Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku

Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku
Pembalasan Kepada Vicky


__ADS_3

Wanita di pangkuan Vicky itu melenguh menikmati ciuman di leher dan remasan di dadanya, badannya meliuk mengikutii sentuhan pria tampan yang kini tengah mencumbunya


..."Vira" ucap Vicky serak, kini tangannya sibuk membuka resleting baju wanita itu...


..."Saya Lidya Tuan, bukan Vira" jawab si wanita yang sudah terbuai hasrat...


Vicky seketika menghentikan serangannya lantas memandang wajah Lidya sebelum kemudian ia mendorong wanita itu dari pangkuannya, hingga Lidya jatuh terjungkal ke bawah sambil memekik


..."Siapa yang berani - beraninya mengizinkan kamu masuk ke kamarku dan menyentuhku, hah?" sentak Vicky, matanya nyalang menatap wanita yang tengah kesakitan itu...


..."Tuan yang tadi menyuruh saya untuk ikut kesini dan melayani Tuan" jawab wanita itu sambil meringis...


..."Aku ga mungkin menyentuh perempuan manapun selain Vira, apalagi perempuan rendah seperti kamu, keluar kamu ! Keluar!!" sentak Vicky lagi, jarinya menunjuk menghalau Lidya yang sedang berusaha bangkit berdiri...


..."pergi!" Teriak Vicky lagi...


LIdya membenarkan resleting bajunya yang telah terbuka, matanya menatap sengit wajah Vicky


..."Dasar gila!" Ucap Lidya sebelum berlalu meninggalkan kamar hotel yang ditempati Vicky...


Sepeninggal wanita itu Vicky kembali berteriak nyaring memanggil Theo yang berdiri menunggunya di luar kamar hotelnya


..."Ya Tuan" jawab Theo sambil menundukkan pandangannya, ia paham apa yang terjadi setelah wanita bayarannya itu meninggalkan kamar dengan wajah penuh amarah...


..."Apa kau waras Theo? Aku memintamu membawa Vira kesini, tapi kenapa kau malah membawa wanita panggilan itu, hah?" sentak Vicky...


..."Maaf Tuan, wanita tadi adalah wanita tercantik di club yang tadi Tuan datangi, Tuan yang meminta saya untuk mencarikan wanita yang mirip dengan Nyonya Vira, dan hanya wanita itu yang sedikit mirip dengan Nyonya Vira, Tuan" tutur Theo...


..."Bodoh kamu Theo! Apa kamu buta? Wanita itu sama sekali ga mirip dengan Vira istriku!" hardik Vicky lagi...


..."Dengar Theo, pokoknya aku ga mau tau, carikan Vira untukku dan bawa dia padaku!" Titah Vicky...


Theo menghela nafas dengan pandangannya yang masih tertunduk

__ADS_1


..."Maaf Tuan tapi itu tidak mungkin" ucap Theo membuat Vicky mendelik tajam padanya, Vicky lantas mendekati Theo dan menyambar kerah kemeja Theo...


..."Kamu berani membantahku Theo, hah?!" sentak Vicky dengan gigi yang gemeretak lantas melepas cengkramannya pada kerah kemeja Theo dengan kasar...


"Tuan saya mohon, tolong hentikan obsesi Tuan terhadap Nyonya Vira, Nyonya Vira sudah menikahi Tuan Alex, dan kita tidak mungkin melawan keluarga Tuan Alex, Tuan" tutur Theo memberanikan diri


..."Apa kau bilang Theo? Lancang sekali kau Theo, berani - beraninya kau membantahku dan kau bilang aku ga bisa melawan keluarga Alex? Apa kau lupa kalo aku sudah berhasil memisahkan Alex dan Vira, hah?" sentak Vicky lagi matanya menyalang dengan wajah memerah...


Theo kembali menghela nafasnya


..."Maaf Tuan, tapi berdasarkan informasi dari orang kita yang berada di bandara, Tuan dan Nyonya Alex beserta keluarganya baru saja pulang berlibur dengan menggunakan jet pribadi Tuan Alex, dan sepertinya mereka baik - baik saja, Tuan" ucap Theo sepelan mungkin, ia khawatir pada reaksi Vicky...


Vicky terhenyak, ia terpaku di tempatnya matanya memicing memastikan kebenaran di wajah Theo


..."Ga mungkin, ga mungkin Vira segampang itu memaafkan Alex, enggak!" ucap vicky tak percaya sambil menggelengkan kepalanya...


..."Maaf Tuan, sebaiknya sekarang Tuan fokus pada perusahaan, para pemegang saham yang lain mulai mempertanyakan kinerja tuan dan juga perusahaan yang semakin menurun" tutur Theo pada Vicky yang tengah berjalan mondar - mandir sambil menyugar frustasi rambutnya...


..."Denger Theo, aku ga peduli pada perusahaan, aku cuma peduli pada Vira, jadi aku ga mau denger omong kosong kamu tentang para pemegang saham itu, yang aku mau denger cuma tentang Vira, mengerti kamu Theo?!" tandas Vicky, hatinya memanas memikirkan Vira yang berlibur bersama Alex, bayangan Vira yang sedang disentuh Alex pun menghantuinya, membuat hatinya mendidih dan perih...


..."Theo, menurut kamu apa yang Vira lihat dari Alex?" tanya Vicky, matanya menatap Theo menanti jawabannya...


Theo mendongak sebentar sebelum ia kembali tertunduk lagi, dilema baginya. Jika ia menjawab jujur tentu Vicky tak akan terima, tapi tak mungkin juga ia berbohong karena pasti Vicky mengetahuinya, akhirnya Theo mmeilih bungkam seribu bahasa


..."Apa karena Alex punya jet pribadi seperti yang mereka pakai untuk liburan kemarin, iya?" cecar Vicky pada Theo...


Theo lagi - lagi menghela nafasnya, namun ia tetap hening


..."kalo begitu carikan aku jet pribadi Theo, yang persis sama dengan yang dimiliiki oleh Alex, aku akan buktikan pada Vira bahwa aku ga kalah sama Alex" titah Vicky, wajahnya sumringah merasa memiliki jalan atas kebuntuannya mendapatkan Vira kembali...


Theo terhenyak, perintah Vicky bukan main - main


..."Maaf Tuan, tapi harga jet pribadi milik Tuan Alex itu ratusan miliar, dalam kondisi perusahaan seperti ini sebaiknya Tuan tidak mengeluarkan uang dalam jumlah besar, dan lagi dengan membeli jet pribadi itu tentu Tuan akan kehilangan aset Tuan lagi, beberapa aset sebelumnya Tuan jual untuk membayar orang - orang Nona Sarah" tutur Theo lagi...

__ADS_1


Vicky mengepalkan tinjunya, Theo benar - benar membuatnya meradang


..."Lakukan perintahku Theo, jangan berani membantah! Segera beli jet yang sama persis dengan milik Alex, aku ga peduli kalau aku sampai harus menjual semua asetku, mengerti kamu Theo!" tandas Vicky pada Theo...


Theo dengan berat hati menganggukan kepalanya


..."Baik Tuan, segera saya laksanakan" ucap Theo yang lantas beranjak keluar dari kamar hotel Vicky...


Vicky beranjak mendekati cermin, lantas mematut dirinya disana, ia membetulkan dasi dan jasnya yang sedikit berantakan akibat cumbuannya tadi dengan Lidya, senyumnya terbit melihat pantulannya dirinya yang kelihatan tampan dan gagah, ia yakin dengan sedikit usaha lagi Vira lambat laun akan jatuh ke pangkuannya kembali, mereka pernah punya sejarah dan malah pernah punya anak, tentu Vira tak akan bisa melupakan dirinya begitu saja meskipun sekarang sudah ada Alex, batin Vicky.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


..."Sayang, udah" rengek Vira pada Alex yang masih saja mengukungnya, padahal sepagi ini mereka sudah melakukannya 3 kali bahkan tubuh polos mereka masih basah berpeluh...


..."Salah kamu" ucap Alex sambil menciumi dada Vira yang penuh jejak merah buatan Alex...


..."emang aku salah apa Mas?" tanya Vira serak, lagi - lagi ia terpancing permainannya Alex...


..."Salah kamu bikin aku ketagihan" tutur Alex sambil semangat memasuki Vira membuat wanita itu memekik, tangannya ******* - ***** rambut Alex, dan terjadilah lagi pergumulan kedua orang yang saling mencintai itu seolah tak akan ada esok hari. Alex baru berhenti menggerakan pinggulnya ketika ia telah mencapai pelepasannya bersamaan dengan pelepasan Vira....


Alex kemudian membaringkan tubuhnya disamping Vira yang terkulai lemas sambil mengecup - ngecup sayang puncak kepala Vira. Baru saja ia akan memejamkan matanya ketika ponselnya berbunyi nyaring, Alex meraih ponsel yang ia letakkan di atas nakas di samping tempat tidurnya, begitu ia melihat layar ponselnya ia beringsut bangun dan menyambar celananya di lantai lalu mengenakannya


...“Bentar ya sayang, ada telepon dari Francis, kamu tidur aja” ucap Alex pada Vira yang tengah mengawasi gerak - geriknya, Vira mengangguk sambil menyunggingkan senyum ia lalu memejamkan matanya...


Alex kemudian keluar dari kamarnya, sedikit menjauh memastikan agar Vira tak mendengarnya


...“Ada kabar Francis?” Tanya Alex pada Francis...


...“Selamat pagi Tuan, selamat datang kembali. Saya dan Umar sudah melaksanakan tugas yang Tuan berikan, semuanya sudah diatur sesuai dengan yang Tuan inginkan” ...


Alex tersenyum puas


...“Bagus, pastikan tak ada satu pun yang mendukungnya, bayar berapa pun yang mereka minta” tutur Alex...

__ADS_1


...“Baik Tuan” sahur Francis patuh...


...“Dan Francis, buat semuanya atas nama Vira” ucap Alex lagi yang lalu mengakhiri pembicaraannya dengan Francis. Senyum puas kembali menghiasi wajahnya yang tampan. Tak peduli apa pun yang harus dilakukan ia bertekad untuk membalas semua perbuatan Vicky pada Vira, namun kali ini harus Vira yang turun langsung, dan ia yakin Vira mampu melakukannya....


__ADS_2