
selamat membaca
mendapatkan kesempatan dari sang kakak, Xia'er tersenyum senang, dia dengan cepat membentuk sebuah pedang menggunakan kekuatan cahayanya, Qiangfang yang melihat itu langsung membuka mulutnya dengan lebar, ia sungguh tak menyangka jika adiknya mempunyai kekuatan cahaya, apalagi dia sudah sampai pada tahap membentuk cahaya tersebut menjadi sesuatu yang ia inginkan.
"Gege..., sebaiknya kau tutup dulu mulut mu yang terbuka lebar itu, selesai dengan makhluk monster beast ini, aku janji akan menceritakan semuanya kepada mu." ucap Xia'er dengan wajah datarnya, ia merasa jika Gegenya itu seperti seorang anak kecil yang sedang menatapnya dengan penuh pertanyaan di otaknya.
"baiklah..., kau punya waktu cukup banyak untuk menceritakan itu semua kepada Gege mu ini." balas Qiangfang dengan pasrah menahan rasa penasarannya yang sangat besar.
monster beast yang akan mereka lawan adalah monster beast serigala yang sangat besar, bisa di bilang sepuluh kali lebih besar dari ukuran asli mereka.
dengan lincahnya serigala tersebut melompat ke arah Xia'er, tapi Xia'er tak tinggal diam, dia dengan cepat menghindar dan melompat ke arah atas sang serigala dan mengiris belakang serigala.
__ADS_1
serigala yang terluka langsung melolong untuk memanggil kawanannya, dan benar saja, tak selang beberapa saat, kumpulan serigala muncul mengelilingi mereka berdua.
sedangkan Sou Lu yang baru saja datang dan melihat keadaan kedua saudara itu, ia merasa senang walaupun sempat kaget karena melihat Xia'er yang masih baik-baik saja, lalu apa kabar dengan orang-orang suruhannya tadi.
"sial ..., ada apa dengan wanita jalan* itu..?, kenapa ia masih saja hidup..?, dasar orang-orang sampah, membereskan wanita jalan* rendahan saja mereka tak mampu" gumam Sou Lu yang merasa geram dengan rencananya yang gagal.
"tapi itu tak apa, dewa masih berbaik hati kepada ku, mereka berdua tak akan selamat dengan kumpulan para monster beast serigala itu." ucapnya lagi sambil tersenyum misterius dan kembali membalikkan kudanya dan berbalik untuk kembali ke tempat sisi hutan dimana tenda-tenda di dirikan.
"itu sudah sifat alami mereka Gege." jawab Xia'er dan juga langsung mengeluarkan kekuatan cahayanya.
mereka berdua dengan cepat bertarung dengan para serigala tersebut.
__ADS_1
""jurus bola api..." ucap Qiangfang dan langsung muncul beberapa bola api yang mengelilinginya, dengan cepat bola api tersebut menyerang para serigala.
"jurus pedang seribu cahaya." ucap Xia'er dan muncullah seribu pedang cahaya dan langsung menghujani para serigala.
tak memakan waktu yang lama, para monster beast serigala tersebut dengan cepat mati, ada yang terbakar dan ada juga yang mati tersayat-sayat, mereka berdua tak menyisakan satu monster beast serigala tersebut untuk hidup.
"kau hebat Mei-Mei." ucap Qiangfang sambil mengelus lembut rambut Xia'er.
"Gege juga sangat keren tadi." balas Xia'er sambil tersenyum manis kepada Qiangfang.
"baiklah...., mari kita ambil intisari monster beast serigala ini, ini cukup banyak, apalagi ini intisari monster beast tingkat 3, ini cukup berharga Mei-Mei.
__ADS_1
"benarkah....? kira-kira berapa keping emas yang bisa aku dapatkan jika menjualnya...?" tanya Xia'er dengan antusias, ia sangat senang karena bisa menghasilkan uang, karena selama di dunia yang baru ia tempati, ia tak tau cara menghasilkan uang selain jatah bulanan dari ayahnya, padahal dia waktu menjadi Nata dulu sudah berpisah dengan keluarganya dari umur tujuh belas tahun, dan dia bahkan mampu menghasilkan uang sejak umurnya masih sepuluh tahun.