Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku

Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku
Babymoon


__ADS_3

Setelah kejadian di rumah Gayatri Vira lebih banyak diam, entah kenapa hatinya justru tak merasakan kedamaian meskipun dendamnya pada Utari sudah terbalaskan


Vira menghela nafasnya, hari masih siang ketika ia kini tengah berada di balkon dan menatap gunung Mont Blanc yang berdiri kokoh di depannya. Ciuman di tengkuk Vira dan pelukan Alex dari belakang menyadarkannya


...“Kamu kenapa sayang?” Tanya Alex yang kini menciumi pundak Vira...


...“Mas, bisa ga kita move on dari masa lalu aku?” Tanya Vira, tangannya menangkup wajah Alex...


...“Maksud kamu?” Tanya Alex, ia mengurai pelukannya dan beranjak berdiri di depan Vira ...


...“Aku ga mau kita balas dendam lagi sama siapa pun Mas, udah cukup. Aku cuma ingin nikmatin waktu aku sama kamu, dan fokus sama kehamilan anak kita” tutur Vira...


Alex menatap wajah cantik istrinya yang kini sendu, ia lantas meraih Vira dan memeluknya hangat


...“Ya udah kalo itu yang kamu mau dan bikin kamu happy, mulai sekarang kita fokus pada rumah tangga kita dan kehamilan kamu ya” ucap Alex pada Vira, bibirnya mengecup pucuk kepala Vira...


Vira menenggelamkan kepalanya di dada bidang Alex, menghirum aroma parfum Alex yang selalu membuatnya nyaman


...“Kamu mau kemana lagi sekarang, mau di hotel aja apa mau jalan - jalan?” Tanya Alex lagi ...


...“Jalan aja yuk Mas, aku mau ke Zurich lagi, tadi ga sempet jalan - jalan sama Mama” ucap Vira sumringah...


...“Emang kamu ga capek Vir bolak balik, ga bahaya kan buat kandungan kamu?” Tanya Alex lagi...


...“Aku lagi pengen kesana Mas, tadi waktu kesana sama Mama ternyata banyak tempat yang bagus - bagus” tutur Vira lagi...


...”Mau belanja di Bahnhofstrasse?” Tawar Alex pada Vira...


...“Ga pengen belanja, baju dan tas baruku masih selemari penuh, aku pengen jalan - jalan aja sama kamu, gandengan tangan, terus makan gitu kayak orang pacaran” tutur Vira polos, mana tahan Alex melihat kepolosan istrinya itu, tanpa basa basi ia langsung saja mengecup bibir manis istrinya, Vira tersenyum sebelum kemudian ia balas mengecup bibir Alex, kini bibir mereka berpagut hangat, danau Jenewa dan gunung Mont Blanc menjadi saksi perasaan mereka yang semakin kuat. ...


Setelah acara cumbuan - cumbuan mesra antara mereka, Alex dan Vira pun berangkat ke Zurich. Hanya berdua saja dan segambreng bodyguard tanpa Maryam, Baba, Kanjeng Sultan, Permaisuri, Romo dan Wening yang ikut serta ke Swiss.


Alex dan Vira berjalan - jalan saja di Bahnhofstrasse, meskipun beberapa kali Alex tiba - tiba saja berbelok ke butik desainer dunia dan membelikan Vira sesuatu tanpa Vira bisa menolaknya, alhasil kini tangan para bodyguard penuh oleh jinjingan belanjaan Vira. Vira hanya menggeleng - gelengkan kepalanya saat Alex mengabiskan miliaran rupiah hanya untuk sekali belanja.


Menjelang malam Alex dan Vira mampir di restoran, perut mereka yang sudah keroncongan membuat mereka kini fokus pada santapannya masing - masing. Baru saja Vira hendak bicara pada suaminya ketika dua orang perempuan cantik menghampiri Alex, Vira tahu betul siapa mereka, dua model papan atas yang kerap wara wiri di majalah atau televisi, salah satunya bahkan tengah digosipkan dengan penyanyi laki - laki internasional yang tampan.


Alex tampak hangat menyambut dan berbicara dengan mereka, jelas terlihat bahwa mereka sudah kenal cukup lama, saat perbincangan mereka salah satu model tersebut beberapa kali dengan sengaja menyentuh lengan Alex, meskipun Alex tak lupa mengenalkan Vira pada mereka, tapi tetap saja Vira merasa jengah dibuatnya, entah karena cemburu atau memang karena kedua wanita itu tampak mencari perhatian Alex.


Vira bernafas lega setelah kedua perempuan itu beranjak pergi, namun baru saja mereka bisa kembali duduk bersama, kejadian yang sama terulang. Kali ini artis papan atas dunia yang menyambangi Alex, wajahnya sumringah melihat suaminya itu, seperti tadi Vira juga tak lupa dikenalkan pada artis tersebut, Alex berbincang agak lama dengannya yang lagi - lagi membuat Vira tak nyaman dengan interaksi antara suaminya dan wanita itu.


Kejadian yang sama terus berulang, entah hari itu ada acara apa atau hanya kebetulan saja sehingga banyak kenalan Alex yang tiba - tiba datang dan menyapa Alex, dan semuanya perempuan.


Vira menangkup wajahnya saja melihat Alex yang kini tengah bicara dengan seorang penyanyi dunia yang tengah naik daun, meskipun sependengeran Vira pembicaraannya hanya tentang hal - hal umum saja , tapi mood Vira rusak sudah. Acara makan malam yang ia bayangkan bisa romantis nyatanya justru menjadi berantakan membuat hati Vira kesal, apalagi kini ia tengah menghadapi mood swing akibat kehamilannya,


Satu hal yang Vira sadari, ternyata suaminya itu jauh lebih terkenal dari yang ia tahu, teman - temannya yang datang menyapanya tadi saja bukan orang - orang biasa, rata - rata artis papan atas dunia. Tak urung, Vira tergelitik untuk mengetahui masa lalu Alex yang belum pernah ia tanyakan sebelumnya


...“Diantara semua temen kamu tadi ada yang mantan pacar kamu Mas?” Tanya Vira pada Alex yang baru saja duduk kembali...


Alex mengangguk ragu sebelum kemudian ia menenggak minumnya


...“Yang mana?” Tanya Vira penasaran...


Alex hening, ia khawatir istrinya tersinggung. Namun itu justru membuat Vira semakin penasaran


...“Yang model itu tadi?” Tanya Vira menelisik...

__ADS_1


Alex menangguk pelan


...“Kalo yang artis tadi?” cecar Vira lagi...


Dan lagi - lagi Alex mengangguk


...“Terus yang penyanyi barusan?” Tanya Vira...


Kali ini Alex menggeleng


Vira menghela nafasnya


...“Wah ternyata mantan kamu banyak ya Mas” ucap Vira sambil terkekeh...


Alex lega mengetahui istrinya tak marah seperti sangkaannya, bibirnya menyungkingkan senyum


...“Ada mantan lain selain mereka?” Pertanyaan Vira yang ini membuat ekspresi Alex berubah...


Ia lantas berdehem dan memindai menu di depannya seolah tak ingin menjawab pertanyaan Vira.


Vira memindai wajah suaminya yang menawan, wajar saja sih jika banyak perempuan yang menginginkan Alex, selain rupawan dompet Alex juga super tebal, belum lagi latar belakang keluarganya yang terhormat, pembawaan Alex yang santun dan ramah pada siapa pun makin membuat daya tarik Alex semakin besar.


Alex mendongak dan memicingkan matanya ketika menyadari istrinya tengah menelaah dirinya


...“Mikirin apa sayang?” Tanya Alex lembut...


...“Aku penasaran berapa banyak mantan Mas yang Mas ga ceritain sama aku” goda Vira...


...“Ga usah dibahas sayang, kita lagi babymoon” sahut Alex jengah...


...“Tapi aku pengen tau Mas, masa ga boleh” ketus Vira ...


Dasar memang Vira tengah mood swing, kini ia malah cemberut, Alex serba salah dibuatnya


...“Ya udah kamu mau nanyain apa?” Ucap Alex, tangannya terulur menggenggam erat tangan Vira...


...“Ada mantan kamu selain yang aku tau?” Tanya Vira penasaran...


...“Ada” sahut Alex singkat, matanya tetap fokus pada menu makanan entah apa yang dicarinya lagi padahal makanan sudah memenuhi meja mereka...


...“Siapa Mas?” Tanya Vira penasaran...


Alex mendongak dan menatap Vira


...“Maaf kalo kedatangan teman - temanku tadi membuat kamu ga nyaman, harusnya aku ga ngajak kamu kesini. Aku lupa kalo banyak temanku yang sering belanja disini, apalagi pas musim liburan gini” tutur Alex...


Vira manyun saja, ia memang kesal karena acara makan malam yang ia bayangkan romantis berakhir dengan dia duduk sendiri dan menonton suaminya sibuk ngobrol dengan teman - temannya


...“Sayang, maaf” tutur Alex lagi kali ini wajahnya memelas...


Vira mereda kini senyumnya mengembang


...“Ya udah, tapi besok kita jalan - jalan ke danau Zurich ya, dan berdua aja tanpa bodyguard. Aku ga mau jadi pusat perhatian terus kayak tadi Mas” rajuk Vira...


...“Siap” ucap Alex sambil mengecup punggung tangan istrinya itu...

__ADS_1


Makan malam yang tadinya berantakan kemudian Alex perbaiki, beruntung waktu belum terlalu malam sehingga Alex masih bisa membooking satu restoran hanya untuk dia dan Vira, paling tidak untuk mengurangi rasa kesal Vira dan mengembalikan senyum cantik istrinya itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Khawatir Vira kelelahan karena esok harinya mereka akan ke danau Zurich akhirnya membuat Alex memutuskan untuk menginap di hotel miliknya di sekitar Bahnhofstrasse, Vira tercekat ketika mengetahui bahwa Alex memiliki properti mewah di kawasan pusat belanja termahal di Eropa itu. Tak heran jika Alex diincar banyak wanita papan atas, Alex memang gambaran pria yang nyaris sempurna.


Baru saja Alex menutup pintu kamar hotelnya, ketika tangannya meraih tangan Vira yang hendak beranjak


...“Kenapa Mas?” Tanya Vira kaget...


...“Aku suka kalo kamu cemburu” ucap Alex, sambil menarik lembut Vira ke dalam pelukannya...


...“Aku ga cemburu kok” sewot Vira...


...“Aku ga yakin” timpal Alex...


...“Beneran ga cemburu, kesel doang dan itu bawaan bayi Mas” tutur Vira malu - malu...


...“Beneran ga cemburu?“ tanya Alex lagi...


...“Siapa yang harus aku cemburuin coba? Kan mantan pacar kamu banyak, bisa habis waktuku cuma buat cemburu sama kamu” cerocos Vira...


Alex terkekeh


...“Tuh kan cemburu” tuduh Alex lagi...


...“Ih kok maksa sih Mas, kamu seneng ya kalo aku cemburu?” Sewot Vira lagi...


...“Seneng dong, artinya kamu bisa ngerasain apa yang aku rasain” tutur Alex...


Vira mengurai pelukannya


...“Maksudnya?” Tanya Vira, keningnya mengkerut menatap Alex...


...“Itu yang aku rasain saat kamu ngobrol sama Bram, Salim, atau bahkan Vicky” tutur Alex sendu...


Vira menghela nafas, ia tangkupkan tangannya di wajah Alex


...“Aku juga ga mau Mas ngobrol sama mereka kalo bukan karena terpaksa” tutur Vira, ie kembali menenggelamkan kepalanya di dada bidang Alex, Alex merengkuh Vira hangat...


...“Ya udah pokoknya mulai sekarang kita lepas dari masa lalu kita masing - masing ya, ga perlu ngebahas lagi atau berurusan dengan masa lalu kita” ucap Alex yang diamini oleh Vira...


...“Sekarang ga akan ada siapa pun yang bisa misahin kita kan Mas?” Tanya Vira...


...“Ga ada sayang, ga bakalan sanggup juga” ucap Alex yang kemudian menciumi puncak kepala Vira...


...“Janji?” Tanya Vira lagi...


...“Janji” jawab Alex mantap, semantap ia yang lantas mengemban istrinya dan membaringkannya di tempat tidur mereka, Vira sudah tahu kemana Alex akan berlanjut itu dengan cepat membantu Alex membuka semua yang melekat pada tubuhnya, Alex kalap melihat tubuh istrinya yang sudah polos, ciuman bertubi - tubi Alex di badannya membuat Vira meremang dan melenguh...


Tak kuasa menahan hasrat, Alex lekas membuat dirinya sendiri polos. Awalnya ia menciumi hangat bibir istrinya hingga mereka kemudian saling *******, Alex lantas menciumi leher dan merayap turun hingga ke dada Vira, ia lalu bermain - main dengan bibir dan lidahnya disana, membuat badan Vira menggelinjang. Puas bermain di dada Vira Alex lantas membuat dirinya siap untuk memasuki Vira, dan dalam satu hentakan mereka berdua menyatu, lenguhan mereka memenuhi kamar itu, Alex semangat menghentak meskipun ia harus hati - hati karena kandungan istrinya yang semakin besar, perut istrinya yang mulai membuncit dan dadanya yang membesar membuat Vira terlihat lebih sexy di mata Alex


...“Jangan cemburu sayang, aku cuma milik kamu” ucap Alex serak sambil menghentakan pinggulnya...


Vira tak menyahut, ia sibuk menggigiti bibir bawahnya menikmati sensasi yang diberikan Alex, tangannya memegang pinggang Alex membantu suaminya itu mengarahkan miliknya memasuki sesuai dengan yang Vira inginkan.

__ADS_1


Vira menatap mata suaminya yang mengabut, gerakan pinggul Alex membuat Vira mendesis dan melenguh, apalagi ketika Alex memainkan lidah di dadanya, mulut Vira sampai terbuka tertutup, entah sudah berapa kali ia mencapai pelepasannya. Sudah hampir setengah jam mereka melakukannya hingga akhirnya Alex memekik mencapai pelepasannya, dahinya yang berpeluh ia tempelkan di dahi Vira yang juga basah.


Alex lantas menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka yang polos, mereka lantas saling memeluk erat sebelum keduanya terpejam dan kemudian terlelap.


__ADS_2