Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
Kemalangan


__ADS_3

Membuka mata secara perlahan ,melihat kesekeliling dan ternyata hari sudah pagi . Cahaya matahari mulai menyilaukan mataku .


" Nayra kamu udah bangun baru saja aku mau bangunin kamu ?" Ujar Dinda yang sudah rapi memakai baju olahraga .


" Huuuaah ..."Ku tutup mulutku yang sedang menguap seraya bangun dan duduk .


"Kamu udah rapi aja Din mau kemana baru juga jam 6 ?" Tanyaku seraya melihat ponselku yang tengah berada disampingku.


" Mau olahraga lah , biar sehat biar nanti kalau waktunya lahiran aku bisa lahiran normal ?"


" Ow begitu ,bukannya enak lahiran sesar ? Aku denger - denger lahiran sesar tuh enak Din,udah cepet gak merasa sakit terus pemulihannya juga cepet "


" Eum ,iya sih kata orang juga gitu ,jujur bukannya aku gimana ya dengan sesar ?Tapi menurutku aku lebih penasaran melahirkan normal pengen merasakan gimana rasanya saat bayi kita mencari jalan ,saat kita mengedam . Memang kata orang sih mau kita lahiran normal mau sesar itu sama aja sama - sama bertaruh nyawa tapi kalau masih bisa lahiran normal kenapa gak ?"


" Iya juga sih , eh tapi kamu kok sudah tahu proses persalinan belajar dari mana ?"


" Hehe biasa dari Mbah Google lah Nay ,mau dari mana lagi gak mungkin kan aku belajar di kamu atau Maya kan kalian masih jomblowati semua hehe " Dinda terkekeh.


" Iya juga sih ya haha .."


" Eh, kamu kerja gak hari ini sudah jam setengah 7 nih "


" Aduh, cepet amat sih jam baru aja kita ngomong sebentar udah jam setengah 7 aja , ya udah aku mau mandi dulu ya Din ?"


" Iya , tuh handuknya ada di lemari handuk warna pink ya ?"


" Oke " Ujarku bangkit dari tempat tidur,tidak lupa mengambil handuk yang ada di lemari kemudian bergegas menuju kamar mandi .


Ini kali pertama aku menginap dirumah Dinda, Rasanya ada yang beda , dimana biasanya aku bangun sendiri dan hanya ditemani ponsel saja ,tapi kini pagi - pagi sudah ada orang yang ada didepan ku . Jadi ingat Nayma dulu yang sering membangunkan ku hanyalah Nayma . Jadi aku tidak pernah takut untuk telat pergi bekerja semenjak kepergian Nayma hanya ponsel lah yang setia membangunkan ku lewat jam alaram yang kubuat setiap mau hendak tidur ,meski begitu aku masih saja kerap bangun kesiangan . Memang benar kata - kata dilirik lagu kalau sudah tiada baru terasa .


" Ini Nay sarapan dulu tadi aku sengaja bikinkan nasi goreng kesukaanmu " Ujar Dinda kala melihatku yang rapi hendak berangkat.


" Haduh pasti enak sekali ,sayangnya sudah siang nih aku takut telat boleh tidak kalau nasi gorengnya aku bungkus aja buat makan nanti di toko ?"


" Boleh lah Nay ,ntar aku siapkan ya ?" Ucap Dinda seraya bangkit dari duduknya dengan memegangi perutnya yang sudah terlihat makin besar.


" Eh - eh ,gak usah biar aku saja yang nyiapin oke ,kamu lanjut aja makannya ,oh ya tempat bekalnya dimana ?"


" Oke deh ,itu di lemari dapur atas sendiri kotak bekalnya ada 2 ambil aja yang warna abu soalnya yang warna hijau tempat lauknya hilang gak tahu kemana ?"


" Sip ,ntar ya aku ambil dulu " Ujarku berlari kecil menuju dapur selang berapa menit kembali dengan membawa kotak bekal .

__ADS_1


"Oke siap semua ,aku berangkat dulu ya ,Dinda kamu jangan capek - capek kasihan dedek bayinya ya ?"


" Iya Nay "


" Ya udah aku berangkat dulu ya Assalamualaikum "


" Waalaikumsallam "


***


" Eh ,Nayra jangan lupa kamu siapin sepatu pesanan om black yang udah aku taruh digudang di rak atas nomor 2 "


" Ya kak Sinta , mau diambilkan sekarang ?"


" Gak bulan depan , Ya iyalah sekarang mau nunggu kapan lagi ?lagian bentar lagi om black juga akan datang ,ingat nanti kamu pura - pura aja sakit kek, atau ke gudang kek biar om black aku yang ngatasin "


" Sip deh kak Sinta "


" Eh ,jangan sip - sip aja nanti om black Dateng kamu muncul lagi ?"


" Tenang - tenang gak akan kok tenang aja "


" Oke aku pegang janjimu "


Aku pun segera mengambil sepatu pesanan yang ada digudang sebelum om black datang secepat mungkin menyelesaikan tugas ku dibawah karna jujur saja aku juga tidak suka dengan om black itu apalagi dengan tatapan mata dari seorang yang bernama Seno itu ,lebih baik menjauh dari pada melihat mereka berdua .


" Ini kak sin sepatunya udah siap sesuai pesanan ?"


" Oke taruh situ aja " Ucap Sinta dengan mata terus mengawasi pintu masuk .Selang berapa menit kedua orang itupun muncul .Hendak membuka pintu toko.


" Nah itu pujaan hatiku datang , eh kamu Nayra cepat kamu pergi ke gudang aja buruan kerjakan tugas disana aja lap - lap kek ,nyapu kek atau apa gitu buruan ?" ujar Sinta mendorongku


" Iya - iya " Aku pun segera berlari menuju gudang ?"


Bruuuukk ...


Tubuhku menabrak pak Bobi yang tengah membawa buku ditangannya .


" Aduh ..." Bobi mengeluh .


" Duh , maaf pak maaf aku gak sengaja maaf banget pak " ujarku memohon .

__ADS_1


" Iya - iya gak papa Nayra aku juga salah kok ,lagian kamu mau kemana buru - buru amat kayak ada yang ngejar aja "


" Eum itu pak anu mau ke mau ke toilet ya toilet kebelet buang air kecil "


" Oh ,begitu ya udah silahkan ?"


" Eum ... iya makasih pak ya maafin saya ya pak"


" Ya gak papa ,sudah buruan sana ?"


" Iya " Ujarku langsung menuju toilet .


Sampai ditoilet aku pun lega sekali . Padahal aku hanya berpura - pura buang air kecil .


Sudah cukup lama aku berada ditoilet, sudah kupastikan kedua orang itu pasti sudah pergi secara mereka berdua hanya mengambil pesanan sepatu aja ,gak mungkin kan mereka masih memilih .


Aku pun keluar dari toilet merapikan baju dan juga juga rambutku.


" Kamu disini ?"


" Astagfirullah , Anda ngapain disini ?" kagetku kala melihat om black itu berada didepanku.


" Iya tadi saya baru aja selesai dari kamar mandi membersihkan baju saya yang tidak sengaja tertumpah minuman yang ku bawa "


" Ow begitu ,kalau begitu mari om saya masih ada kerjaan yang belum selesai"


" Buru - buru amat ,tunggu sebentar ?" Ucap Om black itu seraya menarik pergelangan tanganku.


" Eum maaf, sebelumnya karna ini masih jam kerja saya jadi saya mohon pengertian nya .Permisi !" Ujarku seraya melepas tangan ku dari gegaman tangan nya dengan kasar .


Om black hanya tersenyum melihat kepergian ku. Kurasa memang aneh orang itu .


Drrtt ...drrtt ...


ponselku bergetar, kuhentikan langkahku kemudian secepatnya mengambil ponsel yang ada disaku ku.


" Ya Dinda ada apa ?"


" Nayra ibuku Nayra ibuku ?"


" Halo ...Dinda kenapa ? kenapa dengan ibu mu ?"

__ADS_1


" Ibu ku Nayra heeum ...hmmm ... " suara Dinda menangis .


"Kamu tenang ya Dinda aku akan segera pulang , oke !"


__ADS_2