Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
Kepanikan


__ADS_3

" Aduh sakit ... aaakhh ... Ampun " Jeritan senja Ilaga , beberapa kali memohon .Namun polisi itu tetap menekankan pensil itu ketubuh bagian belakang beberapa kali .


"Baik lah hari ini cukup introgasinya anggaplah itu tadi sebagai sambutan perkenalan kami ,tidak papa kalau masih belum mengaku " " Ujarnya dengan santai " kalian berdua masukkan kembali orang ini ke dalam sel !" perintahnya dengan nada tinggi ,segera kedua polisi yang sejak tadi berdiri disamping pimpinannya itu segera melaksanakan perintah." Siap pak " jawabnya serempak.


Pimpinan melangkahkan kaki meninggalkan ruang interogasi . Sedang senja Ilaga hanya diam pasrah dengan keadaan.


" Ayo !" kedua polisi itu pun membawa senja Ilaga masuk kedalam tahanan bersama Nara pidana lainnya.


" Sakit kan ? Makannya kalau ditanya itu jawab jangan diam aja ,kalau mau dapat keringanan kamu harus jujur mengakui semua kesalahan yang kamu perbuat ,kamu gak usah kwawatir saya jamin kamu akan mendapat keadilan ." Tutur polisi berwajah manis namun senja Ilaga tetap diam sesekali meringis menahan sakit .


" Kamu pikir aku bod*h ,mau mengakui perbuatan ku begitu gampangnya , aku tahu kamu itu sama seperti yang lain menggunakan kesempatan agar dapat pundi - pundi uang dengan sok membantu tapi ujung - ujungnya memeras juga , Heemmmzz dia gak tahu saja kalau aku sudah pernah dipenjara .Kamu pikir aku akan ketipu lagi ow ... tidak pengalaman yang dulu cukup membuatku belajar ,sampai sekarang pun aku masih ingat dimana dulu awal - awal aku dipenjara karna kasus undang - undang IT ,padahal kala itu aku tidak tau menau soal apa itu ?Tiba - tiba saja ada 2 orang menghampiriku memakai baju biasa namun rapi ,waktu itu aku sedang bekerja disalah satu toko sebagai kuli panggul .Kedua orang itu lantas meminjam ponselku tanpa curiga sedikitpun aku langsung memberikannya begitu saja . Bagaikan anak beg* aku langsung dibawa ke polres untuk mengakui kesalahanku yang jujur pada saat itu aku memang tak tahu benar apa salahku setelah sampai di polres polisi mulai menjelaskan bahwa Akun FB ku telah menyebarkan gambar porn* lewat meseger ke beberapa orang dikontak pertemanan dan salah satu pertemanan itu ialah anak polisi yang bapaknya bertugas mengintrogasi ku saat itu. Dengan susah payah aku menjelaskan bahwa aku tidak mengirim foto - foto itu bahkan hari itu aku belum sempat pegang hp karna kerjaan saat itu sedang banyak namun apalah daya aku hanya seorang kuli panggul , yang mungkin bagi polisi itu aku hanyalah kotoran yang tak berarti apa - apa . Polisi disana mendesak ku menyuruhku mengaku tapi aku tetap jujur bahwa bukan aku pelakunya meski memang itu ponselku , Tapi aku benar - benar tidak melakukanya rasa sakit karna diintrogasi dipukul berkali - kali ,ditusuk pulpen dan juga dibentak sana - sana . Sampai pada akhirnya datanglah seorang polisi dia sangat baik dan perhatian kepada ku menyuruhku untuk mengakui saja perbuatan yang memang tidak aku lakukan , bagaikan mendapat angin segar lantas aku mengiyakan apa yang oknum itu katakan karna dia sudah berjanji akan membantu ku bebas tanpa sarat namun nyata nya setelah aku mengakui nya aku malah lebih parah dipukuli kesana - kemari dan malah tetap masuk penjara. Dari itu aku mulai tidak percaya dengan oknum - oknum yang mengatas namakan mengayomi atau apapun menurutku percuma mereka mau membantu kita asal ada uang didalamnya kalau gak ada akan dibuang sia - sia. Diam adalah solusi terbaik saat ini menunggu bantuan dari luar ,kalau sampai mereka tidak bisa mengeluarkan ku dari aku pastikan mereka juga akan sama - sama berada diruangan yang sama seperti ku saat ini.


***


Dikediaman black terlihat Seno yang sedang mondar - mandir didepan black yang sedari tadi terdiam duduk di kursinya sambil berfikir.


" Bod*h sekali si Van itu kenapa dia gak hati - hati ,bawa barang begitu saja ketangkap untung saja dia cuma bawa sedikit kalau saja dia mengirim ke tempat rahasia kita bisa - kita kembali lagi ke sel ,Dasar Van - Van bikin pusing saja "Keluh Seno dengan tak henti - hentinya menggosok pahanya dengan kasar." Bagaimana ini Jack " Seno melihat black yang terlihat tenang.

__ADS_1


" Anda tenang " ucapnya .


" Apa kamu punya rencana ? " Seno mendekat kearah black " Apa rencanamu kali ini ?" Tanyanya lagi penasaran.


" Aku punya ide , bagaimana cara membukam mulut Van tentang kita dan pekerjaan kita ini ?"


flashback


" Black ,Seno dan kamu Van hari hari ini kita akan mengantar barang - barang ini ke pemesan Ingat jangan sampai ada yang curiga atau pun sampai polisi mengikuti kalian. " Pesan bos besar mereka.


" Tenang bos dijamin aman dan sampai tujuan " Celetuk Van dengan PD nya.


" Baik bos " jawab mereka bersamaan.


" Ini barang ada ditengah - tengah buku ,berikan buku ini ke orang yang ada di alamat ini ?" perintahnya seraya menyerahkan buku tebal ditangannya kepada black.


" Baik bos " jawab black.

__ADS_1


" Dan kamu Seno ,ini paket sepatu kamu bawa ke stadion yang dekat dengan perkotaan kamu berikan sepatu ini ke orang yang kemaren kamu kirim pizza "


" Baik bos " jawab Seno .


" Dan terakhir ini buat kamu Van didalam rokok ini sudah ada barangnya kamu pergi dirumah kosong Deket dengan pembuangan sampah disana sudah ada pemesan barang ini . "


" Baik bos" jawab Van.


" Oke semua sudah mendapat tugas masing - masing dan saya ingatkan lagi kalian harus berhati - hati ,jangan salah langkah ,jangan gegabah dan jangan sampai tertangkap basah. Ingat kalau sampai ada yang tertangkap saya tidak akan membantu kalian satu hal lagi kalau sampai salah satu ketangkap dan berani membocorkan rahasia ini jangan harap kalian bisa selamat dari tangan saya "


" Baik bos " jawab serempak.


Kerjaan ini memang sangat beresiko tinggi ,namun untung yang didapat sangat banyak . Apalagi seperti Van yang hanya lulusan SMP. jadi kuli panggulpun sekarang sudah tidak jaman mau kerja ojek online gak ada motor alhasil mau tidak mau ,suka tidak suka enak - tidak enak tetap dijalaninya demi memenuhi kebutuhan ekonominya .


Sayangnya hari itu mungkin hari apes untuk yang kedua kalinya yang datang dikehidupan Van yang harus dibayar kontan oleh Van dimana ternyata orang yang memesan barangnya adalah seorang Tante - Tante dan Tante - Tante itu adalah istri seorang polisi . penggerebekan pun terjadi di TKP Van tak dapat lari karna polisi sudah menyebar disana . Bahkan Tante - Tante itupun kaget atas penggrebekan tersebut .


Padahal Van baru saja menikmati uang hasil kerjanya itu dengan santainya,Uang itu pun masih disimpannya disalah satu tempat milik Van , rencananya uang itu akan dipakai Van untuk pergi ke luar negri bersama 2 temannya itu ,namun rencana itu harus hilang dan sirna begitu saja .

__ADS_1


"


__ADS_2