Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 119


__ADS_3

selamat membaca


Xia'er segera melaju menuju ke tempat Jiangheeng dan Chyou, sedangkan Li Yuang sudah kembali bergabung dengan bayangan Xia'er.


"aku harus bergegas...!!!, Jiangheeng pasti akan senang dengan apa yang akan aku katakan, dia sudah menunggu lama datangnya hari ini." gumam Xia'er, ada rasa bahagia yang di rasakan Xia'er saat ia bisa membantu orang yang di percayanya.


"jika aku berjalan terus dan tidak beristirahat, maka aku akan sampai saat tengah malam." gumam Xia'er lagi.


tapi seperti biasanya, kultivator yang di kirim oleh pihak kerajaan Wei terus saja berdatangan Tampa henti, walaupun semua kultivator yang di kirimnya menghilang Tampa jejak, pihak kerajaan tak mau juga menyerah untuk mendapatkan kepala Xia'er.


"ho ho ho...., sepertinya aku akan mendapat hambatan sedikit." ucap Xia'er saat melihat kultivator yang berjejer menghadang jalannya.


"hmmmm...., bisa jelaskan apa yang terjadi...?, kenapa tuan-tuan semua menghalangi jalan ku...?" tanya Xia'er sambil berpura-pura tak mengerti.

__ADS_1


"memakai cadar dengan rambut hitam, menunggangi kuda putih dengan bulu berwarna pelangi, tidak salah lagi...!!!, dia adalah gadis yang kita cari." ucap salah satu kultivator.


"betul..., ciri-ciri nya sama dengan apa yang di jelaskan oleh mereka." jawab yang lainnya lagi.


"nona muda...., sebaiknya nona mengikuti kami secara baik-baik, maka dengan begitu, kami akan bersikap lembut kepada mu." ucap yang lainnya lagi.


"kenapa aku harus mengikuti makhluk serangga seperti kalian...?" ucap Xia'er dengan berdecak kesal.


"aku paling benci mendengar kata *******, jadi jangan ucapkan kata itu di hadapan ku." ucap Xia'er dengan pelan namun terasa berat dan menyeramkan untuk di dengar, entah mengapa, para kultivator tersebut seperti mendapatkan tekanan mental.


"aura yang sangat menyeramkan, nona ini bukanlah nona biasa." gumam salah satu kultivator sambil menggetarkan giginya.


"sial...., aku akan menghabisi iblis jal*ng ltu." teriak si kultivator sambil melesat menghunuskan pedangnya yang di lapisi oleh mana apinya.

__ADS_1


"hiaaaa........, bom...." ledakan dahsyat dari serangan kultivator penggunaan api tersebut, gumpalan asap menutupi area sekitar Xia'er yang mendapatkan serangan, dan saat gumpalan asap tebal menghilang, sosok Xia'er yang menghadang pedang si kultivator dengan menggunakan ujung jarinya, membuat yang lainnya terkejut tak percaya.


"sial..., dia menghalangi serangan ku dengan satu ujung jarinya...!!! apa yang terjadi ...?, siapa dia sebenarnya...?"


"tidak mungkin...!!!, dia menghalangi serangan sekuat itu hanya dengan satu ujung jarinya...!!!" semua terkejut dengan hal yang di lakukan oleh Xia'er.


"serangan mu terlalu lemah, semut saja tak bisa kau bunuh dengan serangan yang lemah seperti itu." ucap Xia'er sambil menatap tajam ke arah kultivator yang menyerangnya tadi.


kultivator itu melompat mundur dan menjaga jarak dari Xia'er untuk mempersiapkan serangan yang kedua.


"jangan meremehkan ku jal*Ng sialan...!!!" teriaknya penuh dengan amarah.


"kali ini aku akan membakar mu hidup-hidup, teriakan mu dalam kobaran api akan menjadi nyanyian yang indah, kulit mu yang melepuh perlahan dan berubah menjadi abu, akan menjadi tontonan yang menghibur buat kami." ucapnya lagi sambil tersenyum sinis percaya diri dengan kekuatan apinya.

__ADS_1


__ADS_2