Pembelaan Nayra

Pembelaan Nayra
Akting yang meragukan.


__ADS_3

" Ya sebentar !" Teriak Seno dari dalam berjalan menuju pintu dengan perasaan yang sangat bahagia.


Ceklek


pintu terbuka .


" Nayra kamu ngapain kesini hah ?" seno tersentak kala melihat Nayra yang sudah ada didepannya.


" Heemmmzz ,om kaget ya melihatku kesini sendirian lagi ? Haha ... Nayra datang kesini cuma mau main aja kok om ,melihat keadaan om yang kesekian kalinya daa ...nn ...memastikan apakah jantung om masih aman atau tidak ?" Ucap Nayra yang langsung nylonong masuk dan mondar - mandir didalam rumah Seno .


Seno yang melihat tingkah Nayra semakin geram dan ingin segera mengakhiri hidup Nayra saat ini juga.Tangan Seno mengepal kuat dalam hitungan ketiga Seno siap melayangkan pukulan itu ke wajah Nayra.


" Dasar perempuan sial !" Tangan Seno melayang ke wajah Nayra namun dengan sigap Nayra pun menangkap tangan itu dengan kuat .


" Santai om , jangan cepat - cepat om mengotori tangan ini untuk menghabisi ku karna apa ? Om belum tentu bisa !" Hardik Nayra dengan mantap.


Seno pun langsung menghempaskan tangannya .


" Hey anak sial apa sebenarnya tujuan mu kesini hah , apa kamu sudah bosan hidup ? Ingat - ingat ya aku bisa saja dengan mudahnya menghabisi nyawamu saat ini juga tahu ?" Seno memasang wajah garangnya.


" Oh,takut, haha ... om - om kamu masih gak sadar juga aku itu tahu kamu siapa om kamu jaya Kusuma kan ?" Bisik Nayra diakhir kalimat.


" Jadi kamu ?" Seno tersentak kala mendengar ucapan Dari Nayra. " Tapi bagus lah akhirnya kamu tahu juga jadi saya gak perlu dong repot - repot sembunyi dari kamu ya gak ?" wajah Seno berubah menjadi datar.


" Ok , kalau gitu om selamat berjumpa di akhir pembalasan kita ! " Tegas Nayra yang langsung pergi dari rumah besar Seno .


Seno berdecak kesal menutup pintu dengan kerasnya .


Braakk ...


" Anak itu benar - benar sudah mulai berani dengan ku ,dia gak tahu sedang berurusan dengan siapa jaya Kusuma orang yang tidak akan terkalahkan ,lihat saja nyawamu akan kuakhiri segera Nayra "


Tok


Tok


tok


" Mau apa lagi dia ?"

__ADS_1


Seno membuka pintu dengan cepat .


" Om jangan sampai kena serangan jantung lho hahaha ... !" Tambah Nayra seraya berlari menjauhi rumah Seno .


Seno semakin kesal kini pintu lah yang jadi sasaran untuk kedua kalinya.


Braakk...


Seno mendengus kesal ,nafasnya naik turun . Semakin tidak sabar untuk menghabisi Nayra.


Tok


tok ...


Dengan cepat Seno membuka pintunya .


"Apa lagi ? Untuk apa kamu datang kesini !" Teriak Seno dengan wajah penuh amarah.


" Papa ?"


Seno yang mendengar suara itu langsung menatap wajah siapa tamu kali ini .


Seno terdiam sesaat bagaimana bisa Narendra tahu tempat tinggal dirinya.


" Ngapain kamu kesini aku bukan papamu ?" Seno berkilah .


" Papa Narendra sudah tahu semua tentang papa dari Wisnu , jadi papa gak bisa lari lagi dari Narendra pa ?Papa kenapa papa menghukum Narendra seperti ini pa? kenapa papa tidak jujur kepada Narendra sejak awal ? kenapa papa mesti diam - diam menemui Narendra ? Apa salahnya naren pa apa ?" Tutur Narendra.


" Sudah diam ,saya sudah gak mau lagi bertemu dengan mu ,jangan pernah kesini lagi mengerti ! saya tekankan saya bukan papamu !"


Seno hendak menutup pintu namun pintu itu ditahan Narendra dengan kuat ,sama seperti waktu pertemuan Seno dan Narendra di kos - kosan waktu dulu. Dan kejadian ini terulang lagi dimana papa Narendra mengusir Narendra untuk kedua kalinya .


Namun yang namanya anak entah hari ini ,atau lusa entah berminggu - Minggu atau bahkan sebulan akan ada saatnya merindukan sosok orang tua meski kadang orang tua kurang baik dan bahkan memberi contoh tidak baik ,tapi kasih sayang seorang anak pasti akan tetap ada meski ada yang 100% 50% bahkan 1 % .


" Papa Narendra mohon pa , kembalilah pa ?" Narendra memohon.


" Sudah pergi kamu sekarang juga kamu bukan anak ku lagi !" Teriak Seno kepada Narendra .


Deg

__ADS_1


Hati Narendra seperti balon yang ditusuk jarum seketika hancur mengudara .


" Papa apa salah Narendra hingga papa membenci Narendra ? katakan pa katakan ? " Narendra bersuara keras. " Aku tahu papa masih sayang kan dengan Narendra ,Narendra tahu pa ,papa kan yang membawa pulang Narendra dari cafe dulu waktu Narendra mabuk berat , juga papa yang mengingatkan Narendra tentang alergi buah melon.Tapi kenapa papa sekarang menjadi begini pa ? jelaskan ke Narendra pa ?" Imbuhnya .


" Tak perlu ada penjelasan lagi titik , pergi kamu sekarang juga ?" Usirnya ,menutup pintu dengan keras .


" Baik pa kalau ini kemauan papa,Narendra tak akan lagi cari papa ,semoga papa bahagia" Ucap Narendra lirih.


***


Disisi lain mobil black berguling - guling jatuh kejurang .


" A- ayah ,ma -ma ..." Nina memanggil black dan mamanya yang tak jauh darinya.


Tergeletak bersimbah darah . Ayah dan mamanya kini telah berpulang .


Sebelum mobil itu masuk kejurang mobil terlebih dahulu menabrak pohon dengan kerasnya sehingga membuat kepala mereka terbentur oleh mobil dan terkena pecahan kaca ,Ketika itu mereka sempat keluar meski dalam keadaan setengah sadar . Dan black juga masih sempat menarik anaknya keluar meski setelah itu harus menghembuskan nafas terakhir nya .


Istri black mengalami luka parah dibagian kepala kakinya juga mengalami luka yang dalam akibat terjepit. Sedangkan black mengeluarkan darah yang sangat banyak dari hidung dan mulutnya ditambah kepala black yang terluka parah. sedangkan Nina anak black kini harus merasakan sakit yang luar biasa karna sebagian tubuhnya tidak mampu bergerak selain itu darah keluar dari hidungnya secara berkala .


" Ya Ampun ,kasihan sekali mereka ,aku harus telvon polisi dan ambulance " Pikir salah satu warga yang tak sengaja melewati tempat itu .


Tak butuh waktu lama jenazah satu keluarga black pun dievakuasi .


***


drrtt ...Drrt ...


ponsel Van bergetar .


" Nomor baru siapa ini ?" pikir Van sesaat ." ya siapa? " ucapnya sembari menghisap rokoknya.Mendekatkan ponsel itu kedekat telinganya.


" Apa betul ini dengan saudara Van ?" suara diujung telvon.


" iya benar anda siapa ?" tanya Van lagi.


" Saya dari kepolisian ingin memberitahukan bahwa salah satu keluarga anda saat ini mengalami kecelakaan dan kami membawa nya ke RS melati "


" Apa ! baiklah saya akan segera kesana ?" ujar Van panik rokok yang ada ditangannya dibuang begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2