
...Alex dan Vira beserta 2 orang bodyguard menaiki lift menuju helipad, disana sudah ada Francis dan Umar serta beberapa karyawan hotel yang menunggu, baling - baling helikopter membuat rambut Vira yang tergerai melambai indah terbawa angin, Alex yang melihat betapa cantik wanita dambaannya memeluk pinggang Vira dan membimbingnya menaiki helikopter ...
Vira duduk disusul oleh Alex dan kedua bodyguard mereka, seorang bodyguard menyodorkan headphones kepada Alex, Alex memakaikannya pada Vira dan kemudian memakai untuk dirinya sendiri, Francis dan Umar serta karyawan hotel lainnya mengangguk patuh pada Alex ketika helikopter mulai naik dan terbang
Hamparan kebun teh yang luas terlihat bak permadani hijau dari udara, helikopter itu bergerak menyusuri perkebunan teh yang luas.
Tak ada yang berbicara selama perjalanan, selain karena bisingnya suara baling - baling helikopter, saat ini baik Vira maupun Alex sedang hanyut pada perasaannya masing - masing ketika tangan mereka saling menggenggam
Alex dan Vira bagaikan sepasang kekasih yang memadu cinta dan sedang hanyut terbawa gelora asmara
Beberapa saat kemudian helikopter menurun hendak mendarat mendekati sebuah peternakan kuda yang sangat luas.
Helikopter mendarat sempurna di helipad peternakan tersebut, 2 orang bodyguard turun dan segera memindai kondisi di sekeliling mereka
Vira dan Alex dipersilakan turun dari helikopter begitu para bodyguard yakin kalau tempat itu aman
Begitu turun beberapa orang tengah berjejer rapi menanti kedatangan Alex
Alex berjalan tanpa melepas genggaman tangannya pada Vira
Satu orang pria separuh baya yang terlihat necis mendekati Alex
Alex kemudian menjabat tangan orang tersebut dengan ramah dan hangat
Setelah berbincang sebentar Alex dan orang tersebut kemudian berjalan diikuti oleh orang - orang yang menunggu Alex tadi
Vira mengikuti Alex dengan patuh di belakangnya
Beberapa saat kemudian rombongan tiba di sebuah lapangan dimana ada beberapa kuda yang tengah tenang memakan rumput, ada juga kuda yang sedang ditunggangi dan berlari pelan sesuai titah penunggangnya
...“Sebentar ya, aku mau menemui Alexa” ujar Alex pada Vira ...
...“Alexa? Siapa itu?” Batin Vira...
Alex terlihat mendekati seekor kuda hitam yang tinggi besar yang tengah dipakaikan pelana oleh seseorang
...“Alexa sudah siap?” Tanya Alex pada orang yang berada di depannya...
...“Sudah Tuan, silakan” jawab orang tersebut sambil mengangguk hormat...
Alex kemudian memijakkan kakinya di sanggurdi pelana itu, perlahan - lahan kemudian Alex mendudukkan dirinya diatas pelana kuda, Alex tampak sangat gagah dan menawan di atas kuda tersebut, CEO muda itu bak pangeran yang tengah menduduki kudanya
Vira memandang kagum pada Alex, Alex terlihat sudah mahir menunggangi kuda, semua orang di sekitar situ kompak menghentikan kegiatannya dan memilih menyaksikan seorang laki - laki rupawan yang tengah menunggang kuda
Alex mendekati tempat dimana Vira berdiri mengamatinya
...“Vir, kamu bisa naik kuda?” Tanyanya pada Vira dari atas kuda...
...“Tidak Tuan” jawab Vira sambil menggeleng...
...“Naik yuk, saya ajarin kamu menunggangi Alexa” ujar Alex, mengetahui bahwa Alexa adalah seekor kuda entah kenapa hati Vira merasa lega...
Vira mengangguk patuh, seorang karyawan peternakan yang berada disitu dengan sigap membantu Vira naik ke atas kuda, kini Vira duduk tepat di depan Alex, dada Alex yang bidang menempel di punggung Vira
...“Pegang tali kelananya Vir” Titah Alex...
Vira patuh ia kemudian memegang tali kelana kuda itu, Alex yang mengendalikan Alexa juga memegang tali kelananya
Kuda jalan perlahan sesuai kendali Alex, jantung Vira dag dig dug merasakan begitu dekat ia dengan Alex sekarang
Meskipun bukan yang pertama buat Vira bersentuhan dengan Alex, tapi tetap saja berdua bersama pria itu di atas kuda membuatnya merasa tak karuan
Setelah dirasa Vira sudah cukup beradaptasi, Alex mulai memacu kudanya untuk berlari lebih kencang
Kedua orang yang tengah menunggang kuda itu menyedot perhatian semua orang yang ada di peternakan, dua orang rupawan tengah berada di atas kuda bagaikan adegan dalam sebuah film
Alex memacu kudanya menjauhi kerumunan orang tersebut menuju jalan setapak di sekitar peternakan
__ADS_1
Alexa sang kuda berlari dengan gagahnya, membawa Alex dan Vira diatas tubuh besar dan tingginya
Hingga Alex mengendurkan pacuannya, membuat Alexa kini hanya berjalan tenang di antara pepohonan rindang
...“Perkenalkan, ini Alexa.. saingan kamu” bisik Alex di telinga Vira...
...“Maksudnya Tuan” tanya Vira tak mengerti...
...“Alexa membuat saya jatuh cinta pertama kali saatmelihatnya beberapa hari yang lalu, sama seperti saya langsung jatuh cinta ketika melihat kamu” tutur Alex yang sukses membuat pipi Vira merona...
Alex menyibak rambut Vira ke samping dengan tangannya, menampilkan leher putih Vira
Ia kemudian menciumi leher wanita cantik itu membuat mata Vira terpejam menikmati kecupan - kecupan Alex di lehernya, Alex bahkan meninggalkan tanda cintanya disana
...“Vir” ucap laki - laki tampan itu...
...“Ya” jawab Vira sambil menoleh ke belakang...
Bibir merah Alex mendarat di bibir sexy Vira, menyesapi bibir Vira pelan - pelan, ********** dengan sangat lembut
...“Saya ga ingin berhenti Vir” ujar Alex lirih...
...“Kalau begitu jangan” jawaban yang beberapa detik kemudian Vira sesali karena membuat Alex memagut bibirnya lebih liar ...
Beberapa tanda kemerahan Alex tambahkan lagi di leher Vira
...“Tuan” ...
...“Ya” jawab Alex sambil melanjutkan aktivitasnya menciumi leher Vira ...
...“I-itu merah - merahnya gimana nyembunyiinnya?” Tanya Vira polos yang sukses membuat Alex terkekeh...
...“Aku tidak keberatan orang lain melihat hasil karyaku pada wanitaku sendiri” goda Alex sambil tersenyum namun membuat jantung Vira serasa melompat dari tempatnya...
...“Tu - Tuan” ucap Vira...
...“Ya” balas Alex yang tak juga berhenti menikmati leher Vira...
...“Kita makan siang yuk” ajak Alex pada Vira...
...Vira mengangguk patuh...
...Kuda kemudian dipacu lagi menuju ke peternakan ...
Beberapa saat kemudian sesampai di peternakan, beberapa orang membantu Alex dan Vira turun dari kudanya
Tidak lama seorang bodyguard mendekati Alex
...“Tuan, mobilnya sudah siap” ujarnya, Alex mengangguk...
Setelah berbicara sebentar dengan pemilik peternakan, Alex pamit dan kemudian menggandeng tangan Vira meninggalkan peternakan
...“Alexa dititipkan disini Tuan?” Tanya Vira ...
...“Alexa tinggal disini, nanti kapan - kapan kita kesini lagi ya, nanti saya beliin kamu kuda untuk dipelihara disini” ...
...“Tidak usah Tuan, saya tidak perlu” ...
...“Perlu Vir, kamu harus nemenin ketika saya berkuda” ujar Alex...
...“Saya akan sering kesini, karena tadi pagi saya udah membeli tempat ini, dan saya pengen setiap kali saya kesini kamu ikut!” Tutur Alex yang sukses membuat Vira melongo dan tak berani menduga berapa banyak uang yang dimiliki laki - laki itu...
2 mobil Mercy jenis SUV telah terparkir rapi di pekarangan peternakan
Kedua bodyguard membukakan pintu mobil untuk Vira dan Alex
...“Tuan mau nyetir sendiri?” Tanya Vira heran menyadari bahwa mereka duduk di kursi kemudi...
__ADS_1
...“Iya, saya kan mau pacaran sama kamu, saya ga mau diganggu sama siapa pun” goda Alex ...
...“Tuaaaaaaann” ucap Vira dengan tersipu malu...
Alex kemudian mengemudikan mobilnya dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya, para bodguard setia mengekori mobil Alex di belakangnya
Alex sesekali menggenggam tangan Vira yang disambut oleh Vira hingga jari mereka bertaut, membuat senyum Alex semakin berkembang
...“Vir, setelah makan siang saya mau ngajak kamu untuk survey resort dekat pantai, rencananya saya mau akuisisi kalau memang sesuai standar perusahaan saya. Perjalanannya jauh, jadi mungkin kamu tidak bisa pulang malam ini” ...
...“Kamu kabarin keluarga kamu ya” ...
...“Francis dan Umar udah ada disana”...
...“baju - baju untuk nutupin hasil perbuatan saya juga udah dikirimin” ucap Alex sambil tersenyum jahil...
...“Tu - Tuan” muka Vira memerah, ia langsung menunduk malu ...
Alex yang sekilas melihat itu membelai pipi halus Vira
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Vira baru saja mengabari Tuti bahwa malam ini ia tidak akan bisa pulang karena ada pekerjaan diluar, Tuti bertanya macam - macam membuat Vira fokus pada layar ponsel untuk menjawab pertanyaan Tuti yang bertubi - tubi. ...
...“Vir” ...
...“Ya Tuan” ucap Vira sambil memasukkan ponselnya ke dalam tasnya...
Alex tiba - tiba menepikan mobilnya di pinggir jalan yang sepi, ia menarik wajah Vira dan memagut bibir Vira yang masih terpaku
Para bodyguard yang sigap turun mendekat, seketika mundur melihat kegiatan Tuannya di dalam mobil
Alex memagut bibir Vira tanpa memberikan Vira kesempatan untuk bernafas, membuat wanita cantik itu gelagapan
Setelah puas membuat Vira terengah - engah, Alex melepaskan pagutannya dan memandang netra Vira lekat
...“Jangan pernah mengacuhkan saya” ucap Alex penuh penekanan...
...“Ba - Baik Tuan” sadar akan kesalahannya tadi yang terlalu fokus pada ponselnya Vira sekarang hanya bisa pasrah mendapat kemarahan Alex untuk yang pertama kalinya...
...“Maaf Tuan, tadi saya hanya mengabari keluarga saya di rumah” jelas Vira sambil memandang Alex dengan memelas...
Alex tersenyum hangat lalu mengacak rambut Vira, dan kemudian mengemudikan mobilnya kembali diikuti oleh bodyguardnya di belakang
Mobil kemudian berhenti di sebuah restoran di tengah - tengah perkebunan teh yang luas
Seorang pria berjas dan beberapa orang waiter dan waitress berjajar rapi menyambut Alex
...“Selamat siang Tuan dan Nyonya, silakan” ujar pria berjas tersebut...
“Terima kasih” balas Alex sopan
Alex kemudian berjalan masuk ke dalam resto tanpa melepaskan pegangan tangannya pada Vira
Restoran mewah itu tampak sepi, tidak ada satu orang pun disana, Alex memang membooking 1 restoran itu untuk ia makan siang bersama Vira
Pria berjas itu menunjukkan satu meja di tengah - tengah resto, meja tersebut merupakan meja VVIP, dari meja ini Alex maupun Vira bisa melihat hamparan perkebunan teh dan danau yang indah
Setelah Vira dan Alex duduk, beberapa waitress sibuk menyajikan makanan yang telah di pesan Alex sebelumnya
2 orang bodyguard itu maju, kemudian mencelupkan suatu alat ke makanan Vira dan Alex lalu memasukkan alat itu ke mulut mereka, setelah memastikan makanan itu aman Alex dan Vira kemudian dipersilakan untuk makan
Alex dan Vira makan dalam keheningan, meskipun sekali - kali netra mereka saling bertaut
Selesai bersantap siang, Alex dan Vira kemudian melanjutkan perjalanan menuju resort yang Alex sebut.
Alex mengemudikan mobil dengan tangan kanannya, sementara tangan kirinya tidak lepas menggenggam tangan Vira
__ADS_1
Senyuman mengembang di wajah keduanya
Dalam hati Vira berdo’a agar Tuhan memperlambat waktu dan membuat mimpinya tidak cepat berakhir.