
selamat membaca
akibat tendangan Tao Li Wei, membuat mantan pangeran kedua dan ratu mengalami luka yang cukup parah, itu karena mereka sudah menjadi manusia biasa yang tidak bisa menggunakan mana, berbeda dengan Xiang Sou Lu, dia memang terluka, tetapi tidak parah, karena ia berhasil menghalangi dengan kekuatannya.
"ho ho ho....., dia gadis yang cukup cerdas, padahal baru seminggu sejak kultivasinya di musnahkan, tapi dia bisa berkultivasi lagi dengan baik." ucap Xia'er dari atas pohon.
"kekuatan cahayanya memang merepotkan, kultivasinya bisa di hancurkan, tapi dia berhasil melindungi Meridian nya dengan baik." sambung Leng Sumi yang juga sedang berdiri santai di atas pohon.
melihat Xiang Sou Lu yang bisa menggunakan kekuatannya, cukup membuat Tao Li Wei terkejut, tetapi semakin menambah rasa bencinya kepada Xiang Sou Lu.
"tidak salah kau sempat di juluki sang Dewi cahaya, kau berhasil melindungi Meridian mu." ucap Tao Li Wei yang berjalan mendekat kearah Xiang Sou Lu.
__ADS_1
"apa kau pikir aku bodoh....???, tidak mungkin aku akan merelakan sesuatu yang berharga dan Sudi menjadi sampah, itu tak akan pernah terjadi kepada ku." jawab Xiang Sou Lu yang juga bangkit dari duduknya.
"karena itu, aku semakin bersemangat untuk menghancurkan harapan terakhir mu, jangan harap kau bisa lepas dari ku." ucap Tao Li Wei dan langsung menyerang Xiang Sou Lu dengan membabi-buta.
suara ledakan dari serangan api Tao Li Wei terus menerus mengarah menghantam ke tubuh Xiang Sou Lu, tapi itu tidak terlalu memberikan dampak yang sangat besar karena Xiang Sou Lu masih sempat menahan serangannya dengan kekuatan seadanya.
"ha ha ha ha ha......., sampai kapan kau bisa menahan serangan ku....???, kau memang berhasil berkultivasi lagi, tapi saat ini kau bukanlah tandingan ku jalan* sialan.....!!!" ucap Tao Li Wei dengan tawa bahagianya yang melihat Xiang Sou Lu sudah mulai terpojok.
"brengsek......, aku tidak bisa melawannya saat ini, kultivasi ku baru di tahap awal, ini sangat tidak menguntungkan untuk ku....!!!" ucap Xiang Sou Lu dalam hatinya, mencoba berpikir sesuatu untuk jalan keluarnya.
"apa yang kau pikirkan di saat kau sedang menghadapi ku saat ini....???" ucap Tao Li Wei yang melejit tepat di hadapan Xiang Sou Lu.
__ADS_1
"uhuk....." Xiang Sou Lu terbatuk karena Tao Li Wei langsung mencekik lehernya dengan satu tangan.
"le......le.. lepaskan aku.....!!!" ucap Xiang Sou Lu dengan terbata, ia cukup meronta, tapi kekuatannya tidak cukup untuk lepas diari cengkraman Tao Li Wei.
"hhhmmmmm......, melepaskan mu.....???, baiklah......!!!" jawab Tao Li Wei dan langsung melemparkan tubuh Xiang Sou Lu ke pepohonan.
"uhuk....." segumpal darah keluar dari mulut Xiang Sou Lu.
"Li Wei....., dengarkan aku dulu, ini semua bukan salah ku, aku tidak ada hubungannya dengan rencana ayah ku, jadi salahkan saja ayah ku, tapi ayah ku juga sudah mendapatkan hukum penggal, apa kau belum puas dengan itu....???" ucap Xiang Sou Lu mencoba menenangkan Tao Li Wei.
"keluarga Tao sebelumnya baik-baik saja sebelum keluarga Xiang merencanakan pemberontakan, hidup ku juga baik-baik saja sebelum kau menghasut ku untuk selalu membuat nona Xia terpojok dan di tindas oleh nona bangsawan yang lainnya.
__ADS_1