My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 16. Cinta bertepuk sebelah tangan


__ADS_3

Ting ting ting ting ting ting ting ting


Bunyi alarm pada ponsel Cyrin berhasil membangunkan gadis itu dari tidur nyenyaknya .


Cyrin masih sangat mengantuk , pasalnya kemarin saat baru saja pulang dari Surabaya  Ia malah kedatangan 2 sahabat pengacau di apartemennya .


Kedua sahabatnya itu sangat penasaran dan tak bisa menunggu  lagi untuk segera bertemu Cyrin .


Alhasil Cyrin menceritakan semua yang terjadi mulai dari bagaimana Ia bisa ikut ke Surabaya sampai akhirnya kini hubungannya dengan Farrel menjadi lebih dekat .


Obrolan ketiga wanita itu berlangsung hingga pukul 12 malam . Setelah  mereka berdua pamit pulang barulah Cyrin bisa istirahat .


Setelah mandi dan bersiap , kini Cyrin sedang sibuk di dapur .



Kemarin Ia berjanji untuk mengajak Farrel sarapan bersama di apartemennya sebelum mereka ke kantor .



Cyrin melirik jam di pergelangan tangannya , Ia perkirakan 5 menit lagi Farrel akan tiba di apartemennya .



Pagi ini Ia membuat beberapa menu sarapan , Ia membuat omelet sesuai request dari Farrel yang sangat menyukai omelet buatan Cyrin .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1633092084446.jpg)



Lalu Ia juga membuat Avocado toast . Salah satu menu sarapan andalannya saat masih kuliah di London .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1633092084444.jpg)



Untuk Farrel Ia juga menyiapkan nasi goreng . Ia hanya berjaga jaga saja , karena orang Indonesia terkenal dengan kesukaannya mengkomsumsi nasi baik itu di waktu sarapan .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1633092084447.jpg)



Terakhir Ia membuat Oatmeal untuk dirinya . Pagi ini Ia menghindari memakan nasi , sebab semalam bersama dua sahabatnya Ia sudah banyak ngemil dan weekend kemarin Ia membolos berolah raga .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1633092084449.jpg)



Benar saja bel apartemennya berbunyi bersamaan dengan Cyrin yang sedang membuat oatmeal untuk dirinya .



Cyrin segera berlari membuka pintu apartemennya . Nampaklah Farrel yang sudah rapih dengan setelan jasnya .



" Pagi Cyrin . " Sapa Farrel .


__ADS_1


" Pagi, silahkan masuk Rel . " Balas Cyrin .



Benar , mereka berdua sudah memutuskan untuk saling memanggil nama saja biar lebih akrab .



Cyrin segera mengajak Farrel ke meja makan .


Sekilas Farrel bisa melihat apartemen Cyrin yang sangat bersih dan rapi .



" Apartemen kamu bersih dan rapi . " Komentar Farrel .



" Ya terima kasih . Tapi sebenarnya itu bukan karena aku rajin , tapi karena aku tidak memiliki waktu untuk membuatnya berantakan . " Jawab Cyrin membuat Farrel tertawa .



" Wahh... kamu masak banyak . "



" Hemm cobalah .... maaf aku memasak yang mudah saja, soalnya aku sedikit telat bangun . " Ucap Cyrin .



Pertama - tama Farrel memakan  omelet , rasanya sama seperti omelet yang sebelumnya . Dan Ia sangat menyukainya . Buktinya omeletnya habis dalam sekejap . Begitupun dengan nasi goreng buatan Cyrin . Farrel memakannya dengan lahap .



Sedang untuk avocado toast , Farrel meminta maaf karena tidak memakannya . Ia memiliki alergi dengan buah alpukat .




Akhirnya Cyrin memutuskan untuk membawa avocado toast ke kantornya untuk diberikan pada Byanca dan Marsha  .



Setelah berjuang melewati kemacetan kota Jakarta , akhirnya mobil Farrel memasuki halaman kantor Cyrin .


Sebelum turun Farrel memberitahu Cyrin jika dia akan ke Jepang selama 5 hari kedepan , itu artinya dia tidak bisa menemui Cyrin .


Cyrin lalu turun dari mobil mewah Farrel dan melambaikan tangannya kemudian berjalan masuk ke dalam kantornya .


Tanpa Cyrin sadari Olla ternyata melihatnya . Tidak ingin membuang kesempatan , Ia segera memotret Cyrin yang sedang melambai pada seorang pria di dalam mobil .


Walaupun wajah pria itu tidak jelas , tapi menurutnya sudah cukup sebagai bukti yang akan Ia tunjukkan pada Nino .


Hari ini Cyrin menjalani rutinitasnya seperti biasa .


Selagi Ia senggang jika tak ada jadwal bertemu klien  , maka Ia akan menyiapkan materi untuk diberikan pada Farrel . Walaupun hubungan keduanya membaik , perjanjian tetaplah perjanjian  . Cyrin akan tetap bersikap profesional dengan menepati janjinya mengenai 12 pertemuan itu .


Berbeda dengan Cyrin yang sedang sibuk bekerja , kini Olla sedang menemui Nino di ruangannya .


" Kak Nino... sebaiknya kakak lupain Cyrin . " Ucap Olla tanpa basa basi  .


" Maksud kamu ? " tanya Nino yang bingung  .


" Olla tahu , Kak Nino suka kan dengan Cyrin ? "


Tanpa menunggu jawaban Nino, Olla segera melanjutkan ucapannya .

__ADS_1


" Sebaiknya Kak Nino  mundur saja . Cyrin sudah punya kekasih . Tadi pagi Olla lihat dia diantar sama kekasihnya . Bahkan mereka sempat mesra mesraan dulu sebelum Cyrin akhirnya turun dari mobil . " Adu Olla pada Nino .


" Jangan asal kamu kalau ngomong . " Ujar Nino .


" Ye... siapa yang asal ngomong . Nih Olla punya buktinya . " Ucap Olla yakin sambil menunjukkan foto yang ada di ponselnya .


Nino mengamati foto itu , nampaknya foto itu benar diambil pagi tadi karena pakaian Cyrin di foto itu sama yang dikenakannya saat ini .


" Benarkan .... sepertinya kekasih Cyrin juga bukan orang sembarangan . Lihat aja mobilnya . Atau jangan jangan pria itu yang memberikan semua barang mewah ke Cyrin yah . " Ucap Olla makin memanasi Nino .


" Jangan asal ngomong kamu Olla , jika tidak betul maka bisa jadi fitnah. Mending sekarang kamu kembali ke ruanganmu . Kamu seperti orang yang tidak punya pekerjaan, sempat sempatnya kesini hanya untuk membicarakan hal tidak penting semacam itu . "


Dengan berat hati Olla keluar dari ruangan Nino . Tapi di dalam hatinya Ia sedang bersorak karena Ia yakin Nino termakan omongannya .


Olla dan Nino sudah berteman sejak kecil . Mereka bertumbuh dan bermain dalam lingkungan yang sama . Sampai saat SMA , Nino pindah ke Solo mengikuti mamanya yang bercerai dengan papanya .


Namun sungguh sebuah berkat ,  papa dan mamanya kembali rujuk setelah 4 tahun berpisah , itulah alasan mengapa Nino sekarang kembali tinggal di Jakarta .


Orang tua Nino beberapa kali sudah berusaha menjodohkannya dengan Olla , tapi selalu Ia tolak karena Ia sangat mengenal sifat dan sikap Olla . Nino merasa Olla hanya cocok sebagai adiknya saja , tidak lebih .


Namun apa yang dikatakan Olla barusan mengenai Cyrin juga membuatnya cukup gusar .


Sebenarnya sudah sejak weekend kemarin Ia gelisah. Pasalnya sejak hari jumat sore Ia melihat mobil Cyrin terparkir di parkiran kantor . Pagi tadi saat Ia datang ,mobil Cyrin masih di tempat yang sama .


Selama weekend dia mencoba menghubungi Cyrin namun panggilannya tidak dijawab oleh Cyrin .


Saat menghubungi Byanca , wanita itu hanya bilang jika Cyrin sedang tidak berada di apartemen . Kemana Cyrin dia juga tak tahu .


Lalu pagi ini Olla datang dengan kabar yang membuat hatinya panas .


" Apa benar Cyrin sudah punya kekasih ? "


Batin Nino .


" Aku harus menanyakannya langsung . Sebaiknya ku ajak dia makan malam lalu ku tanyakan padanya . "


Segera  Nino menghubungi Cyrin dan menyampaikan maksudnya . Untung saja Cyrin  bersedia menerima ajakannya .


Nino sudah tak sabar menunggu waktu makan malam tiba. Ia tidak bisa berkonsentrasi dengan baik .


" Bagaimana jika Ia harus merasakan cinta bertepuk sebelah tangan untuk kedua kalinya dengan wanita yang sama . "  Batin Nino .


.


.


.


.


.


"Kenyataan memang tak selalu beriringan dengan harapan tapi bukan berarti kita harus dilanda keputusasaan. "


"Meski cinta berakhir tidak sesuai dengan harapan, namun hidupmu harus terus selalu berjalan."


.


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2