
selamat membaca
setelah hewan kontrak Xia'er memasuki ruang dimensi Xia'er, semua monster beast yang keluar hutan karena merasa gelisah dan takut kini kembali kedalam hutan, membuat para peserta yang mengikuti perburuan bisa bernafas lega, begitupun dengan Qiangfang, dia dengan cepat berlari ke arah tempat Xia'er tadi.
"percuma kau mencarinya, yang ada tinggal sisa-sisa dagingnya yang di makan monster beast." gumam Sou Lu dalam hatinya sambil tersenyum miring.
"ku harap kau baik-baik saja, jika tidak aku harus bilang apa ke ayah, ibunda juga akan marah kepada ku karena tak bisa melindungi mu." gumam Qiangfang sambil terus memacu kudanya dengan kecepatan penuh.
__ADS_1
sedangkan Xia'er yang sudah berkultivasi keluar dari dalam gua kecil dan berjalan ke arah tempatnya tadi saat di serang oleh orang suruhan Sou Lu, tapi di saat perjalanan ke sana, Xia'er seperti merasakan seseorang sedang mengawasinya, dengan cepat ia berhenti dan membalikkan badannya sambil menatap salah satu pohon, tapi arah yang di tatapnya nampak kosong.
"tidak ada siapa-siapa, apa cuma firasat ku saja..?, ya sudahlah..., aku harus cepat kembali, Gege pasti sedang mencari ku saat ini." gumam Xia'er dengan pelan dan langsung menaiki kudanya dan memacunya.
sedangkan di arah pohon yang di tatap Xia'er tadi tiba-tiba muncul sosok lelaki tampan dengan setengah topeng menutupi wajahnya, tapi aura yang di dikeluarkannya sungguh membuat orang-orang sesak nafas.
postur tubuh yang tinggi dan ramping serta di penuhi dengan otot-otot yang terukir indah di badannya, serta garis wajah yang tegas, alis yang tajam bak pedang, hidung yang mancung serta bibir yang terukir indah dengan warna merah alami, tatapan mata dengan bola mata yang merah bergaris emas di sekitar bola hitamnya, menambah kesan misterius pada sosok pria tersebut.
__ADS_1
Qiangfang sudah sampai di tempat terakhir ia berpisah dengan Xia'er, dengan cepat ia mencari adik tercintanya itu, raut wajah gelisah terlihat jelas di wajah Qiangfang karena tak kunjung melihat Xia'er.
"Xia'er.... Xia'er....." teriak Qiangfang dengan keras, dan tiba-tiba dia mendengar suara pertarungan tak jauh darinya, ternyata itu adalah Xia'er yang sedang melawan monster beast yang sedang menghalangi jalannya tadi.
"Mei-Mei..., apa kau baik-baik saja..?" tanya Qiangfang saat sudah berada di dekat Xia'er.
"aku baik-baik saja Gege, monster beast tingkat tiga, mundurlah..., biar Gege yang menghadapinya." ucap Qiangfang dan membawa Xia'er kebelakangnya.
__ADS_1
"Gege..., aku akan membantu mu, aku tak lemah Gege, aku bisa dan biarkan aku melatih kemampuan ku." ucap Xia'er sambil memegang lengan kakaknya.
"baiklah..., tapi Tetap harus berhati-hati, jangan hilangkan pertahanan mu dan tetap fokus." jawab Qiangfang dengan pasrah, pertarungan langsung juga merupakan latihan yang terbaik untuk melatih keterampilan diri, itu menurut Qiangfang, ia tak tau jika adiknya adalah orang yang sudah tiga tingkat di atasnya saat ini, itu karena Xia'er menutupi dan menekan basis kultivasinya di ranah bumi saja.