
Patih Kencana Loka segera melanjutkan perjalanan nya , ia melarikan kudanya dengan sangat cepat, karena tidak ingin kemalaman di jalan, akhirnya setelah lama menempuh perjalanan tibalah ia di sebuah desa yang bernama desa Pasung sebuah desa yang berdekatan dengan desa Randu sari.
Tanpa berpikir panjang dia pun langsung menuju sebuah rumah seorang penduduk untuk menumpang istirahat barang semalam.
"tok..tok...apakah ada orang"ucap Patih Kencana Loka mengetuk pintu,tidak lama kemudian terdengar bunyi daun pintu terbuka,dan muncul lah seorang pria tua dari dalam .
"Maaf aki ,kalau saya mengganggu istirahat aki"ucap Patih Kencana Loka,
" Ada keperluan apa tuan"tanya Si aki itu,
"Begini aki ,kalau boleh saya mau menumpang di sini untuk beristirahat barang semalam saja "ucap Patih Kencana Loka menjelaskan.
"oh boleh -boleh saja tuan , kau tidak perlu sungkan silahkan masuk "ucap si aki pemilik rumah itu dengan bersikap ramah.
"terimakasih aki"ucap Patih Kencana Loka.
Walaupun rumah itu sangat sederhana tapi cukup untuk berlindung dari terpaan angin malam yang dingin.
"Tuan ini siapa dan dari mana"tanya si aki pemilik rumah itu,
"saya ini cuma pengembara yang kebetulan lewat sini Ki dan tujuan ku adalah ke desa Randu Sari "jawab Patih Kencana Loka,
"kalau begitu tuan masih setengah hari perjalanan dari sini "ucap si aki itu menjelaskan,
"kiranya tuan ada keperluan apakah di sana, kalau boleh saya tahu "tanya si aki itu ,
mendengar itu Patih kencana loka terdiam ia tidak bisa mengatakan tujuannya ke desa Randu Sari, karena ini adalah perintah dari raja Anggara Dewa,tapi setelah dipikir-pikir akhirnya ia pun mengatakannya karena berharap ada petunjuk yang dia dapatkan.
"Tujuan saya ke sana adalah untuk menemui seseorang Ki dan orang itu bernama begawan Pakuan"ucap Patih Kencana Loka menjelaskan.
Mendengar ucapan Patih Kencana Loka itu si aki terdiam dan wajahnya nampak murung serta sedih,karena ruangan itu remang remang Patih Kencana Loka tidak mengetahui akan perubahan wajah aki itu.
"Maaf Ki apakah ada yang salah dengan perkataan ku"tanya Patih Kencana Loka penasaran,
"bukan begitu tuan ,tapi saya rasa tuan terlambat kalau ingin bertemu dengan begawan Pakuan"jawab si aki itu.
"Terlambat bagaimana maksud aki"tanya Patih Kencana Loka tidak mengerti.
"tolong cepat jelaskan pada ku Ki"ucap Patih Kencana dengan rasa tidak sabar,
"Bersabarlah tuan tidak perlu buru-buru ,"jawab si aki itu.
"maafkan saya Ki, jadi aki tahu tentang begawan Pakuan ,lalu bagaimana kabar tentang dia sekarang ki "tanya Patih Kencana Loka dengan tidak sabar.
"Benar tuan saya tahu orang yang tuan maksud dan penduduk sini pun semua tahu tentang begawan Pakuan,dia adalah orang baik yang selalu membantu penduduk desa sini dan perlu tuhan ketahui bahwa begawan Pakuan sudah meninggal dunia beberapa tahun silam"ucap aki itu dengan sedih.
"apa....!!! begawan Pakuan sudah meninggal,lalu bagaimana dengan anaknya yang perempuan itu ki "tanya Patih Kencana Loka dengan rasa ingin tahu yang sudah tidak dapat di tahan lagi.
"Begini tuan , setelah begawan Pakuan meninggal, putrinya bersama anak laki lakinya pergi meninggalkan desa Randu Sari,tapi maaf saya tidak tahu kemana mereka pergi"ucap si aki itu.
Mendengar penjelasan aki itu Patih Kencana Loka merasa lega karena sudah tahu kabar tentang permaisuri Saraswati yang di carinya, tapi ia juga kecewa karena tidak dapat langsung membawanya ke kerajaan Pradajaya.
"Jadi nyi Saraswati sudah punya anak Ki"ucap Patih Kencana Loka sengaja tidak memanggilnya Gusti permaisuri untuk menutupi penyamaran dirinya.
"benar tuan dia mempunyai seorang anak ,dulu saya pernah bertanya pada begawan Pakuan tentang ayah anak itu ,tapi beliau cuma bilang bahwa ayahnya itu ada di tempat yang jauh dan merupakan orang penting di suatu kerajaan"terang aki itu,
"tidak salah lagi dia adalah anak dari Gusti prabu Anggara Dewa"gumam Patih Kencana Loka dalam hati.
"Pasti Gusti prabu senang mendengar ini ,tapi juga kecewa bila ia ternyata tahu aku tidak bisa menemukan mereka"gumam Patih Kencana Loka,
"Tuan kenapa tuan diam saja,"tanya aki itu ketika melihat Patih Kencana Loka diam membisu.
__ADS_1
"Saya tidak apa apa Ki ,saya sangat berterimakasih atas keterangan aki "jawab Patih Kencana Loka setelah beberapa saat terdiam.
"Sepertinya tuan ini sudah mengenal betul tentang begawan Pakuan dan keluarganya, apakah demikian tuan"tanya si aki itu,
"Benar bisa di katakan begitu aki, tapi sudahlah tak perlu di bahas"ucap Patih Kencana Loka,
"jika itu kehendak tuan baiklah saya mau kedalam untuk istirahat dan saya pikir tuan juga perlu beristirahat"kata si aki itu meninggalkan Patih Kencana Loka.
"Baik silahkan Ki"ucap Patih Kencana Loka lalu ia pun merebahkan badannya yang lelah setelah menempuh perjalanan begitu lama,ia pun kemudian terlelap dalam tidurnya.
Pagi itu di kerajaan Prada Jaya ,raja Anggara Dewa tampak tengah sedang duduk duduk bersama selir Sariti Ningrum ,dia adalah seorang selir kesayangan raja Anggara Dewa yang berharap menjadi seorang permaisuri namun, semenjak perginya permaisuri Saraswati dari kerajaan Prada Jaya ,raja Anggara Dewa pun , belum juga mengangkat nya.
"maaf Gusti prabu kenapa akhir ini hamba jarang melihat Patih Kencana Loka,"tanya selir Sariti Ningrum,
"Kanjeng ibu benar romo prabu saya juga beberapa hari ini tidak melihat paman Patih Kencana Loka"timpal pangeran Brajadewa.
"Kenapa kalian berdua tiba-tiba bertanya tentang Patih Kencana Loka"tanya raja Anggara Dewa,
"tidak ada apa apa gusti prabu ,cuman menurut saya sebagai seorang Patih seharusnya dia selalu di tempat ,apa bila suatu saat Gusti prabu membutuhkan nya dia selalu ada"ucap selir Sariti Ningrum,
"Sudahlah jangan kalian pikirkan dia , karena dia sedang menjalankan tugas penting"jawab raja Anggara Dewa.
"jadi Patih Kencana Loka tidak kelihatan beberapa hari ini karena ada tugas penting,tapi tugas apa itu kira kira,"gumam permaisuri Sariti Ningrum dalam hati.
"kalau saya boleh tahu tugas apakah itu Gusti prabu"tanya permaisuri Sariti Ningrum,
"sudahlah kamu tak perlu memikirkan dia , nanti kau juga akan tahu sendiri"jawab raja Anggara Dewa.
"baiklah gusti prabu"jawab selir Sariti Ningrum, walaupun sebenarnya dalam hati masih sangat penasaran.
"Maaf gusti prabu ada yang ingin aku ingatkan mungkin Gusti prabu lupa"ucap Selir Sariti Ningrum,tiba-tiba .
"mengenai apa itu Sariti "tanya raja Anggara Dewa,
"ya...ya...kamu benar ,aku juga merasa sudah tua ,dan mengenai hal itu aku juga sudah memikirkan nya"ucap raja Anggara Dewa,
mendengar perkataan raja Brajadewa itu selir Sariti Ningrum merasa lega dan bersorak dalam hati.
"Lalu kapan gusti prabu akan mengumumkan hal itu "tanya selir Sariti Ningrum ingin tahu.
"Tunggulah dengan sabar mungkin tidak lama lagi kamu akan tahu ,"jawab raja Anggara Dewa ,lalu bangkit dari duduknya dan meninggalkan selir Sariti Ningrum dan Brajadewa.
"Brajadewa ada sesuatu yang ingin aku bicarakan pada mu "ucap selir Sariti Ningrum,
"tentang apa Kanjeng ibu"tanya Brajadewa,
"sesuatu yang penting , cepat kau ikut aku"ucap selir Sariti Ningrum ,
"Baik Kanjeng ibu"ucap Brajadewa ,lalu mengikuti ibunya meninggal tempat itu.
...----------------...
Setelah berpamitan dengan si pemilik rumah Patih Kencana Loka pun melanjutkan kembali perjalanannya ,ia membatalkan niatnya untuk ke desa Randu Sari setelah tahu kabar tentang permaisuri Saraswati dan begawan Pakuan sehingga ia memutuskan untuk kembali ke kerajaan Prada Jaya saja untuk menunggu perintah selanjutnya dari raja Anggara Dewa.
Ia pun memacu kuda dengan cepat supaya segera sampai di kerajaan Prada Jaya untuk menyampaikan kabar tentang begawan Pakuan dan permaisuri Saraswati,
Namun perjalanannya pun harus terhenti ketika di depannya ada tiga orang yang menghalangi jalannya.
"berhenti kau Patih Kencana Loka"ucap salah satu orang itu,
Patih Kencana Loka pun terkejut ketika mendengar orang itu memanggil namanya,
__ADS_1
"siapa kalian dan mengapa menghentikan perjalanan ku"tanya Patih Kencana Loka,
"haaa....haaaa....haaa....,dengar kencana Loka hari ini kami di tugas untuk melenyapkan nyawa mu"ucap orang itu.
"kurang ajar , siapa yang memerintah kan kalian cepat katakan "tanya Patih Kencana Loka,
"kau akan segera tahu setelah sampai di neraka nanti kencang Loka, teman-teman kita serang dia"ucap orang itu memberi komando kepada dua orang temannya,
pertempuran pun tak dapat di elakan , Patih Kencana segera mengeluarkan kesaktian nya, karena ia merasakan bahwa ketiga lawannya adalah orang orang yang tangguh setelah merasa sambaran tenaga dalamnya.
ketiga orang itu langsung menyerangnya dari segala arah yang membuat Patih Kencana Loka harus menguras tenaga untuk menghindarinya, pedang pedang mereka seperti punya mata yang terus mengincar bagian bagian tubuhnya.
"ternyata kau cukup juga kuat juga Kencana Loka"ucap salah seorang dari mereka,
"belum terlambat kalau kalian ingin pergi dari sini "ucap Patih Kencana sambil mengatur kembali kuda kudanya,
"kurang ajar sombong sekali ucapan mu, rasakan ini"ucap orang itu , segera meluncur dengan pedang di tangannya dan di ikuti pula oleh kedua orang temannya kembali mengeroyok Patih Kencana Loka,
, ia pun segera bergerak menyambut kedatangan lawannya itu, pedang mereka pun beradu beberapa kali,tangan Patih Kencana Loka bergetar hebat ,ia sungguh tidak menyangka jika begitu besar tenaga lawannya itu,
"ini sangat tidak baik jika aku terus terusan beradu tenaga dengan dia"ucap nya dalam hati,
kali ini ia memutuskan untuk menghindari benturan tenaga dengan lawannya dan menunggu kesempatan yang tepat untuk menyerang balik.
Dengan gerak-gerakan cepat Patih Kencana Loka terus mengelak dari sambaran -sambaran pedang ketiga lawannya itu, hingga suatu saat ia mendapat kesempatan untuk mendaratkan satu pukulan ke tubuh salah satu dari mereka dan tepat mengenainya ,hingga salah satu dari mereka terlempar beberapa tombak.
Melihat salah satu temannya terjatuh kedua temannya pun marah dan menggencarkan serangannya , kedua pedang orang itu terus mengurung nya hingga membuat dia harus jungkir balik menghindarinya ,tapi sial bagi Patih Kencana Loka satu tendangan mereka berhasil mengenai nya ketika ia terlambat untuk menghindari nya.
"Kurang ajar , baiklah kali ini aku tidak akan membiarkan kalian hidup ,kalau aku mati kalian pun harus mati itu ku rasa itu lebih baik"ucap Patih Kencana Loka , segera memasang kembali kuda kudanya .
Patih kencana loka pun langsung mengalirkan tenaga dalam ke pedangnya dan segera merengsek maju ,hiiiaat...pedang mereka saling bertemu , kedua lawannya itu pun terkejut merasakan tenaga dalam yang begitu besar dari Patih Kencana Loka, hingga membuat tangan mereka bergetar kesemutan , Patih Kencana Loka segera mengubah gerakan pedangnya dan berhasil mengenai perut salah satu di antara mereka hingga orang itu pun roboh bersimbah darah.
melihat salah satu temannya tewas dua orang itu pun marah dan langsung menyerang kembali, mereka berdua segera mengerahkan segala kemampuannya ,
merasakan aura membunuh yang begitu kuat dari kedua lawannya itu, Patih Kencana Loka segera meningkatkan tingkat kewaspadaan nya,ia tidak ingin mengulang kesalahan yang kedua kalinya.
Pertempuran pun kembali terjadi dengan sengitnya, Patih Kencana Loka segera menyambut serangan mereka dengan pedang tergenggam erat di tangan nya,ia merasakan serangan kedua lawannya itu berbeda kali ini dari sebelumnya.
Dengan jurus gerak cepat dia mengelak dan menghindari kedua serangan lawannya itu dan terbukti ampuh jurus Patih Kencana itu karena tak satu pun pukulan pukulan mereka yang mengenai dirinya.
merasa serangannya selalu gagal kedua orang lawannya itu langsung meningkat tempo serangannya dan terus mengurung Patih Kencana Loka dengan permainan pedang mereka.
Merasakan lawan sangat bernafsu ingin membunuhnya ,ia pun juga meningkatkan tempo serangannya , Patih Kencana Loka dengan cepat menggeser badannya untuk menghindari sabetan pedang yang datang dari arah samping kiri kanannya,lalu dengan cepat ia mengirimkan satu tusukan yang dengan tepat berhasil mengenai tubuh lawannya hingga membuat lawannya itu merenggang nyawa.
"Sekarang giliran mu menyusul mereka berdua,"ucap Patih Kencana Loka sambil membersihkan darah dari pedangnya,
melihat gelagat Patih Kencana Loka yang tampak tidak akan mengampuni nya itu , orang itu pun tampak pucat ia tidak menyangka akan mengalami nasib sial seperti ini,
"haaa ...haaa....haaa... tiba-tiba terdengar suara tawa yang memekik telinga,hingga membuat Patih Kencana Loka harus mengerahkan tenaga dalamnya untuk membentengi dirinya dari pengaruh suara itu.
Betapa kagetnya Patih Kencana Loka ketika mengetahui siapa orang yang baru datang itu.
"selamat datang guru"ucap orang itu merasa lega karena merasa sudah terlepas dari bahaya yang mengancamnya.
"Dasar tidak berguna kau, menghabisi satu orang saja kalian tidak mampu "ucap orang yang di panggil guru itu.
"Ampuni aku guru, orang itu sangat kuat "jawab orang itu dengan wajah nampak pucat.
"Cepat minggir dari sini biar aku yang habisi dia "ucap sang guru.
"Rupanya kau di balik semua ini Ki Jamprang"ucap Patih Kencana Loka dengan marah.
__ADS_1
(Siapakah sebenarnya Ki Jamprang itu dan kenapa ingin membunuh Patih Kencana Loka, ikut terus perjalanan cerita pendekar pedang kembar ,mohon like dan komentar nya ya para pembaca yang baik, makasih).