
"Saya adalah Arya Soma Patih Martapura dan yang ingin melamar putri mu itu adalah raja Martapura yang baru .
"Semua yang hadir di situ tampak terkejut lebih lebih raja Bargola dan raja Sura dan yang lainnya Dewi Kara dan Dewi Sekar pun tak kalah terkejutnya.
"Tunggu dulu, seorang raja Martapura menurut yang saya dengar, dia mempunyai pusaka sebagai persyaratan yang sah untuk menjadi raja kerajaan itu ,yaitu keris pulang geni ,apakah dia mempunyai pusaka itu"kata Raja Bargola masih angkuh.
"Kalau dia bisa membuktikan itu saya dan seluruh rakyat Argara bersedia bernaung di bawah Martapura"kata raja Bargola.
"Kerajaan kami pun juga tidak mau ketinggalan kami bersedia bergabung dengan Martapura"kata raja Sura .
"Dinda prabu ku mohon tunjukanlah pada mereka"kata Arya Soma.
"Baiklah jika itu mau kalian akan ku tunjukkan"kata Rangga.
Rangga pun memejamkan kan matanya lalu angin bertiup kencang dan petir menyambar,tiba tiba munculah keris itu di tangan Rangga.
Semua orang yang di situ takjub dan kagum dengan pamor keris itu,tanpa sadar semua berlutut kepada Rangga.
Kemudian keris itu lenyap kembali dari tangan Rangga.
"Bangunlah kalian semua" kata Rangga.
"Sekarang apakah kalian percaya"kata Patih Arya Soma
"Baiklah kami percaya dan saya pribadi minta maaf pada raja Rangga"kata Raja Bargola.
"Sudahlah yang mulia tak perlu memperpanjang masalah itu"kata Rangga.
"Maaf yang mulia raja Bargola bagaimana dengan tujuan saya melamar putri paduka Dewi Sekar"tanya Rangga.
"Mengenai itu silahkan tanyakan saja anak prabu pada putri hamba"kata Raja Bargola.
"Saya mau romo"kata Dewi Sekar tiba tiba belum sempat Rangga menanyakannya.
__ADS_1
Dewi Kara melihat tingkah laku adik nya itu cuma geleng geleng kepala.
"Jadi kapan kalian akan melangsungkan pernikahan"tanya Raja Bargola .
"Saya rasa hari ini juga romo prabu ,karena saya sudah lama meninggal kan Martapura saya khawatir ada apa apa ,dan setelah pernikahan selesai hari ini juga saya akan kembali ke Martapura"jawab Rangga menjelaskan panjang lebar.
"Jika itu yang anak prabu inginkan baiklah"kata raja Bargola.
Dan hari itu juga pernikahan Rangga dengan Dewi Sekar di adakan secara sederhana karena Rangga terburu-buru mau pulang ke Martapura , ucapan selamat pun mengalir kepada mereka berdua.
Raja Bargola tidak menyangka putrinya itu menikah dengan raja Martapura yang merupakan kerajaan besar dan kuat,campur haru dan bahagia menyelimuti hati raja Bargola.
Dewi Kara pun memberikan selamat kepada adiknya itu , walaupun dalam hati kecilnya ia merasa iri namun apa boleh buat takdir lah yang menentukan.
"Kalau yunda Dewi kara dan kanda Lintang meningkah jangan lupa undang kami di Martapura" kata Dewi Sekar
"Tentu dinda Dewi Sekar"kata Dewi Kara.
"Restu Romo akan selalu menyertai mu anak prabu",kata Raja Bargola.
Setelah berpamitan dengan semuanya berangkat lah Rangga, Dewi Sekar dan Arya Soma ke Martapura.
Setelah Rangga dan Dewi Sekar ke Martapura, raja Sura dan pangeran Lintang pun juga mohon pamit pulang ke kerajaan Kumaya.
"Romo seperti apa sih kerajaan Martapura itu ,dari yang saya dengar Martapura itu kerajaan besar dan megah"tanya Dewi Kara.
"Romo juga belum pernah ke sana ,tapi menurut dari yang romo dengar juga demikian"jawab raja Bargola.
"Ingin rasanya aku menyusul dinda Dewi Sekar romo"kata Dewi Kara.
"Sudahlah jangan ganggu adik mu kapan- kapan kita berkunjung ke sana"kata raja Bargola.
"Baiklah romo"kata Dewi Kara .
__ADS_1
Raja Sura dan pangeran Lintang tidak menyangka kalau yang menolong mereka adalah Raja Martapura.
"Saya sangat setuju dengan romo yang memilih bergabung dengan Martapura, selain kerajaan besar Rajanya juga baik hati",kata Pangeran Lintang.
"Dan jangan lupa kamu undang anak prabu ke pernikahan kalian"kata Raja Sura mengingatkan anaknya.
"Tentu romo pasti akan saya undang"kata pangeran Lintang.
Dengan duduk sebagai kusir Arya Soma melarikan kereta itu dengan cepat agar tidak keburu malam.
"Bagaimana keadaan Martapura setelah saya tinggal begitu lama kanda Arya"tanya Rangga.
"Sejauh ini baik baik saja"Dinda prabu. ",baguslah jika demikian,"ucap Rangga
"Apakah kanda masih ingat dengan Lingga yang waktu itu pernah mengikuti sayembara itu,"tanya Rangga,
"saya masih ingat Dinda memang kenapa"tanya Arya.
"Saya punya firasat kalau tidak lama lagi akan ada sesuatu yang besar terjadi di negeri ini"kata Rangga.
"Kira kira apa itu dinda prabu"tanya Arya.
"Saya juga belum tahu itu,tapi kita harus mengumpulkan para pendekar tangguh untuk memperkuat Martapura"jawab Rangga.
"Berarti maksud dinda prabu ingin Lingga ikut memperkuat Martapura"kata Arya minta penjelasan.
"Benar kanda "kata Rangga.
"Oh ya kanda kita juga harus mencari Ariani Dewi saya kira Martapura juga butuh tenaganya"kata Rangga melanjutkan .
"ya benar dinda prabu kita memang butuh dia"kata Arya Soma sependapat dengan rajanya itu.
Dalam perjalanan mereka berbicara panjang lebar sampai tak terasa mereka sudah tiba di depan pintu gerbang Martapura.
__ADS_1