Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 164


__ADS_3

selamat membaca


mendengar sesuatu yang begitu mengejutkan, mereka hanya bisa terkejut Tampa bisa merespon apa-apa, hanya rasa marah yang ada dalam hati mereka, tapi mereka hanya bisa mengutuk mereka saja, karena kini jendral Xiang dan para sekutunya sudah di bawah ke penjara bawah tanah, termasuk seluruh keluarga mereka.


selepas menyelesaikan masalah pemberontakan jendral Xiang, raja Zhu Shixing juga kembali mengumumkan berita peperangan terhadap kerajaan Kai yang sudah beraliansi bersama para monster daratan bawah.


berita itu lebih mengejutkan lagi buat mereka, kata monster hanya menjadi sebuah legenda untuk mereka, itu karena sudah ribuan tahun lamanya para monster tersegel dan tak bisa keluar dari daratan bawah.


tapi kini monster sedang membahayakan nyawa mereka, keadaan berubah menjadi tak terkendali sesaat karena mereka semua terlihat sangat panik.


"yang mulia....., apa yang harus kita lakukan...???"


"apa mungkin kita bisa melawan para monster tersebut....???"


"beritahu kami yang mulia....!!!, apa kami akan baik-baik saja....?"

__ADS_1


para tamu undangan yang hanya mementingkan diri sendiri sibuk mempertanyakan keamanan mereka sendiri.


"tenanglah kalian semua para pengecut..." teriak jendral besar Yu, membuat semuanya terdiam.


"kalian tenang saja, kerajaan kita tidak akan kalah dari para monster tersebut....!!!.


"kita mempunyai prajurit yang hebat, jangan ragukan kehebatan mereka." ucap raja Zhu Shixing, setelah itu ia membubarkan acara tersebut, para tamu undangan kembali ke kediaman masing-masing, dan untuk tamu dari kerajaan lain, mereka sudah disiapkan kediaman khusus di istana.


setelah semuanya bubar, raja Zhu Shixing, pangeran mahkota Zhu Zhang, raja Long dan pangeran mahkota Long Ying, jendral besar Yu dan kedua tuan muda Yu, serta Xia'er dan anggotanya melakukan pembahasan lanjutan di ruangan kerja raja Zhu Shixing.


"bagaimana kondisi di perbatasan saat ini....?" tanya raja Zhu Shixing."


"berapa lama waktu yang kita punya sampai mereka siap...?" tanya pangeran Zhu Zhang.


"dua hari....!!!" jawab Xia'er.

__ADS_1


"kita tak punya waktu yang banyak, perjalanan dari ibukota ke perbatasan membutuhkan waktu sekitar empat hari, paling cepat adalah tiga hari jika kita tidak beristirahat di perjalanan." ucap pangeran mahkota Zhu Zhang lagi, ia terlihat frustasi.


"nona Xia, apa nona Xia bisa memberitahukan kepada ku dimana Nina Xia membeli kertas mantra teleportasi....?" tanya raja Zhu Shixing penasaran, karena seseorang yang dapat membuat mantra itu sangat jarang dan biasanya selalu menyembunyikan diri, karena alasan keselamatan.


"ya ..., aku bisa yang mulia...." jawab Xia'er dengan santai.


"segeralah beritahu kami, sehingga kami bisa menghubunginya secepat mungkin, agar pemindahan prajurit bisa teratasi." ucap raja Zhu Shixing penuh semangat.


"itu aku yang mulia....!!!" jawab Xia'er dengan cepat, tapi ekspresi wajah yang lainnya terlihat sangat terkejut mengetahui hal tersebut, tak terkecuali ayah dan kedua Gege nya.


"mei-mei...., apa itu sungguh kau yang membuatnya....?" tanya Qiangfang dengan mata bulat berbinar-binar.


"ya...., itu aku Gege..., bukankah Chyou sudah memberitahu itu sebelumnya...?" ucap Xia'er.


"ya....ia mengatakan itu, tapi aku berpikir jika kau mendapatkan itu dari orang lain." jawab Qiangfang.

__ADS_1


"aku akan membuatnya, jadi pasukan bisa segera berangkat besok pagi, mereka harus menyiapkan semua perlengkapan malam ini." ucap Xia'er lagi.


"Satu masalah telah teratasi, tinggal membahas strategi di Medan perang, tapi kita membutuhkan peta daerah perbatasan." sambung Xia'er lagi.


__ADS_2