Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku

Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku
Rencana Alex


__ADS_3

...Malam ini di resort, Alex benar - benar tak dapat memejamkan mata, ia begitu ingin mengetuk pintu kamar Vira yang bersebelahan dengan kamarnya, ia ingin menyentuh Vira, tapi ia khawatir, ia takut Vira belum siap karena masih terluka...


Alex mondar mandir di kamar mewahnya, ia kemudian membaringkan dirinya di atas tempat tidurnya, meraih ponselnya yang tergeletak di sebelahnya, lalu jari - jarinya menari di atas layar ponselnya, ia melihat fotonya bersama Vira saat mereka bersama tadi


Foto yang memperlihatkan wajah bahagia Alex dan Vira setelah Alex menyematkan cincin di jari Vira, sebelum nanti ia meminangnya bersama keluarga besarnya, ia akan mencari waktu dimana ia akan membicarakan Vira kepada Baba dan Mamanya


Namun sebelum itu terjadi, ia ingin memastikan Vira tidak lari darinya dan jatuh ke pelukan laki - laki lain, mengingat 2 sahabatnya kini juga tengah menginginkan Vira


Alex mengusap kasar wajah tampannya, wajah Vira tadi membuat hasratnya benar - benar membuncah, Alex kemudian bangkit, ia harus melakukan sesuatu untuk mengalihkan hasratnya terhadap Vira. Alex kemudian menghubungi Francis lewat ponselnya


...“Francis bisa tolong ke kamarku sekarang bersama Umar, dan tolong bawakan laporan yang aku minta” titah Alex...


Tak berselang lama Francis dan Umar datang, mereka memang sudah berada di resort Alex tersebut sebelum Alex datang, mereka memastikan acara yang Alex siapkan untuk Vira tadi bisa berjalan dengan lancar


Alex, Francis, dan Umar kini tengah berada di ruang duduk kamar president suite milik Alex, beberapa file tampak bertebaran di meja


...“Perusahaan apa yang sekarang dipegang oleh Vicky Kalendra?” Tanya Alex sambil memindai file di tangannya, di file itu tampak foto - foto Vicky bersama Utari...


...“Perusahaan obat - obatan terbesar di Indonesia Tuan, dan anak perusahaan Tuan di Dubai adalah salah satu investornya” jawab Umar...


...“Apa itu perusahaan yang dipimpin Tuan Husein?” tanya Alex lagi...


...“Benar Tuan” jawab Umar...


...“Hhhmmm bakalan seru kayaknya” gumam Alex sambil tersenyum penuh arti...


...“Francis tolong siapkan acara jamuan makan malam besok untuk perusahaan rekanan, pastikan semua pimpinan yang hadir, dan pastikan Vicky beserta istrinya datang atas undangan Tuan Husein, Tuan Husein harus terbang dari Dubai hari ini juga” titah Alex pada Francis yang langsung disanggupi oleh Francis...


...“Dan Umar cari tahu tentang Utari Notonegoro” titah Alex pada Umar...


...“Baik Tuan” jawab Umar...


Francis dan Umar kemudian undur diri dari kamar Alex


Alex kemudian beringsut dan membaringkan dirinya di tempat tidur mewahnya.


...“Kita lihat siapa yang akan nangis besok” gumam Alex...


Senyum puas Alex terbit sebelum matanya kemudian terpejam.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Pagi ini Vira gelisah, sudah jam 7 pagi namun Alex tidak juga menjawab ponselnya atau telepon kamarnya sementara Alex ada jadwal meeting setengah jam lagi, ia dan bodyguardnya sudah mengetuk pintu kamar Alex berulang kali namun tak ada jawaban. ...


...Vira mondar mandir panik di depan kamar Alex, hingga ia teringat Alex memberikannya keycard cadangan kamarnya, Vira merogoh tasnya mencari - cari keycard kamar Alex ...


...“Ketemu” gumam Vira lega...


...tanpa berpikir panjang Vira langsung menempelkan keycardnya dan menerobos masuk ke kamar Alex...


...Langkah Vira dan para bodyguard yang tadinya cepat kemudian melamban melihat Alex yang masih terbaring di tempat tidurnya, punggung tangannya menutupi pelipisnya, menyisakan mata yang terpejam dengan bulu mata yang lentik, hidung yang mancung sempurna, dan bibirnya yang tipis...


Vira tersenyum melihat bagaimana pria itu tidur dengan damai


...“Masih tidur ternyata” gumam Vira...


Mengetahui atasannya hanya sedang terlelap tidur, bodyguard Alex kemudian undur diri pada Vira untuk keluar dari kamar itu


Vira mematung melihat wajah Alex yang rupawan bahkan ketika ia tidur, Vira merasa dunianya sekarang bak dunia mimpi, memiliki Alex dan semua kejutan - kejutannya layaknya menjadi tokoh utama di sebuah novel percintaan yang kerap Vira baca,


Vira menyenderkan kepalanya ke dinding kamar, tangannya bersedekap di dada menatap kekasihnya yang masih berada di alam mimpi


Perlahan Vira kemudian melangkah mendekati tempat tidur Alex, ia lalu duduk di tepi ranjang Alex sepelan mungkin agar tidak membangunkan si empunya, ditatapnya wajah sang kekasih,


Vira menarik nafas sebelum kemudian memberanikan dirinya untuk menurunkan jarinya yang lentik menyentuh hidung Alex lembut, lalu turun ke bibirnya


Wajah Alex yang rupawan sukses membuat Vira terhipnotis, entah darimana datangnya keberanian yang membuat Vira lantas merebahkan dirinya di sebelah Alex dan memposisikan dirinya menghadap Alex, menjadikan Alex sebagai objek pandangannya,

__ADS_1


Ditatapnya pria itu lekat, pria yang entah kapan masuk ke relung hatinya yang menganga akibat luka yang ditinggalkan mantan suaminya.


Luka yang tadinya Vira yakini tidak akan bisa disembuhkan oleh siapa pun, sampai kemudian Alex datang


Vira menghela pelan nafasnya, ia perlahan beringsut untuk bangkit, namun tiba - tiba Alex merubah posisi tidurnya menyamping menghadap Vira, membuat mereka kini berbaring berhadapan.


Wajah Alex yang damai membuat Vira tak tega untuk membangunkannya, belum lagi bayang - bayang Alex akan ngamuk kalau tidurnya terganggu, bagaimana pun Alex masih atasannya


“Capek ya? Kamu bobonya nyenyak banget Lex” gumam Vira pelan sambil mengelus wajah Alex dengan punggung tangannya, namun tiba - tiba tangan Vira serasa membeku ketika tiba - tiba Alex membuka matanya memperlihatkan netra coklat yang kini memandang Vira lekat


...“Selamat pagi sayang” ujar Alex hangat, wangi mint menguar dari mulutnya yang manis...


...“Selamat pagi” jawab Vira balas tersenyum ...


Mereka yang tengah berbaring berhadapan, saling memandang dalam keheningan


Tangan Alex mengelus pipi Vira yang putih,


...“Kamu ada jadwal meeting Lex” ucap Vira...


...“Tunda” titah Alex ...


...“Kenapa?” Tanya Vira...


...“Aku pengen sama kamu seharian” jawab Alex...


...“Pacaran ga boleh ganggu kerjaan Lex” ujar Vira lembut sambil terus memandang...


...“Sehari ini aja” ucap Alex...


...“Janji?” tanya Vira...


...“Janji” ucap Alex...


...“Apa yang akan kita lakukan hari ini?” tanya Vira...


...“Darimana kamu tau kalo aku suka nonton?” Tanya Vira...


...“Aku tau apa pun tentang kamu Vir” jawab Alex...


...“Oh ya, apalagi yang kamu tau?” pancing Vira...


...“Semuanya, bahkan ukuran pakaian dalam kamu” goda Alex yang membuat wajah Vira bersemburat merah...


...“Kamu ingat saat kamu di rumahku kan, dan baju kamu basah karena kehujanan, kamu pake kemejaku, terus aku ga sengaja liat pakaian dalam kamu di atas tempat tidur” lanjut Alex...


...“Alex!” ucap Vira dan langsung menutup wajah malu nya dengan kedua tangannya, Alex perlahan membuka tangan yang menutup wajah Vira, dan perlahan beringsut memposisikan tubuhnya hingga mengukung tubuh Vira hingga Vira terlentang...


...Vira menatap netra Alex yang tengah mengukung badannya, tubuhnya berdesir, jantungnya memompa dengan cepat...


...Alex menurunkan wajahnya, mencari bibir Vira yang ranum, mengecupnya pelan dan memagut bibir Vira, ciuman Alex makin dalam, lidahnya mencari - cari lidah Vira untuk bertaut, hingga mereka berpagut menciptakan decapan. ...


...Vira terengah, ia tak kuasa menahan godaan Alex, Vira hanya bisa membiarkan pria itu terus - terusan mencecapi bibirnya, ia biarkan nafsunya yang menang...


...Tak puas sampai disitu, ciuman Alex kemudian turun ke leher jenjang Vira dengan nafasnya yang memburu karena hasrat yang sudah di ubun - ubun kepalanya, Alex terus menciumi leher Vira dan meninggalkan beberapa jejak kepemilikan berwarna merah, ...


...“Lex jangan dimerahin” ujar Vira malu - malu...


...“Telat” jawab Alex dengan senyum kemenangan...


...“Nakal!” Protes Vira...


...“Siapa suruh kamu gemesin!” Timpal Alex...


...Alex memandangi wajah Vira yang memerah menahan hasratnya, melihat Vira yang terengah - engah membuat Alex makin kalap...


...Jari Alex perlahan turun hendak membuka kancing kemeja Vira satu per satu, sebelum kemudian suara ketukan pintu terdengar ...

__ADS_1


...“Aaahhh!” Pekik Alex...


...Alex mengumpat, ia kemudian beringsut dari tempat tidurnya sambil bersungut - sungut, membuat Vira tergelak...


Ingin rasanya Alex segera menyentuh lagi wanita sexy itu, tapi ketukan kembali di pintu menyadarkannya, Alex beranjak ke pintu kamarnya


Beberapa saat kemudian beberapa waiter masuk ke dalam, salah satunya membawa satu buket besar mawar berwarna merah yang ia serahkan pada Alex


Alex kemudian menyerahkan buket mawar merah itu pada Vira


...“Buat kamu sayang” ucapnya sambil mengecup kening Vira...


...“Makasih Lex” jawab Vira dengan mata yang berbinar dan senyum yang merekah, Vira kembali terharu dengan semua perhatian Alex padanya...


...Para waiter tersebut kemudian undur diri, meninggalkan tumpukan sarapan disana...


Vira melongo memandangi sarapannya yang menggunung


...“Kita makan sebanyak ini Lex?” tanya Vira heran dengan selera makan Alex yang ternyata banyak...


...“Tadinya buat jaga - jaga” ucap Alex santai sambil menuang teh ke cangkirnya...


...“Jaga - jaga apa Lex?” tanya Vira makin bingung, janda ini memang polos adanya...


...“Jaga - jaga kalo aku bakalan kehilangan stamina gara - gara kamu” jawab Alex datar, ia sepertinya masih kesal rencananya berantakan tadi...


Vira terkekeh


...“Sabar” ucap Vira sambil mendekati Alex yang meminum tehnya tandas seolah ingin menyiram hasratnya yang berapi dengan secangkir teh, Vira mendudukan dirinya di sebelah Alex...


...“Vir” panggil Alex ...


...“Ya?” Vira meletakan cangkir teh yang tengah disesapnya dan kemudian menatap lawan bicaranya...


“Besok ada acara jamuan makan malam perusahaan rekanan, aku pengen kamu siapin diri” ucap Alex


...“Ok, tenang aja aku bakalan dandan cantik, aku ga bakalan mempermalukan kamu Lex” ucap Vira dengan senyum merekah...


...“Nanti ada orang yang nganterin dress sama perhiasan buat kamu, Umar yang ngatur” ucap Alex lalu menuang teh kembali ke cangkirnya yang kosong...


...“Dress pestaku dari kamu masih banyak Lex, jadi ga usah beli yang baru, aku pake yang udah ada aja” ucap Vira santai...


...“Vir, ini acara penting kamu harus tampil lebih dari biasanya” tandas Alex dengan sorot matanya yang tajam, Vira mengiyakan takut takut kalau Alex malah akan marah meskipun di hatinya ia bertanya - tanya tentang acara yang menurut Alex sangat penting baginya...


...----------------...


Sorenya, Alex menepati janjinya pada Vira untuk menonton di bioskop khusus tamu VIP resort itu


Bioskop itu cukup luas, terdapat 4 sofa yang melingkar berwarna merah marun, senada dengan permadani alas lantai ruangan itu, layar proyektornya juga sangat besar, dengan lampu - lampu disudut ruangan menambah mewah interiornya


Alex dan Vira kemudian mendudukkan dirinya di sofa, tangan mereka tak lepas bergandengan


...“Kamu suka film action kan?” tanya Alex pada wanita terkasihnya...


...“Iya” jawab Vira singkat dengan mata yang berbinar dan senyum yang mengembang, sudah lama sekali ia tidak menonton di bioskop, selama ia menikah dengan Vicky tak sekali pun Vicky mengajaknya nonton, Vicky lebih senang mengajak Vira makan malam romantis, atau liburan di luar negeri. ...


...Sementara dulu sebelum menikah, Vira boro - boro berpikir buat nonton, baginya ketika ada uang maka ia akan pakai untuk kebutuhan anak panti atau ia akan tabung, ia pernah menonton sekali itu pun karena ada donatur, dan itu sudah bertahun - tahun yang lalu...


Lampu bioskop yang terang perlahan berubah menjadi temaram, film pun mulai diputar


Alex tak berhenti memandangi wajah Vira yang tanpa ekpresi melihat film yang penuh adegan berdarah - darah, tak ada ketakutan atau kengerian yang terlihat di wajahnya, sebaliknya ia keliatan dingin.


Entah kejadian apa yang pernah Vira alami, yang pasti Alex ingin melindungi wanita ini


Alex merangkul tubuh Vira, Vira yang merasakan tangan Alex kemudian melabuhkan kepalanya di dada bidang Alex


Vira sama sekali tak menikmati film itu, adegan berdarah - darah di film itu justru mengingatkannya pada peristiwa yang merenggut paksa calon anaknya

__ADS_1


Tanpa Alex tau, air mata Vira jatuh.


__ADS_2