Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 133


__ADS_3

selamat membaca


setelah drama di pagi hari selesai, Xia'er dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan untuk kembali ke ibukota, selama perjalanan, terlihat sangat aman dan jauh dari gangguan monster.


"ini terasa aneh bagiku...." gumam Jiangheeng sambil mengerutkan keningnya.


"aneh apa yang kau maksud....?" tanya Chyou yang memang tidak mengerti.


"jalan kita terlalu mudah, tak ada tanda-tanda monster di daerah sekitar." jawab Jiangheeng sambil mengeluarkan pandangannya.


"Gege...., apa baru-baru ini monster menyerang perbatasan....?" tanya Xia'er pada Yun Shang.


"sudah sebulan lebih para monster diam dan tidak menyerang lagi setelah Qiangfang dan putra mahkota melakukan pembasmian monster berskala besar." jawab Yun Shang yang juga mengingat terakhir kerajaan melawan monster.


"apa pihak kerajaan masih membuat ramuan pelebur saat ini....?" tanya Xia'er lagi.

__ADS_1


"seperti yang aku katakan semalam, pihak kerajaan ingin berbicara dengan mu, mungkin ini perihal ramuan itu, yang aku dengar saat ini, pembuatan nya masih berlanjut, tapi mungkin akan di perjual-belikan oleh pihak kerajaan." jawab Yun Shang lagi.


"apa itu kepada pihak kerajaan Long....?" tanya Xia'er lagi.


"mungkin saja, tapi sepertinya memang ia." jawab Yun Shang.


"apa kau tak masalah dengan itu...?" tanya Yun Shang lagi.


"aku tak masalah, asalkan mereka tak menganggap remeh para monster saja, saat ini para monster juga sedang menyiapkan pasukannya, mereka juga bisa berpikir, dan itu yang paling merepotkan nantinya." ucap Xia'er yang tak mengambil pusing urusan koin emas.


"andai saja ada cara untuk memasuki tempat persembunyian mereka, maka semuanya akan menjadi lebih mudah." sambung Yun Shang lagi.


"memasuki daratan bawah memang tidak mudah, ada portal penghalang antara kedua daratan tersebut, daratan bawah adalah tempat paling terkutuk." ucap Xia'er, ada rasa marah dalam nada suaranya.


"Dewi sebelumnya juga mati di Dunia bawah hanya untuk menyegel mereka, tapi sekarang mereka bebas kembali, dan si jenius gila itu, aku akan membunuhnya, dasar manusia psikopat, membuat monster hanya untuk bersenang-senang saja." ucap Xia'er dalam hatinya.

__ADS_1


"nona....!!!" tegur Jiangheeng kepada Xia'er.


"uh.....ada apa ....?" tanya Xia'er bingung.


"aura membunuh nona keluar, itu membahayakan nona." jawab Jiangheeng yang juga terlihat sesak akibat aura membunuh Xia'er yang begitu kuat, tak hanya Jiangheeng, Chyou dan juga Yun Shang merasakan hal yang sama.


"maafkan aku, aku sedang memikirkan sesuatu yang membuat ku sedikit marah." ucap Xia'er penuh penyesalan.


setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, akhirnya mereka sampai di ibukota, mereka menghabiskan waktu selama tujuh hari lebih di perjalanan.


"ah....., akhirnya kita sampai juga di ibukota." ucap Xia'er yang merasa legah.


"wow....., ibukota memang jauh lebih ramai, kerajaan Zhu juga jauh lebih indah di bandingkan kerajaan Wei." ucap Chyou dengan polosnya.


"sebaiknya kita segera kembali, tuan besar pasti sudah menunggu nona kembali." usul Yun Shang, takutnya Xia'er akan berlama-lama lagi di pasar ibukota.

__ADS_1


"baiklah...., kita kembali sekarang, aku juga merindukan ayah dan yang lainnya." jawab Xia'er dengan pasrah.


__ADS_2