My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 77 . Pasangan senior yang tak mau kalah


__ADS_3

Hari sudah semakin siang . Matahari tersenyum bahkan mungkin tertawa melihat beberapa orang termasuk Cyrin terus saja berlindung pada tubuh Farrel dari teriknya sinar matahari .


Bimo dan Byanca yang baru saja kembali setelah berjalan jalan bingung melihat tikar dan perlengkapan yang tadi Ia gelar sudah dirapikan.


" Mas ... By ... pindah tempat aja yuk . Aku gak kuat kalau panas gini . " Pinta Cyrin .


" Kalian berdua dari mana ? Hampir aja ku tinggal lagi kalian disini . " sambung Farrel yang kompak dengan Cyrin .


" Ya udah ayo . Udah siang juga , nyari makan aja yuk . " Usul Bimo .


Mereka kembali menuju tempat mobil mereka diparkirkan .


Bimo dan Byanca masih tetap pada posisi duduk di kursi belakang , sedang kini Farrel menggantikan Cyrin mengemudi .


Sebelum melajukan mobil , Farrel sempat sempatnya membantu Cyrin menyeka keringat yang ada di wajah cantik calon istrinya .


Hal itu tentu membuat dua orang yang menjadi penonton merasa mual dengan tingkah Farrel .


" Udahan dong mesra mesraannya . Makin lapar deh jadinya lihat kalian berdua . " gerutu Bimo dari kursi belakang .


" Mas Bimo lapar ? Mau makan sandwich dulu gak ? Lumayan untuk ngeganjal lapar . " tawar Byanca dengan penuh perhatian .


Cyrin yang mendengar perhatian Byanca mengernyitkan keningnya , tak percaya jika kini Byanca memberikan perhatian secara terang terangan pada kakaknya .


Cyrin dan Farrel saling tatap , lalu Farrel mengedikkan bahunya tanda Ia juga tak tahu apa yang telah terjadi .


Byanca membuka salah satu kotak bekal yang tadi mereka bawa .


" Loh... kok sandwichnya gak ada ? Masa iya kalian berdua habisin semuanya ? " tanya Byanca pada Farrel dan Cyrin .


Farrel dan Cyrin hanya bisa tertawa .


" Maaf yah By .... aku dan Farrel masing masing hanya makan 1 aja kok . Beneran , sumpah . " ujar Cyrin sambil menaikkan dua jarinya membentuk huruf V .


" Lalu yang lainnya ? Perasaan aku buatnya banyak . " tanya Byanca sambil bergumam .


" Aku bagiin ke anak anak kecil penduduk sekitar . He he he he he .... "  jawab Cyrin jujur  .


Byanca menutup kembali kotak bekal yang sudah kosong itu . Kemudian beralih lagi membuka kotak bekal yang lain .


" Kosong juga . " Gumamnya lirih .


Seperti tak pantang menyerah , Byanca membuka satu per satu kotak bekal yang Ia dan Cyrin siapkan .


Namun Ia tak menemukan satupun makanan yang mereka bawa .


" Rin ... makanan yang lainnya juga ... "


Ucapan Byanca terhenti karena Cyrin segera menjawab tanpa menunggu pertanyaan Byanca selesai .


" Juga aku bagiin . " sambungnya tanpa ada penyesalan sama sekali .


" Sandwichnya gak cukup . Ternyata anak anak tadi rombongan datangnya . Jadinya aku buka aja semua bekalnya untuk mereka . " ujar Cyrin .


" Mereka tadi kelihatan senang banget yah Mas Farrel . "


Cyrin menatap Farrel seakan meminta persetujuan pria itu .


" Tapi kami yang sedih karena lapar sekarang . " batin Byanca dan Bimo . Sayang mereka tidak berani mengucapkannya .


" Iya sayang . Anak anak tadi emang senang semuanya . Apalagi karena gak cuma makanan , mereka juga kamu beri uang seratus ribuan per anak . " ujar Farrel .


Farrel lalu berbalik menatap Bimo . Bimo hanya merespon dengan anggukan tanda prihatin .


Pasalnya Bimo sudah paham jika uang yang Cyrin bagikan pasti bersumber dari dompet Farrel karena Cyrin tadi meninggalkan tasnya di mobil .


Sudah menjadi kebiasaan , seorang Cyrin tidak akan pernah tega saat melihat anak anak kecil yang kesusahan .


Ia akan memberikan apapun yang Ia bisa agar anak anak itu merasa senang . Baginya , dia harus bersyukur karena lebih beruntung dari pada anak anak itu .


Byanca , Bimo , dan Farrel sudah tahu itu sejak lama . Makanya mereka hanya diam saja dan tidak berniat protes . Jika nekat , bisa bisa Cyrin akan mengeluarkan kultumnya seharian .


Farrel hanya bisa menambah laju mobil agar mereka bisa segera tiba di restauran dan menikmati makan siang secepatnya .




Kini keempatnya sudah berada di dalam sebuah restauran yang menyuguhkan berbagai hidangan seafood .

__ADS_1



Mereka sangat menikmati makan siang ini . Jika Farrel dan Cyrin bersikap saling romantis itu sudah biasa . Tapi yang kini membangkitkan jiwa detektif Cyrin adalah sikap kakaknya dan sahabatnya .



Entah mengapa Cyrin merasa keduanya bersikap berbeda . Lebih perhatian satu sama lain . Ucapan Bimo yang sangat lembut pada Byanca .



Belum lagi sesekali Cyrin mendapati Bimo mengelus pucuk kepala Byanca dengan penuh kasih sayang .



Cyrin tentunya senang jika kecurigaannya benar terjadi . Sudah sejak mereka masih SMA Byanca menyimpan perasaan pada kakaknya . Semoga kini Mas Bimo bisa membalas perasaan Byanca.



Mereka sudah menyelesaikan makannya dan kini sedang menikmati Es dawet telasih . Salah satu hidangan minuman andalan di kota solo . Es dawet yang berisikan ketan hitam, tape ketan, jenang sumsum, biji telasih, cairan gula, santan, dan tambahan es batu sungguh pas di nikmati saat cuaca panas seperti sekarang .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1640048774849.jpg)



Namun ada hal lain yang lebih menarik perhatian Cyrin dari semangkuk es dawet telasih . Yaitu adalah pemandangan kakak dan sahabatnya yang duduk di hadapannya .



Bimo merentangkan tangannya di atas sandaran kursi yang di duduki Byanca , menampilkan kesan memiliki dan posesif .



Lalu Byanca yang sesekali menyuapkan es dawet pada Bimo karena tangan Bimo yang lain sibuk mengipas ngipas Byanca dengan kertas yang entah dia dapat dari mana .



" Ck... ck .... ck ... sungguh mencurigakan . " gumam Cyrin disertai decakan .




" Tuh... " Seru Cyrin sambil menatap Bimo dan Byanca .



Farrel mengikuti pandangan Cyrin dan mengangguk . Menurutnya wajar saja jika pria bersikap seperti itu pada kekasihnya . Pikirnya .



" Eh .. kekasih .... ? " Batin Farrel terkejut dengan pikirannya sendiri .



Farrel dan Cyrin saling tatap . Sepertinya pikiran mereka sama .



" Mas Farrel ... sepertinya ada sesuatu yang kita lewatkan nih ... " Ujar Cyrin menyindir Bimo dan Byanca .



" Iya sayang ... sepertinya sesuatu telah terjadi dan kita tidak tahu apa apa . " balas Farrel kompak menyindir Bimo sahabatnya .



" Apaan emang ? Apa ada yang kalian lupa di pantai ? " tanya Bimo tanpa rasa bersalah .



" Iya ... sepertinya aku melupakan kegalauan sahabatku disana . " Jawab Farrel ketus .



" Ha... ha... ha... " Bimo tertawa setelah mengerti apa yang dimaksud adik dan sahabatnya .


__ADS_1


" Jadi apa yang kami lewatkan nih ? Apa kalian udah jadian ? " tanya Cyrin tanpa basa basi lagi.



" Enggak .... " Jawab Byanca .



" Belum .... " Jawab Bimo .



Walaupun jawaban mereka berbeda , tapi mereka kompak megucapkannya bersamaan .



" Jadi yang benar yang mana ? " tanya Cyrin tak sabar .



" Doain aja secepatnya bisa jadian dan menyusul kalian berdua . " jawab Bimo .



Rona merah muncul di pipi Byanca mendengar jawaban Bimo . Apalagi Bimo mengakhirinya dengan mengecup punggung tangan Byanca di hadapan Cyrin dan Farrel .



" Wwooowww.....wwwoooowww..... wwwwoowww.... " respon Cyrin dan Farrel heboh.



" Sayang sini , kita pasangan senior gak boleh kalah . " ujar Farrel lalu mengecup singkat bibir Cyrin .



Sontak saja Farrel mendapat lemparan kotak tissu dari Bimo .



Sementara Cyrin hanya mengedikkan bahunya . Tersenyum pada Byanca untuk menyampaikan rasa bahagianya .



" Sirik aja . " ledek Farrel pada Bimo .



" Sayang , pokoknya kita gak boleh kalah langkah yah . Kita harus menikah secepatnya , oke . " Ujar Farrel membuat Cyrin hanya bisa geleng geleng kepala .



Hari itu keempatnya sangat menikmati kebersamaan mereka . Ada kesedihan dan penyesalan yang berhasil mereka bebaskan hari itu . Kini mereka siap berjalan kedepan untuk meraih kebahagiaan dengan orang yang tepat di sisi mereka .



.


.


.


.


.


"*Aku percaya ada kesempatan kedua dalam hidup dan sepertinya aku sedang memperjuangkannya, yaitu mendapatkan cintamu lagi*."


.


.


.


.


To be continue


\*\*\*\*\*\*\*\* kasih yang manis manis duluuuuuu sebelum yang sepeet sepeeett yahh.... like dan komennya dikit banget .... othor otw nangeeessss 😢😢😢😢\*\*\*\*\*\*

__ADS_1


__ADS_2