaknya.



" Wahh... gila ... apartemen kamu bagus banget . " Ucap Byanca sambil berkeliling .



" Jangan berlebihan deh... ini juga bukan apartemen aku. Ini apartemen Mas Bimo . " Jawab Cyrin .



Cyrin lalu mengajak Byanca ke meja bar untuk menikmati spaghetti panggang yang baru saja Ia keluarkan dari oven .



" Gak berubah yah, kamu masih aja hobi masak . Minta modal aja sama Ayah kamu, terus buka resto . Dari pada kamu susah susah kerja . " Komentar Byanca .



" Mana boleh seperti itu. Kamu kan tahu aku By , kalaupun aku akan punya usaha sendiri aku  .... " Ucapan Cyrin langsung di sela Byanca .



" Aku ingin dari hasil kerja kerasku sendiri . " Sela Byanca menyambung ucapan Cyrin .



" Tuh kamu tahu . " Balas Cyrin lalu tertawa .



" Eh By , kamu tahu gak kalau CEO Wiguna Elektronik itu dulunya senior kita di SMA . " Ucap Cyrin bersemangat sambil menikmati spaghetti panggang buatannya .



" Tahu . Dia itu Pak Nino . Kamu ingat gak sih ,dia itu anak badungnya SMA Bima Sakti yang tiba tiba aja jadi pengurus osis pas kelas 3 . " Ucap Byanca .



" Ohh kamu udah tahu yah ternyata . Soalnya tadi dia yang wawancarain aku . Terus dia bilang deh kalau dulu kami sama di Osis . " Cyrin menceritakan kejadian saat wawancara tadi .



" Hemm... jangan jangan Pak Nino masih ada rasa lagi sama Lu . "



" Masih ada rasa ? Masih kata kamu ? " Cyrin makin bingung .



" Kamu ingat gak sih waktu dulu Mas Bimo sempat berantem sama salah satu anak badungnya SMA Bima Sakti . Nah itu dia si Pak Nino. Kamu masih belum tahu alasan mereka berantem ? " Byanca berusaha membuat Cyrin mengingat Nino kembali .



" Iya tentu saja aku ingat kejadian itu . Masa iya dia Pak Nino . Senior yang dulu itu kan urakan banget . Sedang lihat aja Pak Nino , rapih banget .  Kalau alasannya , sumpah deh By sampe sekarang aku gak tahu . "



" Ya kali udah 4 tahun terus Pak Nino masih dengan gaya urakannya . Sekarang dia itu CEO Cyrin sayang . Gayanya harus berwibawa . Kalau soal alasannya , kamu mending tanya aja langsung sama orangnya . "


__ADS_1


Ucapan Byanca membuat Cyrin makin penasaran .



" Udahan bahas Pak Nino dong. Kabar Mas Bimo gimana Rin ? " Tanya Byanca .



" Mas Bimo , baik kok . Jangan bilang kamu belum move on . " Selidik Cyrin .



" Tentu aja sudah .... Mas Bimo itu bagai langit Rin . Bagaimanapun usahaku , tetap aja akan sulit untuk ku gapai . " Jawab Byanca .



Benar , Byanca memang menyukai Mas Bimo sejak mereka masih SMA . Tapi sepertinya selama ini Mas Bimo hanya menganggapnya sebagai adik . Padahal Cyrin akan lebih menyetujui Masnya bersama  Byanca di banding Si Aktris yang tidak terkenal itu .



" Sekarang kamu ceritain dong gimana waktu kamu kuliah di London Bussines School . Aku sedih banget loh waktu kamu pergi . " Pinta Byanca .



Setelah itu mereka berdua mengobrol sambil menikmati hidangan yang telah di siapkan Cyrin .



Rasanya obrolan sepasang sahabat ini tak akan pernah ada habisnya .



Buktinya kini mereka berdua sudah berada di atas tempat tidur dengan memakai piyama masing masing .



Namun bukannya tidur mereka malah terus mengobrol , dan akhirnya tertidur dengan sendirinya .



Paginya Cyrin bangun lebih dulu . Ia bergegas ke kamar mandi , membersihkan diri dan bersiap dengan setelan pakaian olah raganya .


Sesuai kebiasaannya setiap sabtu pagi Ia akan ke Fittness Center untuk berolah raga .


Setelah siap , Cyrin segera ke dapur dan membuat sarapan ringan untuk dirinya dan Byanca .


Tak lama Byanca muncul dari dalam kamar masih dengan piyamanya .


" Gilaa..... seksi banget kamu Rin , mau kemana sih ? " Ledek Byanca .


" Mau nge-gym lah. Ya kali aku nge gym pakai kebaya . Kamu mau ikut gak ? " Balas Cyrin .


" Bolehlah. Aku ada vouchernya kok . Soal pakaian gampang, pakai punyaku aja gimana ? " Bujuk Cyrin sambil menaikkan turunkan alisnya .


Byanca tidak menjawab , hanya memberi isyarat dengan jempolnya tanda Ia setuju .




Di sinilah kedua wanita cantik itu berada . Di sebuah Fitness Center untuk berolah raga .



Cyrin dan Byanca terlihat sangat cantik dan seksi karena kini mereka berdua hanya menggunakan sport bra dan juga celana olah raga ketat yang panjangnya sebatas betis .



Saat sedang serius berolah raga dengan di bantu oleh seorang personal trainer , tiba tiba saja Cyrin di sapa seorang pria .



" Cyrinda ... " sapa pria itu .



" Eh.. Pak Nino . " Balas Cyrin dengan terkejut .



" Kamu nge gym disini juga ? Sendiri ? " Tanya Pak Nino memastikan .



" Iya baru mulai hari ini . Aku bareng Byanca . " Jawab Cyrin sekenanya .



Nino lalu menatap ke arah Byanca kemudian sedikit mengangguk untuk menyapa .



" Kalian masih akrab aja sampai sekarang . " Komentar Nino .


__ADS_1


Cyrin merasa sedikit bingung . Sepertinya Pak Nino ini tahu banyak soal dirinya .



Mereka akhirnya berolah raga bersama di selingi dengan obrolan .



" Kamu udah dapat kabar kalau kamu diterima  bekerja di perusahaanku kan ? "  Ucap Nino .



Cyrin seketika menghentikan kegiatannya yang sedang mengayuh di spinning bike .



" Belum sih Pak . Tapi apa memang benar aku diterima ? " Tanya Cyrin memastikan .



" Tentu saja . Hari senin kamu sudah boleh mulai bekerja . " Balas Nino .



" Siap Pak . " Jawab Cyrin yang makin bersemangat mengayuh spinning bike .



Setelah hampir 90 menit berolah raga , Cyrin dan  Byanca sudah dihampiri rasa lelah. Terutama Byanca yang baru kembali berolah raga setelah sekian lama .



" Udahan yuk Rin... " Ajak Byanca yang segera di setujui Cyrin .



Saat mereka pamit pada Nino , mereka segera di cegah oleh Nino .



" Kalian udah sarapan ? Sarapan bareng yuk . " Ajaknya .



" Maaf Pak, tapi kami udah sarapan . " Tolak Cyrin .



" Hemm... kalau gitu malam nanti kalian datang yah ke cafe aku . Aku mengundang kalian berdua , hitung hitung kita reunian sesama anak Bima Sakti . " Bujuk Nino lagi tak kehabisan akal .



" Gimana By ? " Tanya Cyrin . Byanca hanya mengedikkan bahunya .



" Kita usahain yah Pak . " Jawab Cyrin akhirnya .



" Oke. Yuk aku antar kalian pulang . " Tawar Nino .



" Terimakasih Pak , tapi tadi aku bawa mobil kok . " Tolak Cyrin lagi .



" Oke oke ... tapi malam nanti aku tunggu yah , aku akan kirim alamatnya ke ponsel kamu . " Ucap Nino pada Cyrin sebelum mereka benar bernar menghilang dari pandangan Nino .



" Ahh.... kalau dulu aku belum bisa memilikimu , mungkin sekarang ini saatnya Rin . " Ucap Nino lirih sambil memandangi punggung mulus wanita impiannya .



.


.


.


.


" Aku tak peduli dengan banyaknya orang yang menantikanku, karena hingga kini aku masih menantikanmu jadi milikku. "


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


\*\*\*\* terimakasih readersku tersayang sudah bersedia membaca dan mendukung karyaku . Semoga kalian terhibur yah . Jangan lupa like dan komentarnya , stay healthy , salam ❤ \*\*\*\*


__ADS_2