Pendekar Pedang Kembar

Pendekar Pedang Kembar
Pertarungan


__ADS_3

"Apa kamu tidak merasa aneh Dewi,"tanya Pandan Wangi,


"benar juga kata mu Wangi,terus apa yang harus kita lakukan"tanya Ariani Dewi kemudian,


"begini saja bagaimana mana kalau kita panggil prajurit yang bersamanya itu lalu kita tanyai dia bagaimana menurut mu,"tanya Pandan Wangi,


"ide bagus aku setuju,"ucap Ariani Dewi.


Kemudian Ariani Dewi pun memanggil prajurit itu dan membawa ke tempat agak jauh dari Elang Hitam.


Karena sedang fokus melihat para prajurit yang berlatih Elang Hitam tidak sadar bahwa dirinya sedang di curigai.


"Ada apa den ayu memanggil saya ,"tanya prajurit itu,


"aku ingin tanya sesuatu pada kamu,"kata Ariani Dewi.


"Tanya apa den ayu,"tanya prajurit itu. ''siapakah laki laki yang bersama kamu itu"tanya Ariani Dewi,


kemudian prajurit itu menceritakan awal mula kejadiannya hingga ia bersama dengan orang itu.


"Kalau begitu sepertinya ada yang tidak beres"kata Pandan Wangi setelah mendengarkan cerita dari di prajurit itu,


"bagaimana kalau kita tanyai saja dia,"kata Ariani Dewi,


"baiklah,"jawab Pandan Wangi.


Lalu mereka pun menghampiri Elang Hitam yang sedang mengawasi para prajurit latihan itu.


"ki sanak sedang apa di sini kenapa serius sekali melihat para prajurit itu,"tanya Ariani Dewi.


Mendengar pertanyaan yang tiba tiba itu terkejut lah Elang Hitam.


"saya cuma kagum dengan para prajurit itu den ayu,"kata Elang Hitam tergagap.


Pandan Wangi yang melihat tingkah Elang Hitam itu pun mulai curiga dan ia pun bertanya


"kisanak ini siapa dan dari mana"tanya Pandan Wangi.


wajah Elang Hitam pun tampak pucat dan merasa kebingungan ,saya berasal dari desa sebelah sana den ayu,"jawab Elang Hitam sekenanya.


"Apa nama desa kisanak,"tanya Pandan Wangi lebih lanjut,


"Desa Galuh den Ayu,"jawab Elang Hitam,


mendengar jawaban itu Pandan Wangi pun langsung mengajak Ariani Dewi menjauh dari Elang Hitam.


"Ada apa wangi kenapa kau mengajak ku ke sini,"tanya Ariani Dewi,

__ADS_1


"ku rasa dia berbohong di bukan dari desa Galuh, karena kemarin di kedai ia menanyakan nama desa itu pada pelayan kedai,saya pikir mungkin dia seorang mata mata,"kata Pandan Wangi menjelaskan pada Ariani Dewi.


"Kalau begitu kita harus menangkapnya kemudian hadapkan pada yang Mulia,"ucap Ariani Dewi.


"Baiklah ayo cepat,"kata Pandan Wangi.


Lalu Ariani Dewi dan Pandan Wangi pun mendekatinya .


"Katakan yang sebenarnya siapa kamu,kalau tidak saya akan tangkap mu "kata Ariani Dewi dengan mengancamnya,


"Saya memang benar dari desa Galuh den Ayu,"kata Elang Hitam kokoh dengan pengakuannya,


"cukup...!!! tidak perlu kau bersandiwara ,"kata Pandan Wangi dengan membentaknya.


"Kemarin aku lihat kamu di kedai dan kau menanyakan nama desa itu pada pelayan kedai, kenapa sekarang kau mengaku dari desa Galuh,"kata Pandan Wangi.


"sialan kenapa waktu di kedai aku tidak lihat dia,"kata Elang Hitam dalam hati sambil mencari cara meloloskan diri.


"Baiklah jika kau tak mau mengaku terpaksa aku harus menangkap mu"kata Ariani Dewi kemudian.


"Prajurit ada mata mata cepat tangkap dia ,"teriak Ariani Dewi,


"Kurang ajar kalian ,"maki Elang Hitam bersiap kabur.


"Jangan biarkan di bisa kabur,"ucap Pandan Wangi berusaha menangkap nya, Elang Hitam mengelak dari cekalan Pandan Wangi ,


Dengan jurus jurusnya Pandan wangi terus mendesak Elang Hitam ,


tidak mau jadi bulan bulan lawan Elang Hitam kemudian mengeluarkan pukulanya kearah Pandan Wangi wuusss....namun dengan gesit Pandan Wangi menghindarinya, Elang Hitam kemudian melompat menjauhi Pandan Wangi, sambil mencari jalan meloloskan diri.


"Jangan pikir kau bisa meloloskan diri dari ku,"ucap Pandan Wangi,


"sial dia bisa menebak pikiran ku,"maki Elang Hitam.


"Kenapa diam saja apa kau mau menyerah,"tanya Pandan Wangi,"


"baiklah akan ku hadapi kau,"ucap Elang Hitam lalu mengeluarkan sebuah pedang yang mengeluarkan aura hitam pekat dan langsung maju menyerang Pandan Wangi,


"mundur kalian semua,"teriak ,"Pandan Wangi pada para prajurit yang sedang situ.


Setelah itu tanpa basa basi Pandan Wangi langsung mencabut pedangnya yang mana pedang itu mengeluarkan cahaya emas,


"hiaaa...tttt ....Pandan wangi lalu maju menerjang Elang Hitam ,


Elang Hitam pun menyambut serangan Pandan Wangi ting.....ting...ting terdengar bunyi pedang beradu ,Pandan Wangi menggerakkan pedangnya ke kiri dan kanan dengan gerakan yang cepat,elang Hitam tidak mau kalah ia terus menangkis dan menghindarinya lalu keduanya sama melompat dan bersiap menyerang kembali.


"Tidak ku sangka ternyata kau kuat juga,"kata Elang Hitam,

__ADS_1


"aku tak butuh pujian mu majulah kau,"ucap Pandan Wangi ,


"Sombong sekali "ucap Elang Hitam,terima serangan ku hiiaaaat.... ia menerjang maju ,adu pedang kembali terjadi tapi kali ini disertai dengan tenaga dalam yang besar duuuaaarrr... mereka kembali terpental tapi mereka masih bisa menguasai diri mereka masing masing .


Bunyi dentuman itu terdengar sampai ke dalam istana, Rangga yang mendengar itu lalu cepat cepat keluar dan menuju ke arena pertarungan itu.


"Ada apa Ariani dan siapa yang bertarung itu,"tanya Rangga,


karena terlalu fokus pada perkelahian itu Ariani tidak tahu Rangga telah di dekatnya.


"Yang Mulia,"ucap Ariani Dewi dengan terkejut,


"ada apa ini dan siapa mereka yang bertarung dengan Pandan Wangi itu,"ucap Rangga mengulangi pertanyaannya, lalu Ariani Dewi pun menceritakan semua kejadian itu kepada Rangga.


"Kalau begitu kita lihat saja dulu ,bagaimana jalannya pertarungan itu jika dia terdesak kita bantu dia,"kata Rangga,


"baik yang mulia ,"ucap Ariani Dewi.


"Ternyata pedangnya bukan pedang biasa aku harus cepat cepat kabur dari sini,"kata hati Elang Hitam setelah merasakan kekuatan pedang naga mas milik Pandan Wangi.


"Bagaimana pun juga aku harus bisa melumpuhkan dia,"kata Pandan Wangi dalam hati.


Pandan wangi memegang erat pedang lalu berlari ke arahnya Elang Hitam, melihat lawannya menyerang Elang Hitam pun bersiap menyambutnya, Pandan Wangi melompat ke atas dan bersalto melewati Elang Hitam ,


melihat lawannya di udara Elang Hitam pun mencoba menusuk Pandan Wangi dengan mengarahkan pedangnya ke atas ,lalu crash punggungnya sendiri terkena sabetan pedang Pandan Wangi karena ia terlambat menghalaunya.


"Aaakkh... ,"teriak Elang Hitam,


Ia tidak menyangka setelah lama menjadi senopati Markuraka ,ia dapat di buat kerepotan oleh anak kemarin sore.


"sial "maki Elang Hitam,


"sebaiknya kau menyerah saja mata mata"ucap Pandan Wangi.


"Jangan senang dulu kau ,"ucap Elang Hitam, kemudian ia menyilang kan kedua tangannya ,


Melihat itu Pandan Wangi segera bersiap siap untuk menghadapi serangan selanjutnya dari lawannya itu.


"ku rasa ini akan bahaya bersiaplah Ariani,"kata Rangga,


Ariani Dewi menganggukkan kepala mendengar ucapan Rangga itu.


"Pukulan badai penghancur.......!!"teriak Elang Hitam sambil melepaskan pukulan itu ke arah Pandan Wangi Wuuuuus.....,!!!!


ajian lembur gunung hia.....aaaat...!!!"teriak Pandan Wangi,dua pukulan beradu dan duuuaaarrr.....terjadi ledakan hebat ditempat itu.


Para prajurit yang di situ pun tidak luput terkena imbasnya , sedangkan Pandan Wangi dan Elang Hitam pun sama sama terpental.

__ADS_1


Rangga yang melihat Pandan Wangi terlempar itu ,ia pun langsung bergerak cepat menggunakan ilmu meringankan tubuh untuk menangkapnya, sementara itu Elang Hitam terlempar cukup jauh hingga keluar istana.


__ADS_2