Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku

Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku
Pernikahan Alex dan Vira (Bagian 2)


__ADS_3

Pesta masih saja berlanjut di kediaman Romo, gending jawa bertabuh diiringi suara gelak tawa dan dentingan gelas. Nyonya Maryam duduk anggun bersama Wening dan istri Kanjeng Sultan, sementara Tuan Jaber, Romo, dan Kanjeng Sultan sibuk membahas masalah bisnis hingga hobby mereka yang ternyata sama, yaitu golf dan mancing.


Alex dan Vira masih saja harus melayani foto para anggota keluarga, meskipun lelah sudah mendera tapi keduanya tetap senyum ceria


...“Lex, aku udah pegel” bisik Vira pada suaminya...


...“Sama, ini kita bisa pamit duluan ga sih?” Tanya Alex sambil meringis dan memijit tangannya sendiri yang entah sudah dijabat oleh berapa banyak orang...


...“Pegel ya tangannya? Entar aku pijitin” ucap Vira perhatian pada suaminya...


...“Ga usah, ntar aku bakalan lebih pegel kok” goda Alex...


Vira merona malu


...“Udah berapa lama coba ini ketunda” ucap Alex lagi...


Vira yang mengerti maksud Alex semakin malu dibuatnya


Kanjeng Sultan berdehem mengagetkan keduanya


...“Sebaiknya kalian istirahat dulu, sudah malam, biar sesepuh - sesepuh ngobrol dulu disini” ujar Kanjeng Sultan seolah mengerti keinginan kedua mempelai...


...“Baik” ucap Alex patuh, mereka kemudian pamit pada para sesepuh dan keluarga yang masih ada di sana, riuh kembali terdengar menggoda mempelai yang hendak masuk ke kamar pengantin....


Vira dan Alex berjalan pelan menuju kamar pengantin yang ada di lantai 2


Pintu kamar dibuka pelan oleh Vira, wangi bunga kantil menyeruak, Alex dan Vira kemudian masuk dan tak lupa mengunci pintunya


Alex memindai kamar yang penuh dihiasi bunga kantil, ia kemudian beringsut duduk di tempat tidur, sementara Vira duduk di depan meja rias dan mulai membuka hiasan rambutnya


...“Kamu mandi duluan Lex” ujar Vira, Alex patuh ia kemudian beranjak ke kamar mandi di kamar itu...


Beberapa saat kemudian Alex sudah keluar, dengan hanya menggunakan bathrobe, membuat Vira tertunduk menahan malu, meskipun ini bukan pernikahan pertamanya, tapi tetap saja melihat pria yang ia cintai hanya memakai bathrobe membuatnya merasa malu untuk melihat, Vira kemudian berjalan cepat ke kamar mandi meninggalkan Alex yang tertawa geli melihat kelakuan istrinya


Suara pintu berderit, Vira keluar perlahan dari kamar mandinya, Alex yang tengah duduk di tepi ranjangnya menoleh ke arah Vira kemudian bangkit dan menatap lekat istrinya itu, Vira keluar juga hanya mengenakan bathrobe dan handuk kecil yang melilit di kepalanya


Alex kemudian berjalan mendekat ke arah Vira, ia kemudian memeluk hangat tubuh istrinya itu, Vira balas memeluknya erat


Alex kemudian membuka perlahan handuk kecil yang melilit di kepala Vira, memperlihatkan rambut Vira yang setengah basah membuat wajah Vira lebih sexy menggoda, Alex kemudian mengecup kening Vira lembut dan kemudian kecupan turun ke kedua pipi Vira yang memanas, bibir Alex kemudian mengecup bibir Vira yang ranum, perlahan ia kemudian memagutnya, Vira tak kalah ia mengurai pagutannya kemudian menatap lekat netra coklat milik suaminya yang tampan, Vira lalu mengecup bibir Alex kemudian membasahi bibir bawah Alex dengan lidahnya, membuat Alex meremang, nafas Alex seketika memburu, Alex memagut liar bibir istri yang tengah menggodanya itu, ia lalu membimbing Vira ke ranjang pengantin mereka tanpa melepas pagutannya, Alex kemudian membaringkan istrinya di atas kasur yang penuh dengan kelopak mawar, ia kemudian mengungkung tubuh istrinya lalu ia mulai mencecapi leher istrinya yang putih, beberapa jejak kemerahan ia tinggalkan disana.


Gending jawa samar - samar masih terdengar, membuat mempelai yang tengah terbalut hasrat semakin sakral saling mendamba


Alex terus saja menciumi leher Vira hingga bekas kemerahan tambah banyak disana, tangan Alex bergerilya membuka tali bathrobe istrinya lalu menyibak bathrobenya pelan


...“Vir” ucap Alex serak...


...“Heem” sahut Vira sambil menggigit bibir bawahnya karena Alex yang kembali memagut lehernya hingga merah...

__ADS_1


...“Udah siap?” Tanya Alex, kini ciuman turun ke dada Vira...


...“Lanjutin Lex” ucap Vira serak, membuat Alex tersenyum senang...


Alex menghentikan ciumannya kemudian beringsut bangkit dan memindai badan istrinya yang sudah polos lepas dari bathrobe yang ia pakai tadi, mata Alex mengabut, ia menelan kasar Salivanya, tanpa basa basi ia langsung mengungkung Vira lagi lalu memagut bibir Vira yang hasratnya juga sudah di ubun - ubun


Suara decapan berlomba dengan suara gending Jawa membuat keduanya terhanyut, Alex terengah - engah memburu dada Vira dan menciuminya, memagutnya dan memainkan lidahnya disana, ia tinggalkan jejak merah yang lebih banyak disana, belum juga puas Alex menciumi perut Vira dan terus turun ke bawah dan bermain disana membuat Vira bangkit setengah duduk dan menjambak rambut Alex. Selesai bermain - main disitu Alex kemudian bangkit, dan melihat mata istrinya yang telah sayu, peluh mengalir di pelipisnya


Alex kemudian membuka bathrobenya dengan tergesa, memperlihatkan dada yang bidang, dan perut yang sixpack serta sesuatu yang telah terbangun sempurna, Vira tersenyum penuh goda, membuat Alex semakin tak tahan


Alex kemudian mengukung Vira lagi, menciuminya perlahan, tangannya kemudian perlahan meregangkan kaki Vira, Vira tanggap segera menekuknya, Alex dengan berdebar kemudian menyatukan dirinya perlahan dengan Vira, suara pekikan tertahan lolos dari bibir Vira, Alex membiarkannya sebentar lantas bergerak perlahan takut - takut kalo Vira belum siap, namun sebaliknya Vira malah menuntut


...“Lex” ucap Vira serak...


...“Kenapa sayang? Mau berhenti?” Tanya Alex khawatir...


Vira menggeleng pelan


...“Lebih cepet” ujarnya malu - malu, Alex tersenyum...


...“Siaaaap” ujarnya dan kemudian mempercepat gerakannya hingga ranjang berderit, Vira menciumi leher suaminya yang tengah bergerak hebat, kemudian meninggalkan bekas kemerahan disana seolah hendak balas dendam atas perbuatan nakal suaminya...


******* ******* menggema di kamar pengantin itu.


Tiba - tiba suara pintu diketuk dari luar, membuat Vira mematung panik


...“Ada yang ngetuk pintu” ujar Vira, Alex mana mau dengar ia kini malah mengunci bibir Vira lalu mempercepat gerakannya membuat Vira memekik untung saja bibirnya dikunci sempurna oleh Alex kalau tidak bisa malu terdengar oleh para sesepuh...


Hingga suara ketukan tak terdengar lagi


...“Aduh si Alex ini baru jam 8 masa udah tancap gas aja sih Baba” Ujar Maryam yang tak kunjung di bukakan pintu oleh Alex dan Vira padahal ia sudah mengetuknya berulang kali...


...“Biarin lah Ma, biar kita cepet punya cucu” ucap Baba, mereka pun berlalu dari situ dengan wajah yang merona malu membayangkan apa yang sedang terjadi di dalam...


Yang di dalam mana mau tahu siapa yang mengetuk pintu, mereka sibuk mereguk hasrat yang sudah lama mereka pendam. Alex seperti tak ada lelahnya, begitu juga dengan Vira, dibalik sikap anggunnya ternyata Vira liar, membuat Alex tak mau berhenti.


Hingga keduanya telah basah berpeluh dan Alex memekik mencapai pelepasannya menyusul pelepasan Vira yang telah berkali - kali.


Kemudian keduanya tergolek tak berdaya, hawa dingin dari AC mulai terasa setelah tadi mereka menyatu dengan sangat panas.


Alex mencium kening istrinya yang kini berbaring di dadanya, mereka tersenyum bahagia setelah mereguk malam pertamanya.


...“Semoga jadi anak kita” ucap Alex pada Vira, Vira mengangguk pelan, senyum merekah di wajah cantiknya...


...“Lex” ucap Vira...


...“Iya sayang” sahut Alex penuh kasih...

__ADS_1


...“Laper” ucap Vira, Alex kemudian ingat mereka belum sempat makan apa - apa sewaktu acara tadi karena sibuk foto dan salaman dengan keluarga besar...


...“Ya udah aku turun dulu ya, nyari makanan” ucap Alex yang kemudian beringsut dari kamar dan menyambar bajunya di lemari lantas segera memakainya tak ingin istrinya menunggu lama...


Alex beranjak keluar dari kamar dan berjalan pelan turun ke lantai 1, suara gending masih terdengar tapi suara gelak tawa sudah tidak ada, artinya para sesepuh sudah kembali ke kamar masing - masing, Alex menuruni tangga dengan cepat, lalu menuju meja prasmanan tempat makanan - makanan disajikan, ia lalu bergegas mengambil piring dan menyendok beberapa jenis kue dari sana


“Nak Alex” suara barito itu mengagetkan Alex, Alex menoleh dan melihat Romo serta Wening di belakangnya, Romo dan Wening terbelalak tapi kemudian tertunduk dan senyum - senyum, Alex bingung entah kenapa


...“Eh maaf Romo, ini.. anu Vira laper katanya” jawab Alex terbata layaknya seorang pencuri yang tertangkap basah ...


Romo berdehem, sementara Wening masih senyum - senyum


...“Ya ga apa - apa Nak Alex, monggo.. silakan dilanjut. Romo dan Ibu mau istirahat dulu” ucap Romo sambil menepuk bahu Alex dan berlalu dari sana...


Ales mengangguk patuh, lantas berlalu menuju lantai 2, ia berjalan pelan kemudian masuk ke kamar pengantinnya


Mata Alex membelalak melihat Vira memakai kemejanya, kancing atasnya hampir terbuka semua sehingga ia bisa mengintip apa yang ada di dalamnya, jejak merah memenuhi leher jenjang wanita cantik itu, Alex menelan salivanya, menahan dulu sebentar agar istrinya bisa makan dulu


...“Makan dulu Vir, aku bawa makanan nih” ucap Alex kemudian menyodorkan sepiring kue pada Vira, Vira menerima piring dengan penuh bahagia mengingat perutnya telah berontak minta diisi...


Vira lahap memakan kuenya sedang Alex beringsut ke depan meja rias Vira untuk meraih ponselnya, dan betapa terkejutnya ia melihat tampilannya di kaca sekarang, rambutnya berantakan, beberapa jejak merah terlihat jelas di lehernya yang putih


Alex menepuk pelan jidatnya, pantas saja tadi Romo dan Ibu Wening senyum - senyum, Alex malu ke ubun - ubun


Alex kemudian mendekati istrinya dan duduk disampingnya


...“Enak?” Tanya Alex...


...“Enak, mau?” Tanya Vira, Alex menggeleng...


...“Aku seneng banget hari ini” ucapnya sambil mengelus rambut Vira...


...“Kenapa?” Tanya Vira polos sambil sibuk mengunyah, bikin Alex gemas dan mencubit hidung mancungnya...


...“Ya karena nikah sama kamu, terus malem pertama sama kamu, terus entar tidur sama kamu, bangun juga liat kamu” tutur Alex...


Vira manggut - manggut sibuk menikmati kuenya


...“Mau honeymoon kemana?” Tanya Alex...


...“Mau ke Maldives? Bora Bora? Atau mau ke Yunani? Atau kita mau keliling Eropa aja? Tanya Alex lagi...


Vira meletakkan piringnya, kemudian termenung sejenak


...“Aku pengen ke Yunani sama Swiss, terus ke Bora Bora juga” ucap Vira bersemangat, Alex tersenyum senang...


...”Siaaaaap” ujar Alex, Vira gemas melihat suaminya yang tampan, ia kemudian mengecup bibir Alex lalu meraih piring kembali, Alex yang telah terpancing gegas merebut piring di tangan Vira dan meletakkannya, ia lalu menarik pelan tangan Vira dan mendorong pelan badan Vira ke sofa kemudian Alex mengukungnya kembali. Alex tak melepaskan Vira sama sekali, semua hasrat yang selama ini membuncah di dadanya ia keluarkan malam itu, membuat mereka menyatu berulang - ulang hingga menjelang pagi. ...

__ADS_1


__ADS_2