Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
Seperti debu yang tertiup angin.


__ADS_3

" Aku tidak peduli dan aku tidak mau tahu karna apa aku tidak perlu dengan restumu ! Bagiku aku adalah anak yang sebatang kara ! Dan mulai detik ini aku tidak akan memnganggapmu sebagai ayah ku lagi mengerti !"


"Bukan aku yang durhaka tapi anda lah membuat aku menjadi durhaka dan mulai sekarang aku tidak mau punya hubungan denganmu lagi jaya Kusuma "


Jaya mengendarai mobilnya dengan perasaan campur aduk , perkataan Narendra membuat hatinya sakit dan hancur .


Hanya ada tetesan air mata yang keluar dari mata bening jaya Kusuma .


Tak tahu harus kemana menumpahkan segala Rasa yang saat ini dirasa . Sampai akhirnya jaya Kusuma berhenti , memarkirkan mobilnya ditepi jalan . kemudian berjalan mendekati jembatan , jaya memilih duduk di tepi jembatan yang ada diujung tanpa pembatas jembatan . Disana cukup lebar untuk dipijak.i satu orang ,dijembatan ini juga sangat sepi jarang orang melintas .


Hati jaya sedikit tenang disitu , meski perkataan Narendra terung berulang - ulang dibenaknya .


Dibibir jembatan ini lah jaya merasa tenang meluapkan segala amarah dan kecewa .


Byuurr ...


Badan jaya terjun bebas masuk kedalam sungai .


matanya terpejam seketika badan jaya terombang ambing disana kepalanya menghantam bebatuan beberapa kali .


" Selamat tinggal Narendra anakku "


****


"Tolong - tolong ada yang jatuh !" Teriak lelaki yang mengetahui bahwa ada lelaki yang terjun ke sungai itu.


Beberapa menit kemudian. orang - orang berbondong - bondong ketempat kejadian.


" Cepat hubungi polisi !" Teriak yang lain .


" Iya cepat !"


" siapa tahu bisa terselamatkan !"


" Cepat "

__ADS_1


"cepat "


Suara riuh orang yang datang.


Selang beberap jam barulah tim SAR dan polisi datang .


" Apa anda kenal dengan yang jatuh itu ?"


" Tidak pak polisi ,saya tidak kenal saya hanya gak sengaja lewat dan melihat orang itu sudah jatuh kedalam sana , sebenarnya saya hendak menolong tapi sayangnya saya gak bisa berenang ,makannya saya panggil kan warga sekitar "


" Baik , sementara itu dulu terimakasih atas informasinya"


" Ya sama - sama "


" Pak - pak kayaknya disana ada mobil terparkir dan gak ada orangnya ! mungkin saja mobil itu milik orang yang jatuh itu " Tutur salah satu orang yang baru saja datang memberikan informasi tambahan.


" Dimana ?"


" Disana pak "


Dengan bergegas polisi dan warga sebagian ikut memeriksa mobil yang terparkir ditepi jalan.


Disana sama sekali polisi tidak menemukan identitas apapun surat mobil dan sebagainya juga tidak ada . Akhirnya barang bukti itu dibawa kekantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut . Dan mengintrogasi lagi orang yang pertama melihat kejadian itu untuk dimintai keterangan guna mendapatkan ciri - ciri korban .


***


Narendra hari ini bertemu dengan investor besar , pertemuan kali ini untuk membahas kerja sama.


2 jam berlalu Narendra yang ditemani Wisnu , telah menyelesaikan pertemuan itu dengan hasil yang sangat memuaskan. Jam menunjukkan pukul 5 sore Narendra dan Wisnu memutuskan untuk makan disalah satu cafe langgananya .


" SAYA WULANDARI MELAPORKAN TELAH TERJADI BUNUH DIRI DIJEMBATAN BENING,SAMPAI SAAT INI PIHAK KEPOLISIAN MASIH BELUM BISA MENEMUKAN IDENTITAS KORBAN , KORBAN MENINGGALKAN MOBIL BERPLAT 0571 BAGI YANG TAHU DIMOHON MENGHUBUNGI NOMOR YANG TELAH TERTERA "


Narendra yang ikut melihat berita yang disiarkan ditelevisi cafe sontak kaget , apalagi mobil itu mobil tak asing baginya.


" Uhuk - uhuk " Narendra langsung terbatuk .

__ADS_1


" Ndra itu bukannya mobil papa mu ya !" Wisnu bersuara keras.


Narendra hanya mengangguk dan segera beranjak dari duduknya . seraya menepuk - nepuk meja .Begitu juga Wisnu yang langsung ikut mengejar Narendra .


" Eh - eh mas ,tunggu bilnya !" Teriak pelayan cafe yang juga mengejar mereka dibelakang.


" Aduh , lupa lagi ? Narendra tunggu aku diparkiran aku bayar dulu ini " Pinta Wisnu .


Narendra tanpa menjawab terus berlari kearah parkiran mobil .


" Berapa totalnya mbak semua ?"


" Seratus lima puluh ribu mas ,semua "


" Ya udah ini ! Sekalian kembaliannya ambil "


Wisnu memberikan uang 2ratus ribu.


" makasih mas " Ucap pelayan itu dengan tersenyum.


Sedangkan Wisnu langsung berlari cepat menuju tempat parkir .


***


" Pak gimana apa papa saya ketemu ?" Narendra yang sudah sampai di tempat TKP langsung menemui petugas polisi disana .


" Maaf ,anda siapa ?" jawab polisi itu .


" Saya anaknya pak , itu yang jatuh adalah papa saya karna itu mobil papa saya " Jelas Narendra .


" Oh , sampai saat ini papa anda belum ditemukan padahal timsar sudah dikerahkan sejak tadi warga disini juga sudah berupaya mencari tapi belum juga ada tanda - tanda apapun "


PAPA ....!


"

__ADS_1


__ADS_2