
...“Lex, ah.. bukan disitu.. kurang tengah” rengek Vira pada Alex...
...“Oh maaf, kalo gini gimana.. udah terasa?” tanya Alex dengan sabar...
...“Kurang Lex, tengahan dikit lagi” titah Vira pada Alex...
Alex yang tak pernah memijat siapa pun seumur hidupnya dengan sabar memijat punggung calon istrinya itu
...“Pegel - pegel banget ya sayang?” tanya Alex prihatin pada Vira yang tak henti - hentinya meregangkan badannya...
...“Pegel banget yang, hari ini aku mesti fitting ama tiga desainer, belum lagi gladi resik” jawab Vira lesu...
Alex tersenyum geli
...“Maafin Mama yang terlalu antusias buat acara lamarannya ya sayang, kasian kamu” ucap Alex sambil mengecup bahu Vira kemudian memijat punggungnya lagi...
Vira menghela pelan nafasnya
...“Ga apa - apa sih Lex, tapi masa lamaran udah kayak resepsi nikahan sih yang? Pake ngundang seribu orang terus ganti baju nyampe beberapa kali, mana waktunya mepet lagi” keluh Vira sambil mengerucutkan bibirnya...
Alex antara gemas dan tidak tega melihat Vira
...“Eh sayang, gimana kalo kita ga usah pake acara lamaran? Kita langsung akad aja, kasian kan kamunya kalo nyampe harus repot lagi nyiapin buat acara akad, belum lagi buat acara resepsinya” tutur Alex ...
...“Emangnya boleh sama Mama?” tanya Vira balik, kini ia sibuk memijit - mijit lengannya...
...“Ya aku coba dulu ngomong sama Mama, siapa tau Mama bisa ngerti” ucap Alex lagi, kini ia malah sibuk menciumi tengkuk Vira ...
...“Alex, aku lagi pegel.. pijit lagi Lex, bukan malah nyiumin” protes Vira...
Yang diprotes tak mau tahu, ciumannya malah kemana - mana, kini bahu Vira yang jadi sasaran bibir Alex
Vira pasrah, tak bisa protes lagi.. ia biarkan Alex membalik tubuhnya pelan, kemudian langsung menciumi pipi Vira ketika mereka berhadapan
Alex tak puas, kini bibirnya mendarat sempurna di bibir Vira, ia mengecup bibir ranum Vira beberapa kali sebelum ia memagutnya dan **********, lidahnya tak dibiarkan menganggur, lidahnya menerobos mencari - cari lidah Vira untuk bertaut
Vira antara kesal dan memang menikmati, ia kini memagut Alex lebih liar, tangannya ia biarkan menarik leher Alex, sehingga ciuman mereka makin dalam, tangan Alex kini menjelajahi punggung Vira, mengelus - ngelusnya lembut awalnya, sampai tiba - tiba kaitan penutup dada Vira tahu - tahu terbuka
Vira makin kesal, modus Alex terbaca sudah. Vira melepas pagutannya sebelum lidahnya ia pakai untuk membasahi bibir bawah Alex, membuat nafas pria itu semakin memburu, Vira kemudian menggigit kecil bibir bawah Vira membuat Alex mengernyitkan keningnya dan melepaskan pagutannya
...“Nakal” ucap Alex pada wanitanya yang tengah terkekeh melihatnya...
...“Katanya mau nelepon Mama Lex” Vira mengingatkan...
...“Heeemm, iya aku telepon sekarang” ucap Alex sambil bangkit dan berjalan menuju meja di samping sofa tempat ia dan Vira duduk, ia lantas meraih ponselnya...
Alex menunggu beberapa saat hingga Mamanya menjawab teleponnya
...“Halo Lex, kenapa? Mama lagi sibuk banget ini” ujar Mamanya pada Alex, sayup - sayup terdengar Maryam yang tengah memerintah pada beberapa orang...
...“Mama lagi ngapain? Ada yang harus aku omongin” tanya Alex pada Ibunya yang terdengar masih sibuk ngobrol dengan orang - orang...
...”Halo Lex, iya kenapa tadi? Maaf Mama lagi sibuk nyiapin seserahan buat Vira Lex, banyak banget yang harus dibawa termasuk hadiah - hadiah dari keluarganya Mama sama Baba” jawab Mamanya...
Alex sedikit ragu menyampaikan keinginannya ketika mendengar Mamanya yang begitu antusias menyiapkan acara lamaran, tapi disisi lain Alex memang tak merasa acara lamaran itu perlu, ia ingin Vira segera menjadi istrinya
“Ma, gimana kalo aku sama Vira langsung akad aja? Ga perlu lamaran - lamaran segala” tanya Alex ragu
Mamanya hening sebentar, dan lalu terdengar helaan nafasnya
__ADS_1
...“Baba juga mikirnya gitu sih Lex, baru aja tadi pagi Baba ngomong sama Mama supaya langsung akad aja”...
Yes, Alex senang luar biasa ternyata sang Ayah mendukung keinginannya
...“Mama juga tadinya sebenarnya berpikir seperti itu Lex, tapi Mama jadi kepikiran soal keluarganya Vira”Lanjut Maryam yang membuat kening Alex berkerut...
...”Maksud Mama?” tanya Alex...
...“Gini Lex, apa Vira ga ada keinginan untuk mencari keluarga dari Ayah atau Ibunya? Bagaimana pun Vira itu harus punya wali nikah Lex, dan sebaiknya bukan wali hakim” tutur Maryam...
Alex hening mendengarkan, ia kemudian menoleh pada Vira yang sedang memijit - mijit kakinya sendiri
...“Tapi apa kamu sanggup nyari keluarganya Vira dalam waktu singkat gini?” Tanya Maryam...
Alex masih hening, ia teringat akan hal penting yang ia lupakan tentang Vira gara - gara ia sibuk membalas perbuatan Vicky
Ia lalu menarik nafasnya
...“Aku sanggup Ma” sahut Alex yakin...
Mama Maryam kemudian menghela pelan nafasnya
...“Ya udah, nanti langsung akad aja, ga usah lamaran - lamaran” ucap Maryam pasrah...
Senyum bahagia terbit di wajah Alex
...“Makasih Ma” ucap Alex pada Mamanya tercinta...
...“Iya, tapi janji ya nanti acara resepsinya terserah Mama” tandas Maryam...
...“Iya terserah Mama aja, Vira juga pasti setuju kok Ma” ucap Alex...
...“Nah gitu dong, ya udah Mama nerusin nyiapin seserahan buat akad nanti” tutur Maryam yang langsung mengakhiri pembicaraannya dengan Alex...
Alex kemudian beranjak mendekati Vira
...“Masih pegel sayang?” Tanya Alex, Vira mengangguk sambil merengut...
...“Sini aku pijitin lagi” ucap Alex seraya beringsut duduk dibelakang Vira...
...“Ntar dulu Lex, tolong pasangin lagi” pinta Vira sambil menyodorkan punggungnya ...
Alex paham, senyumnya merekah. Tanganny kemudian menelusup masuk ke dalam kaos Vira dan menyusuri punggung Vira yang lembut
...“Lex, cepet pasangin.. jangan dilama - lamain gitu!” Protes Vira...
Dan Alex seperti biasa tak mau mendengar, tangannya sekarang malah bergerilya ke bagian depan badan Vira
...“Alex!” Protes Vira lagi...
Tapi Alex malah beringsut merengkuh Vira dari belakang, tangannya mulai bergerilya di dada Vira
...“Alex, jangan” ucap Vira dengan suara yang serak...
Alex mana bisa distop, ia kini menciumi telinga Vira dan memainkan lidahnya disana, Vira mulai terhanyut, tangannya kemudian memegang ceruk leher Alex
...“Mau berhenti Vir?” Tanya Alex serak...
Vira menggeleng pelan
__ADS_1
...“Nakal” bisik Alex...
Alex menyibak rambut Vira, menciumi leher Vira yang putih, satu jejak merah ia tinggalkan
...“Tumben” ucap Vira heran...
...“Kamu masih harus banyak fitting maju, Mama sama Baba setuju kita langsung akad 5 hari lagi” tutur Alex, bibirnya masih mencecapi leher Vira...
Vira tersenyum lega
Alex dengan lembut membalik badan Vira, Vira beringsut mengikuti keinginan Alex, Alex lantas merebahkannya pelan di sofa
Mata Alex sudah berkabut, tanpa basa basi ia langsung mengungkung badan Vira, ia lalu memagut bibir wanitanya itu pelan
Jari Vira menjelajahi rahang Alex, membuat Alex meremang. Sesapan Alex di bibir Vira makin liar, ia bahkan membiarkan wanitanya itu terengah - engah. Ciuman Alex kembali turun ke leher Vira, ia juga memainkan lidahnya disana, belum juga puas Alex kemudian menyingkap kaos yang dipakai Vira ke atas, lalu menyingkap penutup bra yang kaitannya sudah terbuka oleh ulahnya tadi, dada Vira yang tanpa penghalang membuat Alex semakin kalap, ia menciuminya dan memainkan lidahnya disana
...“Lex” ucap Vira tertahan...
...“Boleh sekarang Vir?” Tanya Alex dengan nafas yang memburu...
...“Lex” ucap Vira pada Alex yang masih menyerangnya di dada...
...“Jawab Vir” Titah Alex tak sabar...
^^^“Jangan” singkat namun membuat Alex merengut^^^
Vira yang melihat wajah Alex terkekeh
...“Sabar, lima hari lagi” ucap Vira menghibur Alex ...
Alex kemudian bangkit, ia lalu membantu Vira untuk bangkit dan merapikan baju Vira yang berantakan
...“Lex” panggil Vira pada Alex ...
...“Iyaaaa Nyonya Alex” goda Alex...
...“Nyonya Alex?” Tanya Vira yang pipinya mulai merona...
...“Iya Nyonya Alex kan?” Jawab Alex...
...“Lima hari lagi Lex aku baru resmi jadi Nyonya Alex” tandas Vira...
...“Itu kan cuma itungan aja sayang, kalo kamu mau setengah jam lagi kita bisa resmi nikah kok” tutur Alex...
...“Terus bikin Mama sama Baba marah gitu?” Ucap Vira sambil mengerucutkan bibirnya...
...“Mereka ga akan marah kok kalo cepet - cepet dikasih cucu” goda Alex...
...“Aku kasih mereka cucu lima hari lagi” tandas Vira tak mau masuk jeratan Alex...
...“Lima ya sayang” ucap Alex sambil merengkuh tubuh Vira...
...“Apanya?” Tanya Vira...
...“Anak kita” jawab Alex, yang membuat Vira sontak melotot...
...“Kebanyakan Lex, nanti aku ga punya waktu buat ngurusin kamu” tutur Vira, ia kemudian menenggelamkan diri di dada Alex...
...“Kita bisa pake 10 pengasuh, kamu tetep harus fokus ngurusin aku” ucap Alex semaunya...
__ADS_1
Vira tak bergeming, nafasnya kemudian teratur. Alex mengeratkan pelukannya pada Vira yang kini tertidur di pelukannya.
I love you Vira, ucap Alex.