Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku

Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku
Permintaan Terakhir Vicky


__ADS_3

Tangis Vicky meraung - raung, tak sengaja ia melihat tayangan TV ketika salah satu perawat menyalakan TV untuknya, niat hati mau menghibur diri dari rasa sepi malah membuatnya lagi - lagi harus merasakan sakit hati. Entah kenapa tayangan pernikahan Vira - Alex tak henti - hentinya jadi berita, seolah sengaja menorehkan luka pada Vicky yang tengah menderita.


Para perawat mengelilingi Vicky mencoba menenangkannya, namun Vicky tak berhenti menangis, para perawat saling pandang tak mengerti apa yang Vicky tangisi


Hingga Diah datang setengah berlari menghampiri anaknya yang sedang menangis meraung - raung


...“Vicky, kamu kenapa lagi Nak?” Tanya Diah panik, tangannya mengelus - ngelus rambut Vicky yang basah karena keringat...


Vicky tak menyahut, ia sibuk meraung - raung.


...“Sus, ini anak saya kenapa?” Tanya Diah pada perawat yang ada disitu, baru ditinggal sebentar aja untuk membeli makanan Vicky sudah kambuh lagi...


...“Kami tidak tahu Bu, tiba - tiba pasien menangis” kata perawat itu, Diah berdecih kesal karena perawat tak becus menjaga Vicky ...


...Diah yang sadar akan penyebab tangisan Vicky kemudian beranjak untuk mematikan TV yang masih menyala, namun sekilas Diah melihat tayangan yang lagi - lagi membahas pernikahan Alex dan Vira, Diah memalingkan mukanya tak sanggup melihat bagaimana sekarang Vira bahagia dan diperlakukan sangat istimewa sementara anaknya begitu menderita...


...“Sus, saya kan udah bilang jangan biarin anak saya nonton TV” ucap Diah kesal, berkali - kali ia mewanti - wanti para perawat agar tidak membiarkan Vicky menonton TV yang sedang heboh - hebohnya membahas pernikahan Alex - Vira....


...“Baik Bu, maaf” ucap salah satu perawat yang lalu segera mematikan TV tersebut dan kemudian pamit keluar dari ruangan Vicky...


Diah menatap anaknya yang sekarang terisak, tangannya yang sudah tak terikat ia pakai untuk memeluk foto pernikahannya dan Vira yang ia minta bawakan pada Diah, badannya yang kian kurus kini meringkuk


...“Vicky, sudah ya nak nangisnya, itu kan Vira sudah sama kamu” ucap Diah pada anaknya, mau tidak mau ia mengikuti skenario Vicky yang memperlakukan foto Vira seolah Vira nyata...


Vicky menoleh pada Ibunya


...“Vira disini, tapi kenapa Vira sama Alex Mi?” Tanya Vicky lirih...


Diah menghela pelan nafasnya

__ADS_1


...“Ga apa - apa itu Vira yang lain, Vira punya kamu itu ya Vira yang lagi kamu peluk Nak” ucap Diah, hatinya menjerit memperlakukan anaknya sendiri seperti orang gila...


Vicky terdiam sesaat, ia kemudian menatap lekat foto yang tengah diembannya


Praaaang…


Foto itu ia lempar begitu saja dan menghantam dinding membuat kacanya pecah berantakan


...“Itu bukan Vira Mi!” Sentak Vicky pada Ibunya...


...“Vira disana!” Katanya sambil menunjuk TV yang sudah mati...


Diah diam ia kini serba salah, tak tahu mau berbuat apa


...“Mi, Mami sayang kan sama aku?” Ucap Vicky pada Ibunya, ia lalu meraih tangan Ibunya dan ia tangkupkan ke pipinya yang basah...


...“Iya nak, Mami sayang banget sama kamu” ucap Diah, air matanya luruh...


...“Aku cuma minta satu Mi, dan ini permintaanku yang terakhir, aku ga akan minta apa - apa lagi setelah ini, aku janji” tutur Vicky, Diah mengangguk, bibirnya bergetar menahan tangis yang kian berderai ...


...“Tolong bawa Vira kesini Mi, aku mohon” ucap Vicky sendu...


Diah hening, permintaan anaknya ini sungguh sulit baginya tapi Diah tak tega menolaknya


...“Mi” ucap Vicky...


...“Iya Nak, iya, Mami akan bawa Vira kesini” ucap Diah sambil mengusap - ngusap sayang kepala anaknya...


...“Janji Mi?” Tanya Vicky ...

__ADS_1


...“Janji” jawab Diah mantap...


...“Sekarang kamu makan dulu ya Nak” ucap Diah sambil mengusap kasar air matanya dan meraih nampan berisi makanan di atas meja samping tempat tidur ...


...“Iya Mi” ucap Vicky sumringah, Diah terbelalak, sudah 3 hari ini Vicky tak mau makan sama sekali, dan hari ini hanya karena ia janji akan membawa Vira bersamanya semangat Vicky kembali lagi. Hati Diah tersayat - sayat, ia menyesal setengah mati kenapa dulu sampai menyakiti Vira hanya gara - gara status sosialnya hingga Vira memilih pergi, padahal Vicky ternyata sangat mencintai Vira, semangat hidup Vicky ada di tangan Vira. ...


Seandainya waktu bisa terulang kembali tentu Diah tak akan pernah memandang rendah Vira meskipun status sosialnya rendah dan bukan keponakan seorang Sultan, Diah lemas, ia lalu luruh ke lantai dan menangis sesenggukan disana, sementara Vicky seolah tak peduli ia sibuk senyum - senyum sendiri membayangkan Vira datang dan memeluknya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Di tempat lain para sepupu - sepupu Diah tengah berkumpul, gurat wajah mereka sarat akan kebingungan, sampai saat ini mereka belum berhasil menghubungi kesultanan untuk meminta pertemuan dengan Kanjeng Sultan...


...“Duh ampun, kalo tau si Vira itu keponakannya Kanjeng Sultan kan ya dari dulu kita terima dia” ujar Sri sambil menatap layar TV yang memperlihatkan acara tebar berkat Kanjeng Sultan...


...“Udah lah Sri, yang penting sekarang gimana kita bisa ketemuan sama Kanjeng Sultan dan minta tolong sama beliau supaya ngomong ke Alex buat menyelamatkan perusahaan kita” tutur Ningsih sewot, hatinya terbakar melihat orang yang selama ini ia rendahkan yaitu Vira ternyata bukan orang sembarangan...


...“Ningsih, ini ada kabar dari kesultanan!” Pekik Bagas, wajahnya sumringah menunjuk - nunjuk layar ponselnya...


...“Gimana katanya Mas, apa kita bisa ketemuan sama Kanjeng Sultan?” Tanya Murni...


...“Bisa Mur, ini kita diundang ke acara makan malam keningratan di hotel miliknya Al - Maktoem” ucap Bagus Sumringah, ia bolak balik melihat undangan resmi kesultanan yang dikirim via emailnya, Ningsih penasaran menyambar ponsel Bagas dan memindai undangan tersebut, senyum lega muncul di wajahnya...


“Iya bener, itu undangan resmi kesultanan, aku tau karena beberapa kali aku pernah diundang ke acara keningratan oleh kesultanan” tutur Ningsih bahagia


...“Apa ku bilang, mau bagaimana pun kita tetep dianggap, wong kita ningrat kok, Kanjeng Sultan pasti tetep nganggep kita” tandas Asri...


...“Ya iya lah, makanya kita nyampe diundang ke acara kesultanan, nah nanti begitu nyampe disana, kita bicarakan masalah pencekalan Alex terhadap bisnis - bisnis kita, nanti kita minta Kanjeng Sultan buat ngomong ke Alex untuk mengembalikan kondisi perusahaan kita seperti dulu, kalo perlu kita minta ganti rugi” tandas Bagus...


...“Ah iya Mas, pinter kamu, nanti kita minta ganti rugi yang banyak sama keluarganya Alex, biar bisnis kita tambah gede, kalo bisa kita minta hotelnya aja atau resortnya gitu” ucap Ningsih dengan mata yang berbinar - binar, sepupunya yang lain mengangguk senang. Siapa yang tak mau mendapatkan hotel Alex, 1 hotel Alex bisa mempunyai ribuan kamar, kalau masing - masing dari mereka mendapatkan 1 hotel milik Alex, makan sudah dipastikan kekayaan mereka akan lebih banyak dibanding Diah. ...

__ADS_1


Para sepupu itu pun kemudian sibuk membahas baju yang akan dikenakan hingga akan seperti apa mereka ketika bertemu Vira, wanita yang selama ini mereka anggap sebagai bala yang perlu dimusnahkan.


__ADS_2