Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 102


__ADS_3

selamat membaca


merasa sangat terhina dengan perkataan Xia'er, pangeran mahkota Wei Changxi langsung menyerang Xia'er dengan kekuatan penuhnya secara tiba-tiba, ia melancarkan tiga serangan, dua serangan berhasil mengenai tubuh Xia'er, sedangkan serangan yang terakhir berhasil di gagalkan oleh sosok lelaki misterius.


"bom...bom..." suara Serang pangeran mahkota Wei Changxi yang mengenai tubuh Xia'er, dan serangan yang terakhir berhasil dihempas.


"uek..uek.." Xia'er memuntahkan beberapa teguk darah, perlahan mata Xia'er mulai sayu dan sebelum ia jatuh pingsan di gendongan sosok pria bertopeng yang misterius, ia masih sempat bertanya.


"siapa....ka..mu..?" tanya Xia'er yang berusaha menahan kesadarannya, ia selalu waspada pada setiap orang lain.


"beristirahatlah..." ucap pria bertopeng tersebut sambil menghapus darah di sekitar bibir Xia'er.


entah bagaimana, Xia'er langsung menutup matanya dan tak sadarkan diri, seolah-olah ia percaya dengan sosok pria misterius tersebut.


di sisi lain, para kultivator tersebut sudah di buat terkejut dengan kedatangan tiba-tiba dari sosok misterius, apalagi aura mematikan yang keluar dari tubuhnya, membuat mereka merasa sesak dan ketakutan.

__ADS_1


"si ...si.. siapakah tuan ini...?, kenapa tiba-tiba menghalangi kami, kami tak mempunyai urusan dengan tuan." ucap putra mahkota Wei Changxi dengan sedikit gagap.


"kalian mempunyai urusan dengan ku." jawab pria bertopeng tersebut.


"apa maksud tuan, kita saja tak saling mengenal, bagaimana bisa memilih urusan." jawab mereka lagi.


"kalian berani melukai permaisuri ku." ucapnya dan langsung melancarkan serangannya, mata merahnya menyala seakan ia sangat haus akan darah.


dalam sekali serangan, mereka semua terhempas dan terluka parah, putra mahkota langsung tak sadarkan diri, di lihat dari kondisi tubuhnya, sepertinya ia akan sebulan berbaring di pembaringannya.


"maaf karena datang terlambat, itu karena para orang tua sialan yang terlalu cerewet, suatu saat akan ku bungkam mulut munafik mereka." ucapnya lagi sambil membetulkan selimut di tubuh Xia'er.


gubuk tempat ia tinggal adalah gubuk yang ia bangun sendiri untuk tempat ia beristirahat jika ia bosan berada di daratan atas.


"keluarlah sekarang." ucap pria bertopeng tersebut.

__ADS_1


dan Li Yuang langsung keluar dari bayangan Xia'er.


"kenapa kau tidak melindungi tuan mu...?" tanya pada Li Yuang.


"nona sudah memberikan perintah untuk tetap diam." jawab Li Yuang dengan wajah datarnya.


"jika ia terkena serangan yang terakhir, nona mu bisa dalam bahaya besar, apa kau tau itu...?" ucapnya lagi dengan wajah memerah karena marah, wanita pujaannya hampir beranda dalam bahaya.


"aku hendak keluar, tapi karena merasakan kehadiran mu, aku percaya kau akan menyelamatkan nona ku." jawab Li Yuang lagi.


"pergilah...., aku akan menyembuhkan luka dalamnya terlebih dahulu." perintah sosok misterius tersebut, tapi sebelum Li Yuang keluar, ia melirik ke arah Xia'er terlebih dahulu.


"tolong rawat nona ku." ucap Li Yuang dan langsung menghilang dari dalam gubuk tersebut.


"kau sangat keras kepala gadis kecil, penjaga mu saja sampai merasa tak berguna seperti itu, kau harus berbagi hal-hal seperti tadi untuk di tanganinya, karena itu adalah tugasnya." ucap sosok pria bertopeng tersebut.

__ADS_1


__ADS_2