Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 203


__ADS_3

selamat membaca


saat ini jam sudah menunjukkan lewat tengah malam, lebih tepatnya pukul dua dini hari, Xia'er bangun dari duduknya dan bersiap untuk keluar.


tujuannya saat ini adalah menuju istana pangeran Wei Xiang Su, ia akan mengajak pangeran untuk bergabung bersamanya sekalian reunian bersama dengan saudaranya, sebenarnya Leng Meng dan pangeran Wei Xiang Su adalah kembar, mereka sama-sama berumur 18 tahun sekarang.


"sudah waktunya aku menemuinya." ucap Xia'er sambil memasang cadar ke wajahnya, ia kembali membuka jendela dan keluar melewati jendela kamarnya.


"hmmmmm......, pemandangan malam memang jauh lebih baik.....!!!, hidup di dunia ini juga lumayan menyenangkan, dan yang lebih baiknya adalah tak ada polusi di sini." ucap Xia'er sambil melayang terbang menggunakan pedang cahaya miliknya.


kelap-kelip cahaya dari lentera malam milik rumah warga terlihat sangat indah jika di lihat dari atas, untuk sampai di kerajaan Wei, Xia'er tak membutuhkan waktu yang cukup lama, hanya saja saat ini tak mengetahui di mana letak istana pangeran Wei Xiang Su berada.


"apa yang harus kulakukan....???, aku tak mengetahui di mana istananya berada...

__ADS_1


!!!" ucap Xia'er yang masih berdiri santai di atas pedang terbangnya.


"apa aku harus mencari satu persatu....???, hah .......!!!, ini cukup menyusahkan....!!!" ucap Xia'er lagi dan mencoba merendahkan pedang terbangnya agar ia bisa memeriksa keadaan sekitar.


"pangeran bukanlah pangeran yang di sukai, tapi dia juga tidak bisa di bilang tidak di hormati, ia memiliki pengawalnya sendiri, jika seperti itu, istana yang cocok untuknya pasti akan terlihat dingin dan suram, dan yang cocok untuk menggabungkan itu semua adalah di sana." ucap Xia'er panjang lebar, mencoba menganalisa segala kemungkinan, apalagi Xia'er pernah bertemu dengan prajurit militer milik pangeran Wei Xiang Su.


"ayo temui calon raja yang baru." ucap Xia'er dan langsung menuju ke istana pangeran dengan cepat, terlihat para prajurit berjaga di setiap sudut istana tersebut.


"sring.... sring.....sring.....!!!" bunyi pedang yang di tarik dari sarungnya, dan sekarang sudah berada tepat di depan leher Xia'er.


"siapa anda ....??? dan apa tujuan mu ke istana pangeran....???" ucap salah satu dari 3 prajurit yang menghubungkan pedang pada Xia'er.


"wuuuuuuhhhhh......!!!, kalian cukup cekatan....!!!, aku menyukainya." ucap Xia'er dengan santai, tak terdengar rasa takut dari nada suaranya.

__ADS_1


"aku tak ingin mencari masalah dengan kalian, aku mempunyai urusan dengan pangeran Wei Xiang Su, sampaikan saja pesan ku padanya, bilang aku ingin menemuinya, oh....., jangan lupa bilang nama ku padanya, nona Yu Xia He." ucap Xia'er lagi sambil mendorong ujung pedang dari para prajurit yang mengarah ke lehernya.


"tetap awasi dia, aku akan segera melaporkan ini kepada komandan." ucap salah satu dari mereka dan bergegas menuju dalam istana.


"lapor komandan.....!!!, di depan istana ada seorang nona yang ingin bertemu dengan pangeran." ucap prajurit tersebut.


"nona.....???, dari mana nona itu berasal....???, ini sudah lewat tengah malam." ucap sang komandan.


"nona tersebut bernama Yu Xia He komandan." ucap prajurit itu lagi.


"apa .....???, nona Yu Xia He.....???." ucapnya dengan terkejut.


"ia komandan." jawab prajurit itu lagi.

__ADS_1


__ADS_2