Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
25 POV nayma


__ADS_3

" Kamu beneran gak ada rasa sedikitpun ke Rayna Bim? Rayna beneran jatuh cinta padamu dia bahkan rela melakukan apapun demi mendapatkanmu? kamu tau hadiah yang biasa ada dibangkumu itu,itu semua dari Rayna." tanyaku dengan menyakinkan lagi ke Bimo.


" Tapi bukankah itu tulisanmu, aku sangatlah mengenal tulisan tanganmu?"ucap bimo


" Iya itu memang benar tulisan tanganku tapi itu atas maunya Rayna, Rayna tau kalau aku suka membuat puisi romantis dan kata- kata romantis. dari itulah dia selalu memintaku untuk menulis kata- kata yang romantis untuk diberikan keakamu."


" Tapi jujur Nay aku memilihmu, aku tidak punya perasaan sedikitpun ke Rayna , bagiku Rayna hanyalah teman tak lebih dari itu."


Aku semakin bingung dengan apa yang aku dengar malam ini, bagaimana mungkin ini bisa terjadi. selama ini aku hanya menganggap bimo sebagai teman. Aku malah setuju jika Bimo berjodoh dengan Rayna . menurutku mereka sangatlah serasi. Rayna cantik Bimo ganteng .


" Aku mohon Nay terimalah cintaku , aku ingin kamu menjadi orang yang mampu mendampingiku, memberi warna dalam hidupku ,melengkapi hari- hariku."tangan Bimo menggenggam tanganku dengan erat, meyakinkanku dengan penuh harap.


" Ehem...ehem "


Terdengar suara deheman seseorang, seketika aku melepaskan tangan bimo.Aku terperanjat ketika melihat Rayna yang sudah berdiri di samping kami.


" Ra-Rayna ,Kapan kamu datang ? " ucapku terbata.


" Kenapa takut ya kalau keganggu? haha.. aku baru aja datang ? kayaknya seru lagi ngomongin apa?" Rayna yang langsung duduk diantara kami. Wajahnya semakin aneh tidak seperti biasa seperti ada sesuatu yang disembunyikan.


" Semoga Rayna tidak mendengar pembicaraanku tadi dengan Bimo" ucapku membatin.


Kalau sampai Rayna dengar pembicaraanku tadi apalagi dengar tentang ungkapan Bimo yang menyatakan perasaannya tadi, semua akan gawat bisa- bisa kita jadi musuhan gara- gara lelaki. Dan aku tidak mau itu terjadi jika aku disuruh memilih pacar apa teman aku akan memilih teman. karna teman tidak akan menyakiti,teman akan selalu melindungi bahkan teman bisa menghibur kita, melupakan semua beban masalah dengan caranya.


" Ow kita bicara tentang kamu ,Nayma dan aku." ucap Bimo .


" Maksudnya apa ?" Rayna meminum jus yang telah kami pesan tadi.


" Ya aku, tahu semua Rayna ,aku tahu kalau kamu yang selama ini mengirimkan hadiah ke kelasku,memberikan kata- kata romantis yang membuatku tersentuh.Aku jujur Rayna ,aku jujur dari sekarang ,aku gak mau kamu salah faham terus menerus, aku tidak mau kamu berharap semakin besar. Semenjak kamu mengirimkan hadiah ke kelasku menaruhnya dikursi ,aku selalu bahagia aku bagaikan lelaki terberuntung didunia ini. Setiap malam tulisan itu selalu kubaca , menemaniku penghantar tidur. Setiap malam aku berdoa supaya malam- malam ku cepat pagi agar aku bisa cepat bertemu. Tapi Rayna itu bukan kamu , Aku sangat mengenal tulisan tangan itu dan itu ialah Nayma , dan ternyata selama ini aku sudah salah menduga,aku berfikir kado dan juga kata romantis itu dari nayma ,bukan kamu. Jujur Rayna selama ini aku hanya menganggap ku sebagai teman tidak lebih dari itu. Aku hanya mencintai Nayma "Gumam Bimo, dengan menatap Rayna kemudian beralih ke arahku.


" Apa? jadi yang tadi aku dengar itu semua benar, bahwa kamu mencintai Nayma bukan aku?" Ucap Rayna dengan penuh derai air mata

__ADS_1


.Kamu Nayma aku tidak menyangka kamu akan merebut orang yang aku impikan sejak dulu, kamu jahat Nayma . Mulai sekarang jangan temui aku, ingat itu !"Rayna berucap lagi seraya menerawang ke atas bernafas kasar beberapa kali ke kami.


" Kamu salah faham Rayna aku tidak begitu


" Alah kamu gak usah munafik Nayma ?" Rayna berdiri dan pergi meninggalkan kami.


" Rayna tunggu ! Rayna kamu salah faham, aku tidak merebut Bimo darimu, aku juga tidak menyukai. Bimo?"


Aku mencoba mengejar Rayna namun belum sempat aku melangkah jauh tanganku ditarik Bimo.


" Sudah biarkan dia sendiri,kalau hatinya sudah tenang pasti akan kembali lagi percayalah"


" ANTAR AKU PULANG SEKARANG" ucapku.


"Tapi kita belum makan , pesanan juga masih utuh belum kita sentuh sedikitpun. Ayolah kita makan dulu ya ?"


" Ya sudah aku mau pulang naik taksi saja" Dengan langkah cepat aku meninggalkan Bimo.


Langkahku semakin kupercepat berharap didepan bertemu rayna ,mencoba menjelaskan kesalah fahaman ini.


Semenjak kejadian itu, hubungan kami semakin agak jauh. Rayna memilih menghabiskan waktu bersama teman barunya,Aku memilih membaca buku di perpustakaan sekolah


Jika ada yang penasaran dengan jawaban ku ke Bimo . Pada malam itu juga diperjalanan pulang aku menolaknya dengan alasan aku ingin konsen ke karir dan tidak mau memikirkan hal yang menurutku belum begitu penting untuk hidupku.


***


Sebulan berlalu , kini Rayna mulai kembali seperti biasa, meski agak sedikit berbeda namun aku cukup senang karna rayna mau mendengarkan penjelasan ku. Sudah tiga hari ini kami menghabiskan waktu bersama meski diantara kita ada orang ketiga . Rayna kini sering sekali pulang sekolah bersama om- om katanya sih itu omnya yang baru datang dari Surabaya.


Kami makan dan minum berbelanja dan juga menonton bioskop bertiga. pertamanya aku risih karena tidak biasa namun aku biasakan,alasanku sepele agar aku dapat kepercayaan lagi dari sahabatku Rayna .


" Kak nanti aku ada janji mau beli buku sama Rayna boleh tidak?" ucapku

__ADS_1


" iya boleh " jawab mbak Nayra.


**


Drrt... Drrt..


" Ya Rayna ,lho katanya sore ini bukannya masih siang ? ow ya - iya aku segera kesana da.."televon berakhir.


Aku langsung menuju alamat yang Nayma kirim. Sebenarnya aku ragu untuk datang ,apalagi tempat yang akan aku datangi ini bukan cafe atau pun resto melainkan rumah seseorang.


Tok..tok.


" Nayma lama amat sih ?"


" Maaf macet."


" Ayo masuk, kok kekamar ?" ucapku


" Iya gak apa - apa?"


kami mengobrol dengan seru,Namun setelah aku meminum jus dari om aku merasa pusing dan merasa gelap.


Aku bangun, dengan kaget dan linglung , baju aku mana ? Rayna datang bersama Om tertawa terbahak- bahak. memperlihatkanku sebuah foto tanpa busana dan juga Vidio ,ya itu fotoku. aku hanya bisa menangis sejadi- jadinya.


" Nayma kamu fikir aku semudah itu memaafkanmu,tidak aku malah sangat membencimu ! pasti ini akan seru jika nanti foto dan juga Vidio ini aku kirim ke Bimo dan teman lain haha.. "


" Dasar anak gadis Bod*h mau saja ditipu nanti jangan lupa kirim ke om juga ya ?"


Aku memohon kepada Rayna dan juga Om tpi semua nihil bahkan ,ketika Rayna keluar dari kamar aku harus merelakan kesucian ku untuk om ini, tidak hanya itu saja ,mereka mendandaniku seperti orang gila, mengurungku selama 2 jam dikamar.


Teman yang kuanggap baik ternyata tega melakukan ini. Sakit bukan main hati ini ketika sahabat sendiri menghianati kita,bahkan sakit ini tidak bisa diobati dengan apapun.

__ADS_1


__ADS_2