
Setelah mereka mengurungku 2 Jam dikamar ,merekapun kembali. mencaci makiku dengan kata- kata yang menusuk jantungku hingga tembus. kini aku merasa tak berguna rasanya hidup lagi. ingin rasanya aku mati saja. Aku tidak tahu bagaimana jadinya kalau foto dan Vidio itu disebar luaskan ,betapa hancurnya hati kakak ku yang sudah banting tulang bekerja keras siang malam untuk mencari uang demi masa depanku.Harus menanggung malu, mengetahui Adik semata wayangnya melakukan ini , meski ini semua bukan mauku?
"Aku tidak mau itu terjadi, aku tidak mau." ucapku dalam hati.
frustasiku semakin menjadi ketika melihat om ini dihadapanku,ingin rasanya aku mengadu ke Rayna tapi semua akan percuma ,ini saja rencana Rayna ,mana mungkin Rayna akan membantu ataupun kasihan padaku. mungkin jika aku bercerita Rayna akan semakin tertawa kencang , bersorak gembira atas kemalangan yang aku dapat hari ini.
Aku masih ingat ketika tadi sebelum 2 jam berlalu aku mengemis dan memohon untuk tidak di kunci dikamar ini, sampai aku bersimpuh dikakinya tapi apa mereka tidak mau mendengarkan ku, bahkan mereka malah mendorongku berulang kali tanpa punya belas kasihan sedikitpun terhadapku. Menjadikanku bagaikankan hewan peliharaan.
__ADS_1
" Ayo ikut kami?" Rayna menarikku dengan kasar begitupun juga dengan Om ini. aku mendengar Rayna memanggilnya dengan Om jaya . "
Diperjalanan aku hanya bisa menangis tidak mengeluarkan air mata ,mungkin air mataku sudah mengering dengan sendirinya, menatap luar dari balik jendela kaca mobil.
" Ya Allah jagalah mbakku dimanapun mbakku berada. lidungi dia dari orang - orang jahat seperti Rayna dan Om jaya ini" ucapku dalam hati.
selang berapa menit om jaya kembali. aku yang reflek langsung memukul- mukul tubuh om jaya . " Kamu mau melawan apa kamu mau foto dan Vidiomu aku sebar hah? apa kamu mau aku perk* s* lagi, iya?" ucapnya dengan terus melangkahkan kaki mendekati ku. tanpa berfikir panjang aku segera naik jembatan berharap ada yang melihatku dan membantuku, jauh dari om sakit ini.
__ADS_1
" pergi kamu om !" ucapku dengan berpegangan besi jambatan.
" Ow kamu mau mengakhiri hidupmu okey om bantu. "Om mendekati ku dengan sedikit menundukan tubuh, mendorong kaki dengan tangannya yang kuat. aku yang tidak siap langsung terhuyung kebelakang.
" Tidaakk ! bibir ku hanya mampu mengucap itu.Kurasakan tubuhku semakin ringan terbang melayang, ketika itu aku memejamkan mata ,mencoba pasrah dengan keadaan ini.Mati atau hidup aku sudah tidak peduli. badanku terasa dingin saat memasuki air, kepalaku serasa sakit menghantam benda keras tubuhku diombang- ambing oleh air menatap benda - benda yang keras. seketika itu juga aku merasa sesak luar biasa, suara air dan angin yang berhembus menjadi hening tanpa suara."
Tuhan telah memanggilku, dengan caranya . menghilangkan rasa kecewa ,sakit hati dan penghianatan yang kurasa.
__ADS_1
Jika aku dapat kesempatan hidup kembali aku akan membalas semua, orang yang telah membuatku sesakit ini. Membalas orang- orang yang sudah menghapus cita- cita terbesarku. menjauhkan ku dari orang tersayang yaitu mbak Nayra. Rayna dan Om jaya aku harap hidup kalian tidak akan tenang , hidup kalian akan selalu dihantui dengan rasa bersalah dengan rasa berdosa. jika aku tidak bisa membalas perbuatan kalian semoga Allah yang akan membalasnya dengan lebih kejam.