
"Ternyata negeri ini sudah sangat maju baik itu kehidupan penduduk maupun tata perkotaan nya, baiklah Martapura tak boleh kalah"kata Rangga pada diri sendiri.
"Lebih baik aku coba berkeliling untuk melihat lihat suasana di sini"kata Rangga kemudian.
Ia pun melangkah kan kakinya menuju ke pusat perkotaan sambil menuntun kudanya
Suasana yang begitu ramai di sana sini banyak orang berjualan ,"benar benar suasana yang menarik"kata Rangga dalam hati ketika sampai di tempat itu.
Setelah berjalan jalan cukup lama akhirnya Rangga memutuskan kembali ke penginapan dengan mengendarai kudanya.
"Romo lebih baik kita istirahat dulu karena kulihat para prajurit sudah kelelahan"kata pangeran Lintang.
"Di depan sana seperti nya cocok untuk kita mendirikan tenda dan juga ada danau "kata raja Sura.
"baik romo "kata Pangeran Lintang.
Setuju dengan tempat yang di tunjuk oleh Ayahnya .
Akhirnya pangeran Lintang pun memberikan aba aba kepada para pengawal nya untuk beristirahat dan mendirikan tenda.
Setelah beristirahat cukup lama akhirnya rombongan raja Sura pun melanjutkan perjalanan nya.
"Berhenti "teriak seseorang dari arah depan. "siapa kamu"tanya salah sorang prajurit.
"Aku adalah penguasa wilayah ini,jadi serahkan semua barang barang kalian "kata orang itu.
"Ada apa prajurit" tanya pangeran Lintang
"Ada seseorang yang menghadang kita pangeran" kata prajurit yang berjalan paling depan
"mau apa orang itu "tanya pangeran Lintang.
"seperti dia bermaksud kurang baik pangeran,"jawab prajurit itu.
"cepat kau urus dia, karena kita harus cepat melanjutkan kan perjalanan",baik pangeran"
"Minggir lah tuan jangan menghalangi kami"kata prajurit itu lagi
"Sudah ku bilang serahkan semua barang barang kalian dulu baru kalian boleh lewat"kata orang itu.
"Kurang ajar serang dia kata prajurit itu memerintah kepada teman temannya.
"pertempuran pun terjadi , namun dengan sekali gebrak para prajurit itu pun tak berdaya.
"Maaf pangeran ternyata orang itu sangat kuat beberapa orang dari kita ada yang terluka"kata prajurit itu.
__ADS_1
"Kurang ajar "kata pangeran Lintang dengan marah.
kamu dan yang lainnya mundur jaga romo prabu"perintah pangeran Lintang .
"Baik pangeran"Jawab prajurit itu.
"Berani beraninya kau menghalangi jalan ku dan melukai para prajurit ku"kata pangeran Lintang dengan marah.
"Kau bilang prajurit ,bagi ku mereka tak lebih dari cecunguk cecunguk yang tak berguna"kata orang itu.
"Cukup"kata pangeran Lintang ,lalu menyerang orang itu. Pertarungan pun terjadi ,hanya dalam beberapa jurus saja orang itu sudah terdesak dan kalah, ternyata orang itu bukan lah tandingan pangeran Lintang.
"Ternyata mulut mu tak sebesar kemampuan mu",kata pangeran Lintang dengan sinis.
"Ku akui kau cukup kuat tapi aku belum kalah"kata orang itu. Lalu ia mengambil sesuatu dari baju nya sebuah alat tiup kecil dari bambu semacam peluit,lalu ia meniup peluit itu tiba tiba teman temannya muncul berhamburan dalam jumlah banyak.
"ternyata dia memanggil teman temannya" kata pangeran Lintang.
"Mampus lah kau sekarang" kata orang itu .
"Berapa pun jumlah kalian hasilnya akan tetap sama"kata pangeran Lintang.
"Serang .... teriak orang orang itu pertempuran kembali terjadi , pangeran mengamuk tak terbendung banyak dari orang orang itu yang tewas oleh pangeran Lintang,namun mereka kembali bermunculan dari arah hutan.
"Kurang ajar mereka tidak habis habisnya, prajurit bantu aku dan yang lain jaga romo prabu"kata pangeran itu.
Pangeran Lintang meningkatkan tempo serangannya ,laksana rumput orang orang itu di babat dengan pedangnya.
"Kalau begini terus tenaga ku akan habis,apa yang harus ku lakukan "kata pangeran Lintang dalam hati.
"Ternyata dia benar benar kuat" kata orang orang itu.
"Kenapa berhenti apa kalian takut "kata pangeran Lintang .
"Kami para begal dari hutan larangan tak mengenal rasa takut,"kata seorang dari mereka.
Pertempuran kembali berjalan banyak para prajurit yang tewas dalam perkelahian itu, tapi korban di pihak begal hutan larangan pun juga tidak kalah banyak.
Pergerakan pangeran Lintang makin lama makin melambat, menandakan tenaganya mulai habis.
Inilah yang di tunggu tunggu oleh para orang orang itu.Dengan akal licik mereka menggunakan kesempatan di saat Pangeran Lintang sudah kelelahan untuk menghabisinya.
"Dasar manusia rendahan beraninya main keroyok,kata seseorang tiba tiba.
"Siapa kamu dan jangan ikut campur"kata salah seorang begal itu.
__ADS_1
"Kalian tidak perlu tahu siapa aku, karena yang jelas hari ini, ku pastikan kalian akan ke neraka,jawab orang yang baru datang itu.
Tanpa menunggu lama orang itu langsung menyerang para begal itu.
Tanpa memberi kesempatan pada mereka, orang itu terus memutar kedua pedangnya hingga banyak kepala dari para begal itu terlepas.
Dia itu terus bergerak dengan kecepatan tinggi, sehingga roboh lah semua para begal itu.
"Siapa dia gerakan nya benar benar cepat sampai aku sulit untuk mengikutinya"kata pangeran Lintang kagum.
Seluruh begal akhirnya roboh dengan kepala terpisah dari badannya sungguh terlihat sadis tapi itu pantas untuk mereka.
Setelah semua para begal itu mati orang itu pun menghampiri pangeran Lintang.
"Apakah tuan baik baik saja ,tuan kenapa diam,"tanya orang itu lagi.
"Saya baik baik saja "kata pangeran Lintang gugup ,ia masih bengong melihat orang itu menghabisi para pegal itu dengan muda seperti membabat pohon.
"Saya ucapkan terima kasih pada tuan pendekar"kata Pangeran Lintang.
"Sudahlah lupakan mereka memang pantas di basmi" kata orang itu
"Saya juga ucapan kan terima kasih pada mu tuan pendekar"kata Raja Sura tiba tiba dari arah belakang .
"Perkenalkan saya raja Sura dan ini putra ku Lintang"kata Raja Sura memperkenalkan diri.
"Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kalau tidak ada tuan pendekar mungkin kami akan celaka"kata Raja Sura lagi.
"Sudahlah raja Sura tak perlu membesarkan besar kan itu"kata orang itu.
"Kalau boleh kami ingin tahu siapa pendekar ini"tanya raja Sura.
"Saya hanyalah seorang pengembara dan nama saya adalah Rangga "kata orang itu menyebutkan namanya yang ternyata adalah Rangga.
Ketika akan kembali ke penginapannya Rangga mengambil jalan memutar sambil melihat negeri Argara ,dengan tidak sengaja ia melihat perkelahian yang tak seimbang akhirnya Rangga pun melibatkan diri membantu Pangeran Lintang.
"Kalau nak Rangga tidak keberatan saya yang tua ini ingin minta tolong pada nak Rangga"kata raja Sura
"Silahkan katakan saja paduka "kata Rangga.
"Setelah saya lihat kemampuan nak Rangga sudi lah kiranya nak Rangga ikut mengawal perjalanan rombongan kami ",kata raja Sura
"Kalau boleh tahu kemanakah tujuan paduka dan pangeran "tanya Rangga.
"Kami ingin ke kerajaan Argara"kata raja Sura.
__ADS_1
"Baiklah paduka "kata Rangga menyanggupinya
Setelah itu Rangga pun berangkat ke Argara bersama mereka.