
" Papa ,pasti lagi ada masalah ?" Tanya mamaku .
" Gak ada ma ?" Jawab papa.
" Gak usah bohong pa ,mama tuh dah tahu kebiasaan papa sejak dulu ? "
Papa melirik mama yang sedang duduk dikursi depan papa yang tengah sibuk melihat hp ditangannya.
" Gak ,usah bingung gitu papa mama tahu " mama balik memandang papa ,menaruh ponselnya dimeja ." Papa akan mengusap - usap hidung saat keadaan panik dan memukul - mukul paha dan mengelusnya dengan kasar saat ada masalah,iya kan ? "
" Mama ini , selalu tahu aja hehe?"Papa terkekeh.
Mama pun ikut tersenyum memandang wajah papa yang seketika merah merona.
" Pa ...pa "
" Narendra !"
__ADS_1
Lamunanku buyar begitu saja kala mendengar suara dari belakangku ,seketika aku berbalik.
" Wisnu ,kamu dari mana ?"
" Ini habis dari rumah sengaja jalan - jalan ke arah sini ,kamu sendiri ngapain dijembatan ini ,bukannya ini jembatan tempat dimana adik Nayra jatuh ?" Sahut Wisnu sembari melihat keadaan dibawah jembatan.
Sungai yang terlihat tenang tapi menghanyutkan bagi siapa saja yang jatuh didalamnya , serta pinggiran sungai yang penuh dengan bebatuan .Tempat ini juga tidak terlalu banyak orang yang lewat karna jalanan ini tidak jalanan utama .
" Woy, kamu nglamun lagi ndra ?" Wisnu menyenggol bahu Narendra .
" Ndra , semua orang kalau merasa bersalah pasti berfikir begitu sama seperti kamu , andai saja ,andai ini ,andai itu dan bla ... bla ..bla ... tapi ndra kamu harus ingat tidak ada hal yang terjadi dihidup kita tanpa kehendak Allah , Lagian kamu merasa bersalah ke Nayra karna kamu gak datang ke pemakaman Nayma kan waktu itu , Jadi menurut ku itu hal yang gak begitu besar . Aku pun sama merasa bersalah pada Nayra karna waktu itu aku sempat tak mengizinkan Nayra pergi dan menahannya cukup lama ,tapi untungnya Nayra memahami ku juga memaafkanku, jadi tenang ndra kamu gak usah merasa bersalah begitu ?"
Narendra memandang Wisnu dengan heran . Wisnu pun memalingkan muka dan menggaruk rambutnya yang tak gatal." Kenapa kamu malah melihatku seperti itu jadi takut aku , jangan - jangan kamu suka sesama ya ?" Ucap Wisnu lagi dengan menggoyangkan bahunya merasa ngeri.
" Enak aja aku masih normal " Narendra menepuk bahu Wisnu dengan kasar .
" Ini itu ,lebih dari kesalahan tidak datang kepemakaman Wis ini masalah sangat serius , semua terjadi karna ulah papa ku ? " Ucap Narendra lagi.
__ADS_1
" Maksudnya papamu bagaimana ? " Wisnu menatap Narendra.
" Huhf ..." Narendra menghela nafas panjang menurunkan tumbuhnya secara perlahan pada pembatas jalan ,duduk memegangi lutut . Sedang Wisnu ikut duduk disampingnya dengan bersila menghadap Narendra .
Bagaikan muda - mudi yang habis putus cinta Narendra terlihat sangat terpuruk menatap jalanan kosong . Semilir angin di sore ini membuat suasana semakin larut.
" Sebenarnya apa yang terjadi antara kamu ,Nayra dan papamu ndra , katakan siapa tahu gue bisa membantu?" Wisnu menepuk bahu Narendra mencoba menguatkan .
" Kamu pasti akan kaget Wis ? Kamu tahu papa dan Rayna lah orang yang sudah membuat Nayma bunuh diri ,papa dan Rayna Mambawa Nayma kerumah papa yang ada tidak jauh dari tempat tinggal Maya . Papa dan Rayna membuli ,menyekap Nayma disana dan yang lebih parah lagi papa telah memperk* s* Nayma " Tutur Narendra .
Wisnu hanya bisa mendengarkan curhatan Narendra tanpa mampu berkata , mungkin Wisnu masih tidak percaya apa yang Narendra ceritakan saat ini.
" Pasti kamu berfikir kan dari mana aku bisa tahu semua kelakuan papa ?" Narendra menatap Wisnu dengan mata berkaca kemudian kembali lagi menatap jalanan kosong. Wisnu mengangguk mengisyaratkan apa yang diungkapkan Narendra benar adanya.
" Kemaren ,saat aku datang kerumah Nayra untuk menanyakan kesediannya untuk bergabung kecafe kita lagi atau tidak ,? Saat itu ketika kita sedang mengobrol dengan serius Nayra malah mendapat telvon dari Dinda,Aku sempat menunggu Nayra menyelesaikan pembicaraan lewat televon yang terlihat serius dengan Dinda ,Lama aku menunggu kuputuskan meminta izin Nayra untuk kekamar mandi untuk sekedar cuci muka ,Nayra mengizinkan , Saat Aku hendak kekamar mandi aku tidak sengaja melihat laptop Nayra yang berada diatas kasur , tidak tahu kenapa aku sangat penasaran pada isinya ,saat aku buka ternyata ada Vidio dimana dari vidio itu memperlihatkan papaku ,secepatnya aku membukanya dan menyalinnya pada handphone ku ,ini Wisnu ” Ujar Narendra seraya memberikan ponselnya ke Wisnu tanpa pikir panjang Wisnu langsung menerimanya dan melihat isi Vidio tersebut.
" Astaga !" Wisnu kaget .
__ADS_1