Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
Itu anakku?


__ADS_3

" Hey pak tua,kamu bikin ulah lagi kan ? "Ujar black yang duduk sembari menghisap rokoknya.


" Maksud kamu apa ?" Seno heran.


" Heeumm ... kamu pikir aku gak tahu selama ini kamu punya masalah apa? Aku tahu semua pak tua dari mulai kamu punya anak dan kamu sering diam - diam ngawasin anakmu yang bernama Narendra itu, aku juga tahu kamu sangat dendam kepada Nayra termasuk kemaren kamu mencoba masuk ke dalam rumah Nayra yang sengaja kamu rencanakan menyuruh Wisnu untuk melakukannya ya kan ? "


" Apa? Kamu tahu dari mana soal itu semua ? apa kamu suruhan Nayra ?"


" Suruhan katamu ? hey pak tua aku ingatkan ke kamu? boleh kamu punya masalah besar dan kamu boleh nglakuin apa saja yang kamu suka tapi ingat jangan pernah kamu bawa - bawa namaku dan kuperingatkan kalau kamu sampai berani menyakiti Nayra jangan panggil aku black lagi "


" Jadi kamu memilih Nayra dari pada aku dan Van begitu ?" Seno bersuara agak keras berdiri dari tempat duduknya.


" Ya karna aku menyukai Nayra ?"


" Suka ? Black kamu itu baru kenal Nayra kemaren sore kamu belum tahu sifat aslinya Nayra ? Aku - aku yang tahu bagaimana sifat aslinya Nayra ?Aku jadi curiga kamu mendapat info semua tentangku juga dari dia ?"


" kamu fikir didunia ini hanya ada Nayra ?"tukas black.


" lalu ?"


" Itu bukan urusanmu ? Yang jelas aku peringatkan sekali lagi ya pak tua jangan sekali - kali berani sentuh Nayra kalau tidak ! Kreek " Tangan black didepan lehernya .


Seno hanya diam mendapat ancaman dari black.Sedangkan black beranjak dari duduknya dan pergi begitu saja.


" Sialan tuh black sudah berani ancam - ancam orang tua lihat saja aku akan membuatmu menderita secara perlahan."Gumam Seno saat black sudah jauh


" Siapa pak yang menderita ?"


" Heh " Seno kaget bukan kepala kala mendengar suara kemudian berbalik badan.


" Malah diam pak siapa yang menderita ?" Van mengulangi pertanyaannya.


" Kamu Van bikin kaget orang tua ?Gak ini lho tadi habis lihat status kawan lama sekarang kabarnya makin susah gak kayak dulu lagi gitu ?"


" Oh begitu "


" Kamu rapi bener Van mau kemana lagi ?" Tanyanya .


" Biasa pak tua ke rumah calon istri ?"


" Calon istri ,yang mana ? Masih yang kemaren yang janda lagi hamil itu ?"


" Ya pak siapa lagi tapi jangan salah pak dia cantik kok meski lagi hamil dia juga pinter ya siapa tahu dengan saya menikahinya nanti setidaknya bisa perbaiki keturunan lah "


" Kamu itu Van - Van kayak gak ada cewek lain aja tapi ngomong - ngomong saya jadi penasaran sama wanita yang sudah membuatmu tergila - gila itu Van kapan - kapan ajak kesini dong biar kenal ?" Bujuknya.


" Gampang pak nanti sore deh aku ajak mampir kesini karna nanti rencananya aku mau ngajak dia makan di restoran ternama "

__ADS_1


" Oke ditunggu ?"


***


" Kamu yakin nay mau cabut laporan itu ? Apa kamu gak takut Wisnu akan mendatangimu lagi nantinya ?" Ujar Maya .


" Yakin may "


" Nay lebih baik kamu fikirkan lagi pertimbangkan baik - baik ,takutnya nanti kamu akan menyesal ? Kamu tahu kan Wisnu aja sampai detik ini belum ngaku tentang apa yang sebenarnya dia incar dirumahmu?" Maya meyakinkan .


"Tenang may kamu gak usah khawatir aku udah pertimbangin ini semua dan aku yakin rencana ku kali ini akan berhasil "


" Kamu yakin nay ? Aku kok ragu ya ?"


" Udah tenang ? Akhirnya kita sampai ?"


Kantor polisi .


Maya memutuskan mengikuti rencana Nayra ,membebaskan Wisnu . Dimulai dari menemui polisi dan mengurus semua pembebasan Wisnu memberi alasan yang tepat untuk proses pembebasan.


" Makasih pak " Ucap Nayra kepada polisi didepannya seraya bersalaman .Maya pun ikut bersalaman kepada polisi tersebut.


" Ya sama - sama"


****


Tok ...


Tok ...


Van mengetuk pintu rumah Dinda . Beberapa menit kemudian Dinda membuka pintu .


" Van kamu "


" Dinda kamu cantik sekali " Puji Van saat melihat Dinda memakai dress dibawah lutut ,memakai hak yang gak terlalu tinggi serta rambut yang ditata rapi juga polesan make up yang tipis tapi natural. " Eh maaf kamu sudah siap ?" Tanya Van lagi membuyarkan lamunannya sendiri.


Dinda tersipuh malu Hanya sanggup menganggukkan kepala.


" Tante mana ?"Ujar Van matanya mencari - cari keberadaan Tante Salma .


" Eum ... Tante lagi keluar beli keperluan dapur Tante tadi cuma nitip salam aja katanya hati - hati dijalan dan pulangnya gak boleh terlalu malam " Ujar Dinda .


" Hehe ... oke - oke kalau begitu ayok langsung berangkat aja nanti keburu kemaleman lagi "Ajak Van " Awas hati - hati naik mobilnya " Tambahnya seraya membantu Dinda masuk kedalam mobil.


" Makasih " Ucap Dinda.


Meski Dinda sedang hamil tapi perutnya gak begitu kelihatan besar padahal usia kandungan Dinda saat ini sudah Delapan bulan . Dinda masih tetap cantik . Diperjalanan Dinda dan Van mengobrol seru . Hingga tak terasa sampai direstoran mewah yang ada disana restoran dengan suasana mirip dibali ini adalah pilihan Van untuk Dinda .

__ADS_1


" Van apa ini gak berlebihan ?" Dinda merasa gak enak.


" Berlebihan gimana ini cuma restoran hehe ?"


" Iya tapi disini pasti sangat mahal - mahal makanannya ?" Ujar Dinda berbisik didekat telinga Van .


" Udah kamu tenang aja ayok duduk ? "


Van menarik salah satu kursi dan menyambut Dinda dan mempersilahkan Dinda duduk disana .


" Makasih " Dinda pun duduk ,begitu juga dengan Van.


Selang beberapa menit Datanglah beberapa pelayan resto membawakan berbagai menu makanan dan minuman . Dinda yang melihat itu sangat tercengang .


" Silahkan dimakan ? Itu enak lho dan baik juga buat bayi yang ada dikandungan mu itu ?" Ujar Van.


" I - iya "


" Udah biasa aja Dinda gak perlu kamu gak enak gitu ,Aku ngajak kesini karna aku baru aja menang dapat hadiah dari bosku ?"


" Beneran ?"


" Iya , Udah makan ini enak lho ,coba deh ini aak ..." Van menyuapkan makanan kedinda . Dinda yang mendapat perlakuan itu sangat kaget tapi Dinda menerima suapan itu. Mata mereka saling pandang satu sama lain.


"Eh , Maaf enak kan ?" Tambah Van.


Dinda mengangguk .


Malam ini adalah kali pertama Dinda merasakan makan bersama diluar dengan pria .Apalagi direstoran yang bernuans Bali .Ya Dinda Sebenarnya ingin sekali berlibur ke Bali sudah lama Semenjak dia bekerja di perusahaan jaya Kusuma namun impiannya terhenti begitu saja karna ke cerobohan Dinda yang mau melakukan itu dengan jaya.


" Akhirnya selesai ? Kamu mau kemana lagi ? Aku siap mengantar ?" Tawar Van yang sudah selesai makan .


" Gak ,gak ada ? Makasih ya Van atas tlaktir annya "


" Hehe ya sama - sama ? Tapi kapan - kapan boleh kan aku tlaktir kamu lagi ?"


" Ya boleh "


" Oh ya Dinda sebenarnya aku mau ngajak kamu kerumahku apa kamu mau ?"


" Ngapain ?" Dinda kaget.


" Cuma mau ngenalin kamu ke om - om aku aja kok ? Apa kamu mau ?"


" Eum gimana ya ?"


" Kalau kamu belum siap gak usah sekarang juga gak papa kok "

__ADS_1


" Gak bukannya gitu ,i - iya aku mau ?"


__ADS_2