Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
Curiga


__ADS_3

" Halo Tante Rahma tolong sampaikan ke Dinda kalau hari ini Nayra gak bisa datang ke rumah karna nayra ada kerja hari ini ?" Ujarku ditelvon .


" Ya gak papa Nayra ,kan sekarang sudah ada Tante jadi kamu tenang aja kamu konsen aja dengan kerjamu " Suara Tante Rahma diujung telvon .


" Iya Tante makasih kalau gitu sudah dulu Tante Nayra mau berangkat dulu ?"


"Ya Nayra hati - hati dijalan assalamuaikum "


" Waalaikumsallam "


Tut ..


Panggilan berakhir .


Setelah 2 hari meminta izin,kini waktunya pergi bekerja lagi .Rasanya tidak enak hati meminta izin lama - lama apa lagi status ku kini hanyalah anak baru .


Diperjalanan aku tidak sengaja bertemu Doni ia sedang mengojek,karna lampu merah kami berhenti .


" Don mau kemana ?"


" Ini mau kerja Nay ?"


" Emang cafe Narendra sudah direnovasi ? cepet banget ?" Ujarku kaget.


" Belum Nay,mungkin nanti atau kapan kurang tahu juga .Sekarang Gue kerja di bengkel motor Deket dengan toko sepatu yang baru buka itu "


lampu berubah menjadi hijau .


" Ow ,gitu ya udah sukses ya semoga betah dengan kerjaan barunya jangan lupa telvon Kalau ada waktu ?"


" Sip Nay, kamu juga " Ucap Doni seraya mengacungkan jempolnya .


Lima belas menit kemudian ,telah sampai ke toko sepatu .


Masuk dan berganti baju seragam toko , karna hari ini hari Sabtu jadi kami memakai baju berwarna biru lengan pendek dengan bawahan rok selutut berwarna hitam, dengan rambut diikat dengan rapi .


Ditoko ini memang sangat dianjurkan mengikat rambut bagi yang berambut panjang apalagi seperti saya begini, Semenjak kepergian Nayma aku memang belum lagi memotong rambutku.


Ku tata rambutku Serapi mungkin ,Aku memilih gaya ala pramugari.

__ADS_1


" Nayra ,kamu cantik sekali belajar dari mana ikat rambut seperti itu ?"


" Oh ini mama ku dulu pernah mengajariku waktu kecil ,mama ku sangat senang sekali dengan rambut yang ditata seperti pramugari katanya "Andaikan saja anak mama jadi pramugari pasti mama sangat bangga " Begitu katanya, eh ... malah anaknya gak ada yang jadi pramugari "


" Hehe ... gak papa Nayra kan sekarang sudah dandan ala - ala pramugari ,pasti mama mu sangat senang sekali "


" Ya setidaknya dengan dandan begini mama ku bisa lihat diatas sana betapa Halunya anaknya saat ini hehe "


" Haha ... " Bisa aja kamu Nay - Nay .ucap Nisa.


"Eh ... kalian sudah selesai kan ? cepat keluar ?" ujar Sinta yang tiba - tiba datang.


" Iya kak " ucap kami bersamaan.


Keluar bersama, dan mulai melakukan aktifitas yang sudah menanti didepan kita.


" Saya gak mau tahu ya saya mau uang saya kembali ?" Teriak seorang ibu - ibu dengan tampilan mewah marah - marah didepan Mila "


Aku dan Nisa yang kaget dengan suara gaduh lantas ikut mendekat kearah suara . Benar saja terlihat Mila hanya menundukkan kepala sesekali mengucapkan maaf .


" Maaf Bu " Ucapnya.


" Tapi gak bisa Bu , karna itu sudah aturan sekali lagi maaf Bu " Mila memohon.


"


Semakin dijelaskan ibu itu malah makin teriak - teriak . Memaki Mila tanpa ampun bahkan sepatu yang ada didepannya ikut menjadi korban kemarahan ibu itu dengan membantingnya beberapa kali, hingga membuat sebagian pembeli yang ada disana memperhatikan Mila dan ibu tersebut. Aku yang melihat itu juga ikut geram , tanpa pikir panjang ku hampiri mereka.


" maaf Bu kalau saya ikut campur , tapi ini memang sudah aturan disini barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan dan kalaupun bisa pengembalian maxsimal 24 jam jika lewat dari itu maka uang pengembalian hanya bisa kembali setengah dari barang itu, serta , harus ada struk pembelian belanjaan sebagai bukti akurat " Jelasku .


" Maksud kamu apa ,kamu gak percaya begitu kalau saya beli sepatu ini ditoko ini begitu ?" Marah ibu itu dengan mengangkat sepatu yang telah dibawanya kemudian meleparkan sepatu itu dihadapanku dengan kasar.


" Maaf ibu bukannya kami tidak percaya atau bagaimana ? Tapi ini memang sudah aturan ditoko kami , Apa anda punya struk pembeliannya ? Bisa saya lihat ?" Ujarku dengan baik.


" Kamu benar - benar lancang ya asal kamu tahu saja ,saya bisa membeli sepatu yang lebih mahal disini dan kamu perlu tahu saja saya sudah beberapa kali datang kesini ,kalau kamu masih gak percaya kamu tanya saja kepada pemilik toko ini ,kalian pasti akan tahu siapa saya mengerti ?" Gerutu ibu itu.


" Iya Bu" ucapku seraya mengangguk " Apa bisa saya lihat struk nya ? Dan setelah itu dapat saya pastikan uang anda akan kembali ?"


" Heem ... Sial sekali , Amit - amit lagi deh belanja disini sudah sepatu kualitas jelek, karyawannya gak sopan ditambah lagi kebanyakan aturan " Maki ibu itu seraya mengaduk - aduk isi tas yang dari tadi disandangnya.

__ADS_1


" Ini kan yang kalian butuh ?"


Ibu itu melemparkan beberapa struk pembelian belanjaan didepan kami , Mila langsung memungut beberapa struk itu kemudian mengeceknya .Aku pun mengambil kertas yang tepat jatuh didepanku. melihat dan memastikan sepatu apa yang telah di beli ibu ini .


" Sepatu dengan ukuran 38 , berwarna putih dalam struk pembelian ini tercatat bahwa sepatu yang anda beli adalah sepatu diskon disini juga tercatat anda membeli sudah 4 hari yang lalu jadi maaf ibu kami tidak bisa mengembalikan uang anda sepersenpun ,silahkan anda bawa lagi sepatu milik anda "


" Tidak bisa pokoknya saya gak mau tahu ,saya mau uang saya kembali dengan utuh "


" Ada apa ini ?"


Bos Bobi datang menengahi.


" Ini pak ibu ini mau uangnya dikembalikan , saya sudah beri penjelasan dengan Nisa kepada ibu ini tapi ibu ini masih kukuh tidak mau mengerti sama sekali "


"Eh ,kamu pemilik toko ini bagus ,kalau kamu datang cepat kembalikan uang saya ?"


" Maaf ,ibu ini sudah menjadi aturan di toko saya ,kalau saya kembalikan uang anda itu berarti saya melanggar peraturan yang saya buat sendiri dan nantinya akan berdampak pada yang lain "


" Saya tidak peduli ,kembalikan uang saya cepat ?"


" Tidak bisa ibu , kalau ibu masih membuat onar disini saya akan melaporkan ibu ke polisi atas tindakkan tidak mengenakkan dan menganggu ketenangan ditoko kami !"Teriak Bobi .


Dengan cepat ibu itu pergi membawa sepatu yang telah dibawanya tadi.


" Huh, bikin kesel aja tuh pembeli ?" Ujar Sinta yang menghampiri kami.


Kami semua memandang Sinta dengan bersamaan.


" Sudah - sudah kembali semua kerjaan masing - masing !" Perintah Bobi.


" Baik pak " jawab kami serempak dan bergegas pergi dari hadapan Bobi.


***


Tiba waktu pulang ,aku sengaja tidak langsung pulang .Memutar motorku ke tempat dimana kejadian Tante salma kecelakaan .Sampai disana aku melihat sekitar dijalanan ini memang tidak rame hanya orang satu dua yang lewat ,Aku mencoba mencari petunjuk disekitaran sini ,bekas Cctv yang hancur sangat terlihat jelas banyak pecahan kaca disana serta ada batu lumayan sedang tergeletak disana mungkin batu itulah yang dipakai pelaku untuk memecahkan Cctv .


Saat aku kembali menaiki motorku dan tidak sengaja melihat spion motorku terlihat dibelakang ku ada mobil berwarna hitam .


" Mobil itu ?"

__ADS_1


__ADS_2