Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku

Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku
Ajakan Alex


__ADS_3

Hiruk - pikuk di kantin karyawan begitu terasa, sebagian karyawan sibuk menyantap hidangan mereka, sebagian lagi tertawa terbahak karena cerita lucu koleganya, sebagian ada yang sibuk menatap layar ponselnya.


Vira masuk menyeruak ke keramaian kantin, membuat semua netra yang menyadari kedatangannya memandangnya lekat.


Ada yang terkagum, ada yang berbisik - bisik, ada yang sibuk merapikan diri bersiap jikalau Vira tak sengaja memandangnya


Vira sang sekretaris CEO yang cantik masuk ke kantin karyawan menjadi topik hangat yang kini dibicarakan.


Vira tak peduli, ia menyapa dan mengangguk ramah pada siapa pun yang dilewatinya, tak peduli bagaimana reaksinya kemudian


Vira berjalan ke arah bangku yang kosong, kemudian duduk disana dengan anggun, ia lalu membuka minuman kemasan yang ia bawa, dan lalu menyeruputnya.


Siang ini Alex tengah melakukan tele conference dengan semua kepala cabang perusahaan yang ia pimpin, sehingga belum ada pekerjaan baru yang harus Vira lakukan setelah ia melahap habis pekerjaannya tadi.


Sentuhan hangat di bahu Vira membuat Vira terlonjak, senyum hangat di wajah manis yang Vira rindukan itu membuat hati Vira menghangat


...“Kak Yani!” Ujar Vira dengan mata berbinar dan senyum yang menampakan giginya yang rata seraya bangkit dan menggenggam kedua tangan Yani hangat...


...“Vira, ngapain kamu disini? Ga sama bos?” tanya Yani heran...


Yani kemudian duduk di bangku depan Vira


“Tuan Alex lagi tele conference Kak, kerjaanku udah kelar, jadi aku bisa istirahat bentar” jawab Vira


...“Kamu ga makan?” Tanya Yani yang tak melihat makanan di depan Vira...


...“Belum pengen Kak” jawab Vira santai...


...“Ya udah bentar ya, Kak Yani ambil makanan dulu, laper” tukas Yani yang kemudian berdiri...


Mata Vira mengekori punggung Yani yang beranjak, beberapa orang pria tampak mengerubuni Yani sambil menunjuk ke arah Vira membuat Yani mengepalkan tinjunya seolah hendak memukul mereka satu per satu, Vira terkekeh dibuatnya


Beberapa saat kemudian Yani kembali, ia membawa sebuah nampan yang berisi 2 piring gado - gado dan 1 botol minuman kemasan


...“Gila ya tuh cowok - cowok ga bisa liat jidat licin matanya, tadi Kak Yani dikerubutin pada minta nomer HP kamu Vir, pake ada yang mohon - mohon segala lagi” cerocos Yani sambil ngos - ngosan...


Yani lantas menyodorkan 1 piring gado - gado pada Vira


...“Makasih Kak” ujar Vira dengan mata berbinar, ia kemudian langsung menyendoknya dan memasukannya ke dalam mulutnya...


Yani terkekeh membuat Vira mengernyitkan keningnya


...“Kamu lucu Vir, liat baju yang kamu pake, baju mahal banget, nah kamu makannya gado - gado, lahap lagi!” Tukas Yani sambil lanjut terkekeh...


Vira lantas memindai dirinya sendiri, ia hari ini memakai dress selutut dengan lengan pendek besutan G***y, di beberapa bagian baju itu terdapat label G***y, tak heran jika Yani langsung bisa menebak harganya


...“Baju pinjaman dari Tuan Alex Kak” jawab Vira santai sambil terus menyendok makanannya...


...“Dipinjemin atau dibeliin?” goda Yani...


...“Ih Kak Yani, apaan sih?” ujar Vira sambil mengerucutkan bibirnya...


Yani kemudian menyendok makanannya dan memakan gado - gadonya dengan lahap


...“Vir” panggil Yani...


...“Hem, iya Kak” jawab Vira sambil fokus ke makanannya...


...“Kamu ada hubungan apa sama bos besar?” tanya Yani hati - hati...

__ADS_1


Vira terkesiap, ia menatap netra Yani yang tengah menatapnya lekat


Vira mengela nafasnya pelan


...“Ga ada hubungan apa - apa Kak” jawab Vira...


...“Maaf kalo Kakak ikut campur, Kak Yani cuma khawatir sama kamu” ...


...“Semenjak Tuan Alex datang ini hotel tiap hari isi pembicaraan cewek - ceweknya cuma tentang Tuan Alex, tapi semua sadar kalau Tuan Alex tak mungkin digapai, dia kayak mimpi buat kita - kita Vir” tutur Yani, Vira tersenyum miris...


...“Iya Kak, kami ga ada hubungan apa - apa” jawab Vira tenang...


...”Tapi kalo kalian pacaran juga pantes sih sebenarnya, yang satu cantik yang satu ganteng. Kamu baik lagi, tapi ya itu Tuan Alex itu kayak mimpi, ah udah ah kakak jadi pusing sendiri!” ujar Yani sewot sambil menyendok gado - gadonya satu sendok penuh, membuat mulutnya belepotan...


Vira terkekeh dibuatnya


...“Vira” ucap Yani...


...“Ya Kak?” sahut Vira...


...“Kakak boleh tau kenapa kamu cerai?” tanya Yani hati - hati ...


...“Aku nikah sama orang kaya, keluarga ningrat, habis itu dia nikah lagi sama sepupunya, terus aku dibuang deh” ujar Vira santai sambil menyeruput minumannya...


...“Hah, dia nikah lagi?” pekik Yani yang membuat orang sekitar melirik Yani, Yani langsung menutup mulutnya dengan telapak tangannya...


...“Iya, malah pas aku lagi hamil, terus aku keguguran” ujar Vira santai...


...“Ya ampun Vir, maafin kakak ya, kakak bikin kamu jadi inget lagi sama masa lalu kamu, kakak ga nyangka hidup kamu serumit itu” ucap Yani sambil menggenggam hangat tangan Vira dengan mata yang berkaca...


...“Ga apa - apa Kak, itu udah masa lalu” tukas Vira sambil tersenyum ...


“Apa pantes Kak?” cetus Vira dengan mata nanar


...“Ih kamu ga pernah denger cerita cinderela apa? semua orang pantes bahagia Vir, apalagi setelah ngalamin apa yang kamu alamin, udah jangan banyak mikir!” tandas Yani...


...“Kalo kamu ga mau sama Tuan Alex, noh sama Pak Yonto.. diem - diem dia suka tuh sama kamu, tiap kami briefing ujung - ujungnya nama kamu yang dibawa - bawa, apa sama direktur keuangan? dia nanya - nanyain nomer HP kamu tuh sama personalia!” cerocos Yani sambil tergelak...


Seketika suasana hening, termasuk Yani yang tiba - tiba mematung, mata mereka menatap ke arah sosok yang tengah berjalan ke arah Vira


...“Permisi Nona, maaf Tuan Alex memanggil anda” ucap Francis pria dingin yang membuat suasana kantin menjadi hening, Francis dengan wajah bulenya itu tak pernah tersenyum, badan yang tinggi besar, dengan setelan jas yang selalu rapi membuat orang segan di dekatnya...


...“Ah iya, saya segera kesana” Vira tergagap, ia lupa membawa ponselnya, Alex pasti tadi menghubunginya namun karena tak kunjung diangkat Alex sampai meminta Francis untuk mencari Vira...


“Kak aku pergi dulu ya, makasih gado - gadonya” ucap Vira pada Yani yang masih memaku melihat Francis yang terlihat mendominasi


“Ah iya Vir, inget - inget omongan Kakak ya dek” ujar Yani


Vira dan Francis kemudian beranjak dari situ diiringi pandangan dari semua yang berada di kantin


Suara riuh kembali terdengar begitu Vira dan Francis keluar dari kantin


Vira berjalan tergesa menuju ruangan Alex, ia merutuki dirinya sendiri karena meninggalkan ponselnya di atas meja kerjanya


Vira menempelkan keycardnya, dengan tergesa ia segera masuk


Tampak Alex yang sedang membolak - balik ponselnya yang retak akibat dibanting Vira tadi malam, ujung layarnya pecah


...“Ponsel kamu kenapa?” tanya Alex ...

__ADS_1


...“Iya Tuan, maaf saya ga sengaja jatuhin tadi malam” ...


Alex kemudian berjalan ke meja kerjanya, lantas membuka lacinya dan merogoh kardus berisi ponsel terbaru


Ia kemudian berjalan mendekati Vira dan menyodorkan box tersebut


...“Ini ponsel buat kamu, kalau kamu lagi kesel kamu boleh membantingnya lagi, nanti saya akan membelikannya lagi untukmu” tutur Alex sambil tersenyum hangat...


...“Tidak perlu Tuan, ponsel yang Tuan berikan masih bisa saya gunakan, nanti akan saya perbaiki” tolak Vira halus...


...“Terima Vir, saya ga mau jadi sulit menghubungi kamu gara - gara ponsel kamu rusak” tutur Alex lagi...


“Maaf atas keteledoran saya Tuan, tapi saya akan memperbaiki ponsel yang Tuan berikan sebelumnya” tolak Vira lagi


“Vira, apa salah kalo seorang pacar memberikan barang untuk pacarnya?” tanya Alex menuntut


Deeeegg


Jantung Vira seketika berdetak kencang


“Pa - pacar? Maksud Tuan?”


...“Iya saya pacar kamu, dan sudah kewajiban saya untuk memberikan hadiah sama kamu” tutur Alex santai...


...“Maaf gimana maksudnya Tuan?” Tanya Vira memastikan...


Alex mendekat, kemudian meraih tangan Vira dan meletakkan box ponsel itu di tangan Vira


...“Jangan tolak pemberian pacar kamu” ujar Alex ...


Wajah Vira memerah


...“Tapi Tuan, sejak kapan kita pacaran, seingat saya kita ti.. “ ...


...“Sejak saya menyentuh kamu untuk pertama kalinya, sejak itu kamu milik saya” tandas Alex yang membuat Vira terperangah, wajah Vira kian memerah...


Vira menunduk, pikirannya tak karuan, di sisi lain ia bahagia, tapi ia kemudian ingat omongan dr. Salim dan Mbok Asih


Alex yang menyadari kebingungan Vira kemudian mendekati Vira, lalu memegang bahu Vira


...“Vir” panggil Alex...


Vira mendongak, kemudian menerbitkan senyumnya


...“Kamu mau kan jadi pacar saya?” tanya Alex lembut...


Hati Vira berbunga, jantungnya memompa lebih cepat, darahnya berdesir. Namun kemudian hatinya menciut, omongan Salim dan Mbok Asih kembali terngiang, bagaimana kalau Alex serupa dengan Vicky


Alex yang merasa tak kunjung mendapat jawaban Vira kemudian memeluk Vira lembut, membelai rambut Vira dengan penuh kasih sayang


“Kamu mau kan Vir” tanya Alex lagi


Vira mematung, pangeran yang yang ada di novel - novel itu nyata di depannya dan meminta cintanya, haruskah ia menolak? Rasanya ia tak sanggup, omongan Yani di kantin tadi pun terngiang, ia berhak bahagia, ya ia ingin bahagia dengan apa pun resikonya


Vira menjatuhkan box ponselnya, tangannya perlahan balas memeluk Alex, Vira mengeratkan pelukannya, menyamankan kepalanya di dada bidang Alex


...“Iya saya mau Tuan” jawab Vira yang menerbitkan senyum bahagia Alex...


Alex mengurai pelukannya, kemudian menatap Vira. Lantas ia menarik lembut dagu Vira dan mengecupnya perlahan sebelum ia kemudian **********, Vira balas memagut. Suara decapan mereka terdengar di ruangan itu

__ADS_1


Keduanya hanyut dalam rasa yang mereka damba, Vira membiarkan dirinya jatuh ke pelukan sahabat mantan suaminya sendiri.


__ADS_2