Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
Kejujuran Wisnu.


__ADS_3

" Hey pak tua anda kenal dengan Dinda ? " Van menyipitkan matanya penuh selidik .


Seno yang berada ditaman belakang merok*k dengan santainya tiba - tiba terperanjat manik matanya memutar seketika kearah Van , melotot dengan muka tak menyenangkan .


" Kenapa pak tua kenapa kamu melihatku begitu ? Memangnya ada yang salah dengan pertannyaanku tadi hah ?" ujarnya lagi.


" Tidak aku tidak kenal " Jawab Seno dengan santainya kembali menghisap rok*k nya dan menatap fokus kedepan.


" Apa benar itu pak tua ?Kok rasanya aku gak yakin dengan jawaban itu ?" Van .


Seno tak bergeming matanya masih berfokus kedepan. Van yang merasa diacuhkan Seno akhirnya pergi dari hadapan Seno masuk ke dalam rumah dengan hati yang masih penuh tanya.


" Dari mana Van ,kayak bete gitu ?" Tegur black yang sedang menikmati kopinya diruang tamu .


" Gak papa "Jawab Van yang langsung ikut duduk dikursi depan black.


" Heeems ,gak papa tapi mukanya begitu kenapa - kenapa ? cerita aja ?"

__ADS_1


"Huffzz ..." Van membuang nafas panjang . " Aku curiga dengan pak tua kayaknya orang itu kenal dengan Dinda ? Apalagi waktu pak tua itu lihat Dinda raut mukanya langsung berubah dan anehnya lagi pak tua langsung lari kayak dikejar hantu ?” Jelas Van seraya menyenderkan badannya kekursi .


" Benar sekali Van aku juga curiga dengan pak tua itu ? Apa jangan - jangan ?"


"ANAK ITU ANAKNYA PAK TUA " Black dan Van berucap bersamaan. Van kini duduk dengan tegak.


" Sepemikiran " Jawab black .


" Aku yakin pasti mereka ada hubungan karna gak mungkin kan orang yang belum ketemu sebelumnya tiba - tiba takut saat bertemu kalau anak kecil sih wajar karna ada tahap adaptasi tapi kan kalau ini sudah ... " ucapnya berhenti.Kala Van melihat Seno yang baru masuk rumah.


" Ehem " Seno berdehem melewati mereka.


***


" Buat apa kamu kesini Wis ?" Tanya Narendra saat membuka pintu dan ternyata tamunya adalah Wisnu .


" Narendra dengar dulu penjelasan ku?"Wisnu menatap nanar Narendra .

__ADS_1


"Buat apa lagi ? Semuanya sudah jelas! Tak perlu ada penjelasan ulang ?"


Narendra masih sakit hati dengan Alasan yang didengarnya kemaren . Narendra sangat kecewa karna Wisnu adalah orang satu - satunya yang sudah dianggap teman sekaligus saudara baginya . Namun malah menghianatinya. Melukai perasaannya dengan mengatakan kalau dia juga mencintai orang yang sama yaitu Nayra.


" Oke aku faham kalau kamu masih marah bahkan kecewa. Tapi itulah kenyataannya Narendra aku hanya berusaha mengungkapkan semua isi hatiku kepada orang yang aku sayang apa itu salah ?Tapi kedatanganku kesini bukan membahas masalah perasaan tapi ini soal yang lain ?"


" Gak perlu dan semua terserah yang jelas aku gak mau dengar apapun itu masalahnya "


Braaaaaaakkkkkk ...


Narendra menutup pintunya dengan keras. Didepan Wisnu yang masih berdiri didepan pintu Narendra.


" Narendra tunggu !"


Namun Narendra tetap kukuh tak mau membukakan pintu .Dengan berat hati Wisnu pun beranjak meninggalkan rumah Narendra.


" Besok aku akan mencoba datang lagi "

__ADS_1


Sedang di dalam rumah Narendra duduk dengan mengacak - acak rambutnya .


" Dengan gampangnya dia kesini bukannya minta maaf ini malah jujur kalau dia juga cinta dengan Nayra ? Dasar Bod*h kenapa dulu aku percaya saja dan mau berteman dengan Wisnu , nyesel rasanya sudah pernah curhat dengan dia apalagi waktu cerita soal Nayra pantas saja dia sangat antusias ternyata dia ... dasar tukang tikung " Gumamnya.


__ADS_2