
Baru juga datang,aku yang tengah mencari- cari keberadaan Maya dan kawan- kawan,mulai mengedarkan pandangan ke seluruh sekitar.
Belum sempat menemukan kawan satupun, aku dikagetkan dengan pertanyaan.
" Eh anak sialan ngapain kamu datang kemari?heemm pakainmu bagus juga hari ini,terlihat berkelas juga. Ternyata kamu bisa beli baju mahal juga toh?" cemooh Tante Ninda .
" Siapa ini jeng cantik juga ?" tanya ibu- ibu berpakaian glamor.
" Oh ini anak sialan anak yang sudah membuat keluargaku hancur. Ya memang dia cantik tapi tidak dengan hatinya busukk." Hina Tante Ninda.
" Hiih ngeri ya jeng apa ini anak pelakor?" Tanyanya lagi.
" Dia bukan pelakor tapi lebih dari pelakor? "
Hanya bisa diam melihat dan mendengar semua tuduhan dan hianaan dari Tante Ninda ingat pribahasa saja ajing menggonggong kafilah berlalu. Tidak perlu menanggapi semua omongan yang tidak benar dan tidak penting biarkan saja nanti kalau sudah capek pasti berhenti sendiri.
" Hai ayok ,masuk didalam ngapain disini ? ibu sossialita sudah ada didalam menunggu kita." ucap seorang ibu- ibu yang juga berpakaian glamor.
" Ow ya ayok " jawab Tante Ninda seraya melirikku tajam.kemudian pergi.
Aku hanya menggeleng melihat Tante Ninda.
" Maya ! " teriakku saat melihat Maya dengan dress warna pink kalem dipadukan dengan aksesoris gelang yang cantik dan elegan.
" Nayra, kamu baru datang juga ? " Maya menghampiriku senyum dengan lebar memegang tanganku berkali- kali bagaikan anak kecil yang mendapat boneka.
" Sudah lumayan sih ,kamu cantik sekali hari ini Maya ,ih ini kamu Curly dimana rambutmu hehe bisa bagus gini" candaku.
" Ih, kamu ini Nay bisa aja ini aku tadi didandani Sama kakak aku. kamu juga cantik sekali hari ini hehe. Cantik boleh kenalan ?" ucap Maya membesarkan suaranya mirip laki- laki.
"Boleh bang, namaku Iyem?" timpalku
" Hahaha.." tertawa serempak.
Bahagia sekali, melihat Maya tertawa lepas.
" Nayra Maya sini ?"
" Wisnu ,Doni,kalian cakep- cakep bener?" pujiku.
" Gimana sudah cocok belum jadi bos?Bos Doni pemilik perusaan elektronik ternama di daerah jakarta hahaha" Doni dengan melambai- lambaikan tangan ke kanan dan kiri. Sudah mirip dengan model- model yang ada ditelevisi.
__ADS_1
" Hahaha " kami tertawa bersama.
" Doni- Doni kalau mimpi jangan tinggi- tinggi nanti jatuh gak ada yang mau bantu baru tahu rasa haha" ledek Wisnu.
" Yee.. kalau mimpi ya tinggal bangun lah Wis kalau jatuh ya tinggal berdiri sendiri lah Wis ngapain minta bantuan Haha" jawab Doni.
" Eh, sudah- sudah,pegel nih ketawa terus denger lawakan kalian?"
" Yee siapa juga yang nglawak, lho kira kami pelawak ?" ucap Doni
" Iya- iya percaya? hehe?" ucapku.
" Eh Wisnu Doni acaranya belum mulai ?" tanya Maya .
" Katanya dikit lagi ?"
"Oh kalau begitu aku ketoilet dulu ya ?" ucap Maya .
" Oke aku temenin mau?" tawarku.
" Gak usah aku sendiri aja Nay ?Wis toiletnya dimana?"
" Sana tuh nanti kamu belok kiri aja lurus pintu warna putih. " jelas Wisnu.
" Oke Hati- hati ya ?" ucapku.
" Hati- hati lho pikir Maya mau jalan apa ? orang juga di WC haha? timpal Doni .
" Maksudnya Hati- hati kalau kepleset gitu hehe" ucapku .
OKE ACARA MALAM INI AKAN SEGERA DIMULAI UNTUK PARA TAMU SEGERA BERKUMPUL DIAULA YANG TELAH DISIAPKAN.
Suara pembawa acara.Kami bertiga pun menuju tempat acara.
Disini banyak tamu yang datang.terdapat panggung besar yang berdekorasi juga sudah tertata kue tart tiga susun dimeja yang ada ditengah- tengah panggung . pesta yang sangat mewah. Banyak pelayan yang sibuk membawakan minuman dan makanan untuk menjamu kami para tamu.
Baru kali ini aku menghadiri pesta seperti ini, pesta yang dapat aku lihat ketika melihat sinetron ditelevisi.
***
Maya keluar dari Toilet. Merapikan baju dan juga menata rambutnya sambil berkaca ditempat yang telah disediakan .
__ADS_1
Toilet ini sangat mewah dimana dindingnya memakai keramik bercorak batik. diluar kita disambut dengan tempat rias yang mewah dengan kaca berlampu seperti tempat berhias artis- artis. Sungguh membuat orang yang memasuki toilet ini merasa nyaman.
" Kamu harus membantuku. ?Aku tidak mau kalau itu terjadi ?"
Maya yang mendengar suara ribut- ribut dilorong dekat dengan toiletpun mencoba melihat.dengan melangkah perlahan dan berdiri disamping tembok. karna suasana sepi suara gaduh itu terdengar cukup keras.
" Rayna dan Jaya mau apa lagi mereka?" Maya bersuara lirih kemudian mendengarkan apa yang mereka bicarakan.
" Untuk apa om ? "
" Apa kamu tahu Narendra putraku satu- satunya menolak perjodohan yang telah ku buat. Dia memilih Nayra kakak Nayma sialan itu. " ucap Om jaya dengan marah.
" Apa om ? jadi itu masalahnya kenapa om memilih Dinda untuk Narendra bukankah Dinda hanya seorang asisten pribadi om?memang apa baiknya?" tanya Rayna.
" Kamu jangan salah Dinda memang asisten pribadiku tapi sebenarnya dindalah yang memiliki perusahaan om ini?"
" Maksud om apa Rayna tidak mengerti ?"
" Jadi gini dulu om adalah sahabat dekat papanya Dinda.Dan kami pun membangun bisnis bersama dibidang yang sama . Waktu itu kami membangung bisnis ini secara diam- diam tanpa istri kita tahu,sampai usaha kami berjalan dengan sukses , pernah ada kendala waktu itu ketika bisnis om yang pegang perusahaan sempat turun dan bahkan diambang kebangkrutan . Tapi untungnya ada papanya Dinda yang menyelamatkan. Mulai saat itu Om menjadi orang kedua karna kemana- mana yang dipuji papanya Dinda karna dana om habis maka om tidak punyak hak lagi dalam bisnis ini . Om hanya menjadi karyawan biasa diperusahaan ini . Pada akhirnya om yang sakit hati mempunyai ide yaitu membalikkan nama perusahaan menjadi nama om dan merebut semua apapun yang dimilikinya sayangnya semua itu belum bisa aku dapatkan semua karna masih ada lagi aset tanah yang ingin aku ambil dari Dinda . yang Dinda dan ibunya belum tahu. "
" Terus om mau melakukan apa? Apa kita culik Dinda dan ibunya ?atau apa?" tanya Rayna .
" Tidak aku tidak mau Dinda curiga aku mau mendapatkan itu semua dengan cara baik- baik dan perlahan ? Aku hanya mau Narendra jauh dari Nayra ?"
" Caranya om ?"
" Aku mau diacara pesta ulang tahun Narendra ini menjadi acara yang dapat dikenang seumur hidup yaitu dengan mengakhiri hidup Nayra. Kamu ajak Nayra ke atas dan om akan ajak Narendra keatas juga kita pertemukan mereka berdua dilantai atas gedung ini disana Om sudah merusak penghalang yang ada disana . Saat Nayra menyentuh penghalang disana dan Duuuaaarr... dia akan langsung terjun ke bawah."
" Apa om yakin ini berhasil ? apa om tidak memikirkan Narendra kalau sampai Narendra tahu pasti akan shok,mengetahui hal ini.Aku takut nanti malah Narendra jadi trauma dan takut jatuh cinta?"
"Ah,itu tidak mungkin ini bukan cerita novel atau sinetron yang pemainnya akan frustasi dan trauma saat kehilangan .Aku tahu sifat Narendra pasti dia akan sama seperti orang- orang sekarang saat baru kehilanganan akan menangis seharian tapi setelahnya akan mudah melupakan.?"
" Ok om aku mau membantu om"
"Astaga tega sekali mereka berdua , aku harus pasang badan untuk Nayra ? aku harus cepat memberi tahu Nayra sebelum terlambat."
Braak..
" Siapa? "
" Ah itu kucing Rayna cari makan ?" ucap Om jaya
__ADS_1
"