
Tiga hari sudah Farrel berada di Jepang . Komunikasi mereka semakin intens . Entah mengapa Cyrin merasa Farrel memberinya harapan untuk hubungan yang lebih dari yang semestinya terjalin diantara mereka .
Hari ini pekerjaan Cyrin lumayan banyak . Ia harus ke beberapa tempat untuk menemui kliennya .
Syukurnya semua berjalan lancar dan Ia berhasil mendapatnya kesepakatan kerjasama tersebut .
Hari sudah mulai petang saat Cyrin membelokkan mobilnya memasuki area parkir sebuah Mall .
Hari ini Ia berencana untuk membeli beberapa bahan makanan . Ada resep baru masakan yang ingin sekali Ia buat setelah melihat video memasak salah satu chef idolanya .
Namun Cyrin tetaplah sama pada wanita umumnya . Saat melintasi salah satu store pakaian dimana Ia menjadi member di sana , matanya menangkap salah satu koleksi terbaru yang sangat menarik perhatiannya .
Alhasil alih alih terus menuju supermarket , Cyrin beralih memasuki store tersebut . Dengan teliti Ia mengamati model serta detail motif dari pakaian yang tadi mencuri hatinya .
Setelah meminta bantuan karyawan store untuk mencarikan ukuran yang pas untuknya , Cyrin segera beralih ke kasir untuk membayar . Ia kembali mengingat tujuan awalnya ke Mall ini untuk apa .
Namun saat di kasir , seseorang menepuk bahunya pelan .
Cyrin berbalik dan ternyata orang itu adalah Mamanya Farrel .
" Kamu Cyrinda kan ? " tanyanya .
" Iya tante . Saya cyrin , bagaimana kabar tante ? " Balas Cyrin menyapa sambil mencium punggung tangan wanita paruh baya itu .
" Baik... kamu belanjanya sendirian ? Memangnya Farrel kemana ? Kenapa gak nemenin kamu ? " Tanyanya lagi .
Cyrin merasa aneh dengan pertanyaan Tante Anin . Mengapa menanyakan keberadaan anaknya pada dirinya dan juga dia siapa sampai Farrel harus menemaninya berbelanja .
Walaupun terasa aneh Cyrin tetap menjawab pertanyaan Ibu Anin , mamanya Farrel .
" Sepertinya Pak Farrel sedang ke luar negeri tante , kalau soal belanja saya seringnya sendiri . "
Kemudian ada seorang wanita paruh baya yang menghampiri Cyrin dan Ibu Anin ,
" Jeng Anin , yang lain sudah pada selesai belanjanya . Makan yuk . " ucapnya .
Bukannya menjawab pertanyaan temannya , Ibu Anin malah mengajak Cyrin ikut dengannya .
" Cyrin kalau belanjanya sudah selesai , ikut tante aja yah makan malam . Mau yah ? " Pinta Mamanya Farrel .
Cyrin sebenarnya mau menolak hanya saja Ia merasa sungkan.
" Boleh tante . " Jawanya singkat kemudian ikut berjalan bersama sekumpulan ibu ibu sosialita teman Mamanya Farrel .
Belum cukup keterkejutan Cyrin soal Mamanya Farrel yang ternyata tidak sendiri melainkan bersama beberapa rekannya , kini Ia makin terkejut saat Mamanya Farrel mengenalkan Cyrin sebagai wanita yang saat ini dekat dengan Farrel .
" Whaaattt ? Drama apa lagi ini . " batin Cyrin mendengar penuturan Ibu Anin .
Bahkan ada seorang teman Mama Farrel yang hampir saja mengenalinya . Katanya wajah Cyrin mirip dengan wajah anak temannya di Solo .
Sekitar 2 jam Cyrin bersama dengan kumpulan Ibu ibu itu , sampai akhirnya mereka semua selesai makan malam dan berpisah untuk kembali ke rumah masing masing .
Cyrin menemani Mamanya Farrel menunggu supirnya , namun sudah hampir 15 menit menunggu supirnya tak kunjung tiba karena terjebak kemacetan .
__ADS_1
Akhirnya Cyrin berinisiatif untuk mengantar beliau pulang .
Dengan mengendarai mobil BMW 520i miliknya , Cyrin melaju dengan kecepatam sedang menuju kediaman orang tua Farrel .
Di tengah perjalanan , mama Farrel menghubungi anaknya lewat panggilan video .
Sungguh Cyrin merasa sangat canggung , sedang Farrel disana terus saja tersenyum bahagia melihat kedekatan mamanya dan Cyrin .
Ke esokan harinya Cyrin mendapatkan bingkisan berbagai macam kue yang dikirimkan oleh Ibu Anin langsung kekantornya . Katanya untuk membalas kebaikan Cyrin yang sudah mengantarnya pulang kemarin .
Sedang Nino semakin gencar mendekati Cyrin . Ia bahkan tidak memedulikan lagi jika mereka sedang berada di perusahaan .
Contohnya ketika Cyrin , Byanca dan Marsha sedang makan siang di kantin perusahaan . Dengan santainya Nino ikut bergabung di meja ketiga wanita itu , untung saja Alvin sekertarisnya juga ikut serta .
Tapi bagi karyawan lain yang melihat hal itu adalah hal yang sangat luar biasa . Untuk melihat Nino berada ke kantin perusahaan saja sudah luar biasa , apa lagi sekarang mereka di suguhi pandangan CEO mereka sedang makan siang disana .
Olla semakin geram melihat kedekatan Cyrin dan Nino . Ia kesal karena rencananya memfitnah Cyrin kemarin tidak berhasil .
Olla mengambil beberapa foto Nino dan Cyrin yang sedang makan siang bersama di kantin perusahaan .
Dengan mengumpulkan foto - foto sebelumnya yang pernah Ia ambil , Ia berniat meminta bantuan dari Nyonya Wiguna atau Mamanya Nino .
Ia segera menghubungi Mamanya Nino setelah menyiapkan semuanya , dan mereka berjanji untuk bertemu sepulang kantor di sebuah restautan yang tak jauh dari perusahaan .
Malamnya , sesuai dengan waktu dan tempat yang telah mereka sepakati . Dua wanita berbeda usia itu bertemu di sebuah restauran .
" Tante .... apa kabar ? " Sapa Olla sambil mencium pipi kiri dan kanan Mama Nino .
" Baik . Kamu gimana kerjanya , betahkan ? "
Balas Mama Nino berbasa basi .
__ADS_1
" Harusnya sih aku bisa betah tan , tapi Kak Nino sering gak peduliin aku . Dia malah bertingkah seperti gak ngenalin aku . " Adu Olla .
" Kamu sabar yah sayang . Mungkin itu Nino lakukan agar kamu tidak menjadi bahan pembicaraan di perusahaan . " Komentar Mamanya Nino .
" Aku ngerti kok tante . Tapi yang ada sekarang Kak Nino malah di deketin sama wanita gak benar . Dan sepertinya Kak Nino mulai termakan hasutan wanita itu . "
" Wanita gak benar ? Kenapa bisa diterima di perusahaan ? "
" Dengar dengar sih itu karena Kak Nino sendiri yang nerima . " balas Olla mulai memfitnah Cyrin .
" Wanita gak benar gimana maksud kamu ? "
" Wanita ini tuh tan karyawan baru juga sama seperti Olla . Masih fresh graduate juga , tapi tante tahu dia tinggal di apartemen mewah , mobil dan barang barang yang di pakainya juga mewah mewah , sedang dia mengaku berasal dari keluarga yang biasa biasa saja . " Ucap Olla.
" Tante jangan kaget yah , hari pertama bekerja si Wanita itu malah datang ke kantor bersama Kak Nino . Kenapa coba mereka bisa bersama sepagi itu ? " Lanjut Olla lagi .
" Di kantor pernah beredar kabar jika dia itu seorang simpanan , makanya bisa pakai barang barang mewah . Tapi parahnya bukan si wanita itu yang di beri hukuman dari perusahaan , tapi orang yang membicarakan hal itu . Kebayang gak tante , gimana wanita itu sudah mencuci otak Kak Nino . " Ucap Olla makin memanasi Mama Nino .
" Nih tante lihat aja foto fotonya . " Ucap Olla lalu menyodorkan foto Cyrin yang sedang memasuki komplek apartemennya , foto Cyrin sedang mengendarai mobilnya , foto Cyrin yang memakai pakaian , jam tangan , tas dan sepatu mewah .
" Terakhir nih Tan , aku sendiri yang lihat dia mesra mesraan bareng pria yang nganter dia ke kantor . Nih fotonya . Aku udah tunjukin ke Kak Nino tapi dia gak percaya , malah mereka makin dekat . "
" Aku bukannya ngadu sama Tante , tapi aku hawatir sama Kak Nino . Jangan sampai Kak Nino hanya ingin dimanfaatkan saja oleh wanita itu . Coba deh tante yang ngomong sama Kak Nino . " Bujuk Olla .
" Memangnya siapa nama wanita itu ? " tanya Mamanya Nino .
" Cyrin... namanya Cyrinda . Kami satu tim di perusahaan . " Jawab Olla .
" Besok biar Tante ke perusahaan dan bicara sama Cyrin. Tante sendiri yang akan beri wanita itu pelajaran . " Ucap Mama Nino dengan emosi .
" Bagus Tante . Aku setuju . " Sambung Olla bersemangat .
" Ye ye ye ye , akhirnya kamu akan kena juga Cyrin . Makanya jangan kecentilan , kamu rasain akibatnya . " Batin Olla gembira .
.
.
.
.
.
" Pada umumnya, alasan mengapa orang lain membencimu adalah karena mereka menganggapmu sebagai ancaman, karena mereka membenci diri mereka sendiri atau karena mereka ingin menjadi sepertimu. "
.
.
.
.
__ADS_1
.
To be continue