Pendekar Pedang Kembar

Pendekar Pedang Kembar
Ambisi Raja Gandara


__ADS_3

Sementara itu di tempat nya kakek raja alam, tampak mulai memberikan latihan pada Ariani Dewi .


Karena pada dasarnya Ariani sudah mempunyai dasar ilmu silat Kakek Raja Alam langsung menurunkan jurus jurus utama pada Ariani Dewi.


Kakek Raja Alam memperagakan gerakan gerakan jurus pedang nya pada nya, melihat gerak kakek Raja Alam yang masih gesit dan lincah itu Ariani Dewi termanggut manggut campur kagum melihat usia orang tua sudah tidak muda lagi.


"Ingat Ariani gerakan mu harus lebih cepat dan kuat karena jurus ini menitik beratkan pada gerakan dan tenaga dalam"kata kakek Raja Alam .


"Coba kau peragakan jurus yang baru saja saya mainkan itu Ariani"perintah kakek Raja Alam.


"Baik kek"jawab Ariani Dewi, Segera memainkan jurus yang di peragakan kakek guru nya itu.


"Ternyata anak ini cepat belajar dan berbakat"ucap Kakek Raja Alam setelah melihat Ariani Dewi dapat menirukan gerakan jurus tadi"gumam kakek raja Alam.


"Teruskan latihan mu Ariani"kata kakek Raja Alam lalu berlalu dari hadapan Ariani Dewi.


Ariani pun melanjutkan latihannya sesuai petunjuknya dari kakek gurunya itu.


Sementara itu Rangga juga sedang melangsungkan latihannya ,beberapa kali ia menggunakan kedua pedangnya dengan menebas ke kiri dan ke kanan sesuai dengan petunjuk dalam kitab itu .


...****************...


Di lain tempat yang jauh yaitu Kerajaan MARKURAKA raja Gandara sedang mondar-mandir tak karuan seperti menunggu sesuatu.


"Hamba menghadap yang mulia "kata Senopati karang hitam.


"Bagaimana dengan penyelidikan mu Senopati Karang Hitam"tanya Raja Gandara dengan bersemangat.


"Ternyata di sebelah barat ada kerajaan yang besar yang mulia dan kerajaan itu bernama kerajaan Martapura"kata Senopati Karang Hitam.


"Kerajaan Martapura...!!!!"gumam Raja Gandara.


"Lalu seberapa kuat dan seberapa besar Martapura itu dari hasil pengamatan mu itu Elang Hitam"tanya Raja Gandara.


"Kurasa dengan pasukan yang kita miliki seperti nya sudah lebih dari cukup untuk menyerang mereka Gusti prabu "jawab Senopati Karang Hitam.


"Lalu bagaimana dengan keadaan penduduk di sekitar kerajaan itu"tanya Raja Gandara.

__ADS_1


"keadaan rakyat di sana cukup makmur yang mulia"ucap Elang Hitam.


"Baiklah jika begitu,akan segera ku kirim utusan ke sana "kata Raja Gandara .


"Kalau begitu hamba mohon diri yang Mulia"kata Senopati Karang Hitam,lalu pergi dari hadapan raja Gandara.


"Jika Martapura mau mengakui kebesaran kerajaan Markuraka maka kekuasaan ku akan semakin besar,tapi kalau menolak akan aku hancurkan kerajaan itu hingga rata dengan tanah"kata raja Gandara dalam hati sambil mengepalkan tangannya.


...****************...


"Duuuuuar ..... duuuaaarrr.... cukup Pandan wangi," teriak seseorang .


Pandan wangi pun lalu menghentikan latihannya itu setelah mendengar teriakkan dari seseorang.


"Ada apa guru ,mengapa menghentikan latihan ku "tanya pandan wangi.


"Kurasa pukulan lembur gunung mu sudah sempurna kalau kau pukul terus bisa bisa teping itu roboh nanti "kata gurunya yang bernama begawan Barnowo.


"istirahat lah dulu kau lanjut kan nanti latihan mu itu"kata begawan Barnowo.


"Aku senang melihat perkembangan mu sekarang Pandan wangi, segala ilmu yang ku turun pada mu kau serap dan kuasai dengan mudah"ucap Begawan Barnowo.


"Ini semua berkat bimbingan dan petunjuk guru"ucap Pandan Wangi.


"Tapi kau harus tahu bahwa di luar sana banyak orang orang kuat yang mungkin tingkat kesakitan nya ada di atas kamu , jadi ingatlah di atas langit masih ada langit"kata begawan Barnowo memberi kan nasihat.


"Baik guru, segala nasehat guru akan selalu ku ingat"kata Pandan wangi.


Begawan Barnowo mengangguk angguk mendengar jawaban dari muridnya itu dan pikiran nya pun melayang ke masa lalu diana ia pertama kali menemukan nya .


Dulu Pandan Wangi adalah seorang gadis kecil yang di temukan begawan Barnowo di hutan ,ia melihat seorang gadis kecil yang sedang menangisi ayahnya yang tewas di bunuh perampok ditengah hutan.


Karena merasa kasihan akhirnya begawan Barnowo pun membawa dia merawat dan mengasuh sekaligus mengangkat nya menjadi murid.


Begawan Barnowo yang tadinya cuma seorang diri jadi punya teman tinggal di dasar lembah itu sejak kedatangan Pandan Wangi.


Selain mengajarkan ilmu kanuragan Begawan Barnowo juga mengajarkan ilmu baca dan juga tentang kehidupan.

__ADS_1


Sejak saat itulah Panda Wangi tinggal di dasar lembah bersama begawan Barnowo.


...****************...


"Jurus pedang membelah bulan"kata Rangga, ia menggunakan jurus itu untuk memecahkan batu sebesar gajah ,dan batu itu pun seketika jadi abu.


"Ternyata lebih dahsyat dari yang semula"kata Rangga.


"Sekarang akan ku coba menggabungkan jurus pedang membelah bulan dengan jurus tebasan seribu pedang"kata Rangga.


Rangga pun memulai gerakan nya dengan mengayunkan serta memutar pedangnya terciptalah serangkuman angin yang dahsyat yang membuat gua tempat berlatih porak poranda.


"Ternyata jurus ini lebih dahsyat lagi dan hampir menguras separuh tenaga ku"kata Rangga sambil terengah-engah.


Lalu ia pun bersemedi untuk memulihkan tenaganya itu.


Setelah itu lalu Rangga memutuskan untuk beristirahat dan melanjutkan latihannya nanti.


Sementara itu si kakek Raja Alam sedang membimbing murid barunya yaitu Ariani Dewi,


"Bagus bagus ternyata kau sudah mulai paham dengan jurus itu sekarang kau tinggal menyempurnakan gerakan mu itu"kata kakek Raja Alam pada Ariani Dewi.


"Baik kakek"kata Ariani Dewi.


Dengan gerakan yang semakin lincah Ariani Dewi terus memainkan pedangnya dengan gerakan-gerakan yang mematikan.


Tujuh hari telah berlalu Rangga pun sudah memasuki tahap akhir dari latihannya.


" Tinggal satu jurus lagi yang harus ku sempurna kan yaitu jurus pedang kembar tanpa tanding"kata Rangga .


ia pun segera mengalirkan tenaga dalamnya pada dua pedang kembar nya dan bersinar lah dua pedang nya itu , lalu dengan gerakan yang sangat cepat dan berubah ubah Rangga memainkan kedua pedang itu,


makin lama gerakan nya pun semakin dahsyat kemudian ia mengarahkan sebetan pedang itu pada dinding gua di depannya duuuaaarrr...... ,seketika itu juga berlubang lah dinding gua itu,


"benar benar dahsyat jurus ini"ucap Rangga


lalu Rangga menjatuhkan dirinya karena kelelahan dan kehabisan tenaga.

__ADS_1


__ADS_2