Pendekar Pedang Harimau Surgawi

Pendekar Pedang Harimau Surgawi
Belum Selesai


__ADS_3

Pedang Hao Zhao mengayun begitu cepatnya menyasar leher Prajurit Kekaisaran yang berhasil memancing emosinya, beruntung untuk Prajurit kekaisaran tersebut karena teman-temannya dengan segera menyadari apa yang Hao Zhao coba lakukan.


Ctankkk!!!


Suara benturan pedang Hao Zhao yang terhalau belasan pedang milik prajurit kekaisaran, membuat bunyi gemerincing keras terdengar memenuhi seisi arena pertarungan juga sekitarnya.


“Kalian hanya beruntung," ucap Hao Zhao yang kembali mengayunkan pedangnya ke arah belasan Prajurit tersebut.


Setiap Prajurit kekaisaran awalnya mencoba menanggapinya dengan tenang, bagaimanapun mereka memiliki jumlah jauh lebih banyak dari Hao Zhao dan semuanya merupakan pendekar Pemurnian.


Mereka menganggap Hao Zhao merupakan pendekar Pemurnian juga serupa dengan mereka, tanpa mengetahui fakta kalau Hao Zhao adalah seorang pendekar Jiwa.


Hao Zhao di ayunan pedangnya yang sekarang mulai menggunakan tenaga dalamnya, membuat setiap prajurit kekaisaran melakukan hal serupa untuk sekali lagi mencoba menghalau serangan tersebut.


Belasan pedang yang prajurit kekaisaran gunakan kini sudah kembali bertemu dengan pedang milik Hao Zhao, bersamaan dengan hal tersebut sekian banyak tenaga dalam beradu satu sama lain membuat ledakan tercipta dari benturan tenaga dalam tersebut.


Bummm!!!


Ledakan hebat muncul di atas arena, membuat asap pekat menyebar ke segala arah menghalangi pandangan setiap orang yang menyaksikan perselisihan tidak terduga antara Hao Zhao melawan prajurit kekaisaran.


“Apa yang terjadi? Mereka benar-benar bertukar serangan?"


“Sial, aku tau Hao Zhao adalah jenius langka, tetapi jika lawannya adalah belasan prajurit kekaisaran ini merupakan akhirnya."


“Kau benar, sejenius apapun generasi muda mereka paling mungkin hanya bisa mencapai pendekar Pemurnian tahap Puncak. Melawan prajurit kekaisaran yang seluruhnya adalah pendekar Pemurnian ... tidak akan mengejutkan kalau Hao Zhao akan tumbang secara menyedihkan.


Pembicaraan dari setiap mereka yang melihat hal tersebut, bersamaan dengan itu juga mulai bergerak menjauh tidak ingin terkena imbas pertarungannya.


Asap hasil ledakan yang awalnya sempat mengepul pekat kini mulai menipis, setiap orang mulai menaruh perhatian penuh mereka ke arah arena untuk melihat siapa yang akan mengalami kondisi buruk dari pertukaran tersebut.


“Apa? Bukankah ini tidak masuk akal?"

__ADS_1


“Sial, siapa tadi yang berkata ini akan menjadi pertarungan menyedihkan untuk Hao Zhao?"


“Apa? Kau pikir aku tau kalau Hao Zhao ternyata memiliki kemampuan sehebat ini?"


Pembicaraan penuh keterkejutan memenuhi sekitar arena, bagaimana tidak jika di atas arena Hao Zhao masih bisa berdiri tegak di hadapan belasan prajurit kekaisaran yang seperti baru saja terpental.


Belasan prajurit Kekaisaran memang telah menerima luka cukup parah dari ledakan sebelumnya, zirah mereka rusak bahkan beberapa hancur tanda ledakan tersebut masih terlalu dahsyat untuk mereka bisa tahan.


Berbeda dengan mereka Hao Zhao masih tetap di posisinya, tidak berpindah sedikitpun dengan jubahnya yang masihlah amat mulus seolah tidak terkena dampak apapun dari ledakan dahsyat yang sempat terjadi.


“Sekarang ... apa ada sesuatu yang ingin kalian sampaikan?" tanya Hao Zhao pada belasan prajurit kekaisaran tersebut.


Setiap prajurit kekaisaran hanya bisa menelan ludah mereka, meski tidak terima tetap tidak bisa menolak fakta kalau Hao Zhao mengungguli setiap bahkan total jumlah mereka.


“Bocah ini ... dia tidak biasa."


“Kau benar, bagaimana bisa seorang pendekar Pemurnian memiliki kekuatan setidak masuk akal ini."


“Pendekar Pemurnian? Aku bahkan tidak terkejut kalau ternyata dia merupakan pendekar Pembentukan Jiwa."


Hao Zhao melangkah tanpa ragu menghampiri setiap prajurit kekaisaran yang kebanyakan masihlah berusaha untuk hanya sekedar berdiri, membuat mereka panik jelas mengerti kalau akan ada sesuatu yang ingin Hao Zhao lakukan.


“Tenanglah, aku hanya ingin mengucapkan beberapa patah kata pada kalian," ucap Hao Zhao menyadari kepanikan mereka.


Belasan prajurit kekaisaran mendengar hal tersebut tentu tidak percaya begitu saja, meski begitu hanya bisa menaruh waspada mereka seraya mencoba mendengar dengan baik apa yang coba Hao Zhao sampaikan.


“Tindakan memalukan yang kalian lakukan, aku ingin kalian mengakuinya. Bukan padaku tetapi pada setiap orang yang hadir ... tidak, tepatnya pada seisi kekaisaran," ucap Hao Zhao.


Setiap prajurit kekaisaran dengan segera melirik satu sama lain, mereka jelas tidak bisa menerima permintaan tidak masuk akal tersebut.


Mengaku ambil bagian dalam kecurangan turnamen pasti akan menjadi pembicaraan panas yang merusak citra mereka, fakta kalau keluarga Meng tidak tahu menahu akan hal tersebut juga bisa menjadi alasan dilaporkannya mereka oleh keluarga Meng yang pasti merasa keberatan.

__ADS_1


Mereka datang ke kota itu untuk bekerja di bawah perintah keluarga Meng, melakukan sesuatu yang malah membuat nama keluarga Meng tercoreng jelas kekaisaran tidak akan diam saja setelah mendengar hal ini.


“Bagaimana ini? Apa kita harus meminta bantuan Topeng Besi?"


“Meminta bantuan bagaimana jika dua anggota Topeng Besi yang memberi perintah bahkan sudah hampir tidak pernah terlihat lagi."


“Sialan, mentang-mentang anggota Topeng Besi bisa seenaknya memberi perintah yang bahkan alasan tindakannya saja tidak kita ketahui, sudah seperti ini malah menghilang entah kemana melimpahkan kesalahannya pada kami."


Pembicaraan yang keluar dari mulut belasan prajurit kekaisaran, kebanyakan dari mereka merasa menyesal sudah menjalankan perintah tidak berdasar yang ditugaskan pada mereka.


Hao Zhao mendengar semua pembicaraan tersebut dengan segera merasa sedikit tenang, sebab itu berarti alasan mereka yang tidak tau mengapa Jian San ditargetkan bukanlah sebuah kebohongan.


“Kalau sudah seperti ini maka tidak ada lagi keraguan, namaku benar-benar sudah bersih sepenuhnya dari setiap tindakan yang pernah aku lakukan," gumam Hao Zhao menghela napas lega.


Hao Zhao sendiri setelahnya kembali menanyakan ketersediaan prajurit kekaisaran melakukan apa yang dimintanya, hal tersebut ditanggapi ragu oleh setiap dari mereka khawatir posisi mereka sebagai prajurit akan terancam.


Slashhh!!!


Pedang Hao Zhao mengayun tepat di dekat leher salah satu dari mereka, membuat setiap prajurit kekaisaran menelan ludah yang bersamaan dengan itu juga mulai memilih pasrah.


“A— akan kami lakukan, " ucap serempak prajurit kekaisaran terbata-bata.


Senyum seringai segera muncul di wajah Hao Zhao, tidak berapa lama melangkah ke tengah arena sebelum membuka mulutnya, “Kalian melihat sendiri bagaimana prajurit kekaisaran mengarahkan pedangnya padaku terlebih dahulu, apa yang baru aku lakukan hanyalah membela diri!!!"


Setiap orang masih merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi ketika seruan Hao Zhao tiba-tiba terdengar, mereka tersentak yang tidak berapa lama setelahnya berdecak kagum.


Mereka memang tidak merasa ada yang salah dengan tindakan Hao Zhao karena melihat sendiri apa yang baru saja terjadi, di mana ucapan Hao Zhao bisa mereka percaya sepenuhnya dan kesalahan mereka anggap juga ada di pihak prajurit kekaisaran karena mengarahkan pedang mereka ke peserta.


Menyadari tidak ada sedikitpun dari mereka yang hadir mempertanyakan juga menunjukan ketidaksetujuan akan tindakannya, Hao Zhao dengan segera melangkah ke tempat Li Kao terkapar tidak berdaya.


Li Kao yang awalnya tengah menatap kosong ke arah langit dengan segera terkejut melihat Hao Zhao tiba-tiba muncul di pandangannya, membawa kembali ketakutan juga kengerian yang sebelumnya sudah sempat hilang dari diri Li Kao.

__ADS_1


“Jangan berpikir ini sudah selesai, kau mengerti?" Hao Zhao yang setelahnya melangkah pergi menuruni arena tanpa sedikitpun menunggu jawaban dari mulut Li Kao.


Li Kao hanya terdiam mencoba untuk tenang, tubuhnya memang sudah bergetar hebat hanya karena melihat Hao Zhao, tanda Hao Zhao sudah begitu berhasil menanamkan ketakutan luar biasa dalam diri Li Kao.


__ADS_2