
Slashhh!!!
Li Chen mengoyak kulit binatang spiritual serigala dengan belati yang berhasil di tancap nya, tidak berapa lama segera terlihat sebuah kristal bewarna keunguan dari sana.
“Haha, ini kristal tenaga dalam milik binatang spiritual berusia seratus tahun. Harganya jelas akan mahal," ucap Li Chen.
Hao Zhao hanya memerhatikan itu semua, dirinya tahu ada hal sejenis itu di binatang spiritual tetapi terganggu dengan apa yang baru Li Chen katakan.
“Seratus tahun? Binatang spiritual ini berusia selama itu?" tanya Hao Zhao.
Li Chen sempat menatap Hao Zhao aneh sebelum berkata, “Tentu saja, kau pikir akan berusia selama apa binatang spiritual hingga bisa memiliki kecerdasan?"
Hao Zhao hanya terdiam, dirinya hanya tau kalau ada binatang spiritual 50 tahun dan ke atasnya tetapi tidak menyangka jika ada yang sampai bisa melebihi seratus tahun.
“Oh, lalu apa Cang juga salah satunya?"
“Tentu saja, kau pikir Cang binatang spiritual sembarangan? Yah, meski tidak berapa lama dia baru berusia 100 tahun sehingga kekuatannya masih tidak terlalu luar biasa," ucap Li Chen membanggakan peliharaannya.
Cang yang mengerti Li Chen tengah memujinya segera melompat ke arah Li Chen untuk masuk ke dekapannya.
“Oh, apa ini ada hubungannya dengan perubahan yang terjadi dibandingkan dengan 200 tahun lalu? Semuanya masuk akal sekarang," gumam Hao Zhao.
Seingat Hao Zhao dahulu amat jarang ada binatang spiritual yang bisa memiliki kecerdasan, karena kelangkaan nya hal tersebut lebih sering di anggap mitos.
Setelah melihat sendiri bagaimana Li Chen menanggapi binatang spiritual sejenis itu dengan santainya, jelas memaparkan kalau itu bukan hal yang aneh sekarang.
Para pendekar di masa sekarang sudah bisa menapaki tingkat yang tidak bisa orang-orang di zaman Hao Zhao lakukan, jadi masuk akal kalau perubahan sejenis itu juga berlaku untuk binatang spiritual yang masih menjadi bagian dari dunia persilatan.
“Hei, kenapa termenung seperti itu? Apa kau tidak puas aku yang mengambil Kristal Spiritualnya?" tanya Li Chen tiba-tiba.
__ADS_1
Hao Zhao yang sempat terlarut dalam pikirannya segera tersadar, tidak berapa lama menggeleng cepat sebab bukan hal tersebut alasannya termenung.
Lagipula Kristal Spiritual tidak berguna apa-apa untuk Hao Zhao selain harga tingginya, belum lagi seingat Hao Zhao Kristal Spiritual lebih akan berguna jika diberikan kepada Binatang Spiritual lain untuk peningkatan kekuatan.
“Kau benar, Kristal Spiritual ini akan digunakan untuk perkembangannya Cang. Jadi meski berat hati aku harap kau dapat mau mengerti," ucap Li Chen sesaat setelah menyadari sorot mata Hao Zhao tengah terpaku pada Cang.
“Sudah aku katakan itu tidak masalah, lakukan yang kau suka pada Kristal Spritual nya. Lagipula bukankah tujuan utama kau mengajakku kemari bukanlah untuk Kristal Spiritual ini?"
“Oh, kau benar," ucap Li Chen sebelum pandangannya terpaku pada Bunga Kehidupan.
Bunga tersebut terus menerus mengeluarkan energi yang membuat nyaman dalam jumlah besar, itu merupakan tenaga dalam yang terkandung dari bunga tersebut sekaligus alasan mengapa Tang Jiri bisa sebegitu ingin memilikinya.
Selain memiliki tenaga dalam dengan jumlah besar, Bunga Kehidupan juga umum dikenal sebagai penawar racun terbaik jadi tidak heran kalau-kalau ada yang mengetahui keberadaannya pastilah akan menjadi rebutan bahkan bisa menimbulkan pertempuran.
“Melihat tidak ada selain Tang Jiri dan orang-orang nya yang datang kemari ketika bunga ini mekar, aku yakin sekte Pedang Corak melakukan semua hal sebisa mereka untuk menyembunyikannya dari orang luar," ucap Li Chen dengan senyum lebar di saat Bunga Kehidupan sudah ada di hadapannya.
“Memangnya sekte Pedang Corak memiliki hak untuk melakukan itu? Lagipula bagaimana bisa hanya pihak mereka saja yang mengetahui keberadaan bunga ini?" tanya Hao Zhao.
“Hak jelas mereka punya sebab bukit ini masih masuk wilayah mereka, untuk alasan mengapa mereka tidak memberikan informasinya pada pihak lain ... itu jelas karena keserakahan mereka," ucap Li Chen yang mengerti kemana arah pembicaraan Hao Zhao.
Hao Zhao mendengar hal tersebut sempat terdiam nampak berpikir sebelum menyeringai, tidak berapa lama kemudian berkata, “Jadi menurutmu apa yang akan dilakukan empat sekte Ternama jika mengetahui hal ini?"
Li Chen sempat mengerutkan dahi mendengar hal tersebut, setelahnya segera menatap Hao Zhao serius dan terkesan mempertanyakan apa maksud ucapan Hao Zhao tersebut.
“Kalau kau ingin empat sekte Ternama mengetahui keberadaan bunga ini, jujur saja aku keberatan. Tidak peduli sekalipun kau melakukannya untuk melihat sekte Pedang Corak menerima hukuman," ucap Li Chen yang telah menyadari jika hubungan Hao Zhao dengan sekte Pedang Corak sama sekali tidak baik.
Hao Zhao segera tersenyum sinis setelahnya. Tanggapan Li Chen sesuai harapannya, meski begitu tidak merasa Li Chen bisa menolak apa yang ingin dilakukannya sebab dirinya ada di posisi unggul atas hak bunganya.
“Hei, apa kau ingin mengingkari kesepakatan kita? Asal kau tau saja kalau itu tidak akan baik untukmu," ucap Li Chen.
__ADS_1
Li Chen yang menyadari ada yang tidak beres dengan Hao Zhao segera mengangkat belatinya, di saat yang sama Cang sudah turun dari dekapannya seraya menatap Hao Zhao sembari mengerang.
“Senior sekalian ...."
Li Chen yang sudah dalam posisi siap segera mengerutkan dahi, menoleh setelahnya ke arah sumber suara sebelum melihat Tang Jiri di sana.
“Oh, a— aku tidak bermaksud mengganggu pembicaraan kalian ...."
Tang Jiri terlihat ragu untuk melanjutkan perkataannya, wajah resah nya sudah begitu menjelaskan kalau ada hal yang ingin dirinya sampaikan tetapi sulit untuk dilakukan.
“Apa ada hal yang ingin kau katakan?" tanya Hao Zhao.
Tang Jiri tersentak, ini pertamakali untuknya amat merasa takut serta segan pada orang lain selain patriak sekte nya.
“Oh, hmm. Mohon jangan salah paham, aku merasa beruntung Senior sekalian bisa tidak sengaja sampai di sini bahkan bersedia melawan binatang spiritualnya hingga nyawaku bisa selamat, tetapi ... aku harap Senior sekalian bersedia membiarkan aku membawa Bunga Kehidupannya," ucap Tang Jiri meski penuh keraguan.
Mata Li Chen segera berubah geram mendengar hal tersebut, Tang Jiri tidak melakukan apapun tetapi berani meminta hal sejenis itu jelas kurang ajar menurutnya.
Tang Jiri menyadari sorot maya Li Chen padanya segera gentar, mungkin tampak menyedihkan untuknya takut pada seorang bocah tetapi tidak jika fakta bocah nya memiliki kekuatan sebesar Li Chen.
“A— aku tidak akan memintanya secara cuma-cuma, aku bisa memberikan imbalan sebagai gantinya," ucap Tang Jiri cepat.
“Hei, kau meremehkan aku atau apa? Memangnya imbalan sejenis apa hingga kau bisa percaya diri dapat menukarnya dengan Bunga Kehidupan?' Li Chen yang mulai berjalan mendekat ke arah Tang Jiri, sebelum langkahnya terhenti sebab Hao Zhao menggenggam erat pundaknya.
“Tenanglah, lagipula pertukaran asal setara sama sekali tidak buruk. Jadi ayo bicarakan saja," ucap Hao Zhao dengan senyum ramah.
Tang Jiri melihat senyum bersahabat Hao Zhao jelas mulai bisa bernafas lega, tidak sama sekali menyangka kalau tawaran tidak masuk akalnya akan disambut sebaik itu oleh salah satu dari keduanya.
“Bocah, apa kau sudah memutuskan sesuatu bahkan walau aku belum memberi persetujuan?" bisik Li Chen dengan sorot mata tajam pada Hao Zhao.
__ADS_1
“Kenapa marah? Santai dan ikuti saja alurnya, ini akan menyenangkan," ucap Hao Zhao pelan pada Li Chen.