Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
Mendatangi kantor polisi


__ADS_3

flash back


Tiba - tiba saja aku sangat rindu sekali dengan Nayma ,ku buka Vidio saat kejadian itu terjadi. Aku hanya melihat saat Nayma datang memasuki rumah jaya Kusuma yang tak jauh dari rumah Maya . Senyum Nayma begitu indah , parasnya yang anggun dan kecantikannya begitu terpancar.


Hanya bisa menangis dalam hati karna air mata ini serasa sudah habis dan mengering . Jujur dalam hati kecilku masih ada dendam yang mendalam terhadap jaya Kusuma , namun dendam itu sedikit ku redam mengingat sekarang jaya Kusuma sudah mendekam dipenjara setidaknya jaya Kusuma bisa merasakan betapa tidak nyamannya hidup didalam lapas meski bagiku itu hukuman belum cukup menebus akan apa yang telah dilakukan jaya Kusuma kepada Nayma . Sebenarnya aku mencoba baik kepada Narendra ,bersikap peduli ,perhatian kepadanya itu hanya sekedar pura - pura mendekati Narendra agar mendapat perlindungan darinya berpura - pura menjadi orang yang sangat tersakiti akibat ulah papanya . Mengambil kepercayaannya dan kebaikannya agar lebih percaya terhadapku ketimbang papanya sendiri.


Setidaknya aku melangkah lebih maju dalam hal ini tentunya cara ini aku lakukan agar kedepannya aku bisa lebih maju lagi mencegah kesalahan yang terfatal selain itu cara ini efektif untuk memecah dan menghancurkan keluarga jaya Kusuma . Aku yakin jaya Kusuma sangat sayang dengan Narendra walaupun kelihatannya jaya Kusuma terlihat arogan dan kurang perhatian tapi aku tahu jaya Kusuma akan melakukan apa saja demi Narendra begitupun juga Narendra .


Saat aku tengah asyik memandangi wajah Nayma terakhir kalinya . Ponselku berdering dan ternyata itu Maya . Ada sedikit cemburu memang kala melihat Maya berpelukan dengan Narendra namun cemburu itu terkadang sirna begitu saja tergantikan dengan dendam yang masih tersisa dihati kecilku.


Setelah selesai menelvon Maya , aku kaget saat Narendra datang .Sebelumnya aku memang tidak langsung membukakan pintu untuk Narendra mengecek dari balik jendela dan kemudian memasang laptop ku ke arah pintu dan pintu ku biarkan terbuka begitu saja , sebelum rencana itu kubuat aku memastikan lagi menampilkan gambar Vidio yang memperlihatkan wajah jaya Kusuma terpampang jelas dan juga sengaja ku beri tanda pensil diatas laptop untuk memberi tanda .


Semua selesai barulah aku membuka pintu untuk Narendra , seraya terus berdoa agar rencana ku kali ini berhasil membuat Narendra semakin membenci papanya seumur hidup.


Saat Narendra mulai berkeluh kesah akibat musibah yang menimpanya aku pun segera mengirim pesan ke Dinda agar menghubungiku karna ada hal penting yang ingin ku sampaikan ,untungnya Dinda bersedia menghubungiku tepat saat Narendra telah selesai bercerita.


Sengaja menjauh dari hadapan Narendra , dan mulai menghitung satu sampai 100 .Hitungan ke 70 Tepatnya Narendra benar - benar berdiri dan masuk kedalam rumahku berharap Narendra melihat Vidio yang sengaja kuperlihatkan itu .


Setelah selesai menutup televon dan lama menunggu aku pun pura - pura duduk kembali didepan teras , Setelah Narendra keluar barulah aku hendak masuk ke rumah . Kami pun tak sengaja berpapasan dan beradu muka .


Narendra pun tergesa - gesa pergi , aku pun berlari memasuki kamar mengecek Vidio itu dan ternyata lagi - lagi kebaikan sedang memihak ku Narendra telah menonton Vidio itu terbukti saat pensil yang sengaja ku letakkan diatas laptop bergeser tidak ditempat semula.

__ADS_1


***


" Papa , kenapa papa tega lakuin itu ? Setelah Narendra mulai sedikit percaya kepada papa dan mulai membuka hati untuk tidak membenci papa ,Kini Narendra harus kecewa lagi karna melihat ulah papa yang kesekian kalinya .Ya Tuhan apa salahku hingga harus mendapat papa yang begitu tega membunuh orang dan menganiaya orang tanpa belas kasihan ? Belum lagi menghamili anak orang bahkan tanpa bersalah sedikitpun . Kenapa juga harus adik Nayra ? "


Mengingat saat aku melihat Vidio itu rasanya membuatku semakin terpuruk ,Aku malu bertemu dengan Nayra. Sekuat itu kah Nayra ? sampai saat ini menyimpan masalah yang begitu besar tanpa pernah meminta bantuan bahkan curhat ke sesama teman . Sekuat itu kah Nayra ? Sampai detik ini bertemu dengan anak pembun* h adiknya ?


***


Seminggu pun berlalu semenjak malam itu Narendra lebih sering dirumah , Wisnu dan Doni mencoba menghubungi beberapa kali namun tidak satupun Narendra respon begitu juga Nayra yang hampir setiap hari menanyakan kabar dan sebagainya tak luput menjadi korban. Pagi ini Narendra memutuskan untuk menemui papanya di lapas ingin menumpahkan segala emosi yang terpendam dijiwa serta menanyakan ada hubungan apa papanya dengan adik Nayra juga menanyakan kenapa selama ini papanya menyembunyikan masalah besar tersebut apalagi papanya juga tahu kalau Nayra adalah kakak Nayma.


Jalanan pagi ini sangat ramai, kendaraan bermotor dan mobil saling berdempetan ditambah orang - orang yang tidak mau bersabar membuat kemacetan semakin parah .


Tepat jam 9 pagi Narendra sampai didepan kantor polisi tempat papanya di penjara . Kali ini Narendra langsung masuk tidak seperti biasa Narendra lebih memilih melihat papanya dari jauh dan sekedar menanyakan ke polisi yang menegurnya .


muda berseragam itu .


Narendra pun melihat polisi itu kemudian beralih pada nama yang ada di bajunya itu .


" Iya pak Ali " Jawab Narendra .


" Kok kamu tahu nama saya dari mana ?" Polisi itu penasaran.

__ADS_1


" Itu saya baca dibaju bapak "


" Oh ,iya lupa saya .Ada keperluan apa kesini ,sebelumnya perkenalkan dulu nama saya Ali kebetulan hari ini saya yang bertugas dipenjagaan "


" Saya Narendra , kedatangan saya kesini ingin menemui papa saya ?"


" Salam kenal , mari duduk dulu " ujar polisi itu menyuruh Narendra untuk duduk kemudian polisi itu mulai membuka buku yang ada didepannya. Narendrapun duduk .


" Siapa nama papamu ?" Tanya polisi itu lagi.


" Papa saya bernama jaya Kusuma "


" Jaya Kusuma terpidana kasus pemerk*saan itu ya ?"


" Iya pak " jawab Narendra dengan suara pelan.


" Sayang sekali kamu telat datang kesini nya "


" Maksud bapak ,telat bagaimana ?" ujar Narendra bingung .


" Jadi begini ,papa anda memang waktu itu pernah di tahan saat hari pertama papamu masuk dilapas ini papamu sudah membuat keributan dengan berkelahi dengan sesama napi disini setelah itu beberapa hari kemudian papamu dan juga para napi yang lain berusaha kabur dari lapas ini dari 8 orang yang mencoba kabur hanya 4 orang yang lolos ,2 meninggal dunia karna luka dikepala yang rata - rata pecah akibat membentur batu yang ada dijurang dan 2 lagi terpaksa dibawa kerumah sakit untuk penanganan medis. Dari 4 orang yang berhasil kabur itu salah satu dari mereka yaitu papamu dan sampai saat ini ke empat orang itu belum juga ditemukan informasi terakhir yang kami peroleh yaitu mereka sedang berada di bandara ,namun setelah kami mengecek ternyata tidak ada "

__ADS_1


" Jadi papa aku gak ada disini ?"


__ADS_2