
selamat membaca
Xia'er menikmati mandinya dengan sangat nyaman, setelah beberapa saat berendam ia memakai bajunya dan menikmati keindahan alam ruang dimensinya, tapi mungkin Xia'er merasakan kantuk karena di dalam dimensinya terasa lebih damai, akhirnya Xia'er tertidur di samping danau yang memang tersambung langsung dengan ruangannya.
Xia'er tertidur sangat pulas, mungkin karena ini pertama kalinya ia tidur dengan suasana yang damai, beban pikirannya sudah berkurang, semua orang yang ada dalam lindungannya sudah bebas dari rasa kekhawatiran mereka, tinggal meningkatkan kemampuannya saja.
saat pagi menjelang di ruang dimensi Xia'er, itu berarti di luar dimensi waktu masih berlalu selama tiga puluh menit, karena satu jam di dunia luar berarti satu hari di dalam ruang dimensi Xia'er.
"selamat pagi nona...." salam Xiquan saat Xia'er sudah keluar dari kamarnya.
"pagi ....." jawab Xia'er.
__ADS_1
"nona...., apa yang akan kita lakukan untuk herbal yang ada di gudang...?." tanya Xiquan, karena baru-baru ini mereka baru memanen tumbuhan herbal yang ada di ladang.
"biarkan saja seperti itu, aku akan menggunakannya nanti, tapi jika kalian bisa mengekstrak dan menyimpannya di wadah sesuai dengan jenis dan umurnya, itu akan lebih membantu ku." jawab Xia'er sambil berjalan.
"itu bisa di lakukan oleh pelayan yang memang menangani bagian herbal nona." jawab Xiquan juga sambil mengikuti Xia'er dari belakang.
"ekstrak yang memang butuh di ekstrak, dan keringkan yang harus di keringkan, dan untuk ginseng dan bahan yang berharga lainnya, simpan mereka di wadah yang terpisah dan pastikan mereka selalu segar." ucap Xia'er lagi memberikan arahnya.
"akan segera kami lakukan nona." jawab Xiquan lagi.
"terimakasih sudah mengingatkan ku." ucap Xia'er dengan senyum di wajahnya, ia tidak memakai cadar jika berada di dalam ruang dimensinya.
"sarapan nona juga sudah siap, tuan Redice juga sudah menunggu nona di ruang makan." ucap Xiquan lagi sambil mengarahkan Xia'er menuju ruang makan, takut nya nonanya tidak akan sarapan dan langsung membuat pil obat.
__ADS_1
"ha ha ha...., baiklah...., aku akan sarapan terlebih dahulu." ucap Xia'er sambil terkekeh, ia bisa melihat kekhawatiran Xiquan terhadap dirinya.
"selamat pagi nona...." sambut Redice dengan senyumnya.
"pagi ....red..." jawab Xia'er dengan senyum juga.
"ini sarapan pertama kita bersama yah..., maaf karena belum bisa memperhatikan mu, aku selalu saja sibuk." ucap Xia'er yang merasa harus bersikap adil kepada semua pengikutnya.
"tidak apa...., aku hidup dengan baik di sini, lagian aku tidak harus di perhatikan seperti para bocah-bocah itu." jawab Redice yang paham akan kesibukan Xia'er.
"aku akan melakukan kultivasi tertutup juga mulai hari ini, aku tidak ingin jika kedua kadal itu lebih hebat dari ku nanti." sambung Redice yang tak ingin kalah saing dari kedua dragon yang sedang berkultivasi tertutup.
"bukankah kau bilang ingin bebas dan tak mau terkurung lagi...?" ejek Xia'er sambil memakan sarapannya.
__ADS_1
"ya...., berkultivasi beberapa tahun lagi kurasa itu tidak apa dibandingkan aku di ejek oleh kedua kadal itu nantinya." jangan Redice yang memang tak mau kalah.