Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati

Perjalanan Reynata Mencari Cinta Sejati
Part 221


__ADS_3

Selamat Membaca ☺️☺️☺️


Melihat kegaduhan yang di sebabkan oleh permaisuri Tiang Zhi, para tamu kerajaan mulai berbisik-bisik tentang kejadian yang sudah sepuh tahun lalu berlalu.


"apa benar yang di katakan permaisuri saat ini....???"


"bukankah kejadian itu adalah kasus pemberontakan....???"


"tapi permaisuri sendiri yang mengatakan jika ia yang menjebak permaisuri terdahulu...."


"baru-baru ini juga tersebar gosip di kalangan rakyat, jika terdapat selembaran yang merupakan bukti kejahatan yang di lakukan keluarga permaisuri...."


"betul....., aku juga sempat melihat selebaran tersebut, dan itu terlihat jelas sebuah kejahatan terencana...."


bisik-bisik itu tiba-tiba terhenti saat pintu istana terbuka dengan sangat keras..


"brak.......!!!" seorang prajurit masuk dengan tergesa-gesa....

__ADS_1


"yang mulia....yang mulia......!!!" teriaknya sambil berlari menghadap kepada raja Wei.


"ada apa ...??? kenapa kau terburu-buru seperti itu dan mengabaikan kesopanan mu....???" ucap Kasim pribadi raja Wei dengan marah.


"maafkan ketidak kesopanan hamba yang mulia, tapi di luar para rakyat berbondong-bondong menuju ke istana, mereka bertekad untuk meminta pertanggung jawaban yang mulia permaisuri yang sudah memfitnah permaisuri terdahulu dan keluarganya." ucap prajurit tadi.


"apa yang kau katakan....???, pertanggung jawaban apa yang kau maksud....???, bicaralah yang jelas. ..?" tanya ayah permaisuri, mantri Tiang.


"tersebar bukti yang baru lagi tuan...." jawab prajurit tersebut sambil menyerahkan bukti kejahatan tersebut kepada Kasim pribadi raja Wei.


"apa ini...., kenapa ini bisa tersebar ke luar....???" gumam raja Wei dalam hatinya.


"apa ada orang yang mengkhianati ku...???, atau ada mata-mata pangeran pertama di dekat ku....???, tapi buku itu aku simpan di tempat yang paling aman dan tak pernah ada yang melihat ku di saat sedang menyimpannya." pikir raja Wei lagi dalam benaknya.


"apa sebenarnya yang terjadi....???" ucapnya lagi.


suara langkah kaki dalam jumlah besar semakin dekat dan membuat para tamu undangan kerajaan sedikit takut di buatnya.

__ADS_1


"kerahkan pasukan kerajaan untuk menghalau mereka....!!!" perintah raja Wei.


"baik yang mulia...." jawab jenderal kerajaan Wei dan langsung bergegas mengerahkan pasukan kerajaan.


"tidak ada gunanya lagi dia bertindak, permaisuri dan seluruh orang yang bersangkutan dalam kasus tersebut akan mendapatkan hukuman, raja Wei tidak akan bisa berkutik kali ini, jika ia tidak mau melihat rakyatnya sendiri melakukan kudeta." ucap Jiangheng yang hanya menonton bersama yang lainnya dengan duduk santai.


"itu betul...., walaupun aku dulunya masih berumur 7 tahun, tapi aku selalu mengikuti kekek ku berpergian untuk berpatroli di sekitar ibu kota, kakek ku adalah orang yang senang membantu, rakyat sangat mencintai beliau." jawab Leng Meng.


"""''''''


"berhenti kalian......!!!" ucap jendral kerajaan menghentikan para rakyat, tapi begitu terkejutnya ia ketika para rakyat membelah dua barisan untuk membuat jalan ke depan dan.....


"apa.....apa yang terjadi....???"


"kenapa bendera banteng hitam ada di sini...???" ucap jendral kerajaan dengan wajah terkejutnya, begitu juga dengan para prajurit lainnya, mereka tau betul cara kerja prajurit banteng hitam, sadis dan juga Tampa belas kasih.


"kita bertemu lagi jenderal Tiang Dong...." ucap jendral Wenhua, ia terlihat hebat dengan pakaian zirahnya.

__ADS_1


__ADS_2