Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
67.Kabar Maya.


__ADS_3

Menghempaskan tubuh ke sofa, Mengambil remot lalu menyalakan televisi untuk sekedar mendengar informasi terkini.


" Astagfirullah halazim, sekarang dunia ini banyak bencana ,Ya Allah lindungilah kami dari mata bahaya dan matikan kami dalam keadaan Khusnul khotimah Amiiin "


" Ini lagi berita aneh- aneh aja masak,batalin nikah hanya karna gak jadi dikasih sertifikat rumah,neng- neng ada - ada aja sih tingkahmu"


Menyimak klarifikasi pihak perempuan dengan konsen.


" Eh- eh, gak ada rasa bersalah sama sekali jadi cewek hmm sumpah bikin malu para kaum hawa tau gak neng- neng ! " ungkapku geram


" Ih ,nyebelin banget sih cari pembelaan diri ya ? tapi kita sudah gak mempan dengan klarifikasimu neng seakan - akan kamu menjelek- jelek kan si pihak laki , padahal laki- laki itu udah tulus cinta Ama neng tapi neng malah begitu gak minta maaf malah sok paling baik paling benar, semoga saya dijauhkan dari sifat seperti itu , semoga selalu menghargai orang dan menerima kekurangan dan kelebihan pasangan kita kelak Amin".


Hampir 2 jam aku melihat televisi dari mulai acara berita sampai sinetron. Makan malam pun tiba ,mencari makanan lewat aplikasi yang ada dihp. Kali ini aku memesan sayur asem ,sambel beserta lauk ayam dan juga tempe goreng.


Tok...tok..tok..


suara ketukkan pintu.


Aku cepat melangkah menuju pintu lalu membukanya.


" Ini mbak pesanannya?" ucap ojol seraya memberikan kantong berisi makanan.


" Makasih pak "


" iya sama- sama"


Setelah , ojol pergi ku tutup pintu,kemudian memulai menyantap makanan.


Betapa enaknya orang sekarang di mudahkan dalam segala hal ingin ini itu tinggal pesan dan gampang barang pun sampai didepan rumah.Tapi kadang miris dengan oknum yang baru belajar beli online dan baru bergabung menjadi ojol mungkin kurang faham dengan sistem kerja pekerja online atau bagaimana ? Ada saja ulah mereka ada yang gak terima dengan isi paketannya dan yang disalahkan ojol dan ada pula yang salah faham dengan teman sendiri karna rebutan penumpang sesama ojol.


Drrrtt....drrtt


ponsel bergetar diatas nak as.


Aku menghentikan makanku sejenak ,menggeser gambar ganggang telvon warna hijau itu.


" Assalamualaikum,Nayra lagi apa?"


" Waalaikumsallam, Maya ya baik ?"


Aku duduk kembali ,dan melanjutkan makan yang tinggal sisa dua suap dipiring.


" Alhamdulillah, Nay katanya kamu udah dapet kerjaan baru ya? dimana ? kok gak ajak- ajak aku sih sama teman- teman?" ujar Maya dari ujung telvon.


" Eh,tau dari mana ? perasaan aku belum cerita kesiapapun kalau aku dah dapat kerja? " ucapku kaget seraya mengunyah.


"Hehe, gak dari siapa- siapa cuma nebak aja kan kemarin aku main kerumahmu bersama Doni tapi rumahmu terkunci saat aku tanya ke tetanggamu katanya kamu pergi kerja ?"


" Oh, kapan kesini pagi siang apa sore ?"

__ADS_1


" Siang kalau gak salah , eh memang bener kamu dah dapat kerjaan baru Nay ? "


" Iya ,aku dapat kerja di toko sepatu Deket dengan Resto Kamboja"


" Toko sepatu ? memang kamu tau tentang sepatu? hehe dari makanan ke sepatu ? gak cocok banget sih harusnya tuh dari dari makanan ke cemilan kek, atau dari ke cafe ke resto atau warung gitu baru cocok haha" gurau


Maya.


" Ya ,juga sih terpaksa, udah capek juga muter cari kerja adanya itu ya udah sikat aja hehe?Jujur sih aku gak tau sama sekali merek sepatu dan brand mana yang bagus ,soalnya taunya sepatu dipakai dikaki gitu aja gak pernah lihat mereknya asal nyaman ya itu yang dipakai ?"


" Haha..sama dong ,aku juga gitu tapi ya aku masih tau sih dikit- dikit ? Nay besok sibuk gak keluar bareng yuk bareng Doni dan Wisnu kayaknya juga akan ada Narendra "


" Kemana? bisa aja sih tapi malam ya soalnya aku kerjanya pagi sampai sore ,gimana?"


" Ok,gak masalah bisa diatur, kita ketemuan di cafe aja Deket taman kota , disitu ada cafe baru yang lagi buka, aku denger- denger sih disana enak makanannya dan tempatnya?"


" Siipp, deh atur aja nanti kalau sudah pas langsung meluncur kesana?"


" Ok,Nay"


YA MAMA NTAR


suara Maya dari ujung telvon dengan suara keras , aku pun yang mendengarnya sedikit menjauhkan Televon dari telingaku.


" Nay ,udah dulu ya aku dipanggil mama,daaa.."


***


Pagi pukul 07: 30 aku sampai didepan toko. Ternyata sudah ada yang datang, ingat kemarin aku belum sempat kenalan dengan yang lainya lantaran aku disibukkan dengan pekerjaan digudang .Aku mulai mendekat.


" Hay , pagi sudah lama nunggunya? " ucapku bingung harus berkata apa dulu.


" Ya lumayan? "


" Eh, kenalin nama aku Nayra , kemarin aku belum sempet kenalan denganmu dan yang lain?" ucapku.


" Eemm,iya nama aku Mila ,dan ini temanku Nisa salam kenal?"


ucapnya seraya menjabat tanganku.


Kami pun mengobrol tentang perihal masalah toko , dan banyak hal selagi Bobi belum datang ,Aku memanfaatkan waktu untuk bertukar fikiran dengan sesama karyawan yang ada disini.


" Itu , Sinta datang " ucap Nisa saat melihat Sinta datang.mereka pun langsung menundukkan kepala aku yang ada disebelah mereka merasa bingung dan heran akhirnya akupun ikut menundukkan kepala.


" Bagus ! , sudah kalian cepat bersih- bersih Mila kamu menyapu bagian dalam. Nisa bagian luar dan kamu untuk Nayra bagian lap kaca dan lap- lap sepatu yang terpajang disana? "


" Iya " jawab kami serempak bergegas melaksanakan tugas.


Sesaat aku melihat kebelakang melihat Sinta yang hanya duduk di bawah meja memainkan hp ditangannya , Disini memang ada kamera pengawas tapi dengan posisi begitu sehingga tidak terlihat dari pantauan cctv.

__ADS_1


" Enak sekali dia " ucapku .


" Heh, Nayra itu udah biasa memang begitu kelakuan si Sinta , sudah ayok kita kerja dari pada nanti kita dimarahin"


" I- iya ,ayok"


***


" Hay ,kalian gimana kabarnya? " sapa ku kala melihat Maya ,Doni dan Wisnu.


" Hay ,Nayra baik kok hanya saja nih Maya lagi galau?" ucap Doni menunjuk Maya dengan lirikkan mata.


" Ya nih ,Maya tau nih dari tadi murung padahal pas dia ngajak kesini aja ceria banget z ya kan Don ? "


" Betul"


Maya hanya melirik Doni dan Wisnu


" Memang kenapa May ?"


" Gak papa"


" Maya kamu menganggap kami sahabatmu kan? Ayolah cerita siapa tahu kami bisa sedikit membuatmu tenang ? Siapa tahu kami bisa membantu? ya kan teman? ucapku seraya melihat teman yang lain.


" Iya cerita aja gak papa?"


" Iya- iya aku juga siap membantu" ucap Doni.


Huufff


menghela nafas besar.


" Jadi gini , papaku ternyata mengidap penyakit tumor dan harus cepat dioperasi kalau tidak " Maya tak bisa meneruskan ceritanya.


" Maya " ucap kami serempak


Aku pun langsung memeluknya.


" Nayra ,aku gak mau papa kenapa- Napa ? tapi apa yang harus aku lakukan sekarang? saat ini aku butuh dana banyak untuk operasi papaku aku harus bisa mendapat uang dalam waktu dekat ini?"ucap Maya terisak.


" Maaf may, aku gak bisa bantu kalau masalah uang ,karna saat ini aku juga masih menganggur." ucap Wisnu.


" Apalagi aku May adikku juga banyak ?"


" Maaf Maya " ucapku


" Ya gak papa dengan beecerita begini aku sudah cukup enakkan kok ?" ucap Maya.


pertemuan kali ini membuat kita sama- sama sedih

__ADS_1


__ADS_2