
"Gimana? "
Narendra melambaikan tangan ke depan wajahku" Malah melamun ?"
" Eh i-iya bos,mm maaf bos nanti malam saya ada acara sendiri " ucapku tidak enak.
" Ya gak papa santai, oke silahkan lanjut lagi kerjanya?" Narendra kembali melanjutkan membuat pesanan lagi.
Selama membuat berbagai olahan Narendra tak luput dari bantuan Nayra.
Narendra tidak mau kejadian tadi terulang lagi. karna sebenarnya Narendra tidak bisa memasak. apa yang diucapkan Wisnu hanya bualan semata.
interaksi keduanya sangat kompak, membuat berbagai menu kelar dengan tepat waktu.
" Alhamdulillah selesai" Nayra menghempaskan tubuhnya pada kursi yang ada didapur begitu juga Doni .
" Huf untungnya langsung tutup hehe,jadi kita bisa istirahat langsung."
" iya kita bisa pulang cepet"
"Bos kemana?" tanya Doni dengan mencari kesegala arah.
"Tau diatas mungkin"jawab nayra dengan menunjuk atas.
Suasana dicafe ini agak sepi dikarenakan karyawan lain memilih langsung pulang beda dengan Doni dan Nayra memilih duduk sejenak untuk istirahat.
" Daaa Nay " Doni melambaikan tangan seraya menaiki motornya.
"Daa.." balas Nayra.
__ADS_1
" Nay ..tunggu" ucap Narendra yang sedikit lari menghampiri Nayra.
" Iya bos ada apa ya?"
" Mmm saya cuma mau bilang makasih karna kamu tadi udah bantu saya menyiapkan semua hidangan para tamu dan dengan sabar mengajari saya." ucap Narendra dengan mengulurkan tangan ke Nayra.
" Ow , Bos tidak usah bilang makasih itu kan sudah tugas saya sebagai karyawan dicafe ini."
" Tapi kalau bukan karna kamu, mungkin semua akan kacau. "
Nayra hanya membalas dengan senyuman saja serta menyambut uluran tangan dari Narendra.
Suasana menjadi hening.mereka beradu tatap cukup lama . hingga suara klakson dari truk lewat membuyarkan keheningan.
" Mmm permisi bos saya duluan " ucap Nayra agak sedikit gelagapan.
" ya nay "
" Bu satu ya pecel lele sama minuman es jeruk jangan lupa dibungkus" ucap Nayra ke ibu penjual pecel lele.
" ya mbak tunggu sebentar ya?"
" ya " Nayra duduk dikursi yang ada didepan warung seraya melihat kendaraan yang lalu lalang dijalanan.
Mata Nayra , tidak sengaja menangkap mobil warna hitam yang berhenti disebrang jalan.
" Ini mbak pesanannya" ucap ibu penjual yang sudah berdiri didepan Nayra dengan membawa kantong berisi nasi pecel dan minuman.
" Ow iya ,semua berapa buk?"
__ADS_1
" 55ribu mbak semua"
" ini buk"
" terimakasih mbak "
" ya sama- sama"
Nayra menaruh makanan pada gantungan motor ,kemudian melanjutkan perjalanan pulang.
Nayra berhenti, karna lampu merah Nayra melihat ke spion motor terlihat mobil tadi yang ada di warung pecel lele. Nayra mencoba memastikan dengan menoleh kebelakang. dan ternyata benar itu mobil tadi.
Nayra tetap santai , berfikir mungkin mobil itu searah dengan nya.lampu merah pun berganti hijau,nayra memutar gas pada motor.
" Lho itu kenapa mobil seperti mengikuti ku dari tadi, masak iya,okey aku coba "
Nayra yang curiga dengan mobil hitam tersebut mencoba mengetes apakah benar mobil itu mengikuti atau sekedar mobil sama arah.nayra mulai menaiki motor dengan kencang kemudian pelan habis itu kencang lagi. Dan mobil itupun melakukan hal yang sama.
" Sialan itu siapa berani sekali mobil itu mengikutiku apa maunya?" ucap Nayra dengan emosi dengan terus melaju motor scopynya.
Keadaan sepi, Nayra yang sengaja melajukan motor dengan pelan tiba- tiba dihantam mobil hitam itu.
" hey.. kamu siapa ? turun kalau berani?teriak Nayra dengan terus menjaga motornya agar tetap seimbang.
1 kali 2 kali motor Nayra dihantam mobil itu. seakan ingin mempermainkan Nayra. Nayra tetap berusaha keras menyeimbangkan motornya agak tidak jatuh meski harus oleng ke kanan dan kekiri untuk kedua kalinya.
Teriakan Nayra tidak ada tanggapan sama sekali. hingga hantamn ke 3 kalinya Nayra harus terjatuh dipinggir jalan dengan batu- batu lancip disana...
" Aaakk....brraaakk.."
__ADS_1
" haduh.." kaki Nayra tertindas motornya dengan sekuat tenaga Nayra bangun seraya memperhatikan siapa yang ada di mobil tersebut.
Kaca jendela mobil dibuka,nampak seorang lelaki dengan menggunakan jaket berwarna hitam dan menggunakan kaca mata hitam. dari postur tubuhnya itu seperti.