
...Ponsel Vira berdering, sebuah pesan masuk dari ...
Bu Wati yang mengabarkan kalo mulai minggu depan panti akan di renovasi, donasi Alex dalam jumlah banyak membuat panti yang hampir tidak layak itu bisa direnovasi, Bu Wati juga sudah membelikan tempat tidur untuk anak - anak yang tadinya hanya tidur beralaskan kasur tipis peninggalan senior mereka yang telah meninggalkan panti.
...Mata Vira berbinar, bibir merah dan sexy itu menyunggingkan senyum, hatinya berbunga. Anak - anak panti adalah salah satu alasan Vira bekerja, kini ia bisa tenang karena Alex rutin mengirimkan donasi pada panti dalam jumlah besar...
...Alex pun sudah membuatkan beberapa kartu debit dan black card untuk Vira yang Alex sebut sebagai nafkah karena Vira sudah menjadi pacarnya, namun Vira tolak karena ia merasa belum siap menerima itu semua...
Alex bahkan sudah menawarkan rumah mewahnya untuk ditinggali Vira bersama keluarganya, tapi lagi - lagi Vira tolak dengan alasan ia senang tinggal di rumah bekas Eyangnya itu
Mobil berbagai jenis bahkan tinggal Vira sebut jika ia ingin, namun Vira kembali menolak ia bahkan meminta Alex yang sesekali menjemputnya ke rumah, Vira ingin menikmati masa - masa pacarannya dengan Alex
Pagi ini suasana menjadi riuh di sekitar rumah Vira, tua muda bahkan anak - anak berkumpul untuk melihat Alex, Pak RT sampai Pak RW turun tangan untuk menghalau kerumunan warga yang membuat jalanan sekitar rumah Vira macet
Alex layaknya selebriti dunia, wajah Arab dari babanya dan wajah blasteran Indonesia Inggris dari Ibunya membuat fisik Alex begitu mempesona
Rambut Alex yang kecoklatan selalu rapi dan klimis, alisnya tebal, bulu mata lentik dengan netra berwarna coklat, hidung yang sangat mancung dan bibir tipis yang merah, bulu - bulu halus tumbuh di sekitar wajah Alex yang putih bersih gen dari sang Mama
Alex bertubuh sangat tinggi gen dari Babanya, badan Alex atletis dengan dada yang bidang dan perut yang six pack berkat pola makan dan fitnes yang teratur
...Yang paling menarik darinya adalah senyum ramahnya pada siapa saja, ia tak segan menjabat...
hangat tangan security di kantornya, atau waiter di tempatnya makan, ia tak seperti CEO lain yang arogan dan dingin, Alex berhati lembut seperti Mamanya, sementara kedisiplinan dan kerja kerasnya adalah warisan dari sang Baba.
...Pagi ini Alex memakai kemeja berwarna putih, degan dasi berwarna hitam dan vest warna abu - abu yang senada dengan jas yang tercangklong di tangannya...
...Ia menjemput Vira ke rumahnya seperti keinginan sang kekasih, Alex memilih mengendarai mobil sportnya sendiri sementara para bodyguard menggunakan mobil SUV mengekor di belakangnya...
...Di dalam mobil keduanya tampak canggung layaknya remaja yang tengah jatuh cinta, sesekali Alex melihat Vira yang fokus menatap jalan...
...“Tuan, maaf ini sepertinya bukan jalan ke hotel” tutur Vira saat menyadari Alex mengambil jalan yang berbeda dari biasanya...
...“Kita ga akan ke kantor hari ini Vir, hari ini jadwal kita pacaran” ucap Alex sambil tersenyum dan mengelus pipi putih pacarnya itu...
...“Tapi hari ini Tuan banyak jadwal meeting” ucap Vira protes...
...“Ada Francis dan Umar yang bisa mewakiliku” jawab Alex...
...“Tuan tolong jangan karena kita pacaran terus Tuan seenaknya membatalkan meeting, kita harus profesional Tuan” tutur Vira...
...“Iya iya ok, sesampainya disana aku akan tele conference dengan mereka” jawab Alex...
...“Aku?” tanya Vira yang sekilas mendengar Alex memanggil dirinya sendiri dengan panggilan aku bukan saya seperti biasanya...
...“Iya, aku.. kita udah pacaran jadi panggilannya aku dan kamu” tutur Alex sambil tersenyum...
...“Baik Tuan” jawab Vira patuh...
...“Tuan?” tanya Alex dengan mengernitkan dahi mulusnya ...
...“Iya, Tuan” jawab Vira datar...
...“Apa kamu ga bisa memanggilku dengan panggilan lain?” tanya Alex...
...“Contohnya?” Jawab Vira bingung...
__ADS_1
...“Mas, Kakak, Abang, mmmhhh apalagi ya, atau mungkin sayang?” goda Alex...
...Vira tersenyum manis ...
...“Alex, aku ingin manggil kamu Alex” jawab Vira sambil tersenyum...
Wajah Alex merona, panggilan namanya dari bibir Vira membuat jantungnya berdetak tidak karuan
Alex menepikan mobilnya tiba - tiba, yang membuat para bodyguard juga menepikan mobilnya dan segera turun dari sana, kaca mobil yang gelap membuat para bodyguard tak bisa melihat ke dalam mobil hingga mereka mengetuk kaca mobil khawatir atasannya kenapa - kenapa
Alex menurunkan kaca jendela mobilnya
...“I’m ok” ujar Alex pada bodyguardnya, sang bodyguard tampak lega, ia kemudian mundur dan lalu bergabung bersama teman - temannya yang lain mengelilingi mobil Alex dengan netra yang mengawasi jalan sekitar mobil Alex...
Alex menatap Vira lekat
...“Coba kamu ulangi lagi Vir, panggil namaku” titah Alex...
...“Alex” ujar Vira sambil tersenyum manis...
Alex seketika menarik wajah Vira, mengecup bibir Vira yang ranum, lantas memagutnya dengan liar, Vira balas ******* bibir Alex yang manis, mereka berdua saling ******* seolah tak ingin terpisahkan
Vira memainkan jarinya di brewok halus Alex yang membuat pria itu memperdalam ciumannya
Alex kemudian menarik wajahnya pelan dan menyeka lipstick Vira yang kini belepotan karenanya
Ia lalu menghela nafas untuk menurunkan hasratnya yang membuncah
...“Aku ga tau apa aku bisa nahan diri Vir” ucapnya pada Vira, ia lalu mengemudikan kembali mobilnya pelan ...
Alex kemudian mengemudikan mobilnya lebih kencang setelah memastikan bahwa mobil bodyguardnya sudah tepat di belakangnya
...“Kita mau kemana Lex?” Tanya Vira...
...“Ke resort, seperti yang tadi aku bilang sama kamu” ...
...“Ke pulau pribadi kamu? Kita mau berlayar kesana?” tanya Vira...
...“Iya pake yacht” jawab Alex singkat dengan mata yang fokus ke jalan...
“Kamu bisa mengemudikan yacht Lex?” Tanya Vira
...“Bisa, aku sering pake yacht kalo mancing sama Baba di laut” jawab Alex...
...“Kamu punya yacht?” tanya Vira kaget...
...“Beberapa” ucap Alex singkat membuat Vira melongo, sungguh ia tak tahu berapa banyak kekayaan Alex, dalam hati Vira merasa seperti mimpi ada laki - laki seperti Alex, Alex bagai tokoh di novel - novel online yang sering Vira baca, atau seperti tokoh di sinetron yang sering Mbok Asih dan Bi Welas tonton...
...“Kamu ga takut berlayar kan Vir?” Tanya Alex...
...“Ga sama sekali Lex, selama ada kamu aku ga takut sama apa pun” ucap Vira mantap...
...Alex meraih sebelah tangan Vira kemudian mencium punggung tangan Vira berkali kali...
...Beberapa saat kemudian menjelang siang mereka telah sampai di resort, Alex meminta Vira untuk mengganti baju kerjanya dengan baju yang telah disiapkan di kamar resort...
__ADS_1
...Tak berselang lama, mereka berdua telah berganti baju...
...Vira memakai short pants denim dengan atasan tank top warna putih dan outer kemeja putih milik Alex entah kenapa Alex suka sekali melihat Vira memakai kemejanya, itu mengingatkannya saat Vira pertama kali memakai kemejanya ketika bajunya basah dulu, Vira tampil sangat cantik siang ini dengan rambut yang ia gulung dan kacamata hitam yang mencangklong di hidungnya yang mancung...
...Sementara Alex memakai celana pendek selutut dengan atasan kemeja putih, kedua kancing atasnya ia biarkan terbuka, membuat dada bidangnya sedikit mengintip, wajah Alex makin tampan dengan kacamata hitam yang mencangklong di hidung mancungnya...
...Alex dan Vira gegas menaiki yacht yang sudah terparkir di bibir pantai, para bodyguard tak mengikuti Alex atas perintahnya...
...Alex dengan terampil mengemudikan yacht mewah tersebut, Vira yang tadinya duduk ia minta untuk berdiri di depannya sehingga Alex mengemudikan yacht sambil memeluk Vira dari belakang...
...Sesekali Alex mencium leher putih Vira yang terekspos, keduanya juga beberapa kali berciuman layaknya pasangan kekasih yang tengah kasmaran...
Sesampainya di pulau pribadi milik resort Alex, beberapa orang menyambut Alex dan Vira kemudian mengarahkan mereka menuju satu - satunya cottage di pulau itu, cottage bercat putih dengan kolam renang besar di depannya, di dalam cottage tampak minibar, meja bilyard dan sofa - sofa yang berjejer
Sesuai janji Alex pada Vira tadi, ia kemudian melakukan tele conference dengan pada direksi di cabang perusahaannya, sementara Vira fokus pada layar laptop mengurus pekerjaannya
Hingga sore menjelang dan matahari mulai tenggelam, Vira dan Alex kini tengah duduk di sofa sambil memandang matahari yang hendak pamit meninggalkan semburat jingganya
Vira duduk dengan dada bidang Alex sebagai sandarannya, Vira merasa sangat nyaman seolah laki - laki itu bisa menghilangkan seluruh lukanya
Alex merengkuh tubuh wanita dambaanya itu, ia tak ingin beranjak dari situ barang sedetik pun, mereka menikmati semburat senja hingga malam menjelang
“Vir, kita makan malam dulu yuk” ajak Alex, Vira patuh, Alex kemudian membimbing Vira menuju kursi makan yang ada di bibir pantai, meja yang dihiasi taplak meja warna putih dan cahaya lilin menambah hangat suasana, makanan yang tersaji mewah, dan semilir angin laut menambah indah suasana. Alex dan Vira kemudian makan malam dengan sangat romantis, sesekali mereka saling menyuapi
Hingga tiba - tiba terdengar suara letupan disusul dengan semburat cahaya yang mewarnai langit, Vira mendongak dan terperangah melihat kembang api di langit tepat diatas mereka makan sekarang, beberapa semburat kembang api yang indah membuat Vira bangkit dari tempat duduknya, Alex ikut bangkit kemudian memeluk Vira dari belakang, mereka menyaksikan indahnya cahaya warna warni yang menghiasi malam, hingga letupan kembang api terakhir menampilkan tulisan I love you Vira
Vira terhenyak, ia nyaris tak berkedip.. Alex benar - benar membuatnya mabuk kepayang, kembang api yang telah Alex siapkan dari 2 hari yang lalu sukses membuat Vira bahagia luar biasa
Vira mengurai dekapan Alex, ia kemudian berbalik dan menatap netra Alex lekat
“I love you Vira” ucap Alex
“I love you too Alex” sahut Vira sambil memeluk Alex erat
Satu tangan Alex kemudian merogoh saku celananya, Alex kemudian mengurai pelukannya
Ia lalu berlutut di depan Vira dengan membuka kotak berisi cincin bertahtakan berlian
...“Vir” ucap Alex...
Vira menahan nafasnya, Alex benar - benar memompa jantungnya
...“Aku ga mau kehilangan kamu, cincin ini sebagai simbol bahwa mulai hari ini kamu cuma milikku, kamu bersedia Vira? ” tanya Alex penuh harap...
Mata Vira berkaca - kaca, ia tak percaya akan apa yang ia lihat sekarang, seorang Alex berlutut dengan membawa cincin di depannya
...“Aku mau Lex, aku mau” jawab Vira yang membuat senyum Alex merekah...
Alex kemudian bangkit lalu meraih jari manis Vira, ia kemudian menyematkan cincin di jari manis wanita cantik itu
...“Terima kasih Vir” ucap Alex sambil menatap netra Vira yang berkaca - kaca...
Alex kemudian mendaratkan ciuman di kening Vira sebelum ia memeluknya erat
Mereka kemudian menikmati malam mereka di tepi pantai sebelum kemudian mereka kembali ke resort milik Alex.
__ADS_1