Pendekar Pedang Kembar

Pendekar Pedang Kembar
Mencari jejakpermaisuri Saraswati (bagian 3)


__ADS_3

Ketika raja Anggara Dewa dan patih Kencana Loka sampai di rumah begawan Pakuan di ruang tamu telah terhidang singkong rebus yang masih panas mengebul .


Melihat kedatangan raja Anggara dewa dan Patih Kencana loka, begawan Pakuan segera berdiri menyambutnya.


"Silahkan gusti prabu dan gusti patih nikmati singkong rebus ini karena cuma ini yang bisa kami berikan pada Gusti"ucap begawan Pakuan,


"kami benar-benar merasa merepotkan begawan,"ucap raja Anggara Dewa dengan rasa tidak enak.


"tidak apa-apa gusti,"jawab begawan Pakuan, setelah itu raja Anggara Dewa dan patih pun menikmati singkong rebus itu,


"maaf begawan bolehkah kami minta air minum,"ucap patih Kencana Loka ,


"maaf -maaf gusti patih kalau anak saya lupa memberikan air minum"ucap begawan Pakuan lalu pergi ke belakang memanggil anaknya.


Sejurus kemudian begawan Pakuan pun muncul dengan di dampingi oleh seorang gadis di sampingnya.


,raja Anggara Dewa pun tercekat ketika melihat anak begawan Pakuan yang ternyata adalah Saraswati, begitu pula dengan Saraswati ia tidak kalah kaget melihat orang yang menolongnya tadi ada di rumahnya.


"Jadi nona ini anak dari begawan Pakuan,"tanya raja Anggara Dewa dengan tidak percaya.

__ADS_1


,"benar tuan,"jawab Saraswati dengan menunduk malu,


"jadi rupanya kalian berdua sudah saling kenal,"tanya begawan Pakuan,


"benar begawan,"jawab raja Anggara Dewa, Saraswati kenapa sikapmu seperti itu pada gusti prabu Anggara Dewa,cepat berikan hormat pada gusti prabu,"ucap begawan Pakuan,


"Saraswati pun tersentak kaget tidak mengira bahwa yang ada di depannya itu adalah seorang raja,ia lalu segera memberikan hormat padanya.


"hormat saya gusti prabu maafkan hamba yang tidak tahu ini,"ucap Saraswati,


"sudahlah Saraswati tidak perlu merasa bersalah seperti itu,"ucap raja Anggara Dewa,


"hormat saya gusti patih,"ucap Saraswati, Patih Kencana Loka pun mengangguk sambil tersenyum dan akhirnya keempat orang itu pun kemudian berbincang-bincang.


Karena merasa tertarik dan jatuh cinta pada Saraswati raja Anggara Dewa pun mengutarakan niatnya untuk mempersunting Saraswati pada begawan Pakuan, melihat ketulusan niat raja Anggara Dewa itu begawan Pakuan pun membicarakan hal itu pada Saraswati dan ternyata Saraswati pun tidak keberatan karena sebetulnya ia juga menyukai raja Anggara Dewa sejak pertama kali bertemu di sungai kemarin itu.


Setelah mendengar jawaban dari Saraswati itu begawan Pakuan pun meningkah kan mereka dengan di saksikan oleh patih Kencana Loka dan para prajurit.


Sesudah pernikahan itu raja Anggara pun langsung memboyong Saraswati dan begawan Pakuan ke istana Pradajaya ,tapi begawan Pakuan menolaknya ia merasa Lebih suka tinggal di tempat terpencil seperti ini yang penuh dengan ketenangan dari pada harus hidup di lingkungan istana yang penuh dengan keramaian dan akhirnya dengan berat hati Saraswati pun meninggalkan ayahnya untuk mengikuti suaminya raja Anggara Dewa ke istana Pradajaya.

__ADS_1


Raja Anggara Dewa pun sampai di istana Pradajaya pas hari mulai malam, dari dalam istana tampak seorang wanita datang menyambut kedatangan raja Anggara Dewa dia adalah Sariti Ningrum seorang selir kesayangan raja Anggara Dewa,namun ia terkejut ketika melihat seorang wanita cantik ada bersama mereka,


"selamat datang kembali gusti prabu,"ucap Sariti Ningrum,


"Apakah semua baik-baik saja semenjak aku pergi Sariti,"tanya raja Anggara Dewa,


"benar Gusti"jawab Sariti Ningrum sambil melirik ke arah Saraswati.


"Kenalkan Sariti ini Saraswati permaisuri Pradajaya,"ucap raja Anggara Dewa sambil melangkah menggandeng Saraswati menuju ke dalam.


Bagai di sambar petir Sariti mendengar ucapan raja Anggara Dewa itu, betapa tidak karena seharusnya posisi permaisuri itu adalah miliknya.


"Sialan... rupanya aku harus secepatnya bertindak untuk menyingkirkan wanita itu,"gumam Sariti Ningrum tersenyum menyeringai.


Dan pada besok pagi harinya Saraswati pun di nobatkan menjadi permaisuri oleh raja Anggara Dewa, seluruh pejabat istana dan rakyat Pradajaya pun menyambut nya dengan penuh suka cita.


Di lain pihak Sariti Ningrum merasa tidak rela atas pengangkatan Saraswati menjadi permaisuri itu ,ia pun segera memutar akalnya mencari cara untuk segera melenyapkannya.


Beberapa bulan kemudian kerajaan Pradajaya yang semula tenang dan tentram itu kemudian tiba-tiba terjadi kekacauan di mana-mana.

__ADS_1


__ADS_2