
selamat membaca
Xia'er dan juga Jiangheeng sudah sampai di tempat pelatihan para prajurit, dan ternyata bukan hanya prajurit ayahnya saja yang sedang berlatih, tapi juga prajurit kerajaan juga ikut berlatih bersama.
"selamat pagi kalian semua...?" sapa Xia'er kepada semua prajurit.
"oh ...nona Xia...., apa ada yang nona butuh kan sehingga datang mencari kami...?" tanya kepala prajurit yang langsung menghentikan latihannya dan menghampiri nona mudanya.
"tidak....., aku hanya ingin membahas sesuatu kepada mu, kau bisa menyuruh yang lain untuk melanjutkan latihan nya." jawab Xia'er dan langsung di anggukan oleh kepala prajurit.
"apa kita ke ruangan saja saja nona...?" tanya sang ketua prajurit.
"kita ke ruangan pangeran saja, ini menyangkut pembahasan para monster, pangeran juga perlu tau." jawab Xia'er sambil berjalan menuju ke ruangan pangeran kembali.
__ADS_1
Xia'er masuk dan langsung di sambut oleh muka muram sang pangeran, pangeran berpikir jika Xia'er sudah pergi meninggalkan perbatasan dan tidak berpamitan kepadanya.
"hmmmm...., ada apa dengan wajah muram itu pangeran...?" tanya Xia'er sambil memiringkan kepalanya karena merasa heran.
"tidak....,tidak apa-apa." jawab pangeran dan kembali duduk di kursinya.
"Jiangheeng...., bisakah kau membantuku...?" tanya Xia'er dengan lembut.
"apapun yang nona inginkan." jawab Jiangheeng sambil menunduk hormat.
"apa memang dia selalu lembut seperti itu, tapi dulu dia selalu menghukum para pelayan nya, apa itu juga semua palsu...?" pangeran hanya bisa bertanya-tanya dalam hatinya.
"aku ingin membahas masalah monster kepada kalian." ucap Xia'er sambil duduk di samping pangeran.
__ADS_1
"apa ada yang perlu kami ketahui....?" tanya pangeran sambil mengambil bantalan dan menyimpan di belakang Xia'er agar Xia'er bisa bersandar dengan nyaman.
"terimakasih...." ucap Xia'er dan kebetulan Jiangheeng datang bersama beberapa dayang yang membawa beberapa set teko untuk menyeduh teh herbal milik Xia'er.
"oh.... kalian sudah datang...., bisakah kalian menaruh nya di atas meja di sebelah sana." ucap Xia'er sambil bangun dan di susul oleh para dayang.
Xia'er terlihat sangat serius, ia mengeluarkan sekitar 3 set teh herbal yang berbeda, yang pertama akan ia buatkan untuk pangeran dan yang kedua adalah untuk Jiangheeng dan yang ke 3 adalah untuk dirinya dan juga kepala prajurit, setelah selesai, ia meminta kepada para pelayan untuk menyajikan nya.
"teh herbal ini akan baik untuk kesehatan mu, teh itu juga akan membantu mu mengembalikan energi saat sedang kelelahan dan itu juga akan membantu mu merasa santai di saat sedang bekerja." ucap Xia'er saat para pelayan menyajikan teh yang ia racik sendiri.
"dan teh yang kepala prajurit minum itu sama dengan yang aku minum, itu baik untuk stamina dan teh ini mengandung mana." ucap Xia'er lagi.
"dan untuk Jiangheeng, teh itu untuk penyembuhan diri nya." sambungnya lagi menjelaskan berbagai macam fungsi teh tersebut.
__ADS_1
"terimakasih nona.." ucap kepala prajurit dan Jiangheeng bersamaan.
"ayo kita lanjutkan pembicaraan kita yang tadi." lanjut Xia'er sambil menyesap teh yang ia seduh sendiri.